cover
Contact Name
Bangun I R Harsritanto
Contact Email
bangunirh@arsitektur.undip.ac.id
Phone
+6281229999446
Journal Mail Official
jpps@arsitektur.undip.ac.id
Editorial Address
architecture campuss, faculty of engineering, Universitas Diponegoro, Jl Prof Soedarto SH, Tembalang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Poster Pirata Syandana
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 27156397     DOI : -
Jurnal Poster Pirata Syandana (ISSN : 2715-6397)is an architecture poster journal publication in colaboration of Department of Architecture in Engineering Faculty at Diponegoro University with TA committee. Jurnal Poster Pirata Syandana is a scientific publication and communication media of design methods architecture design, human settlement, building construction, history of architecture, environmental design and building sciences. architecture education material and behaviour in architecture
Articles 149 Documents
Search results for , issue "PERIODE 156 (JUNI 2023)" : 149 Documents clear
Kampung Vertikal Berbasis Arsitektur Perilaku Di Manggarai Jakarta Selatan Simon Credo H.S. Simanjuntak
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelurahan Manggarai merupakan salah satu wilayah administratif Kota Jakarta Selatan yang terletak di Kecamatan Tebet. Kelurahan ini menjadi salah satu kelurahan dengan tingkat kekumuhan yang tinggi. Peningkatan pemukiman kumuh didasari oleh banyak faktor, terutama faktor kemiskinan dan kepadatan penduduk. Dalam Pergub No. 90 Tahun 2018 mengenai Peningkatan Kualitas Pemukiman Dalam Rangka penataan Kawasan Pemukiman Kumuh mengatakan bahwa Kelurahan Manggara terkhususnya RW 04 masuk kedalam kategori pemukiman kumuh berat. Telah banyak upaya yang dilakukan pemerintah dalam meminimalisir penyebaran kampung kumuh dengan beberapa program pemerintah, yakni KOTAKU, CAP (Community Action Plan), dan CIP (Collaborative Implementation Program). Keberadaan kampung kumuh ini memiliki ciri-ciri seperti pola bangunan yang tidak berarturan, ketidaktersediaan fasilitas yang memadahi, lingkunga yang tidak bersih, dan tidak sehat. Hal ini tentunya berdampak pada rendahnya kualitas hidup masyarakat yang tinggal di lingkungan pemukiman kumuh. Oleh karena itu, di desain Kampung Vertikal sebagai opsi berhuni yang mengandalkan efisiensi lahan. Desain dari kampung vertikal ini juga menyediakan kebutuhan hunian dan fasilitas sosial yang sesuai standard untuk masyarakat dengna berbasis arsitektur perilaku yang meninjau secara detail hubungan manusia sebagai penghuni dengan lingkungannya. Desain dari bangunan kampung vertikal juga tidak akan menghilangkan nilai sosial dan budaya masyarakat kampung yang ’”guyub” dan senang bersosialisasi. Harapannya dengan keberadaan kampung vertikal berbasis arsitektur perilaku ini, dapat meningkatkan kualitas masyarakat yang tinggal di kampung kumuh, menyediakan fasilitas yang dibutuhkan guna menunjang kebutuhan hidup, serta mengakomodasi segala kegiatan-kegiatan masyarakat dalam kampung vertikal. Kata Kunci: Kampung Vertikal, Pemukiman Kumuh, Kelurahan Manggarai
Java Citywalk Mall & Hotel Nafian Heryana
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di kota-kota besar telah hadir berbagai macam pusat perbelanjaan dengan fasilitas yang baik dan juga lengkap, begitu pula di kota Semarang. Seiring dengan berjalannya waktu, pusat perbelanjaan-pusat perbelanjaan yang ada semakin mencoba mengikuti perkembangan zaman. Akan tetapi keitka munculnya pandemi covid 19, semua pusat perbelanjaan sepi akan pengunjung hingga tutup total. Setelah pandemi ini mulai reda, pesat perbelanjaan mulai buka kembali. Akan tetapi, tidak seramai sebelum pandemi dikarenakan perubahan kebiasaan masyarakat yang lebih cenderung berbelanja secara online sehingga pusat perbelanjaan yang bukan lagi sebagai tempat berbelanja, melainkan tempat rekreasi. Oleh karena itu pusat perbelanjaan yang menjadi tempat rekreasi menjadi pusat lifestyle Salah satu pusat perbelanjaan yang terpengaruh efek pandemi ialah Java Superpusat perbelanjaan atau biasa dikenal Java Pusat perbelanjaan Semarang yang terletak di Kota Semarang. Untuk mengatasi hal tersebut, dibutuhkan suatu sarana pusat pebelanjaan dengan konsep yang berbeda dari pusat perbelanjaan yang sudah ada di kota Semarang. Hal yang diperlukan adalah adanya ruang-ruang terbuka yang menjadi alternatif sarana hiburan dan juga pusat perbelanjaan bagi masyarakat kota Semarang. Konsep yang dapat memenuhi kriteria tersebut adalah konsep City walk. City walk merupakan pusat berbelanjaan berupa open pusat perbelanjaan yang memiliki bentuk pedestrian pusat perbelanjaan sebagai pusat perbelanjaan yang retail-retail dan fasilitas pendukungnya dihubungkan oleh pedestrian berupa koridor terbuka dan bebas dari kendaraan.
Apartemen Dengan Pendekatan Biofilik di Jakarta Selatan Dhafin Nurrachmat
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan apartemen dengan pendekatan biofilik di Jakarta Selatan. Pendekatan biofilik adalah konsep yang mengintegrasikan unsur-unsur alam ke dalam lingkungan binaan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia Bagaimana pendekatan biofilik dapat diterapkan untuk menciptakan ruang hunian yang nyaman dan sehat bagi yang bekerja dan tinggal di Jakarta. Tapak dipilih yang berada di area CBD Jakarta akan dijelaskan dan memanfaatkan potensi pembangunan kantor-kantor baru yang ada di area CBD. Perancangn ini akan memiliki sasaran pengguna yaitu para pekerja generasi sekarang dan yang akan mendatang, di kantor-kantor area tersebut.
Redesain Terminal Bandar Udara Frans Sales Lega Dengan Pendekatan Neo-Vernakular Rama Yuvandi
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manggarai merupakan salah satu kabupaten yang terletak di kepulauan NTT. Layaknya daerah NTT lainnya, Manggarai memiliki potensi wisata yang tak kalah banyak. Salah satu akses yang harus diperhatikan dalam pengembangan wisata ini adalah Bandar Udara, dimana bandar Udara sendiri memiliki peran penting dalam akomodasi wisatawan lewat jalur udara. Di Kabupaten Manggarai, tepatnya di Kota Ruteng, terdapat bandara yang bernama Bandar Udara Frans Sales lega. Selain digunakan untuk penerbangan sipil, bandar udara ini memiliki peran krusial lain seperti membantu kegiatan ekonomi penduduk setempat. Namun, kondisi terminal pada Bandar Udara ini sangat memprihatinkan karena kurangnya perawatan. Oleh karena itu, perlu adanya redesain serta peningkatan fasilitas pada Bandar Udara agar dapat menampung jumlah wisatawan dan membuat pengunjung bandara merasa nyaman. Redesain Terminal Bandar Udara dilakukan dengan metode pengumpulan data sebagai acuan dalam me-redesain. Studi dari berbagai literatur, jurnal, buku, standarisasi dan peraturan pemereintah tentang suatu bandara dijadikan sebagai dasar dalam redesain. Data dari literatur dan studi banding menghasilkan besaran ruang yang digunakan dalam perancangan Terminal Bandar Udara. Pendekatan Neo-Vernakular digunakan sebagai aspek arsitektural dalam perancangan Terminal Bandar Udara dengan tujuan untuk mempertahankan nilai budaya lokal serta memberikan identitas Kabupaten Manggarai pada Terminal Bandar Udara.Kata Kunci : Terminal, Bandar Udara, Neo-vernakular, Tradisional.
Mobius Alifian Rachmadika
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tugas akhir ini mengambil judul Pasar Tradisional Berdasarkan Pendekatan Topologi. Proposisi yang digunakan adalah peta topologi sebagai basis perancangan ruang sosial. Pendekatan topologi menawarkan perspektif yang dinamis dalam memahami pengalaman spasial manusia, khususnya bagaimana pergerakan dan tindakan manusia di suatu ruang dapat dipahami melalui konektivitas. Sehingga konsep ini dapat diterapkan pada desain pasar tradisional dengan mempertimbangkan jarak dan waktu dalam membentuk topologi sebagai basis programmingnya. Konsep topologi pada kasus bangunan pasar tradisional yaitu dapat digunakan sebagai konsep dasar dalam merancang sirkulasi, yang kemudian konsep dasar tersebut dapat dikembangkan menjadi pedoman bagi penyusunan konfigurasi ruang untuk terciptanya sirkulasi yang berkelanjutan dan mencapai tingkat efektivitas ruang yang diinginkan untuk menghindari adanya ruang negatif. Metode yang digunakan pada penyusunan programming pasar tradisional ini adalah dengan eksplorasi berbagai bentuk topologi dengan indikator pada jarak dan waktu. Jarak terkait dengan seberapa jauh dan dekatnya zonasi di pasar tradisional, sementara waktu adalah waktu tempuh pengunjung untuk menyelesaikan setiap sequence dari zona di pasar.Tujuan menggunakan pendekatan topologi adalah mendapatkan suatu bentuk topologi yang efektif dan efisien khususnya dari keterhubungan antar zona di dalam pasar.
Perancangan Senior Living Apartment Di Kota Semarang Dengan Pendekatan Universal Design Dan Biophilic Design Untuk Menunjang Kualitas Hidup Lansia Muhammad Irsyad Hidayatullah
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kenaikan usia harapan hidup membuat Indonesia mengalami peningkatan jumlah populasi lansia. Kenaikan ini juga tercermin di Kota Semarang. Kota dengan populasi lansia yang mendominasi 11.16% populasi seuluruh warga ini, bahkan memiliki usia harapan hidup yang lebih tinggi dibanding rerata di Indonesia yakni pada angka 77.69 tahun. Hal ini tidak mengherankan apabila Kota Semarang memiliki jumlah penduduk lansia yang cukup banyak pada angka 184 ribu jiwa. Peningkatan jumlah penduduk lansia ini, pada satu sisi, akan berpotensi menimbulkan suatu tantangan bagi kualitas hidup kelompok lansia. Penurunan fungsi tubuh dan kognitif yang diakibatkan oleh proses penuaan pada lansia kadang mengharuskan untuk mendapatkan perlakuan dan fasilitas yang sesuai untuk kebutuhan fisik mereka. Selain itu, berdasarkan WHO, lansia juga rentan terkena depresi yang juga akan menjadi tantangan dalam mewujudkan kualitas hidup lansia di usia senja mereka. Maka dari itu, perlu adanya rancangan hunian lansia yang didesain tidak hanya sebagai sebuah lingkungan binaan yang menjadi tempat dan komunitas guna mewadahi kebutuhan lansia, tetapi juga sekaligus dapat mewujudkan kualitas hidup yang baik bagi lansia di usia senja mereka melalui pengaplikasian pendekatan universal design dalam mewujudkan lingkungan binaan yang aksesibel dan prinsip biophilic design guna menunjang permasalahan psikis yang rentan dialami lansia.
Semarang convention & exhibition center dengan pendekatan arsitektur high-tech Fernandito Raffy
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai ibu kota provinsi Jawa Tengah, Semarang merupakan kota dengan ekonomi yang berkembang. Perkembangan ekonomi tersebut bisa dilihat merupakan hasil dari kerjasama antara sektor- sektor yang berbeda. Dari semua bentuk sektor penghasilan, pariwisita merupakan salah satu sektor dengan kontribusi terbesar terhadap perkembangan ekonomu Semarang. Contoh bentuk pariwisita yang lagi dikembangkan saat ini adalah pariwisita MICE. Pariwisita tersebut menggabungkan pertemuan atau acara pameran dan konferensi dengan rekreasi. Seiring bertumbuhnya pariwisita yang datang ke Semarang setiap tahunnya, pariwisita MICE mempunyai potensi untuk membawa penghasilan empat kali lipat lebih banyak dari pariwisita konvensional. Supaya bisa mengikuti perkembangan tersebut, maka Convention dan Exhibition Center perlu dibangun. Arsitektur High-Tech akan diterapkan sebagai bentuk dari tema pendekatan arsitektur. Karena banyaknya inovasi di dalam perkembangan teknologi, ditambah juga dengan memnuhi keperluan kebutuhan ruang, maka konsep arsitektur tersebut dipilih. Konsep arsitektur High-Tech merupakan konsep yang mengimplementasikan teknologi terkini dan diintegrasikan dengan penampilan bangunan. Supaya bisa mengikuti perkembangan zaman, sebuah bangunan harus bisa tahan lama. Maka dari itu, pemilihan material dan penggunaan teknologi terkini harus diperhatikan. Bangunan Convention dan Exhibition Center memperlukan kegiatannya untuk bisa dilaksanakan tanpa adanya hambatan. Untuk itu, pendekatan struktur bangunan akan menggunakan struktur bentang lebar. Struktur bentang lebar bisa menampung kegiatan dan aktivitas tanpa adanya memerlukan kolom di tengah ruangan.
GKI Karangsaru Senior Living Dengan Pendekatan Healing Environment Nicholas Tahapary
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tak dapat dipungkiri, kebutuhan akan hunian lansia meningkat pada zaman ini. Hal ini dikarenakan perubahan zaman yang menyebabkan aktivitas manusia makin sibuk sehingga keluarga kesulitan dan kewalahan dalam merawat lansia. Selain itu, pemahanan dan keterbukaan pemikiran tentang hidup di rumah lansia sudah cukup berkembang. GKI Karangsaru sebagai gereja yang berlokasi di Semarang juga turut serta dalam penyediaan wadah, komunitas dan fasilitas bagi lansia. GKI Karangsaru ingin supaya lansia tetap memiliki aktivitas di tengah usianya yang sudah tidak muda, memiliki komunitas untuk saling bersosialisasi serta memiliki hunian yang mampu menunjang rasa aman, nyaman dan kesejahteraan mereka. GKI Karangsaru Senior Living dirancang untuk dapat mengkoneksikan lansia dengan keluarga dan masyarakat sekitar serta menciptakan hunian yang baik bagi lansia. Pengadaan berbagai fasilitas dan ruang terbuka menjadi fokus dari perancangan ini dalam mewujudkan sebuah lingkungan healing environment, yaitu lingkungan yang memberikan rasa nyaman, ketenangan, damai dan menyembuhkan bagi lansia dan penggunanya.
Redesain Stasiun Kereta Api Ketapang Dengan Pendekatan Arsitektur Neo-Vernakular Amilia Arini
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kereta api adalah moda transportasi darat paling populer antar kota saat ini. Dunia kereta api di Indonesia semakin maju, terbukti dengan banyaknya perkembangan yang dilakukan oleh PT. Kereta Api Indonesia. Jaringan rel ini membentang dari ujung barat hingga timur Pulau Jawa, yaitu Banyuwangi. Banyuwangi adalah kabupaten paling timur pulau Jawa. Karena kedekatannya dengan pulau Bali, Banyuwangi adalah salah satu tujuan wisata paling populer. Ada banyak moda transportasi yang tersedia untuk sampai ke Banyuwangi, termasuk kereta api. Perubahan nama dari Stasiun Banyuwangi Baru menjadi Stasiun Ketapang membuat pemerintah berinisiatif untuk mengganti konsep bangunan dengan mengangkat kearifan lokal banyuwangi.
Rumah Susun Sewa Buruh Pabrik Di Kawasan Industri Cikarang Nadira Ananda Putri
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cikarang, sebuah kawasan industri terbesar di Asia Tenggara, menjadi tempat beroperasinya sekitar 2000 pabrik yang menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Sayangnya, penyediaan hunian yang ada di kawasan tersebut belum mampu memenuhi kebutuhan para buruh. Untuk mengatasi masalah ini, muncul ide pembangunan Rumah Susun Sewa yang terjangkau. Sebagai langkah awal, dilakukan penelitian menyeluruh dan perencanaan yang matang untuk menentukan desain yang cocok dan lokasi yang strategis di Cikarang untuk rumah susun tersebut. Dimulai dari proses survey lokasi, hingga analisa kebutuhan ruang dan proses desain (mulai dari program ruang, hingga bentuk 3D. Melalui upaya tersebut, diharapkan para buruh dapat menikmati hunian yang layak dengan harga terjangkau, menciptakan kenyamanan dan peningkatan kualitas hidup bagi mereka.

Page 4 of 15 | Total Record : 149