cover
Contact Name
Karyadi
Contact Email
agromediastipf@gmail.com
Phone
+6224-8316051
Journal Mail Official
agromediastipf@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pawiyatan Luhur IV/15 Bendan Duwur Semarang 50235
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian
ISSN : 27213153     EISSN : 27213080     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
The articles published are the results of research on the theory and practice of the application of agricultural science which includes: 1. Plant Science 2. Agronomics 3. Agro-technology 4. Agro-Ecosystems and the Environment 5. fisheries and livestock 6. Food Science 7. Agricultural Business 8. Agricultural Socio-Economy, 9. Agricultural Information
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Volume 32, Nomor 2 September 2014" : 11 Documents clear
PERTUMBUHAN DAN NISBAH KESETARAAN LAHAN (NKL) KORO PEDANG (Canavalia ensiformis) DALAM TUMPANGSARI DENGAN JAGUNG (Zea mays) Susanti, S. Anwar, E. Fuskhah, Sumarsono
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 32, Nomor 2 September 2014
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v32i2.92

Abstract

ABSTRAK            Produksi tanaman dapat ditingkatkan secara optimal. Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi tanaman adalah melalui defoliasi, introduksi tanaman pakan leguminosa, pemupukan, tumpangsari, dan pengaturan populasi yang tepat. Salah satu contoh hijauan yang belum banyak tereksplorasi adalah koro pedang berbiji putih (Canavalia ensiformis). Koro pedang berbiji putih merupakan salah satu jenis leguminosa yang dapat dimanfaatkan sebagai  tanaman pangan dan pakan. Tujuan penelitian adalah mengkaji tentang pertumbuhan dan produksi tanaman koro pedang. Manfaat yang diperoleh adalah mengetahui pengaruh kepadatan populasi terhadap pertumbuhan dan produksi hijauan koro pedang berbiji putih yang ditanam dalam tumpangsari dengan tanaman jagung. Percobaan disusun mengunakan Rancangan Acak Kelompok berpola Faktorial 2 x 3 dengan 4 ulangan. Faktor pertama adalah pola tumpangsari, yaitu jumlah baris koro pedang diantara jagung (T), yaitu 1 baris (T1), dan 2 baris (T2). Faktor kedua adalah kepadatan populasi koro pedang dalam baris (J) yaitu 60 cm (J1), 50 cm (J2), dan 40 cm (J3). Data pengamatan yang diperoleh diolah menggunakan analisis ragam yang dilanjutkan dengan polinomial ortogonal. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat pengaruh nyata perlakuan pola tumpangsari dengan kepadatan populasi terhadap pengamatan tinggi tanaman, dan jumlah daun. Pada NKL koro dan intensitas cahaya terdapat pengaruh terhadap perlakuan kepadatan populasi. Kata kunci: Koro pedang, pertumbuhan, NKL.

Page 2 of 2 | Total Record : 11