Public Administration Journal of Research
Public Administration Journal of Research presents findings of researches and articles in Public Administration scope. The editor invites academician and practitioner’s writing to be published in this journal with the study focusing includes but not limited to Public Policy, Public Management, Local Autonomy Policy, Public Service, Gender Perspective in Public Sector, E-Government, Urban Rural Development Policy, Strategic Management, Public Sector Corporation Management, State Administration Law, Bureaucracy and Public Governance
Articles
9 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2 No 3 (2020): Public Administration Journal of Research"
:
9 Documents
clear
Peran Komunitas Save Street Child Surabaya dalam Membangun Konsep Diri pada Anak Jalanan di Kota Surabaya
Novreza Malafitri;
Sonya Gringsing Riadi;
Saifuddin Zuhri
Jurnal Penelitian Administrasi Publik Vol 2 No 3 (2020): Public Administration Journal of Research
Publisher : Prodi Ilmu Administrasi Negara Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33005/paj.v2i3.48
The phenomenon of street children has actually been developing for a long time, but now it is increasingly becoming a concern along with the increasing number of street children in various big cities. This study aims to determine the role of the Save Street Child Surabaya community in developing self-concept in street children in the city of Surabaya. This study uses a qualitative approach, how to collect data in research using interviews and observation. The results in this study are the Save Street Child Surabaya community has a large and important role in building self-concept for street children, especially in the Paliatif Park area, Ambengan Batu. Various methods are carried out such as through mentoring, approaches, making themselves like their families, and providing motivation to street children to build positive self-concepts in street children. Keywords: community role, self-concept, street children
KETAHANAN PANGAN MASA PANDEMI COVID-19 MELALUI HYDROPONIK DALAM SKALA RUMAH TANGGA DI KELURAHAN KEDUNG BARUK KECAMATAN RUNGKUT SURABAYA
Tukiman Tukiman;
Bayu Aditya Pratama Putra;
Isna Meydiawati;
Anisa Rachmawati
Jurnal Penelitian Administrasi Publik Vol 2 No 3 (2020): Public Administration Journal of Research
Publisher : Prodi Ilmu Administrasi Negara Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33005/paj.v2i3.50
The spread of the Covid-19 virus allows people to reduce their activities or activities related to outside the home in order to reduce the spread of the virus. The development of science such as hydroponic growing media is very helpful for household scale that does not have vacant land to grow crops so that even narrow land can be used to grow other than that it can meet food needs. Hydroponics with a wick system are recommended for beginners because the basic principle is only to use water capillarity, in addition it does not require special maintenance, is easy to assemble, portable (can be moved), and is suitable in limited areas. Besides that guaranteed crop freedom from pests and diseases, plants grow faster and use of fertilizers more economically. The existence of this article is expected to be able to educate the public, especially in the village of Kedung Asem in terms of growing the hydroponic system to meet household scale food needs while in this pandemic. Keywords : Hydroponic, Covid-19, Wick System
EVALUASI KEBIJAKAN SISTEM PEMERINTAHAN BERBASIS ELEKTRONIK DALAM PELAYANAN ADMINISTRASI (SIOLA) DI KEMENTERIAN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA
Agus Widiyarta;
Hilmi Izaz Robbani;
Choiriyah Eka Windiastuti
Jurnal Penelitian Administrasi Publik Vol 2 No 3 (2020): Public Administration Journal of Research
Publisher : Prodi Ilmu Administrasi Negara Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33005/paj.v2i3.52
Through a policy issued by the Ministry of Administrative Reform and Bureaucratic Reform (Permenpan No.5 Year 2018) concerning Guidelines for Evaluation of Electronic-Based Government Systems (SPBE). This study uses the Dunn evaluation with the aim of describing the SPBE policy evaluation in the Ministry of Home Affairs with the SIOLA application. Descriptive qualitative research methods. interview data collection, observation, and literature review. The results showed that the Electronic-Based Government System (SBPE) through the application of SIOLA was not optimal because there was still a digital divide that caused a lack of cohesiveness between the local government and the Ministry of Home Affairs. To support the improvement of the SPBE Policy, employees are evenly given training in the use of technology related to public services, developing the Ministry of Home Affairs SIOLA application in accordance with the provisions and various services listed in Permenpan No. 5 of 2018. As well as the socialization of the SIOLA application SPBE policy to all Indonesian regional governments that support the improvement of the quality of public services.
Peran Komunikasi Kelompok dalam Membentuk Kesadaran Anti-Perundungan pada Anak Jalanan
Roziana Febrianita;
Dwi Prasetyo Wahyuningtyas;
Silma Mega Oktaviani
Jurnal Penelitian Administrasi Publik Vol 2 No 3 (2020): Public Administration Journal of Research
Publisher : Prodi Ilmu Administrasi Negara Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33005/paj.v2i3.56
Anak jalanan memiliki tingkat kerentanan yang lebih tinggi terkait tindakan perundungan karena minimnya pemahaman akan literasi anti-perundungan yang dimiliki anak tersebut. Oleh karenanya terdapat komunitas-komunitas sosial peduli anak jalanan yang menyisihkan waktu untuk mengadakan kegiatan sosial dengan kegiatan belajar mengajar, salah satunya yakni Save Street Child (SSC). Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan objek penelitian yakni kelompok belajar komunitas SSC Surabaya. Pengumpulan data menggunakan metode observasi pola interaksi serta pola komunikasi yang terjalin selama proses penyampaian materi ajar berlangsung. Wawancara secara mendalam terhadap empat orang informan yang semua berstatus sebagai pengajar dalam kelompok belajar tersebut untuk mengetahui informasi lebih lanjut dan studi dokumentasi sebagai penunjang dari analisis data melalui dokumen hasil penelitian terdahulu. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa (a) pola komunikasi yang terjalin selama proses pembelajaran adalah pola komunikasi kelompo, (b) Penyampaian materi anti-perundungan diberikan oleh pengajar dalam bentuk permainan pada akhir waktu pembelajaran dan pemberian contoh cerita permasalahan atau metode problem based learning, (c) Komunikasi kelompok memiliki peran dalam meningkatkan pemahaman mengenai literasi anti-perundungan, antara lain : (1) memberikan pelatihan kerja sama tim pada anak jalanan melalui metode bermain dan berdiskusi yang digunakan saat proses pembelajaran berlangsung, (2) sebagai tempat berdiskusi dalam menyelesaikan permasalahan, (3) sebagai tempat untuk saling mempersuasi antar anggota agar menjadi pribadi yang lebih baik dengan cara saling mengingatkan dan menasehati, (4) merehabilitasi setiap anggotanya untuk meninggalkan kebiasaan lama yang buruk. Kata Kunci : Pola Komunikasi, Komunikasi Kelompok, Anak Jalanan, Perundungan Anak, Literasi Anti-Perundungan
STRATEGI PENINGKATKAN INVESTASI PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN JENEPONTO MELALUI JENEPONTO SMART BRANDING (JSB)
Dandi Darmadi
Jurnal Penelitian Administrasi Publik Vol 2 No 3 (2020): Public Administration Journal of Research
Publisher : Prodi Ilmu Administrasi Negara Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33005/paj.v2i3.57
Pertumbuhan ekonomi menjadi cita-cita besar pemerintah daerah dalam bingkai otonomi daerah saat ini, memanfaatkan potensi daerah salah satu jalan namun tidak semua pemerintah daerah memiliki kemampuan sama dalam mengelolah sumber dayanya sehingga membutuhkan investor. Tapi sulitnya mendapatkan investor untuk menanamkan modalnya pada suatu daerah menjadi masalah baru seperti Kabupaten Jeneponto yang menjadi daerah tertinggal di provinsi Sulawesi selatan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 131/2015 tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2015–2019. Sedangkan potensi yang dimiliki sangat melimpah dan unggul seperti penghasil garam, rumput laut, Gula merah, sayuran dan destinasi wisata yang beragam. Kurangnya investasi membuat potensi tersebut tidak termanfaatkan, hal ini diakibatkan karena kurangnya promosi perizinan yang rumit dan kolaborasi yang tidak dibangun pemerintah daerah dengan pihak lain. Metode penelitian yang digunakan penelitian deskriptif kualitatif, Fokus penelitian yaitu Strategi dari Jeneponto Smart Branding (JSB) dalam meningkatkan investasi, Data yang terkumpul merupakan hasil yang diperoleh melalui pengumpulan data primer seperti observasi, studi pustaka, dan pengumpulan data sekunder seperi data pendukung yang diperoleh dari arsip/dokumen yang sudah ada atau literatur tulisan yang sangat berkaitan dengan judul penelitian. Hasil Penelitian menemukan bahwa program Jeneponto Smart Branding yang dilaksanakan dengan prinsip kolaborasi, perubahan pola pikir dan digital kekinian berjalan baik dengan meningkatnya realisasi investasi mencapai Rp 2,714 triliun atau meningkat 6,04% dibandingkan tahun 2017 dan tertinggi di Sulawesi selatan.
PENERAPAN KONSEP WALKABILITY DALAM MENDUKUNG KOTA SURABAYA SEBAGAI KOTA METROPOLITAN YANG PRODUKTIF DAN BERKELANJUTAN
Ayu Maya Sari;
Diana Fera Sari;
Sri Wibawani
Jurnal Penelitian Administrasi Publik Vol 2 No 3 (2020): Public Administration Journal of Research
Publisher : Prodi Ilmu Administrasi Negara Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33005/paj.v2i3.58
Walkability merupakan sebuah konsep inovasi dalam menciptakan fasilitas jalur pedestrian yang mengutamakan kenyamanan pejalan kaki dan meminimalisir tingkat polusi udara. Kota Surabaya sebagai Pusat Kegiatan Nasional dan Kawasan Strategis Nasional bertekad mewujudkan Kota Surabaya sebagai kota metropolitan yang produktif dan berkelanjutan dengan memberikan kemudahan pergerakan bagi lalu lintas, baik lalu lintas kendaraan maupun lalu lintas pejalan kaki. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan produktivitas Kota Surabaya sebagai pusat perdagangan dan jasa dengan tetap memperhatikan prinsip-prinsip berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi penerapan konsep walkablility di Kota Surabaya untuk mendukung Kota Surabaya sebagai kota metropolitan yang produktif dan berkelanjutan. Penelitian menggunakan metodologi studi kepustakaan atau literature review dengan menelaah buku dan jurnal terkait walkability serta litelature lainnya seperti berita dan regulasi. Hasil penelitian menunjukkan penerapan konsep walkability di Kota Surabaya dalam mewujudkan Kota Surabaya sebagai kota metropolitan yg produktif dan berkelanjutan sudah berjalan baik dilihat dari beberapa indikator global walkability index. Namun, dalam mewujudkan Kota Surabaya sebagai Kota Metropolitan yang ramah bagi pejalan kaki masih ditemui beberapa hambatan seperti halnya penyalahgunaan jalur pedestrian sebagai lahan parkir maupun dijadikan tempat atau lapak Pedagang Kaki Lima (PKL). Kata Kunci: Walkability, Jalur Pedestrian, Kota Surabaya, Kota Metropolitan, Berkelanjutan
EFEKTIVITAS KEBIJAKAN PEMBAYARAN UANG PENGGANTI DALAM TINDAK PIDANA KORUPSI DI INDONESIA
Ananta Prathama;
Widya Puspa Prameswari;
Silvia Wahyu Pradana
Jurnal Penelitian Administrasi Publik Vol 2 No 3 (2020): Public Administration Journal of Research
Publisher : Prodi Ilmu Administrasi Negara Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33005/paj.v2i3.59
Various attempts were made by the government to eradicate corruption. One of them makes additional criminal policies in the form of replacement money. The effort apparently has not produced specific results because the rate of corruption continues to increase every year. The purpose of this research is to find out how far the effectiveness of the policy of implementing replacement payments in corruption and to find out the obstacles faced in paying compensation money in corruption and how to overcome them. This study uses a normative legal research method with a qualitative approach. The results of this study indicate that the replacement money policy has not been effective. Keywords: Effectiveness of policies, Substitute money, Corruption
Penerapan Kebijakan Sistem Pendidikan Nasional dalam Pembentukan Mahasiswa Berkarakter Multikultural (Kajian pada UPNVJT)
Ananda Yorkie Pahlawan;
Rizky Priyansyah;
Moch Ali Mashuri
Jurnal Penelitian Administrasi Publik Vol 2 No 3 (2020): Public Administration Journal of Research
Publisher : Prodi Ilmu Administrasi Negara Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33005/paj.v2i3.60
Penelitian ini dilaksanakan karena masih banyaknya masyarakat yang kurang memahami betapa pentingnya multikultural dan peneliti ingin mengetahui bagaimana penerapan pendidikan multikultural di jenjang universitas di salah satu universitas negeri Surabaya yaitu UPN “Veteran” Jatim. Dan juga penelitian ini dilaksanakan agar dapat memahami betapa pentingnya multikultural, menumbuhkan dan meningkatkan jiwa multikultural. Penelitian ini menggunakan metode literature review dimana, peneliti menggunakan penelitian terdahulu untuk mendapatkan isi atau pemaparan teori dan bahan penelitian lain. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan deskriptif sehingga hasilnya berupa deskripsi dari hasil penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa UPN “Veteran” Jatim telah melaksanakan kurikulum pendidikan karakter. Terbukti dari adanya mata kuliah bela negara di dalam kurikulum pendidikan di Universitas tersebut. Untuk meningkatkan dan menanamkan karakter bela negara secara langsung melalui dilaksanakannya outbond bela negara dengan materi yang dapat meningkatkan kedisiplinan, pantang menyerah, dan berjiwa tolong menolong antar sesama di lingkungan baik kampus maupun masyarakat. Kata Kunci: Sistem Pendidikan, Pembentukan Karakter, Multikultural, UPN “Veteran” Jatim
ANALISIS KONFLIK AGRARIA STUDI KASUS WADUK SEPAT LIDAH KULON KECAMATAN LAKARSANTRI KOTA SURABAYA
S.Andre Prasetyo Utomo;
Okta Yustin Rahayu;
Ahmad Vancouver;
Kalvin Edo Wahyudi
Jurnal Penelitian Administrasi Publik Vol 2 No 3 (2020): Public Administration Journal of Research
Publisher : Prodi Ilmu Administrasi Negara Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33005/paj.v2i3.61
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penyebab konflik agraria Waduk Sepat dan mendeskripsikan upaya - upaya yang dilakukan oleh pemerintahan kota Surabaya dalam menyelesaikan konflik agraria Waduk Sepat. Penelitian ini menggunakan metodelogi deskripsi kualitatif, dengan menggunakan Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan literature review serta memfokuskan penelitian untuk menganalisis penyebab konflik agraria dan upaya yang dilakukan oleh pemeritah kota Surabaya dalam menyelesaikan konflik agraria. Konflik Waduk Sepat merupakan konflik antara pengembang PT. Ciputra Surya Tbk. atau biasa disebut dengan PT. Citra Land, dengan masyarakat yang tinggal di RW 03 dan RW 05 Dukuh Sepat, Kelurahan Lidah Kulon, Kecamatan Lakarsantri, Kota Surabaya. Konflik tersebut berawal dari Surat Keputusan Walikota Surabaya No. 188.45/366/436.1.2/2008, atas persetujuan DPRD Kota Surabaya dengan Surat Keputusan No. 39 Tahun 2008 Tentang tukar guling yang di lakukan antara pemerintah Kota Surabaya dan PT. Citra Land. Konflik agrarian waduk sepat telah berlangsung selama 10 tahun dan sampai dengan saat ini, konflik agraria tersebut tidak dapat terselesaikan. Kata Kunci : Koflik agraria, waduk sepat, Tukar Guling.