cover
Contact Name
Bangun I R Harsritanto
Contact Email
bangunirh@arsitektur.undip.ac.id
Phone
+6281229999446
Journal Mail Official
jpps@arsitektur.undip.ac.id
Editorial Address
architecture campuss, faculty of engineering, Universitas Diponegoro, Jl Prof Soedarto SH, Tembalang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Poster Pirata Syandana
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 27156397     DOI : -
Jurnal Poster Pirata Syandana (ISSN : 2715-6397)is an architecture poster journal publication in colaboration of Department of Architecture in Engineering Faculty at Diponegoro University with TA committee. Jurnal Poster Pirata Syandana is a scientific publication and communication media of design methods architecture design, human settlement, building construction, history of architecture, environmental design and building sciences. architecture education material and behaviour in architecture
Articles 165 Documents
Search results for , issue "PERIODE 158 (JUNI 2024)" : 165 Documents clear
PERANCANGAN WISATA PESISIR DI PANTAI MARINA KOTA SEMARANG Vicky Hafiza, arfend naufal
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

-
PERANCANGAN SOCIAL TRAINING CENTER UNTUK ANAK JALANAN (STREET CHILDREN) DI SEMARANG MELALUI PENDEKATAN HOLISTIK) Panjaitan, Andi Maruli
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak jalanan yang merupakan bagian dari generasi penerus bangsa sepatutnya mendapat perhatian khusus dari pemerintah dan masyarakat, jika peningkatan fenomena anak jalanan terus berkembang Indonesia mungkin akan kehilangan generasi yang berpendidikan. Dalam penyelesaian dan merespon hal tersebut diperlukan sebuah pusat pelatihan sosial atau Social Training Center. Social Training Center yang merupakan sebuah wadah menampung anak jalanan, dimana mereka akan mendapatkan pelatihan keterampilan, pendidikan, maupun emosional. Semarang sendiri sebenarnya sudah memiliki beberapa tempat yang melayani anak jalanan, namun daya tampung, lokasi yang kurang diketahui, dan fasilitasnya bisa dikatakan belum memadai karena masih dalam bentuk rumah singgah atau yayasan dengan skala kecil. Dengan adanya Social Training Center di Semarang diharapkan dapat menjadi solusi dalam penanggulangan jumlah anak jalanan di Kota Semarang, apalagi dengan penggunaan pendekatan holistic yang merupakan pendekatan dengan memperhatikan secara keseluruhan atau secara utuh kebutuhan seoarang anak jalanan.
REDESAIN BANDAR UDARA DEWADARU DENGAN PENDEKATAN WAYFINDING Arkaan, Fayyadh
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bandar Udara Dewadaru di Kepulauan Karimunjawa adalah salah satu infrastruktur penting dalam sistem transportasi udara di wilayah tersebut. Namun, kompleksitas tata letak dan kurangnya sistem wayfinding yang efektif telah mengakibatkan tantangan bagi pengguna dalam navigasi dan orientasi di dalam bandara. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan redesain pada Bandar Udara Dewadaru dengan pendekatan wayfinding yang berfokus pada perbaikan pengalaman pengguna. Metode penelitian ini melibatkan analisis mendalam terhadap masalah yang ada dalam sistem wayfinding yang sudah ada, termasuk evaluasi terhadap tata letak fisik, signage, dan navigasi digital. Pendekatan interdisipliner digunakan untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip desain, psikologi kognitif, dan teknologi informasi guna menciptakan solusi yang optimal. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah proposal redesain yang menggabungkan konsep-konsep desain inovatif dengan kebutuhan praktis dan keberlanjutan. Proposal ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional, memperbaiki pengalaman pengguna, dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang berharga dalam pembangunan infrastruktur yang lebih baik di Kepulauan Karimunjawa serta menjadi panduan bagi proyek-proyek serupa di daerah lain. Selain itu, pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini dapat diadaptasi untuk meningkatkan kualitas bandara-bandara lainnya di Indonesia dan di seluruh dunia. Kata Kunci: Bandara; Karimunjawa; Wayfinding.
PERANCANGAN ISLAMIC CENTER DI PASURUAN DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR MODERN TROPIS Annisa, Ananda
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan penduduk terbesar di Asia Tenggara dan juga merupakan negara dengan penduduk beragama Islam terbanyak didunia. Banyaknya penduduk Indonesia yang beragama Muslim maka dibutuhkan juga adanya ruang penunjang untuk melakukan aktivitas yang berhubungan dengan keIslaman. Pasuruan dengan kehidupan yang sangat islami membuat aktifitas warga identik dengan agama yang sangat kental mengingat Pasuruan juga merupakan Kota Santri sehingga banyak santri yang berkegiatan di Pasuruan. Berdasarkan aktifitas islami di Pasuruan, hal ini terdapat korelasi yang sejalan dengan prinsip atau aspek pokok dalam ajaran Islam, yakni aspek Aqidah (keimanan), aspek syariah (norma dan hukum), dan yang terakhir aspek akhlak (moral atau budaya). Tiga aspek tersebut tentunya tidak lepas dari segala aktifitas yang terkoneksi khususnya secara individu. Hal ini harus didukung oleh penyediaan wadah aktifitas baik aktifitas dalam aspek aqidah, akhlak dan syariah. Penyediaan wadah ini untuk menampung berbagai kegiatan umat Islam dan sebagai wadah bagaimana budaya akan tercipta dan lebih berkembang secara terus menerus atau dapat disebut dengan Islamic Center. Pada dasarnya Islamic center merupakan wadah bagi masyarakat sekitar untuk mengerti atau memahami tentang agama islam secara detail. Islamic center juga merupakan pusat kegiatan keislaman yang di kelola oleh Lembaga-lembaga keislaman tersendiri. Pada suatu Kawasan Islamic center masyarakat akan di ajak untuk menjaga silahturahmi agar memper-erat persatuan dan kesatuan. Islamic Center bukan hanya sekedar tempat berkumpulnya berbagai komunitas umat muslim, tetapi juga sebagai sarana yang bisa mempererat nilai ukhuwah dan merupakan bagian dari bentuk toleransi yang ada di Kabupaten Pasuruan. Tujuan dan sasaran perancangan terciptanya Islamic Center di Kabupaten Pasuruan, dimana objek ini nantinya menjadi sarana masyarakat muslim yang ada di Kabupaten Pasuruan dalam mendukung dan mengembangkan berbagai kegiatan Islam kedepannya.
RUMAH SUSUN PEKERJA INDUSTRI BERBASIS EKO-MODULAR DI KAWSAN INDUSTRI CANDI SEMARANG Syamhapsari, Wasrotya Farras
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan Industri Candi (KIC) di Kota Semarang, dengan luas lahan 500 hektar dan 26 perusahaan yang beroperasi dari berbagai sektor, telah menjadi pusat aktivitas industri yang strategis di Kota Semarang. Kapasitas KIC untuk menampung sekitar 36.000 karyawan merupakan aspek penting dalam pengembangan kawasan ini. Namun, meskipun pertumbuhan industri di kawasan ini terus berkembang, belum ada fasilitas hunian yang memadai bagi para pekerja, terutama yang berasal dari luar kota. Ketersediaan hunian yang layak menjadi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja dan mendukung aktivitas produktif di kawasan industri. Maka dari itu, munculah gagasan untuk pembuatan Rumah Susun Pekerja Industri di Kawasan Industri Candi berbasis arsitektur Eko-Modular, dengan tujuan menyediakan fasilitas hunian yang layak dengan harga terjangkau. Langkah awal yang dilakukan melibatkan definisi dan gambaran rumah susun, serta penelusuran data dari sumber-sumber yang kredibel, seperti data pekerja industri dan pabrik. Studi banding juga dilakukan untuk menentukan standar rumah susun yang cocok untuk para pekerja industri. Kemudian, pendekatan perencanaan dimulai dengan pemilihan lokasi, perhitungan program ruang, sistem utilitas, pemilihan material, hingga struktur bangunan. Hasil dari proses ini adalah program ruang perencanaan, lokasi yang dipilih, dan program perancangan keseluruhan rumah susun untuk para pekerja industri.
REDESAIN TERMINAL BUS TAWANGMANGU KABUPATEN KARANGANYAR Diyanti, Adinda Yanuarita
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terminal merupakan tempat pengendalian, pengawasan, pengoperasian arus penumpang dan sistem logistik. Meningkatnya minat wisata di wilayah Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, menjadikan prasarana transportasi umum seperti terminal bus sebagai fasilitas pariwisata. Perlu adanya pembenahan fasilitas yang ada, seperti landasan parkir dan pacu angkutan. Tujuan yang ingin dicapai yaitu merancang kembali Terminal Bus Tawangmangu berdasarkan aspek eksistensi seperti aspek manusia, kondisi tapak, dan lingkungan sekitarnya. Sebelum melakukan perancangan, data diperoleh dari melakukan beberapa metode pengumpulan data studi literatur dilakukan untuk mendapatkan data-data awal, observasi dapat dikatakan sebuah proses mengamati, memperhatikan, memeriksa, dan mengawasi suatu objek dan studi komparasi dilakukan untuk mengetahui perbedaan antar variabel atau objek yang bertujuan untuk menemukan hubungan sebab-akibat. Terminal Tawangmangu sebagai salah satu prasarana moda transportasi umum yang ada di Kecamatan Tawangmangu. Adanya kondisi saat ini, Terminal Tawangmangu perlu banyak berbenah terutama dari segi kelayakan bangunan, sistem sirkulasi dan fasilitas parkir, serta fasilitas umum dan penunjang Terminal Tawangmangu.
PUSAT KOMUNITAS TULI DI KOTA SEMARANG Istiani, Ayu
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tunarungu adalah individu yang mengalami gangguan atau kehilangan kemampuan pendengaran, baik sebagian maupun seluruhnya, yang disebabkan oleh tidak berfungsinya sebagian atau seluruh alat pendengaran mereka Dengan menghadirkan berbagai program dan layanan, Komunitas Tuli Semarang memberikan platform bagi anggotanya untuk saling mendukung, berbagi pengalaman, dan mengembangkan potensi mereka. Pendekatan yang digunakan dalam analisis perancangan adalah pendekatan DeafSpace. pendekatan ini merupakan strategi yang tepat dalam menanggapi permasalahan dalam arsitektur terkait inklusivitas dan aksesibilitas yang berfokus pada kebutuhan pengguna dalam perancangan ini yaitu tuna rungu. Tujuan perancangan adalah untuk meningkatkan kesejahteraan emosional, mengembangkan keterampilan dan skil di bidang kerja dan mempromosikan kolaborasi serta interaksi sosial, serta agar mereka dapat hidup mandiri tanpa bergantung pada orang lain. Metode perancangan yang dilakukan yaitu berorientasi pada pengguna (user oriented) yang mana merupakan pendekatan memprioritaskan kebutuhan, preferensi, dan pengalaman pengguna sebagai titik fokus utama dalam merancang suatu bangunan atau ruang . Pendekatan ini menempatkan pengguna sebagai subjek utama yang harus dipahami dengan baik oleh perancang dalam proses perancangan. Dalam pelaksanaannya, metode ini dubutuhkan teknik analisis dan pendekatan interaksi antara pengguna dengan ruang yang direncanakan.
MOUNTAIN VIEW RESORT HOTEL DENGAN PENDEKATAN ECO-CULTURAL ARCHITECTURE DI KABUPATEN KUNINGAN Fairuz, Mauliddhia
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan pariwisata di Indonesia memperlihatkan pertumbuhan yang pesat seiring dengan potensi alam dan kebudayaan yang unik dari berbagai daerah. Kabupaten Kuningan sendiri merupakan sebuah daerah di Provinsi Jawa Barat yang memiliki kondisi alam dan budaya yang berpotensi tinggi untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata, potensi ini dibuktikan dengan semakin meningkatnya angka kunjungan ke Kabupaten Kuningan, baik wistawan yang berasal dari daerah di sekitar seperti Cirebon dan Majalengka, serta wisatawan lokal dan internasional dari berbagai daerah lainnya. Meskipun demikian, infrastruktur pendukung pariwisata seperti akomodasi masih tergolong sangat terbatas dan belum tersebar secara merata, hal ini menyebabkan akses menuju beberapa objek wisata di kawasan tertentu menjadi sulit, baik karena kondisi cuaca, waktu, maupun kepadatan jalan. Oleh karena itu, pengembangan infrasutuktur penunjang wisata sangat dibutuhkan di Kabupaten Kuningan, terutama prasarana untuk tempat beristirahat dan menginap yang tidak hanya mampu memfasilitasi kegiatan relaksasi tetapi juga kegiatan menghadirkan fasilitas rekreasi lain bagi pengunjungnya guna mengoptimalisasi potensi wisata di Kabupaten Kuningan. Perancangan resort hotel dengan menerapkan pendekatan arsitektur eco-cultural akan menghadirkan fasilitas sarana prasarana tempat istirahat yang tidak hanya memenuhi fungsi utamanya tetapi juga mampu mempromosikan hal-hal yang berhubungan dengan kebudayaan lokal kepada wisatawan untuk lebih meningkatkan minat wisata dan memperkenalkan aspek-aspek budaya lokal pada pengunjungnya selagi menjaga keselarasan bangunan dengan alam dan lingkungan sekitarnya.
SPORTSLAND MIJEN: FASILITAS PENDUKUNG SIRKUIT MIJEN DENGAN INTEGRASI SENTRA OLAHRAGA Ainasyamsa, Wafdan
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin terkenalnya olahraga balap mobil atau motor, akan timbul kebutuhan untuk membangun fasilitas sirkuit yang berkualitas untuk mengakomodasi kompetisi atau pun untuk menyambut penggemar individu maupun kelompok dari olahraga ini. Fasilitas yang optimal harus mematuhi standar keamanan internasional guna menjamin keselamatan para pembalap, penonton, dan staf. Aspek-aspek yang perlu dipertimbangkan dalam perencanaan termasuk adanya area paddock untuk tim dan pembalap, ruang untuk pengelola sirkuit, ruang untuk para official, zona penonton dengan tingkatan tempat duduk yang berbeda, ruang konferensi dan pers, lahan parkir, fasilitas makanan dan minuman, serta sarana medis dan prosedur evakuasi yang memadai. Sportsland Mijen adalah fasilitas yang dirancang untuk menghidupkan kembali aktivitas masyarakat dengan hobi otomotif di Kota Semarang. Kondisi saat ini, harga sewa dari Sirkuit Mijen terkenal mahal tetapi tidak ditunjang dengan fasilitas yang memadai. Oleh karena itu, dibutuhkan fasilitas pendukung yang dapat mewadahi keberjalanan event balap hingga ajang internasional. Trek balap yang sudah ada perna Melihat potensi dari tapak seperti adanya pengunjung yang memanfaatkan Sirkuit Mijen sebagai tempat joging sore hingga penyelenggaran acara kemasyarakatan, muncul ide untuk mengintegrasikan sebuah sentra olahraga dengan fasilitas sirkuit yang sesuai standar untuk meningkatkan intensitas penggunaan bangunan. Perpaduan tersebut diharapkan dapat membantu memperkenalkan dunia otomotif terhadap orang baru terutama untuk warga Kota Semarang.
PERANCANGAN RUMAH SAKIT KHUSUS PARU TIPE A DI KABUPATEN CIANJUR DENGAN PENDEKATAN KONSEP ARSITEKTUR HEALING ENVIRONMENT Zafira Saleh, Jihan
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Paru dan pernapasan menjadi salah satu penyebab kematian terbanyak di Indonesia, salah satunya adalah penyakit menular Tuberculosis (TB). Provinsi Jawa Barat menjadi provinsi di Indonesia dengan jumlah kasus TB terbanyak yaitu mencapai 123.021 kasus. Penyakit paru dan pernapasan membutuhkan penanganan yang intensif karena membutuhkan waktu yang lama dalam pemulihannya. Selain itu, pasien penyakit paru dan pernapasan juga harus ditempatkan secara khusus dengan kualitas udara yang baik dan jauh dari pasien dengan penyakit lain untuk meminimalisir penularan penyakit dari atau ke pasien lain. Maka dari itu pengadaan fasilitas kesehatan berupa rumah sakit khusus paru perlu ditingkatkan sebagai upaya penanggulangan kasus penyakit paru di Indonesia. Perancangan rumah sakit khusus paru ini dikembangkan dengan pendekatan konsep arsitektur healing environment sebagai pendukung proses penyembuhan pasien penyakit paru dan pernapasan. Rumah sakit ini berlokasi di Kabupaten Cianjur karena tingginya kasus penyakit paru terutama TB dan belum adanya fasilitas khusus yang menangani penyakit paru di daerah tersebut. Tapak dipilih berdasarkan kriteria-kriteria yang mendukung dengan pertimbangan aspek tingkat polusi, aksesibilitas, kesesuaian tata guna lahan, kondisi infrastruktur sekitar, dan view. Perancangan rumah sakit ini nantinya disesuaikan dengan standar dan peraturan yang berlaku kemudian dikembangkan dengan implementasi beberapa parameter pendekatan terpilih, dalam hal ini yaitu konsep healing environment. Kata Kunci: Rumah Sakit Khusus Paru, Penyakit Paru dan Pernapasan, Healing Environment

Page 6 of 17 | Total Record : 165