cover
Contact Name
Linda Ika Puspita Ariati
Contact Email
lindaikapuspita@gmail.com
Phone
+6285222955592
Journal Mail Official
lindaikapuspita@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pangandaran No.42 Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kebidanan Akademi Kebidanan Jember (JKAKJ)
ISSN : 25498835     EISSN : 2579518x     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan Akademi Kebidanan Jember menerima berbagai artikel/naskah berupa hasil penelitian asli yang relevan, laporan kasus, metaanalisis dengan bidang kebidanan. Jurnal ini hanya menerima naskah asli dan belum pernah dimuat dalam jurnal lain, atau sedang dikirim ke jurnal lain pada waktu bersamaan, dengan menandatangani surat pernyataan. Bila diketahui artikel telah dimuat pada jurnal lain, maka edisi selanjutnya akan dianulir. Penulis utama harus memastikan bahwa seluruh penulis pembantu telah membaca dan menyetujui naskah yang dikirim. Seleksi naskah dimuat dalam menggunakan sistem peer-review dan double blind. Semua naskah yang diterima akan dibahas oleh pakar dalam bidang keilmuan yang sesuai dengan dewan redaksi. Naskah yang memerlukan perbaikan dalam format ataupun substansi dikembalikan kepada penulis untuk diperbaiki. Naskah penelitian yag dikirim ke Jurnal Kebidanan Akademi Kebidanan Jember harus sudah memenuhi kelayakan etik atau aspek penelitian yang dapat dipertanggung jawabkan. Area Pembahasan Jurnal : Ilmu Kebidanan
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2019): MARET 2019" : 5 Documents clear
PENGARUH PELATIHAN TERHADAP KETERAMPILAN KADER POSYANDU DALAM PENCATATAN KMS BALITA Ika Sulistiyawati; Intan Gumilang Pratiwi
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN JEMBER Vol 3, No 1 (2019): MARET 2019
Publisher : Akademi Kebidanan Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan gizi kurang dan gizi buruk merupakan permasalahan pokok yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini. Permasalahan gizi pada anak balita ini erat kaitannya dengan pemantauan pertumbuhan anak yang belum optimal disebabkan pemahaman kader tentang tugasnya di Posyandu masih kurang. Pendokumentasian KMS sangat penting baik bagi ibu balita maupun petugas kesehatan karena sebagai media edukasi bagi orang tua balita tentang kesehatan anak balitanya dan sebagai sarana komunikasi yang dapat digunakan oleh petugas kesehatan untuk menentukan penyuluhan dan tindakan pelayanan kesehatan gizi serta dapat membantu deteksi dini adanya penyimpangan tumbuh kembang balita. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh  pelatihan terhadap ketrampilan kader Posyandu dalam  pencatatan KMS balita. Penelitian ini menggunakan disain penelitian pre- experimental design  yaitu one group pretest- postest design dimana dalam  desain ini terdapat pretest sebelum diberi perlakuan sehingga hasil perlakuan dapat diketahui lebih akurat. Teknik sampling yang digunakan dalam pengambilan sampel penelitian ini adalah total sampling dan dianalisis menggunakan uji Paired. Hasil dari uji paired sample t-test menunjukkan hasil p (0,138) > 0,05 yang artinya tidak ada pengaruh pelatihan terhadap ketrampilan kader Posyandu dalam pencatatan KMS balita, sehingga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi pelatihan pencatatan KMS pada kader dengan range waktu post tes yang lebih lama serta perlunya melakukan rotasi tugas kader Poyandu agar setiap kader dapat terampil dalam mengerjakan setiap tugas kader di Posyandu khususnya pencatatan KMS balita. 
HUBUNGAN SINDROM MENOPAUSE DENGAN TINGKAT KECEMASAN IBU MENOPAUSE DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS UBUNG KABUPATEN LOMBOK TENGAH TAHUN 2018 Fitra Arsy Nur Cory'ah; I Gusti Ayu Putu Sri Wahyuni
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN JEMBER Vol 3, No 1 (2019): MARET 2019
Publisher : Akademi Kebidanan Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menopause merupakan berhentinya siklus menstruasi secara permanen, sebagai akibat dari hilangnya fungsi folikular ovarium dan menurunnya kadar estrogen, padarentang usia wanita 48 sampai 55 tahun. Masa ini sangat kompleks,dikarenakan berkaitan dengan berbagai faktor resiko.Gejala atau sindrom menopause merupakan faktor resiko terjadinya gangguan secara fisik dan psikologis pada menopause, termasuk dengan adanya perubahan tingkat kecemasan.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh sindrom menopause terhadap tingkat kecemasan ibu menopause diwilayah kerja Puskesmas Ubung kabupaten Lombok Tengah tahun 2018.Jenis penelitian adalah observasional analitik dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan di Puskesmas Ubung kabupaten Lombok Tengah.Populasi penelitian ini adalah bu-ibu yang telah mengalami menopause usia 45–50 tahun yaitu sebanyak 516 orang.Sampel berjumlah 100 orang ibu menopause.Analisa data secara univariat danBivariat.Hasil penelitian menunjukan responden menopause yang terbanyak yaitu pada usia 45 – 49 tahun sebanyak 27 (27%), 45 orang (45,0 %) memiliki sindrom menopause ringan dengan mengalami beberapa tingkat kecemasan. Hasil Uji statistic dengan menggunakan Uji chi-squaredengan tingkat kepercayaan 95% atau taraf signifikan yaitu α = 5% (p < 0,05) didapatkan nilai p = 0,000 sehingga dapat dinyatakan Ada hubungansindrom menopausedengan tingkat kecemasan pada menopause diwilayah kerja Puskesmas Ubung Kabupaten Lombok Tengah tahun 2018. 
PERBEDAAN KADAR KALSIUM URINE IBU HAMIL PREEKLAMPSI DAN KEHAMILAN NORMAL DI KOTA TANJUNGPINANG TAHUN 2018 Respatiningrum Respatiningrum; Dewi Mey Lestanti Mukodri; Rahmadona Rahmadona; Neni San Agustina Siregar
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN JEMBER Vol 3, No 1 (2019): MARET 2019
Publisher : Akademi Kebidanan Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Preeklampsi merupakan kelainan multi system yang sampai saat ini etiologic dan patogenesisnya belum diketahui secara pasti. Penelitian epidemiologis sebelumnya pada tahun 1962 di Ethiopia dan Guatemala menunjukkan kejadian preeklampsi yang sangat rendah  (0,75% dan 0,6%). Diet masyarakat dikedua negara tersebut ternyata mengandung kadar kalsium yang tinggi, sehingga muncul dugaan bahwa rendahnya preeklampsi dikedua Negara ini dipengaruhi oleh diet tinggi kalsium. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang tahun 2017 terjadi peningkatan AKI yaitu 0/100.000 kelahiran hidup pada tahun 2016 menjadi 49/100.000 kelahiran hidup pada tahun 2017 yang disebabkan diantaranya 1 orang meninggal karena Preeklampsia berat dan 1 orang meninggal karena solutio placenta. Hal ini menjelaskan bahwa kasus preeklampsi sudah menyumbang AKI tahun 2017 di Kota Tanjungpinang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kadar kalsium urin pada ibu hamil preeklampsia dan kehamilan normal di Kota Tanjungpinang tahun 2018. Metode Penelitian ini adalah desain analitik observasi dengan rancangan penelitian Cross Sectional Study terhadap ibu hamil normal dan ibu hamil dengan preeklampsi. Sampel berjumlah 32 orang terdiri dari 16 orang ibu hamil dengan Preeklamsi dan 16 orang ibu hamil normal. Sampel urine diperiksa di laboratorium Prodia menggunakan alat architect yang menggunakan metode Kolorimetri. Data diolah dan dianalisa statistik menggunakan Uji Mann Whitney Test. Selanjutnya dilakukan uji multivariate untuk melihat variable confounding yang dapat masuk ke dalam model penelitian menggunakan uji Regresi Logistik Multivariabel. Hasil dari penelitian ini diperoleh Rerata kadar kalsium urine ibu hamil preeklampsi 3,89 mg/dL sampai dengan 9,66 mg/dL.Rerata kadar kalsium urine ibu hamil normal 8,07 mg/dL sampai dengan 19,74 mg/dL. Hasil uji statistic Mann Whitney Test menunjukkan nilai p-value 0,010. Kemudian uji Regresi Logistik Multivariabel nilai OR Variabel Body Mass Index (BMI) terjadi perubahan 16,74% dan variable usia kehamilan 13,02%. Terbukti bahwa perubahan nilai OR variable usia kehamilan dan BM) lebih dari 10%. Dengan demikian variable usia kehamilan dan BMI merupakan variabel confounding perbedaan kadar kalsium urine Ibu hamil preeklampsi dan kehamilan normal. Kesimpulan penelitian ini adalah Diet kadar kalsium tinggi dapat mencegah kejadian Preeklampsi. Disarankan untuk menggalakkan masyarakat mengkonsumsi diet tinggi kalsium sejak remaja, sehingga angka kejadian preeklampsi menurun. 
PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DAN ASUPAN PROTEIN TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BAYI USIA 12 – 36 BULAN Novita Eka Kusuma Wardani
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN JEMBER Vol 3, No 1 (2019): MARET 2019
Publisher : Akademi Kebidanan Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara berkembang yang masih menghadapi permasalahan serius mengenai stunting. Stunting merupakan keadaan tubuh yang pendek dan sangat pendek hingga melampaui defisit -2 SD di bawah median panjang atau tinggi badan. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Variabel independennya yaitu pemberian ASI eksklusif dan asupan protein dan variabel dependen yaitu kejadian stunting. Jumlah sampel sebanyak 55 ibu dan anaknya. Analisis statistisik menggunakan uji chi square.Hasil penelitian bayi yang tidak ASI Eksklusif dan mengalami stunting sebesar  57,1% dan bayi dengan asupan protein kurang dan mengalami stunting sebesar  75%. Hasil uji statistik chi square menunjukkan bahwa p value sebesar 0,02 (p <0,05) yang menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada bayi 12–36 bulan dan p value sebesar 0,02 ( p < 0,05) yang menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara asupan protein dengan kejadian stunting pada bayi 12 – 36 bulan. Tindak lanjut dari penelitian ini perlu adanya penyuluhan mengenai ASI Eksklusif dan gizi kepada ibu batita oleh petugas kesehatan untuk memperbaiki status gizi anak.
HUBUNGAN PELATIHAN DENGAN KETRAMPILAN KADER DALAM MEMBERIKAN PENYULUHAN GIZI BALITA DI DESA SUKO JEMBER KECAMATAN JELBUK Nurul Aini
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN JEMBER Vol 3, No 1 (2019): MARET 2019
Publisher : Akademi Kebidanan Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran kader sangat penting karena kader bertanggung jawab dalam pelaksanaan program-program Posyandu. Pendidikan promosi kesehatan oleh kader di meja empat Posyandu yang belum optimal merupakan masalah yang serius. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan pelatihan dengan ketrampilan kader dalam memberikan penyuluhan gizi balita di Desa Sukojember, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember.Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain observasional menggunakan pendekatan crossectional.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kader di Desa Sukojember 35 orang kader.Tehnik pengambilan sampel dengan menggunakan Simple Random Sampling.Besar sampel ditentukan berdasarkan rumus Slovin yaitu sebanyak 33 kader. Tehnik analisis data dengan menggunakan analisis korelasi pearson. Hasil penelitian menunjukkan jumlah pelatihan yang diterima kader signifikan berhubungan secara positif dengan keterampilan kader dalam memberikan penyuluhan tentang status gizi balita (α=5%,p=0,000). Puskesmas hendaknya dapat berupaya untuk melanjutkan program pelatihan berkelanjutan bagi kader posyandu,dengan harapan jika ketrampilan kader posyandu dalam memberikan penyuluhan status gizi semakin baik, maka kader dapat melaksanakan penyuluhan dengan efektif sehingga akan berdampak pada peningkatan pengetahuan masyarakat serta merubah perilaku masyarakan dalam upaya pencegahan gangguan status gizi.

Page 1 of 1 | Total Record : 5