cover
Contact Name
Betna Dewi
Contact Email
jurnalilmiahpharmacy@gmail.com
Phone
+6281385092734
Journal Mail Official
jurnalilmiahpharmacy@gmail.com
Editorial Address
LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT SEKOLAH TINGGI KESEHATAN AL-FATAH BENGKULU Alamat : Jl.Indra Giri Gang 3 Serangkai Padang Harapan Bengkulu Telp : 0736-27508 Email : jurnalilmiahpharmacy@gmail.com Website : http://jurnal.stikesalfatah.ac.id/index.php/jiphar
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pharmacy
ISSN : 24068071     EISSN : 26158566     DOI : https://doi.org/10.52161/jiphar
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Pharmacy menerima tulisan ilmiah berupa jurnal hasil penelitian di bidang ilmu Farmasi
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2022)" : 14 Documents clear
FENOL-FLAVONOID DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN FRAKSI AIR DAN ETIL ASETAT DARI DAUN BINJAI (Mangifera caesia Jack. Ex. Wall) Hafiz Ramadhan; Putri Indah Sayakti; Rutbatul Ulya; Mahfuzah Hidayati; Zelita Perdani Putri; Abdul Rauf; Nafila Nafila
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 9, No 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v9i1.378

Abstract

Binjai (Mangifera caesia Jack. Ex. Wall) adalah tanaman endemik Kalimantan yang berpotensi antioksidan. Penggunaan metanol sebagai pelarut dalam ekstraksi daun Binjai menghasilkan aktivitas antioksidan yang sangat kuat dibanding penggunaan etanol. Tujuan penelitian untuk mengetahui aktivitas antioksidan, kadar total fenol dan flavonoid pada fraksi etil asetat dan fraksi air dari ekstrak metanol daun Binjai. Daun binjai diekstraksi dengan metanol menggunakan soxhlet dan selanjutnya difraksinasi. Aktivitas antioksidan secara kualitatif dan kuantitatif diuji dengan metode DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil). Kadar total fenol dan flavonoid ditentukan secara spektrofotometri menggunakan reagen Folin-Ciocalteu dan AlCl3. Hasil penelitian menunjukkan fraksi air (782 ± 0,983 mg GAE/g fraksi) memiliki kadar total fenol lebih tinggi dibandingkan fraksi etil asetat (430 ± 0,288 mg GAE/g fraksi). Sedangkan kadar total flavonoid fraksi etil asetat (274,32 ± 0,082 mg QE/g fraksi) lebih tinggi dari fraksi air (118,8 ± 0,013 mg QE/g fraksi). Aktivitas antioksidan dengan Kromatografi Lapis Tipis pada kedua fraksi menghasilkan noda kuning berlatarbelakang ungu setelah disemprot DPPH. Fraksi etil asetat menunjukkan aktivitas peredaman DPPH yang sangat kuat (IC50 = 5,356 ppm) dibandingkan fraksi air (IC50 = 23,175 ppm). Kesimpulannya yaitu fraksi etil asetat dan fraksi air dari ekstrak metanol daun Binjai menghasilkan aktivitas antioksidan yang sangat kuat dapat dikembangkan menjadi obat tradisional.
Uji Aktivitas Antihiperglikemia Ekstrak Etanol Daun Gaharu (Aquilaria malaccensis Lam.) terhadap Zebrafish (Danio rerio) asril burhan
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 9, No 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v9i1.373

Abstract

ABSTRAKTanaman gaharu (Aquilaria  malaccensis Lam.) merupakan salah satu tanaman yang digunakan untuk pengobatan diabetes mellitus. Secara alami, tanaman ini dapat menurunkan kadar glukosa darah dengan adanya kandungan flavanoid yang diduga dapat menurunkan kadar glukosa darah dengan kemampuan flavonoid meregenerasi sel β pankreas dan membantu merangsang sekresi insulin serta mengurangi penyerapan glukosa di usus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antihiperglikemia ekstrak etanol daun gaharu dan pada dosis berapa ekstrak etanol daun gaharu memberikan efek menurunkan kadar glukosa darah paling baik terhadap zebrafish. Penelitian ini menggunakan hewan uji zebrafish (Danio rerio) yang diinduksi dengan aloksan 0,1% dan glukosa 1% untuk menaikkan kadar glukosa darahnya. Hewan uji yang digunakan sebanyak 60 ekor dibagi menjadi 10 kelompok yaitu kelompok tanpa perlakuan, kontrol positif (metformin), kontrol negatif (aloksan dan glukosa), kelompok ekstrak etanol daun gaharu dosis 200 mg/L, dosis 300 mg/L, dosis 400 mg/L. Analisis data menggunakan Kruskal-Wallis yang dilanjutkan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun gaharu memiliki aktivitas dalam menurunkan kadar glukosa darah dan dosis paling tinggi dalam menurunkan kadar gula darah yaitu 400 mg/L. Kata kunci : Daun gaharu, diabetes melitus, kadar glukosa darah 
Uji Aktivitas Antioksidan Variasi Perlakuan Bunga Telang (Clitoria Ternatea L ) Dengan Metode DPPH. Syauqul Jannah
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 9, No 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v9i1.387

Abstract

Bunga telang ( Clitoria Ternatea L ) mengandung senyawa antosianin golongan flavonoid. Antosianin mampu memperlambat penuaan, menghambat penyakit netrologis, inflamasi, diabetes, dan infeksi bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari bunga telang (Clitoria Ternatea L).            Penelitian ini dilakukan dengan membuat seri bunga telang segar dan kering (Clitoria Ternatea L) yaitu 1.250 ppm, 2.500 ppm, 3.750 ppm, 5000 ppm, dan 6.250 ppm. Sebagai blanko yang digunakan DPPH 0,1 mM. Pengujian dilakukan dengan metode DPPH. Data yang diperoleh kemudian dihitung aktivitas antioksidannya dan dihitung nilai IC50.            Hasil peneltian menunjukan bahwa variasi perlakuan bunga telang (Clitoria Ternatea L) memiliki kemampuan antioksidan. Bunga telang segar tergolong lemah, bunga telang kering tergolong sedang dan Vitamin C tergolong sangat kuat. Nilai aktvitas antioksidan dan IC50 dari bunga telang segar sebesar 2.735 ppm, bunga telang kering sebesar 126,80, dan Vitamin C sebesar 1,85 ppm
DAYA ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL BUNGA LAWANG (Illicium verum Hook.f) TERHADAP Salmonella typhi Inayah Hayati; Juniza Juniza
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 9, No 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v9i1.376

Abstract

Bahan-bahan alami seperti rempah dapat digunakan sebagai alternatif pengobatan penyakit, salah satunya adalah Bunga Lawang (Illicium verum). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya antibakteri ekstrak bunga lawang dalam menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhi. Sampel pada penelitian ini adalah ekstrak bunga lawang Illicium verum Hook. f. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode eksperimen laboratorium, dengan perlakuan berupa pemberian ekstrak bunga lawang konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80%, 100% sebanyak 3 kali pengulangan dan menggunakan pelarut etanol 96%. Dari hasil penelitian dianalisa dengan metode deskriptif dan hasil menunjukkan ekstrak bunga lawang dengan konsentrasi mulai dari 20% menghasilkan zona bening 6 mm, 40% menghasilkan zona bening 7,8 mm, 60% menghasilkan zona bening 8,3 mm, 80% menghasilkan zona bening 11 mm, 100% menghasilkan zona bening 13 mm, kontrol negatif (-) tidak menghasilkan zona bening, kontrol positif (+) Ciprofloxacin menghasilkan zona bening 25 mm. Uji skrining fitokimia secara kualitatif ekstrak Bunga Lawang (Illicium verum Hook. f)  mengandung senyawa aktif berupa flavonoid, saponin, tanin dan teropenoid.

Page 2 of 2 | Total Record : 14