cover
Contact Name
Bangun I R Harsritanto
Contact Email
bangunirh@arsitektur.undip.ac.id
Phone
+6281229999446
Journal Mail Official
jpps@arsitektur.undip.ac.id
Editorial Address
architecture campuss, faculty of engineering, Universitas Diponegoro, Jl Prof Soedarto SH, Tembalang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Poster Pirata Syandana
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 27156397     DOI : -
Jurnal Poster Pirata Syandana (ISSN : 2715-6397)is an architecture poster journal publication in colaboration of Department of Architecture in Engineering Faculty at Diponegoro University with TA committee. Jurnal Poster Pirata Syandana is a scientific publication and communication media of design methods architecture design, human settlement, building construction, history of architecture, environmental design and building sciences. architecture education material and behaviour in architecture
Articles 165 Documents
Search results for , issue "PERIODE 158 (JUNI 2024)" : 165 Documents clear
PERANCANGAN BOGOR HOSPITAL EYE CENTRE Maharani Rachmavianti, Riski
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah Sakit adalah sebuah institusi pelayanan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan. Rumah Sakit juga memiliki rumah sakit spesifik atau rumah sakit khusus salah satunya seperti Rumah Sakit Khusus Mata yang menyediakan perawatan khusus untuk penyakit mata Namun, Di Kota Bogor menurut catatan Dinas Kesehatan Kota Bogor tahun 2023 hingga saat ini Kota Bogor masih tergolong kekurangan fasilitas layanan kesehatan khususnya Fasilitas Rumah Sakit khusus Mata. Mayoritas di Kota Bogor adalah Rumah Sakit Umum yang menyediakan poli mata dan poli-poli lainya. Sehingga hal tersebut membuat gagasan untuk membangun Bogor Hospital Eye Centre yang dirancang akan menjadi pusat pelayanan kesehatan Rumah Sakit Khusus Mata di kota Bogor, dan karena masih kurangnya fasilitas untuk pelayanan medis khusus mata yang ada maka, Bogor Hospital Eye Centre diharapkan dapat hadir dengan menunjang fasilitas peralatan medis yang cukup canggih dan pelayanan kesehatan mata yang optimal untuk menunjang kesehatan mata dengan mengusung konsep arsitektur futuristik yang memanfaatkan pekembangan pesat pada teknologi yang ada saat ini. Kata Kunci : Rumah Sakit Khusus Mata, Eye Center , Pelayanan Medis Rumah Sakit Khusus Mata, Arsitektur Futuristik
DESIGN OF AN INTERNATIONAL ELEMENTARY SCHOOL BASED ON A CLASS MOVEMENT SYSTEM IN SEMARANG Wahdania, Nurul Afiqah
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan sekolah dasar dengan menggunakan sistem moving class sebagai dasar dalam desain dengan menghadirkan konsep baru dalam pembentukan lingkungan pembelajaran yang adaptif dan dinamis. Moving class sekarang ini menjadi salah satu metode pembelajaran yang digunakan untuk menumbuhkan motivasi belajar para peserta didik. Dalam sistem pembelajaran ini peserta didik berpindah menuju ruang - ruang kelas lainnya di setiap pergantian subjek, memberikan suasana dan pengalaman belajar yang beragam sehingga meningkatkan produktivitas dan mengurangi kejenuhan peserta didik, sistem pembelajaran ini juga membuka peluang besar para peserta didik untuk saling berinteraksi dengan lebih intens. Pada perancangan sekolah dasar internasional ini, pergerakan/perpindahan siswa pada saat “moving class” menjadi pusat fokus dalam mendesain. pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur, observasi melalui video blog, dan wawancara. Bedasarkan hasil analisa yang telah dilakukan ditemukan adanya pola pergerakan dan pola ruang yang sama di tiap sekolah dasar internasional di dunia, sehingga aspek-aspek inilah yang digunakan sebagain basis dalam menciptakan lingkungan belajar yang berdampak positif bagi peserta didiknya.
RELOKASI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIA BOGOR DENGAN ARSITEKTUR HUMANIS Tambunan, Givta Marcella Erika
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara hukum yang berarti seseorang yang melakukan tindak pidana akan mendapatkan hukuman, salah satunya adalah hukuman pidana. Di masa lalu hukuman pidana selalu terkait dengan kekerasan fisik. Sistem pemenjaraan dilakukan untuk menimbulkan efek jera terhadap individu yang melakukan pelanggaran hukum, dengan menggunakan tindakan yang tak manusiawi sebagai bentuk dari sanksi bagi para pelanggar. Namun, seiring dengan berkembangnya pengetahuan mengenai hak asasi, hukuman pidana tak lagi terkait dengan kekerasan fisik. Sebelumnya seseorang yang mendapat hukuman pidana aku di kurung di dalam penjara, kini tak lagi disebut penjara melainkan Lembaga Pemasyarakatan. Dalam KUHP menyatakan bahwa hukuman kurungan merupakan hukuman dengan merampas kebebasan seseorang bukan merampas hak hidupnya. Di dalam KUHP pun tertera hak-hak yang seharusnya narapidana terima ketika dia berada di dalam Lapas. Namun belum sepenuhnya hak narapidana di dalam lapas terpenuhi. Maka Lembaga Pemasyarakatan dengan konsep arsitektur humanis mampu menjadi solusi belum terpenuhinya hak-hak narapidana di dalam lapas. Karena arsitektur humanis memandang manusia sebagai makhluk paling tinggi yang harus dipenuhi kebutuhannya.
ALAS ROBAN TRUCK DISTRICT Nasution, Satria Kurniawan
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan jalan tol sebagai bagian dari upaya pembangunan nasional di Indonesia menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi. Namun dalam setiap pembangunan akan ada dampaknya, salah satu contohnya adalah pembangunan tol trans-jawa berdampak pada sepinya Jalan Raya Pantura yang berkelenjutan hingga tutupnya para pedagang di jalan tersebut perlahan. Permasalahan ini tidak hanya sebatas permasalahan ekonomi melainkan melainkan terdapat beberapa dampak sosial yang bertentangan dengan norma yang ada. Interaksi antara pengendara dan pedagang warung kopi di sekitar area istirahat menjadi penyebab munculnya kegiatan prostitusi. Karena masih kurangnya area istirahat kendaraan di Jalan Raya Pantura Area Alas Roban yang menjadi salah satu area yang banyak menjadi tempat bersinggahnya para pengemudi kendaraan yang mengangkut barang untuk beristirahat dan memeriksa kendaraan mereka. Akan tetapi fasilitas yang tersedia hanya alakadarnya masalah lain yang muncul adalah kurangnya fasilitas pendukung untuk kegiatan para sopir masih sangat jauh berbeda dengan fasilitas rest area pada jalan tol. Perancangan area istirahat yang lebih memadai dan aman dari potensi maksiat di Alas Roban menjadi penting untuk meminimalisir kegiatan maksiat serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat setempat serta pengendara yang melewati daerah tersebut. Langkah-langkah ini juga diharapkan dapat membantu mengurangi angka kecelakaan di jalur Alas Roban yang memiliki tingkat kecelakaan yang cukup tinggi. Dengan demikian, perancangan area istirahat di Alas Roban tidak hanya bertujuan untuk mengoptimalkan fasilitas transportasi, tetapi juga untuk memperbaiki kondisi sosial dan lingkungan di sekitarnya.
APARTEMEN MILENIAL DI KAWASAN TRANSIT ORIENTED DEVELOPMENT (TOD) JAKARTA SELATAN Indira Rahmawati, Putri
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

DKI Jakarta, sebagai salah satu kota metropolitan terbesar di Asia Tenggara, terus mengalami pertumbuhan pesat penduduk yang berdampak pada meningkatnya permintaan akan perumahan dan mobilitas penduduk. Namun, di sisi lain, kondisi perumahan di DKI Jakarta menghadapi tantangan serius dalam bentuk backlog perumahan. Kondisi ini khususnya akan berdampak pada kaum milenial, yang memiliki mobilitas tinggi dan kontribusi ekonomi besar. Oleh karena itu, pembangunan apartemen di wilayah Jakarta Selatan, dekat dengan Stasiun LRT Setiabudi, dianggap sebagai solusi yang tepat untuk mengatasi backlog perumahan yang tinggi di DKI Jakarta sambil mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang terbatas. Dengan memilih lokasi di kawasan Transit Oriented Development (TOD), kaum milenial dapat menikmati efisiensi mobilitas dan akses mudah ke fasilitas umum serta pusat-pusat aktivitas. Ini menciptakan gaya hidup yang nyaman dan terintegrasi, memungkinkan mereka untuk menjalankan rutinitas sehari-hari dengan lebih efisien dan produktif. Selain itu, dengan berada di dekat stasiun LRT, penghuni apartemen juga dapat mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi dan beralih ke transportasi umum, yang lebih ramah lingkungan dan ekonomis. Kata Kunci: Apartemen; Backlog; Kepadatan Penduduk; Transit Oriented Development.
PERANCANGAN SENTRA PENGOLAHAN TEMBAKAU DI DESA KLEDUNG Dharma, Akbar Surya
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi tembakau di Indonesia menempati posisi yang signifikan dalam perekonomian nasional, dengan Kabupaten Temanggung di Jawa Tengah menjadi salah satu sentra terbesar. Tembakau Temanggung dikenal memiliki kualitas yang tinggi, didukung oleh kondisi geografisnya yang ideal. Namun, sebagian besar hasil tembakau masih berupa bahan mentah yang dijual kepada perusahaan rokok besar, mengurangi nilai tambah yang bisa diperoleh oleh masyarakat setempat. Melihat potensi dan tantangan yang ada, peningkatan pengembangan produksi tembakau lokal dan pemanfaatan industri kecil menengah (IKM) perlu didorong. Ini akan membantu meningkatkan pendapatan masyarakat serta pendapatan daerah. Inovasi dalam produk turunan tembakau juga perlu ditingkatkan untuk meningkatkan nilai jualnya. Kolaborasi antara sektor pariwisata dan industri tembakau juga merupakan langkah yang strategis. Kabupaten Temanggung yang menjadi penyangga destinasi Borobudur memiliki potensi besar untuk mengintegrasikan sektor wisata dan industri tembakau melalui pembangunan sentra industri tembakau berbasis edu-wisata. Hal ini diharapkan dapat menciptakan sinergi positif antara kedua sektor dan menjadi pendorong utama pembangunan Kabupaten Temanggung ke depan.
REDESAIN GUA MARIA KEREP AMBARAWA Wibowo, Leonardus Nunduaji Tauritian
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gua Maria adalah salah satu wisata religi yang dimiliki oleh umat Katolik. Pada dasarnya, tidak terdapat literalut mengenai pedoman pembangunan Gua Maria di dunia. Dengan melakukan studi preseden, akan didapatkan bagaimana keadaan Gua Maria yang telah berhasil dibangun dan aktif digunakan. Gua Maria Kerep Ambarawa adalah salah satu Gua Maria yang popular di Indonesia. GMKA berada di lereng perbukitan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Karena berada di lereng bukit, Lokasi ini memilki perbedaan ketinggian lantai yang sangat tinggi. Mayoritas pengunjung Gua Maria Kerep Ambarawa dilihat dari data jumlah pengunjung adalah remaja, yang merupakan generasi z. Generasi z yang lebih menyukai visual dan kemampuan kerja dengan lebih dari satu fokus menjadi dasar penerapan arsitektur naratif pada jalan salib. Dengan penggunaan arsitektur naratif, para generasi z lebih tertarik untuk berdoa jalan salib dan lebih mendalami setiap peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam Kisah Sengsara Yesus. Pendekatan arsitektur naratif yang digunakan akan memvisualkan perasaan dan suasana pada setiap perhentian jalan salib yang dimana terdapat 14 perhentian. Pemanfaatan tanah berkontur, visualisasi patung, penggunaan material yang bertekstur merupakan cara unruk memberikan suasana yang akan diberikan pada setiap perhentian.
FASHION HUB JAKARTA Suherman, Imania Latifa
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengingat potensi yang sangat baik di bidang fashion dan menyerap banyak tenaga kerja, diperlukan usaha untuk terus mendukung kegiatan di bidang ini. Akan tetapi, ada beberapa IMK pada bidang ini dengan presentase yang cukup banyak masih mengalami kesulitan. Selain itu, banyaknya event pada bidang fashion menjadikan pentingnya suatu tempat yang dapat dijadikan lokasi pelaksanaan event tersebut. Oleh karena itu, perancangan fashion hub dilakukan guna mengakomodasi kebutuhan ruang pengguna yang berkaitan dengan kegiatan serta acara di bidang fashion dengan mengetahui pula perletakan pengguna dalam suatu acara yang telah diselenggarakan dalam bidang ini yang nantinya akan berpengaruh pada layout dan bentuk dari bangunan demi mendukung perancangan.
PARADIS MEMORIAL PARK & MONUMEN PELA-GANDONG DI AMBON DENGAN PENDEKATAN SPIRITUAL BERBAGAI AGAMA Fatkhul Rahman Ely, Ali
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai masyarakat yang hidup dalam kemajemukan, masyarakat Kota Ambon mampu menjadi salah satu masyarakat paling toleran di Indonesia melalui warisan kehidupan beragama berharga yang dimiliki masyarakat Kota Ambon yaitu Pela-Gandong. Siapa sangka, pencapaian tersebut tak terlepas dari adanya latar belakang yaitu konflik antar umat beragama tahun 1999-2002. Tentunya ikatan antar umat beragama ini perlu terus dilestarikan dalam bentuk perancangan ruang pengingat akan proses rekonsiliasi dari konflik antar umat beragama, sebagai simbol dan pemerkuat citra kota Ambon sebagai salah satu kota paling toleran. Dengan kondisi lahan perkuburan di Ambon yang semakin berkurang karena kurang optimalnya pengelolaan lahan, bahkan di Kecamatan Baguala belum terdapat adanya lahan perkuburan, maka dapat pula dikaitkan pada perancangan ruang pengingat tersebut dalam bentuk Memorial Park dan Monumen sebagai simbol bentuk ikatan antar umat beragama sampai akhir hayat. Perancangan Paradis Memorial Park dan Monumen Pela-Gandong ini, menitikberatkan pada bagaimana menghadirkan ruang pengingat, balai pertemua, serta kuburan bersama yang dapat memperkuat ikatan antar umat beragama, serta peristiwa konflik 1999 dapat menjadi pembelajaran bagi masyrakat tentang bagaimana hidup damai tanpa memandang apapun latar belakang. Pendekatan yang dipakai adalah spiritual berbagai agama yang masih erat kaitannya dengan arsitektur inklusivitas, di mana pendekatan ini mempelajari bagaimana berbagai agama memaknai kesamaan cita walau dalam perbedaan, serta bagaimana tata cara perkuburan sesuai masing-masing agama. Kata Kunci: Persatuan Umat Beragama; Monumen Pela-Gandong; Memorial Park; Spiritual berbagai Agama
PERANCANGAN TERMINAL KAPAL PENUMPANG DI TANJUNG TEMBAGA UNTUK MENINGKATKAN PARIWISATA PROBOLINGGO Nafallah, Aini Raihan
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Probolinggo merupakan gerbang wisatawan cruise internasional menuju destinasi wisata internasional Bromo Tengger Semeru. Meskipun begitu, Probolinggo juga memiliki banyak peninggalan sejarah, budaya, dan potensi wisata alam yang menjadi potensi destinasi wisata mancanegara maupun lokal, yang salah satunya adalah Gili Ketapang. Gili Ketapang merupakan destinasi wisata bahari yang sering dikunjungi, namun kepopuleran ini tidak sebanding dengan kualitas wisata dan infrastruktur pariwisata yang dimiliki oleh probolinggo. Terlebih lagi, sektor pariwisata Probolinggo belum bisa memulihkan jumlah wisatawan kembali sewaktu pasca pandemi. Salah satu infrastruktur yang berperan penting dalam traffic wisatawan adalah Pelabuhan Tanjung Tembaga. Pelabuhan ini merupakan port of call wisatawan kapal pesiar menuju Probolinggo hingga Bromo, serta transportasi wisatawan domestik menuju pulau Gili Ketapang. Namun pelabuhan ini belum dilengkapi dengan terminal penumpang yang layak untuk mengakomodasi potensi wisatawan. Perlu adanya upaya peningkatan fasilitas pariwisata di Probolinggo serta meningkatkan tourism awareness bagi seluruh pemeran pada sektor pariwisata. Tanda bahwa tourism awareness telah terlaksana adalah terpenuhinya nilai nilai Sapta Pesona. Maka dari itu, untuk meningkatkan infrastruktur pariwisata Probolinggo sembari mempromosikan destinasi wisata Probolinggo, nilai nilai Sapta Pesona akan diterapkan ke dalam perancangan terminal wisata Tanjung Tembaga.