cover
Contact Name
Sofyan Musyabiq Wijaya
Contact Email
obiqwijaya@gmail.com
Phone
+6281559678993
Journal Mail Official
jkunila@gmail.com
Editorial Address
Jl Prof.Dr.Soemantri Brojonegoro No 1 , Bandar Lampung, Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JK Unila (Jurnal Kedokteran Universitas Lampung)
Published by Universitas Lampung
ISSN : 25273612     EISSN : 26146991     DOI : 10.23960/jku
Jurnal Kedokteran Universitas Lampung (JK Unila) is a journal of scientific publications published every six months using a peer review system for article selection. Jurnal Kedokteran Universitas Lampung (JK Unila) can receive original research articles relevant to medicine and health, meta-analysis , case reports and medical science update.
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 2 (2024)" : 20 Documents clear
Hubungan Antara Usia Pasien dengan Disfungsi Ereksi: Exsa Hadibrata Kedokteran, juke
Jurnal Kedokteran Universitas Lampung Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jkunila.v8i2.pp78-81

Abstract

Disfungsi ereksi adalah ketidakmampuan pria mencapai atau mempertahankan ereksi yang cukup untuk berhubungan seksualyang disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya usia. Tujuan khusus penelitian ini adalah untuk mengetahui hubunganusia dengan disfungs ereksi. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional diRumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek Provinsi Lampung tahun 2022. Populasinya adalah seluruh pasien urologi yangada di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek Provinsi Lampung, dengan jumlah sampel sebanyak 111 orang. Variabelbebas dalam penelitian ini yaitu usia, sedangkan variabel terikat yaitu derajat disfungsi ereksi. Alat pengumpul data dalampenelitian ini adalah menggunakan kuesioner International Index of Erectile Function (IIEF). Analisis data univariat untukmenyajikan data gambaran usia, analisis bivariat digunakan uji Kruskal Wallis. Analisis mendapatkan bahwa sebagian besarresponden adalah berusia >40 tahun sebanyak 75,7% dan disfungsi ereksi dalam kategori ringan 49,5%. Ada hubungan usiadengan disfungsi ereksi.
Hubungan Antara Obesitas dengan Gastroesophageal Reflux Disease (GERD): Risal Wintoko Kedokteran, juke
Jurnal Kedokteran Universitas Lampung Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jkunila.v8i2.pp82-85

Abstract

Obesitas dapat meningkatkan risiko terkena GERD (gastroesophageal reflux disease). Hal ini disebabkan oleh beberapa perubahan yang terjadi pada tubuh, seperti peningkatan lemak visceral, pelepasan hormon penyebab GERD dan zat kimia lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan obesitas dengan GERD. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional di SMAN 5 Bandar Lampung tahun 2024. Populasinya adalah seluruh siswa, dengan jumlah sampel sebanyak 293 orang. Variabel bebas dalam penelitian ini yaitu obesitas, sedangkan variabel terikat yaitu kejadian GERD. Alat pengumpul data dalam penelitian ini adalah menggunakan kuesioner . Analisis data univariat untuk menyajikan data gambaran obesitas dan GERD, analisis bivariat digunakan uji Chi-Square. Analisis mendapatkan bahwa sebagian besar responden adalah tidak obesitas dan tidak GERD. Kata kunci: GERD, obesitas, siswa
Hubungan antara Sikap Terhadap Pencegahan Penyakit dengan Kualitas Hidup Petani: Suharmanto Kedokteran, juke
Jurnal Kedokteran Universitas Lampung Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jkunila.v8i2.pp86-89

Abstract

Penyakit kronis adalah penyakit yang berkembang secara lambat yang dapat menurunkan kualitas hidup. Salah satu yang berhubungan dengan kualitas hidup adalah sikap terhadap pencegahan penyakit. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara sikap terhadap pencegahan penyakit kronis dengan kualitas hidup petani. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Adapun lokasi penelitian adalah di Desa Marga Agung bulan April-Mei2024. Pada penelitian ini populasinya adalah seluruh petani, pengambilan sampel menggunakan accidental sampling.Variabel dalam penelitian ini adalah sikap terhadap pencegahan penyakit kronis dan kualitas hidup. Alat pengumpul data dalam penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data dengan menyajikan persentase dan uji Chi-Square. Sebagian besar responden mempunyai sikap positif (59,3%), dan kualitas hidup sebagian besar baik (69,9%). Analisis lanjut mendapatkan p=0,048 yang berarti bahwa ada hubungan antara sikap dengan kualitas hidup petani, sehingga diharapkan kepada masyarakat agar dapat meningkatkan sikap untuk berperilaku sehat. Kata kunci: kualitas hidup, pencegahan penyakit, petani, sikap
Hubungan Antara Kohesi Sosial dengan Kualitas Hidup Petani: Suharmanto Kedokteran, juke
Jurnal Kedokteran Universitas Lampung Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jkunila.v8i2.pp90-93

Abstract

Penyakit kronis adalah penyakit yang berkembang secara lambat yang dapat menurunkan kualitas hidup. Salah satu yang berhubungan dengan kualitas hidup adalah kohesi sosial. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara kohesi sosial kronis dengan kualitas hidup petani. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional.Adapun lokasi penelitian adalah di Desa Marga Agung bulan April-Mei 2024. Pada penelitian ini populasinya adalah seluruh petani, pengambilan sampel menggunakan accidental sampling (246 sampel). Variabel dalam penelitian ini adalah kohesi sosial kronis dan kualitas hidup. Alat pengumpul data dalam penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data dengan menyajikan persentase dan uji Chi-Square. Penelitian mendapatkan sebagian besar responden mempunyai kohesi sosial baik(56,5%) dan kualitas hidup sebagian besar baik (69,9%). Analisis lanjut mendapatkan p=0,676 yang berarti bahwa tidak ada hubungan antara kohesi sosial dengan kualitas hidup petani. Saran bagi masyarakat agar dapat meningkatkan kualitas hidup dengan meningkatkan pemahaman tentang pencegahan penyakit kronis.
Hubungan Antara Pengetahuan dengan Pencegahan Kanker Payudara: Waluyo Rudiyanto, Suharmanto, Exsa Hadibrata, Risal Wintoko Kedokteran, juke
Jurnal Kedokteran Universitas Lampung Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jkunila.v8i2.pp94-97

Abstract

World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa kanker merupakan problem kesehatan yang sangat serius karena jumlah penderita meningkat sekitar 20% per tahun. Perilaku pencegahan kanker payudara dapat dipengaruhi oleh pengetahuan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara pengetahuan dengan pencegahan kanker payudara. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Adapun lokasi penelitian adalah di Desa Marga Agung bulan April-Mei 2024. Pada penelitian ini populasinya adalah seluruh wanita usia subur, pengambilan sampel menggunakan accidental sampling (208 sampel). Variabel dalam penelitian ini adalah pengetahuan dan pencegahan kanker payudara. Alat pengumpul data dalam penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data dengan menyajikan persentase dan uji Chi-Square. Sebagian besar responden (83,7%) mempunyai pengetahuan baik dan pencegahan kanker payudara yang baik. Ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku pencegahan kanker payudara (p = 0,011), sehingga diharapkan kepada masyarakat agar dapat meningkatkan pengetahuan agar dapat mencegah terjadinya kanker payudara. Kata kunci: kanker payudara, pencegahan, pengetahuan, wanita usia subur
Serial Kasus : Nyeri Abdomen Akut yang Disebabkan Emboli Arteri Mesenterika: Risal Wintoko Kedokteran, juke
Jurnal Kedokteran Universitas Lampung Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jkunila.v8i2.pp98-101

Abstract

Pendahuluan: Nyeri abdomen akut adalah salah satu kondisi yang sering ditemui di instalasi gawat darurat dan memerlukan penanganan cepat. Salah satu penyebab nyeri abdomen akut yang jarang tetapi serius adalah emboli arteri mesenterika. Emboli ini menyebabkan penurunan aliran darah ke usus, yang jika tidak segera ditangani dapat menyebabkan iskemia usus dan nekrosis, serta berujung pada kematian pasien. Tingkat mortalitas akibat emboli arteri mesenterika cukup tinggi, berkisar antara 50-80%, terutama jika diagnosis dan intervensi terlambat. Iskemik usus terjadi karena berkurangnya 75% aliran darah pada saluran cerna selama lebih dari 12 jam. Manifestasi klinis yang umumnya terjadi pada pasien adalah berupa nyeri pada lapang abdomen. Emboli arteri mesenterika adalah penyebab nyeri abdomen akut yang memerlukan penanganan cepat dan tepat. Diagnosis dini dengan bantuan pencitraan dan intervensi segera dapat meningkatkan hasil klinis dan menurunkan risiko komplikasi. Kasus: kasus 1, wanita 60 tahun dengan keluhan nyeri hebat di abdomen sejak 6 jam yang lalu, keluhan disertai dengan perut kembung, mual dan muntah. Pasien memiliki riwayat penyakitjantung yaitu gangguan irama jantung. Pemeriksaan fisik di dapatkan aritmia dan ileus paralitik. Dilakukan pembedahan laparotomi di dapatkan sumbatan arteri ileocolica cabang dari mesenterika superior sehingga terjadi nekrosis ileum terminal dan dilakukan retrograde embolektomi dan reseksi ileum yang nekrosis. Kasus 2, laki-laki 70 tahun dengan keluhan nyeri hebat di perut sejak 12 jam yang lalu. Pasien memiliki riwayat penyakit jantung koroner. Dilakukan laparotomi di dapatkan sumbatan di arteri mesenterika superior dan nekrosis jejonoileal sepanjang 3 meter. Dilakukan tombectomi rectrograde dan reseksi segmen usus yang nekrosis.Pembahasan: Penegakan diagnosis awal yang cepat dan tepat, dapat menurunkan resiko nekrosis usus.Penanganan yang cepat dapat menurunkan angka morbiditas dan mortalitas. Kesimpulan: Nyeri abdomen akut yang disebabkan thrombosis arteri dapat di diagnosis secara cepat dan akurat, agar penanganannya juga cepat. Sehingga meningkatkan angka harapan hidup. Kata Kunci : Nyeri abdomen, emboli, laparotomi
Faktor Determinan Masalah Kesehatan di Daerah Pesisir: Najmah Naurah Kamiliya, Nayya Anindit, Laksmi Ajeng Parameshwari, Deviandini Romanisti, Hasan Abdullah Azzam, Wahyuning Tiyas, Vadira Rahma Sari, Sonya Hayu Indraswari Kedokteran, juke
Jurnal Kedokteran Universitas Lampung Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jkunila.v8i2.pp102-111

Abstract

Sebagai negara kepulauan, Indonesia merupakan salah satu negara dengan garis pantai terpanjang di dunia. Salah satunya adalah Pantai Muara Kasih, Desa Gelung, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo. Permasalahan yang sering terjadi pada masyarakat pesisir diantaranya kemiskinan, rendahnya kualitas sumber daya manusia, ataupun degradasi sumber daya lingkungan. Kurangnya kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang kebijakan kepesisiran, tingkat pendidikan masyarakatyang rendah, watak masyarakat, serta tekanan biaya hidup menyebabkan masyarakat pesisir sering melakukan perusakan lingkungan pesisir Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan kebenaran teori yang ada mengenai masyarakat pesisir.Pada penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa masyarakat pesisir memiliki ketergantungan tinggi pada aktivitas perikanan sebagai sumber utama pendapatan. Selain itu, terdapat tantangan yang dihadapi, seperti perubahan iklim dan penurunan sumber daya laut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi yang melibatkan 30 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat pesisir Pantai Muara Kasih menghadapi tantangan terhadap terbatasnya akses pendidikan dan layanan kesehatan. Kata Kunci : Ekologi, Kesehatan, Masyarakat Pesisir.
Hubungan Intake Zat Besi Terhadap Kejadian Anemia Remaja Putri di Sekolah Menengah (SMP dan SMA) Alam Lampung: Anisa Nuraisa Jausal, Nisa Karima, Shinta Nareswari, Nur Ayu Virginia Irawati, Anggi Setiorini, Maya Ganda Ratna, Giska Tri Putri Kedokteran, juke
Jurnal Kedokteran Universitas Lampung Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jkunila.v8i2.pp112-115

Abstract

Kasus anemia di Indonesia sebagian besar terjadi dikarenakan kurangnya zat besi sebagai konsekuensi atas kurangnya asupan makanan sumber zat besi khususnya sumber pangan hewani (besi heme). Penelitian ini secara bertujuan untuk mengetahui hubungan intake zat besi terhadap kejadian anemia remaja putri di Sekolah Menengah Alam Lampung.Penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan metode cross sectional. Data dikumpulkan dengan cara wawancara food recall 24 jam kepada responden dan pemeriksaan kadar hemoglobin untuk menentukan status anemia oleh peneliti. Teknik pengambilan sampel diambil secara total sampling sejumlah 21 responden. Pengolahan dan analisis data dilakukan secara analitik menggunakan chi square. Hasil penelitian didapatkan kadar hemoglobin remaja putri memiliki nilai terendah 11,0 mg/dl, tertinggi 14,9 mg/dL, dengan rerata 12,9 mg/dL serta status anemia yaitu sebanyak 28,6%mengalami anemia dan sebanyak 71,4% tidak mengalami anemia. Intake zat besi remaja putri terendah yaitu 2,8mg/ hari, tertinggi yaitu 23,4mg/ hari, dengan rerata 13,5mg/ hari serta sebanyak 57,1% tidak memiliki intake zat besi yang cukup dan sebanyak 42,9% memiliki intake zat besi yang cukup. Tidak terdapat hubungan yang signifikan secara statistik mengenai intake zat besi terhadap kejadian anemia remaja putri di Sekolah Menengah Alam Lampung dengan p-value 0,125. Kata kunci: anemia, intake zat besi, remaja putri.
Identifikasi Ektoparasit pada Tikus dan Peranannya sebagai Vektor Penyakit di Pasar Demangan, Yogyakarta: Putri Damayanti, Tri Baskoro Tunggul Satoto, Budi Mulyaningsih Kedokteran, juke
Jurnal Kedokteran Universitas Lampung Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jkunila.v8i2.pp116-121

Abstract

Tikus dan cecurut merupakan salah satu hewan yang memiliki hubungan erat dengan manusia dan bersifat merugikan. Tikus berperan sebagau reservoir berbagai macam penyakit. Pasar tradisional merupakan salah satu habitat yang disenangi oleh tikus.Ektoparasit tikus berperan sebagai vektor dalam penularan penyakit pada manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi ektoparasit tikus dan peranannya sebagai vektor penyakit di Pasar Demangan Yogyakarta. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan desain observasional cross sectional, menggunakan perangkap sebanyak 80 buah yang disebar di 8 titik lokasi dengan menggunakan kelapa bakar dan ikan asin sebagai umpan. Berdasarkan hasil penelitianmenunjukkan bahwa terdapat 21 ekor tikus dan cecurut yang tertangkap, 14 ekor tikus spesies Rattus norvegicus dan 7 ekor cecurut spesie Suncus murinus. Ektoparasit yang ditemukan pada tikus yaitu X. cheopis, Laelaps echidninus dan L. nuttali. Berdasarkan jenis ektoparasit yang di temukan pada tikus dan cecurut di pasar Demangan dapat berpotensi sebagai vektor penyakit murine typhus. Kata kunci: ektoparasit tikus, tikus, pasar
Gambaran Klinikopatologi Tiroiditis Hashimoto di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung: Mahanani Nur Kinasih, Giska Tri Putri, Waluyo Rudiyanto, Indri Windarti Kedokteran, juke
Jurnal Kedokteran Universitas Lampung Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jkunila.v8i2.pp122-126

Abstract

Tiroiditis Hashimoto (TH) merupakan penyakit tiroid autoimun yang ditandai dengan peningkatan volume tiroid, infiltrasi limfosit parenkim, dan adanya antibodi spesifik untuk antigen tiroid. TH menjadi penyebab utama hipotiroidisme di daerah yang cukup yodium di dunia. Secara global, insiden TH meningkat pesat dalam tiga dekade terakhir yaitu mencapai 3,5 pada wanita setiap 1000 orang per tahun. Diagnosis TH didasarkan pada gejala klinis yang berkorelasi dengan hasil laboratorium.Ultrasonografi adalah pemeriksaan untuk membantu diagnosis banding kelenjar tiroid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran klinikopatologi tiroiditis hashimoto di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek periode Juli 2023 – Juli 2024. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, menggunakan metode retrospektif dan analisis univariat. Jumlah sampel didapatkan sebanyak 11 sampel berdasarkan kriteria inklusi. Hasil uji statistik menunjukkan penderita TH terbanyakpada kelompok usia 41-60 tahun (54,5%), jenis kelamin terbanyak adalah perempuan (81,8%), hasil pemeriksaan fungsi tiroid terbanyak adalah hipotiroid (45,5%), hasil pemeriksaan ultrasonografi terbanyak adalah gambaran hipervaskularisasi (100,0%) dan nodul tiroid (81,8%), dan hasil histopatologi terbanyak adalah ditemukan infiltrasi limfosit (90,9%) diikuti atrofi folikel (72,7%), destruksi limfosit dan terbentuknya germinal center (64,6%). Kata Kunci : Gambaran Klinikopatologi, Tiroiditis Hashimoto

Page 1 of 2 | Total Record : 20