cover
Contact Name
Made Gautama Jayadiningrat
Contact Email
appliedchemistryresearch@gmail.com
Phone
+6287762961886
Journal Mail Official
appliedchemistryresearch@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
INTERNATIONAL JOURNAL OF APPLIED CHEMISTRY RESEARCH
ISSN : -     EISSN : 25493671     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/ijacr.v1i1
International Journal of Applied Chemistry Research is a peer-reviewed, Open Access journal that publishes original research articles related to all aspects of applied chemistry.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2021)" : 5 Documents clear
AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI EKSTRAK ETANOL DAUN TREMBESI (SAMANEA SAMAN (JACQ.) MERR) TERHADAP STAPHYLOCOCCUS AUREUS Ni Ketut Sinarsih; Wiwik Susanah Rita; Ni Made Puspawati
International Journal of Applied Chemistry Research Vol. 3 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijacr.v3i1.32860

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menentukan aktivitas antibakteri fraksi-fraksi dari  hasil partisi ekstrak etanol daun trembesi dalam menghambat pertumbuhan bakteri S. aureus, yang meliputi ekstraksi daun trembesi dengan pelarut etanol, partisi menggunakan pelarut n-heksan, etil asetat, dan n-butanol, penentuan daya hambat fraksi hasil partisi, serta penentuan Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) dari fraksi yang menunjukkan aktivitas penghambatan terbaik untuk menghambat pertumbuhan S. Aureus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 2000 gram sampel diperoleh ekstrak kental sebanyak 160 gram. Proses partisi menghasilkan empat fraksi yaitu fraksi n-heksan yang berwarna hijau tua, fraksi etil-asetat yang berwarna hijau kecoklatan, fraksi n-butanol yang berwarna coklat tua, dan fraksi air yang berwarna coklat pekat. Dari keempat fraksi, hanya fraksi n-butanol yang memberikan efek penghambatan terhadap S. aureus secara in vitro pada media Mueller Hinton, yaitu sebesar 19,3 mm pada konsentrasi 15%. Pada konsentrasi tersebut, aktivitas antibakteri fraksi n-butanol dapat dikategorikan kuat terhadap S. aureus. Pengujian KHM dilakukan pada tiga konsentrasi yaitu 0,5; 1; dan 1,5% dengan diameter hambat aktivitas antibakteri secara berturut -turut sebesar 0 mm; 7,3 mm; dan 9,2 mm.
Equilibrium Isotherm Study Of Cr(VI) Adsorption Using Peanut Shells (Arachis Hypogaea L.) Activated by Ethanol-Toluene Mixture I Nyoman Sukarta; Gede Andika Wijaya
International Journal of Applied Chemistry Research Vol. 3 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijacr.v3i1.43129

Abstract

This study aimed to study the adsorption of Cr(VI) by activated peanut shells using a mixture of ethanol-toluene (1:1). Cr(VI) was measured using a Shimadzu Atomic Adsorption Spectrophotometer (AAS). The results showed that the adsorption power of Cr (VI) by peanut shells was 69.56% at a concentration of 10 ppm. The adsorption characteristics of Cr (VI) by peanut shells were consistent with the Langmuir and Freundlich adsorption isotherm patterns. Meanwhile, the maximum adsorption power of Cr (VI) by activated peanut shells with a mixture of ethanol-toluene (1:1) was 4.0 mg/g.
Analisis Kadar Sakarin pada Minuman Ringan Jenis Limun Dian Febrianti
International Journal of Applied Chemistry Research Vol. 3 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijacr.v3i1.43130

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan (1) mengetahui apakah minuman ringan jenis limun yang diuji di Laboratorium Pangan dan Bahan Berbahaya BBPOM Denpasar ada yang mengandung sakarin, (2) mengetahui kadar sakarin yang terkandung dalam minuman ringan jenis limun, dan (3) mengetahui apakah kadar sakarin tersebut memenuhi persyaratan yang ditetapkan Keputusan Kepala Badan POM RI No. HK. 00.05.5.1.4547 tentang Persyaratan Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Pemanis Buatan dalam Produk Pangan, yang menetapkan bahwa minuman ringan memiliki batas maksimum penggunaan 500 mg/kg. Subjek penelitian ini adalah minuman ringan jenis limun dengan berbagai rasa. Objek penelitian ini adalah kadar sakarin dalam minuman. Penetapan kadar sakarin dilakukan dengan metode High Performance Liquid Chromatography (HPLC). Penelitian pada 5 sampel minuman ringan jenis limun yang diuji di Laboratorium Pengujian Pangan dan Bahan Berbahaya BBPOM Denpasar, 4 diantaranya mengandung zat aditif yaitu pemanis sakarin dengan kadar yang bervariasi antara 229,51 ppm – 2484,03 ppm. Jika kadar tersebut dibandingkan dengan batas maksimum yang ditetapkan, maka kadar sakarin pada sampel minuman limun yang diuji, salah satunya ada yang melebihi ambang batas penggunaan sakarin, sehingga dikatakan tidak memenuhi syarat.
Hubungan Antara Pemeriksaan Dahak dengan Kelainan Radiologis pada Penderita TBC Kronis Gusti Ayu Sri Manik
International Journal of Applied Chemistry Research Vol. 3 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijacr.v3i1.43131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) hubungan antara pemeriksaan dahak dengan kelainan radiologis pasien yang didiagnosis menderita TBC kronis, dan (2) persentase pasien patologi klinik BRSU Tabanan yang positif TBC kronis. Subjek penelitian ini adalah dahak pasien yang dicurigai menderita penyakit TBC paru dan kelainan radiologis paru, sedangkan objek penelitian ini adalah basil tahan asam (BTA), kondisi anatomi paru dan persentase pasien positif TBC paru yang memeriksakan dahaknya di laboratorium patologi klinik BRSUD Tabanan  mulai tanggal 1 April sampai dengan 31 Mei 2009. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara pengumpulan dahak, pembuatan dan penyimpanan sediaan hapus dahak, pewarnaan serta pembacaan sediaan. Data yang didapatkan dianalisis secara deskriftif. Hasil penelitian menunjukkan (1) hubungan antara pemeriksaan dahak dengan kelainan radiologis paru pada penderita TBC kronis adalah derajat kepositifan sputum BTA akan lebih besar pada paru dengan kelainan yang lebih besar atau lebih luas. (2) dari 25 suspek TBC yang memeriksakan dahaknya ke Rumah Sakit Umum Tabanan mulai tanggal 1 April sampai dengan 31 Mei 2009 yang positif menderita TBC kronis adalah 14 orang (56%).
PENGARUH HUTAN MANGROVE TERHADAP ABSORBANSI CHROMOPHORIC DISSOLVED ORGANIC MATTER (CDOM) DAN NUTRIEN DI PANTAI GILIMANUK I Gusti Ngurah Agung Suryaputra
International Journal of Applied Chemistry Research Vol. 3 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijacr.v3i1.59818

Abstract

Pantai Gilimanuk adalah salah satu pantai di Bali dengan hutan mangrove yang panjang. Hutan mangrove adalah salah satu ekosistem yang paling produktif di bumi. Sistem bakau adalah sumber organic matter (OM) yang sangat produktif yang dapat ditransmisikan ke perairan pantai yang berdekatan melalui ekspor detritus dan organisme hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keberadaan hutan mangrove terhadap parameter in-situ, absorbansi CDOM, kadar nutrient dan kadar Total Organic Carbon (TOC). Pengukuran salinitas, suhu, pH, DO dan TDS dilakukan secara in-situ menggunakan alat water quality checker. Pengukuran nilai absorbansi CDOM dan nutrien dilakukan dengan menggunakan instrumen spektrofotometer Ultraviolet Visible (UV-Vis). Pengukuran konsentrasi TOC  dilakukan dengan metode titrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hutan mangrove menunjukkan pengaruh terhadap nilai pH, suhu, absorbansi CDOM dan TOC. Sementara hutan mangrove tidak terlihat mempengaruhi parameter salinitas, TDS, konduktivitas, DO dan nutrien. Ketika pasang terjadi penurunan nilai pH dan suhu, sedangkan ketika terjadi surut terjadi peningkatan nilai pH dan suhu. Nilai absobansi CDOM melalui data spectral slope (S275-295) memberikan informasi bahwa ketika pasang absorbansi CDOM menurun, hal ini menunjukkan sumber CDOM berasal dari daratan yang di pesisirnya banyak terdapat hutan mangrove. Pada saat surut, nilai absorbansi CDOM meningkat hal ini menunjukkan bahwa CDOM juga berasal dari daratan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5