cover
Contact Name
Bangun I R Harsritanto
Contact Email
bangunirh@arsitektur.undip.ac.id
Phone
+6281229999446
Journal Mail Official
jpps@arsitektur.undip.ac.id
Editorial Address
architecture campuss, faculty of engineering, Universitas Diponegoro, Jl Prof Soedarto SH, Tembalang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Poster Pirata Syandana
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 27156397     DOI : -
Jurnal Poster Pirata Syandana (ISSN : 2715-6397)is an architecture poster journal publication in colaboration of Department of Architecture in Engineering Faculty at Diponegoro University with TA committee. Jurnal Poster Pirata Syandana is a scientific publication and communication media of design methods architecture design, human settlement, building construction, history of architecture, environmental design and building sciences. architecture education material and behaviour in architecture
Articles 165 Documents
Search results for , issue "PERIODE 158 (JUNI 2024)" : 165 Documents clear
RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT DI KOTA BOGOR Sagara, Lola Octaviany
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan gigi dan mulut dan meningkatnya jumlah kasus gigi dan mulut di Kota Bogor, serta belum adanya fasilitas rumah sakit gigi dan mulut di wilayah tersebut, keberadaan fasilitas perawatan yang khusus untuk kasus gigi dan mulut menjadi semakin penting. Dengan demikian, kehadiran rumah sakit gigi dan mulut di Kota Bogor menjadi sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan akan perawatan gigi dan mulut yang berkualitas, memberikan pelayanan yang optimal bagi masyarakat, serta meningkatkan standar kesehatan dan kualitas hidup secara keseluruhan. Rumah sakit gigi dan mulut sering kali dihadapkan pada tantangan dalam menciptakan lingkungan yang nyaman bagi pasien. Kesan klinis dan dingin dapat menyebabkan kecemasan dan ketidaknyamanan pada pasien. Konsep desain berbasis bukti kegiatan pengguna menawarkan pendekatan yang menarik untuk mengatasi masalah ini dengan solusi desain yang memperhatikan kebutuhan pengguna bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah rumah sakit gigi dan mulut di Kota Bogor yang memperhatikan kenyamanan pasien dan staf medis melalui penerapan konsep Evidence Based Design (EBM). Ruang lingkup perancangan mencakup pemilihan lokasi, penataan ruang dalam bangunan, integrasi elemen alami seperti cahaya, udara, dan tanaman. Metode pembahasan akan melibatkan studi literatur untuk memperoleh pemahaman yang mendalam tentang desain rumah sakit gigi dan mulut, konsep Evidence Based Design (EBM), serta karakteristik Kota Bogor, serta melakukan studi banding dengan rumah sakit gigi dan mulut yang sudah ada. Penelitian ini memberikan landasan bagi perancangan rumah sakit gigi dan mulut yang lebih efektif dan efisien melalui penerapan prinsip-prinsip Evidence-Based Design. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah bahwa desain rumah sakit gigi dan mulut yang berbasis bukti dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi pasien, tenaga medis, dan pihak terkait lainnya dalam rangka meningkatkan kualitas layanan kesehatan gigi dan mulut. Diharapkan bahwa desain ini dapat memberikan pengalaman yang positif bagi pasien dan staf, serta berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat di Kota Bogor.
HOTEL NEW INNA DIBYA PURI SEMARANG BERBASIS INFILL DESIGN Al Ghiffari, Muhammad Dhafi
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang menunjukkan tren positif, terutama dalam sektor pariwisata. Sektor pariwisata menjadi salah satu penopang utama ekonomi Indonesia, memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan devisa negara. Kota Semarang, sebagai kota metropolitan terbesar kelima di Indonesia, memainkan peran penting dalam industri pariwisata nasional dengan pertumbuhan yang pesat dalam kunjungan wisatawan. Pertumbuhan ini memicu kebutuhan akan fasilitas akomodasi, khususnya hotel, sebagai tempat tinggal sementara bagi wisatawan. Meskipun sudah terdapat banyak usaha akomodasi hotel di Kota Semarang, tetapi masih diperlukan pengembangan lebih lanjut untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat. Selain sebagai pusat pariwisata, Kota Semarang juga memiliki nilai sejarah yang tinggi, terutama sebagai kota peninggalan zaman kolonial Belanda. Kawasan Kota Lama menjadi daya tarik tersendiri dengan bangunan-bangunan bersejarah yang masih tersisa. Hotel Inna Dibya Puri, sebagai salah satu bangunan cagar budaya yang terletak di dekat kawasan Kota Lama, menawarkan potensi yang besar untuk dihidupkan kembali. Meskipun Hotel Inna Dibya Puri telah tidak beroperasi dan kondisinya tidak terawat, tetapi keberadaannya masih memiliki nilai sejarah dan potensi untuk meningkatkan citra Kota Semarang sebagai tujuan wisata yang menarik. Dengan pelestarian dan pengembangan yang tepat, hotel ini dapat menjadi tambahan yang berharga dalam infrastruktur akomodasi kota dan sekaligus menjaga warisan sejarahnya. Oleh karena itu, langkah-langkah untuk membangkitkan kembali Hotel Inna Dibya Puri dianggap sebagai langkah yang penting dalam mendukung perkembangan pariwisata dan kebutuhan akomodasi di Kota Semarang. Kata kunci: Ekonomi, Pariwisata, Hotel, Cagar Budaya, Pelestarian.
CREATIVE CENTER : A SPACE OF CREATIVE ECONOMY IN WONOSOBO WITH BIOPHILIC DESIGN APPROACH Putri, Tariza Aulia
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stabil, terutama di Pulau Jawa, menunjukkan kontribusi penting sektor ekonomi kreatif dalam memacu pertumbuhan nasional. Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, merupakan salah satu yang memiliki potensi besar dalam sektor ini, ditandai dengan beragam pelaku ekonomi kreatif dan UMKM. Namun, infrastruktur pendukung dan fasilitas bagi para pelaku masih terbatas. Dalam konteks ini, perancangan Creative Center menjadi solusi untuk mengakomodasi para pelaku dan komunitas industri kreatif dan UMKM. Perancangan Creative Center ini akan memfasilitasi dari beberapa sektor industri kreatif yang ada di Kabupaten Wonosobo, antara lain yaitu Kuliner, Seni Pertunjukan, Kriya, Fotografi, Desain, dan Fashion. Creative Center ini akan dirancang dengan pendekatan prinsip Biophilic Design menekankan integrasi alam dalam pembangunan, menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi dan pelestarian lingkungan. Diharapkan, pendekatan ini dapat menciptakan lingkungan yang produktif, kreatif, dan berkelanjutan, serta meningkatkan kesejahteraan fisik dan psikologis individu, sekaligus meningkatkan produktivitas dan kinerja karyawan.
BUILDING AS AN ALTERNATIVE THERAPY TOOLS FOR PEOPLE WITH DEMENTIA Ramadhani, Pratidina
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah lansia yang meningkat dan kemungkinan mengalami demensia menjadi adanya tuntutan akan perawatan lebih bagi lansia untuk tetap produktif di masa emasnya Demensia sendiri bukanlah gejala awam di Indonesia, hanya saja penanganannya yang kurang berkembang. Melihat kondisi yang seperti itu, panti lansia dengan spesialisasi demensia perlu dikembangkan lebih lanjut. Dengan pendekatan Neuroarchitecture, panti lansia tidak hanya menjadi wadah untuk menaungi, tetapi bisa juga menjadi salah satu alat terapi untuk lansia dengan demensia. Elemen arsitektur disesuaikan untuk mempertahakan fungsi kognitif dari lansia juga anak-anak sebagai generasi penunjang terwujudnya panti antar generasi
RUMAH SUSUN TAMBAK LOROK DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR PERILAKU DAN KONSEP "SMART LIVING" Rizal, Ichsanun
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Semarang merupakan salah satu kota besar yang dijadika tujuan bagi masyarakat dari desa untuk mengadu nasib. Kegiatan ini, menimbulkan banyak permasalahan yang ditimbulkan, salah satunya adalah meningkatnya kepadatan penduduk yang akhirnya menciptakan permukiman kumuh. Salah satu kawasan permukiman yang paling pada di Kota Semarang terletak pada Kawasan Tambak Lorok. Bukan tanpa alasan, banyak faktor yang mendasari mengapa Kawasan Tambak Lorok ini sangat padat, antara lain kawasan ini merupakan kawasan yang dekat dengan area industri dan hasil laut sehingga masyarakat memilih untuk tinggal dan menetap di kawasan ini agar lebih dekat dengan sumber penghasilan mereka. Kegiatan ini pastinnya menimbulkan dampak, salah satunya adalah permasalahan mengenai permukiman kumuh. Dalam mengatasi permasalahan tersebut, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mendirikan sebuah hunian vertikal. Rumah susun ini nantinya akan dapat mengurangi kepadatan permukiman dan dapat menjadikan Kawasan Tambak Lorok nantinya akan lebih tertata. Pembangunan rumah susun ini juga dapat mendukung rencana Pemerintah Kota Semarang dalam menjadikan Kawasan Tambak Lorok menjadi Kawasan Bahari. Pendekatan yang diterapkan pada rumah susun nantinya adalah dengan pendekatan Arsitektur Perilaku. Hal ini didasari pada kebiasaan masyarakat di kawasan ini yang mayoritas adalah sebagai nelayan dan pedagang yang nantinya akan dituangkan pada desain rumah susun tersebut. Desain rumah susun beserta fungsi yang nantinya akan dihadirkan diharapkan dapat mengakomodasi kebutuhan ruang yang dibutuhkan oleh masyarakat. Hal ini juga selaras dengan konsep yang diusung, yaitu konsep “smart living”. Konsep ini menekankan pada desain serta sistem yang dihadirkan dalam rumah susun nantinya diharapkan dapat mengoptimalkan aktivitas penghuninya sehingga dapat menciptakan kenyamanan bagi penghuni rusun serta masyarakat sekitar.