cover
Contact Name
Rina Darojatun
Contact Email
rina.darojatun@uinbanten.ac.id
Phone
+6282116610809
Journal Mail Official
jurnaladzikra@uinbanten.ac.id
Editorial Address
Fakultas Dakwah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Jalan Jenderal Sudirman No. 30, Ciceri, Kota Serang Provinsi Banten Kode Pos 42118
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
AdZikra: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
ISSN : 20878605     EISSN : 27465446     DOI : http://dx.doi.org/10.32678/adzikra.v10i1
Jurnal AdZikra merupakan jurnal unggulan Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Jurnal AdZikra menyediakan artikel ilmiah hasil penelitian empiris dan analisis reflektif dari para akademisi dan praktisi untuk pengembangan teori dan pengenalan konsep-konsep baru di bidang Komunikasi dan Dakwah.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 10 No 1 (2019): Januari-Juni" : 6 Documents clear
DAKWAH MELALUI STAND UP COMEDY Juanda Juanda; A M Fahrurrozi
AdZikra : Jurnal Komunikasi & Penyiaran Islam Vol 10 No 1 (2019): Januari-Juni
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/adzikra.v10i1.3800

Abstract

Dakwah pada dasarnya adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh umat Islam untuk menyebarluaskan dan menyiarkan ajaran Islam. Seiring perkembangan zaman, dakwah melalui televisi sangatlah cepat diterima. Hampir semua kalangan masyarakat saat ini mempunyai televisi dan memilih program yang mereka suka sebagai hiburan, wawasan maupun tambahan ilmu pengetahuan umum dan agama. Program variety show merupakan program acara televisi yang memadukan antara berbagai jenis hiburan, panggung televisi seperti lawak, lagu dan drama. Stand up comedy merupakan salah satu bentuk dari program acara variety show yang populer di Indonesia. Secara umum stand up comedy adalah lawakan atau komedi yang dilakukan diatas panggung oleh seseorang yang melontarkan serangkaian lelucon yang berduraasi 10 menit sampai 45 menit. Rumusan penelitian ini 1) Apa Pesan dakwah yang disampaikan dalam stand up comedy UIN SMH Banten? 2) Bagaimana efek dakwah dalam stand up comedy UIN SMH Banten?. Tujuan penelitian ini 1)Untuk mengetahui Apa Pesan dakwah yang disampaikan dalam stand up comedy UIN SMH Banten. 2) Untuk mengetahui Bagaimana efek dakwah dalam stand up comedy UIN SMH Banten. Dalam Penelitian ini peneliti menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode deskripptif kualitatif. Untuk mendapatkan data yang valid, penulis menggunakan metode menggunakan metode pengumpulan data yaitu observasi wawncara dan dokumentasi. Sumber data penelitian ini yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder.
STRATEGI DAKWAH LEMBAGA DAKWAH KAMPUS (LDK) DALAM MENINGKATKAN RELIGIUSITAS MAHASISWA Herlina Widiati; Endad Musaddad
AdZikra : Jurnal Komunikasi & Penyiaran Islam Vol 10 No 1 (2019): Januari-Juni
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/adzikra.v10i1.3799

Abstract

Penyebaran ilmu agama Islam oleh mahasiswa atau lebih dikenal dengan dakwah kampus adalah merupakan sebuah tahapan dakwah terpenting dalam dakwah mahasiswa. Begitu pula dalam dakwah di kampus, seorang yang disebut dengan aktivis dakwah kampus harus memahami tentang dakwah itu sendiri dan tentunya tentang lembaga dakwah kampus. Lembaga Dakwah Kampus salah satunya berfungsi sebagai sebuah wadah para aktivis dakwah mahasiswa yang memiliki jiwa dan komitmen terhadap dakwah yang militan. Penelitian ini meneliti tentang 1) Bagaimana strategi dakwah lembaga dakwah kampus (LDK) babussalam UNTIRTA dalam meningkatkan religiusitas mahasiswa? 2) Apa saja yang menjadi faktor pendukung dan penghambat dalam meningkatkan religiusitas mahasiswa. Tujuan Penelitian ini 1) untuk mengetahui strategi dakwah LDK Babussalam UNTIRTA dalam meningkatkan religiusitas mahasiswa. 2) Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam meningkatkan religiusitas mahasiswa. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan memakai metode deskriptif kualitatif. Untuk mendapatkan data yang valid, penulis menggunakan metode pengumpulan data yaitu observasi wawancara, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini ada dua yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Kesimpulan: 1)Strategi dakwah yang dilakukan oleh lembaga dakwah kampus Babussalam meliputi pengembangan dakwah berbasis materi dan pengembangan dakwah berbasis media ini masuk ke dalam bentuk strategi rasional (al-manhaj al aqli) sedangkan pengembangan dakwah dalam pembina kader dengan metode halaqoh dan pengembangan dakwah berbasis peduli terhadap sesama masuk ke dalam bentuk strategi sentimentil (al-manhaj al -athfi). Jadi, kegiatan-kegiatan yang dilakukan LDK Babussalam yaitu meliputi kegiatan keagamaan, kegiatan sosial dan kegiatan masyarakat. Dengan melalui kajian-kajian dan pelatihanppelatihan yang ada di LDK agar dapat disalurkan lingkungan sekitar. 2)Faktor pendukung yaitu rasa tanggung jawab dan loyalitas dari pengurus, adanya semangat dan respon positif potensi yang dimiliki oleh pengurus dan susunan kepengurusan LDK Babussalam yang sesuai dengan kemampuan. yang menjadi faktor penghambat yaitu minimnya dana, kurangnya sosialisasi, kurangnya SDM Pengurus dan menyurutnya semangat anggota.
ETIKA KOMUNIKASI DAKWAH DALAM PERSPEKTIF AKSIOLOGI KOMUNIKASI Samian Hadisaputra
AdZikra : Jurnal Komunikasi & Penyiaran Islam Vol 10 No 1 (2019): Januari-Juni
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/adzikra.v10i1.3798

Abstract

Etika komunikasi dalam aksiologi komunikasi dakwah merupakan salah satu kajian yang digunakan untuk mengukur keberhasilan dakwah. Fenomena dalam komunikasi dakwah senantiasa menemukan masalah pada tatanan etika dan estetika berdasarkan kondisi sosiologis dari keberagaman dan pluralitas sosial masyarakat. Fran Magnis Suseno menyatakan bahwa yang menjadi objek etika adalah pernyataan moral pada dasarnya berkaitan tentang pernyataan tentang tindakan manusia dan pernyataan tentang manusia dan unsur-unsur kepribadian manusia, seperti motif,maksud dan watak. dalam kajian ini lebih membahas kajian etika dakwah dan prinsip etika dakwah.
KONSTRUKSI MAKNA JILBAB SEBAGAI SIMBOL KOMUNIKASI SOSIAL MASYARAKAT URBAN Syifa Fauziyah; Ilah Holilah
AdZikra : Jurnal Komunikasi & Penyiaran Islam Vol 10 No 1 (2019): Januari-Juni
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/adzikra.v10i1.3788

Abstract

Kajian mengenai konstruksi makna jilbab masyarakat urban (Studi Hijaber Community Banten ) diawali dengan fenomena jilbab modern yang terjadi belakangan ini, dimana banyak orang yang memulai berhijrah dengan menggunakan jilbab karena fashion. Fashion jilbab menjadi pedoman bagi masyarakat urban dalam mengekspresikan dirinya dalam berbusana muslimah melalui sebuah kelompok atau komunitas. Simbol komunikasi dalam sebuah komunitas yang mewakili masyarakat urban salah satunya aalah hijabers community banten. Komunitas ini menerapkan cara berjilbab modern namun tetap syar'i. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi makna jilbab bagi Hijaber Community Banten dalam Konteks Komunikasi Sosial. Dengan Menggunakan metode Kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologis . kesimpulan kajian ini adalah bahwa masyarakat urban hijaber community banten mengkonstruksi makna jilbab bukan hanya sebagai penutup aurat ke seluruh tubuh saja, tetapi jilbab juga sebagai pengontrol diri dari segala tindakan sebagai penyempurna pakaian sebagai bentuk ketaqwaan sebagai fashion dan sebagai lifestyle, jilbab dapat juga berfungsi sebagai simbol dalam komunikasi sosial
STRATEGI DAKWAH ISLAMIYAH PADA PENYANDANG TUNARUNGU Amaliah Sifah Fitriyani; Rina Darojatun
AdZikra : Jurnal Komunikasi & Penyiaran Islam Vol 10 No 1 (2019): Januari-Juni
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/adzikra.v10i1.3784

Abstract

Kegiatan dakwah haruslah disampaikan pada semua kalangan, lalu bagaimana jika menyampaikan risalah Allah SWT pada umat yang memiliki keterbatasan yang jarang kita ketahui. Perlu adanya metode-metode khusus agar jamaah Tunarungu memahami Islam yang disampaikan oleh da'i dan penerjemah. Agar Islam dapat disampaikan secara luas, kita perlu mengetahui khususnya para da'i, apa saja dan bagaimana dakwah yang disampaikan oleh Majelis Taklim Tuli Indonesia (MTTI), agar dapat menjadi bahan pembelajaran dan solusi untuk para mubaligh dan calon mubaligh dalam menyebarkan agama Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, peneliti bertindak mengamati fenomena yang terjadi lalu di interpretasikan menggunakan teori-teori sebagai acuan penemuan di lapangan selama pengamatan. menggambarkan fenomena sosial yang terjadi secara jelas dengan menggunakan data primer, data sekunder dan analisis data yang berasal dari pengamatan peneliti dan hasil wawancara dengan yayasan MTTI. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menarik kesimpulan kegiatan yayasan MTTI diantaranya berasal dari bidang keagamaan, bidang sosial, bidang sumber daya manusia dan pendidikan, bidang kehumasan, bidang ekonomi. Diantara program terencana ada beberapa program yang berjalan dengan baik dan ada program yang akan dilaksanakan mendatang. Strategi dakwah yang digunakan yayasan MTTI yaitu: pertama, metode dakwah, kedua, publik dakwah, ketiga, teknik dakwah, keempat media dakwah. Faktor Pendukung berupa media dakwah yang tersedia, serta adanya tempat pengurus, dukungan pemerintah dan media sosial. Faktor Penghambat berupa adanya jamah yang belum lancar bahasa isyarat, keterbatasan jumlah da'i dan interpreter, kurangnya sarana, keterbatasan metode dakwah dan keterbatasan perihal pendanaan.
PERAN MAJELIS DZIKIR DAN SHALAWAR DALAM MENINGKATKAN RELIGIUSITAS KAUM MUDA Iis Maryati; Kholid Suhaemi
AdZikra : Jurnal Komunikasi & Penyiaran Islam Vol 10 No 1 (2019): Januari-Juni
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/adzikra.v10i1.3801

Abstract

Untuk mencetak para pemuda yang berkeberagamaan (religiusitas), maka dibutuhkan sebuah lembaga dakwah yang memberikan kontribusi penuh dalam menanamkan nilai-nilai keislaman pada generasi muda. terutama dalam meningkatkan religiusitas kaum muda. Majelis An-Nabawiyah merupakan lembaga dakwah yang memiliki program sebagai penunjang dalam meningkatkan religiusitas terhadap kaum muda. Membaca shalaat diiringi dengan alunan musik islami, menjadi salah satu cara tersendiri bagi majelis An-Nabawiyah dalam menarik para jamaah untuk mengikuti kegiatan majelis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi , dokumentasi dan wawancara. Penelitian ini dilakukan selama krang lebih 6 Bulan dengan jumlah responden 12 orang dari kalangan pimpinan dan jamaah majelis An-Nabawiyah.

Page 1 of 1 | Total Record : 6