cover
Contact Name
puryantoro
Contact Email
agribiosjurnal@gmail.com
Phone
+6285258422060
Journal Mail Official
agribiosjurnal@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian - Kampus 2 Universitas Abdurachman Saleh Jl. Baluran - Sumberkolak, Situbondo Jawa timur
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Agribios
ISSN : 02150638     EISSN : 27237044     DOI : https://doi.org/10.36841/agribios.v18i2
AgriBios melingkupi semua aspek dalam disiplin ilmu pertanian yang meliputi: Agribisnis Agronomi Teknologi Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan Teknologi Hasil Pangan
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 18 No 1 (2020): JUNI" : 6 Documents clear
STRATEGI PEMASARAN TERHADAP PENINGKATAN LOYALITAS KONSUMEN JAMUR TIRAM DI UD. IRZAN (STUDI KASUS DI DESA KALIBAGOR KECAMATAN SITUBONDO KABUPATEN SITUBONDO) Ckhoirul Umam; Sutrisno Sutrisno
AGRIBIOS Vol 18 No 1 (2020): JUNI
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v18i1.890

Abstract

Pemasaran adalah salah satu kegiatan dalam perekonomian yang membantu dalam menciptakan nilai ekonomi. Nilai ekonomi itu sendiri menentukan harga barang dan jasa. Pemasaran produk pertanian sangat berbeda dengan berbagai produk lain sebab mudah rusak dan tidak tahan lama, karenanya para pelaku dibidang ini harus mempertimbangkan berbagai hal di dalam pemasaran yang berimbas pada kepuasan konsumen, dimana hal tersebut sangat menentukan loyalitas konsumen terhadap produk pertanian. Jamur tiram (Pleurotus Ostreatus) merupakan salah satu jamur kayu yang banyak diminati oleh masyarakat. Tanaman ini merupakan salahsatu tanaman yang dibudidayakan secrara intensif oleh sebagian petani di Desa Kalibagor Kecamatan Situbondo Kabupaten Situbondo sekitar 3 tahun terakhir. Strategi pemasaran merupakan faktor utama yang mempengaruhi timbulnya loyalitas konsumen, karenanya variabel-variabel dalam strategi pemasaran berupa Produk (Product), Harga (Place), Lokasi (Place), Promosi (Promotion), ketersediaan produk dan harga merupakan aspek yang dikaji guna melihat pengaruhnya terhadap Loyalitas konsumen akan produk Jamur Tiram di Desa Kalibagor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Variabel-variabel dalam strategi pemasaran yang berupa produk (product), harga (place), tempat (place), promosi (promotion) tidak berpengaruh terhadap loyalitas konsumen akan produk jamur tiram UD. IRZAN di Desa Kalibagor, Kecamatan Situbondo, Kabupaten Situbondo hanya secara simultan atau bersama-sama dengan besaran pengaruh yang ditimbulkan adalah 52,3 % sesdangkan sisanya yakni sebesar 47,7 % dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian ini.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PETERNAK SAPI POTONG TERHADAP INTENSITAS PENGGUNAAN INSEMINASI BUATAN DI KECAMATAN KENDIT KABUPATEN SITUBONDO Daniel Kristiawan Suteja
AGRIBIOS Vol 18 No 1 (2020): JUNI
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v18i1.886

Abstract

Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan populasi sapi potong adalah dengan menerapkan inseminasi buatan pada sapi potong. Selama ini dalam aplikasi teknologi IB umumnya spermatozoa yang dimanfaatkan adalah hasil ejakulasi yang ditampung dengan vagina buatan. Agar dapat mencapai tujuan suatu program Inseminasi Buatan maka penggunaan pejantan yang bebas penyakit dan bermutu genetik tinggi secara maksimal, dengan kemampuan fertilisasi optimum, spermatozoa harus diawetkan agar dapat digunakan untuk beberapa waktu yang lama sehingga dapat dijual pada waktu yang lainnya. Untuk itu semen perlu dicampur dengan larutan pengencer yang menjamin kebutuhan fisik dan kimiawinya. Hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi daging salah satunya melalui inseminasi buatan. Inseminasi buatan adalah teknologi perkembangbiakan yang mempunyai banyak keuntungan. Selain biaya yang terjangkau, Inseminasi Buatan juga mengurangi tingkat resiko kematian akibat kecelakaan yang terjadi dalam proses perkawinan alami. Inseminasi Buatan juga mempunyai manfaat yang penting yaitu meningkatkan mutu benih. Sperma yang digunakan untuk Inseminasi adalah sprema yang memiliki kualitas terbaik. Faktor-faktor yang mempengaruhi peternak sapi potong di Kecamatan Kendit dalam penggunaan Inseminasi Buatan yaitu umur, pendidikan terakhir, jumlah keluarga, intensitas penyuluhan, dan pengalaman beternak sebesar 68,1%, sedangkan sisanya 31,9% dipengaruhi oleh variabel-variabel lain yaitu keberhasilan Inseminasi Buatan dan pelayanan Inseminator yang tidak dimasukkan dalam model regresi.
ANALISA KOMPARATIF USAHA TANI PADI ORGANIK DAN PADI ANORGANIK (STUDI KASUS DI KELOMPOK TANI SUMBER JAYA DESA RAJEKWESI KECAMATAN KENDIT KABUPATEN SITUBONDO) Sutikno Sutikno
AGRIBIOS Vol 18 No 1 (2020): JUNI
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v18i1.887

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis penerimaan, (2) menganalisis pendapatan dan (3) menganalisis efisiensi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Rajekwesi Kecamatan Kendit. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara langsung dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan menggunakan uji independent sampel t test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara usahatani padi organik dan padi anorganik dalam hal penerimaan, pendapatan dan efisiensi usaha tani.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT BELI KONSUMEN TEMPE (STUDI KASUS PADA UD. YUZAK KECAMATAN PANJI KABUPATEN SITUBONDO) Syarif Rahmad Hidayat; Yasmini Suryaningsih
AGRIBIOS Vol 18 No 1 (2020): JUNI
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v18i1.888

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui minat beli konsumen dan faktor yang mempengaruhinya terhadap pembelian tempe pada UD. Yuzak di Kecamatan Panji Kabupaten Situbondo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat beli konsumen akan produk tempe yang dijual oleh UD. Yuzak berada pada ketegori sangat tinggi. Faktor-faktor yang mempengaruhi minat beli konsumen tempe pada UD. Yuzak adalah pelayanan dan psikologis, sedangkan harga dan kualitas tidak berpengaruh terhadap minat beli konsumen. Hal ini dapat dijabarkan sebagai berikut yaitu : a). Tidak terdapat pengaruh harga terhadap minat beli konsumen produk tempe dengan t-hitung sebesar 1,033 dan t-tabel sebesar 1,986 (t-hitung < t-tabel). b). Tidak terdapat pengaruh kualitas terhadap minat beli konsumen produk tempe dengan t-hitung sebesar 0,710 dan t- tabel sebesar 1,986 (t-hitung < t-tabel). c). Terdapat pengaruh pelayanan terhadap minat beli konsumen produk tempe dengan t-hitung sebesar 2,248 dan t- tabel sebesar 1,986 (t-hitung > t-tabel). d). Terdapat pengaruh psikologis terhadap minat beli konsumen produk tempe dengan t-hitung sebesar 2,039 dan t- tabel sebesar 1,986 (t-hitung > t-tabel)
ANALISIS KELAYAKAN USAHA MESIN PERONTOK PADI(THRESHER) DI DUSUN KONANGKA (STUDI PADA DESA BLIMBING, KECAMATAN KLABANG, KABUPATEN BONDOWOSO) Muhlis Sodiq Fadilla; Martono Achmar
AGRIBIOS Vol 18 No 1 (2020): JUNI
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v18i1.889

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan dan penerimaan penyedia usaha mesin perontok padi Thresher, dengan dilihat dari Perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan menjadikan alat-alat dan mesin pertanian juga mengalami perkembangan dan pembaharuan. Dengan tersedianya usaha mesin perontok padi di Dusun Konangka ini perlu di keahui juga sebuah analisis kelayakan usaha yang sedang di jalankan. Penelitian ini dilakukan pada Dusun Konangka, Desa Belimbing, Kecamatan Kelabang, Kabupaten Bondowoso. Dimulai dari bulan juni hingga agustus. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini yakni studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan metode kualitatif dan kuantitatif dengan sampel Nonprobability Sampling. Analisis yang di gunakan dalam penelitian ini adalah analisis ratio penerimaan atas biaya (R/C Ratio) untuk mengetahui perbandingan antara penerimaan dan biaya yang dikeluarkan. Untuk Analisis yang kedua dalam penelitian ini digunakan analisis kelayakan usaha yakni (B/C Ratio) dengan menghitung jumlah pendapatan dibagi dengan total biaya produksi. Dengan hasil penelitian menunjjukkan kedua mesin tersebut dikategorikan layak untuk diteruskan karena alat tersebut saling memberikan kontribusi terhadap petani maupun penyedia jasa baik dari segi efisiensi dan keuntungan.
PERSEPSI PETANI TERHADAP PERAN PENYULUH DALAM PENINGKATAN PRODUKSI PERTANIAN Sahripin Sahripin; Puryantoro Puryantoro
AGRIBIOS Vol 18 No 1 (2020): JUNI
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v18i1.885

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi petani terhadap peran Penyuluh Pertanian dan menganalisis data apa saja yang mempengaruhi peran Penyuluh Pertanian tersebut. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan teknik pengambilan sampel Purposive Sampling, diperoleh 44 responden yang mewakili petani di Kecamatan Jangkar Kabupaten Situbondo. Data diperoleh melalui kuisioner dan wawancara terhadap petani responden. Pengumnpulan data dilakukan dari bulan Mei sampai Juli 2019. Metode analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Data yang diperoleh diolah menggunakan tabel data frekuensi dan persentase dengan alat bantu kalkulator dan komputer yang menggunakan Microsoft Exel dan software SPSS 24for windows. Hasil penelitian menunjukkan Persepsi petani terhadap peran penyuluh dalam peningkatan produksi pertanian di Kecamatan Jangkar tergolong sangat tinggi atau dapat dikatakan “sangat setuju”. Faktor – faktor yang mempengaruhi secara nyata terhadap peran penyuluh dalam peningkatan produksi pertanian yakni umur petani dan tingkat pendidikan petani. Sedangkan untuk faktor – faktor yang tidak berpengaruh secara nyata terhadap peran penyuluh dalam peningkatan produksi pertanian yakni lama usahatani, luas lahan, pengetahuan petani, dan interaksi sosial petani. Seluruh variabel independen yakni umur petani, tingkat pendidikan, lama usahatani, luas lahan, pengetahuan petani, dan interaksi sosial petani secara bersama – sama berpengaruh terhadap persepsi petani terhadap peran penyuluh dalam peningkatan produksi pertanian di Kecamatan Jangkar pada tingkat keyakinan 95%.

Page 1 of 1 | Total Record : 6