cover
Contact Name
Betna Dewi
Contact Email
jurnalilmiahpharmacy@gmail.com
Phone
+6281385092734
Journal Mail Official
jurnalilmiahpharmacy@gmail.com
Editorial Address
LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT SEKOLAH TINGGI KESEHATAN AL-FATAH BENGKULU Alamat : Jl.Indra Giri Gang 3 Serangkai Padang Harapan Bengkulu Telp : 0736-27508 Email : jurnalilmiahpharmacy@gmail.com Website : http://jurnal.stikesalfatah.ac.id/index.php/jiphar
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pharmacy
ISSN : 24068071     EISSN : 26158566     DOI : https://doi.org/10.52161/jiphar
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Pharmacy menerima tulisan ilmiah berupa jurnal hasil penelitian di bidang ilmu Farmasi
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2 (2022)" : 15 Documents clear
UJI ASAM URAT TERHADAP TEH DUAN BINAHONG (Anredera cordifolia (Ten) Steenis) PADA MENCIT JANTAN PUTIH (Mus musculus) Gina Lestari
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v9i2.424

Abstract

Daun binahong (Anredera cardifolia (Ten) Steenis) atau dikenal juga dengan daun madeira vine memiliki khasiat sebagai antiinflamasi, antioksidan, antibakteri, dan antinyeri yang penting untuk kesehatan tubuh. Khasiat ini didukung oleh berbagai kandungan senyawa alami di dalamnya, meliputi flavonoid, saponin, dan tannin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas teh daun binahong terhadap penurunan kadar asam urat dalam darah mencit putih jantan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimental dengan hewan uji dibagi menjadi 6 kelompok. Kelompok I diberikan Na CMC kontrol normal, kelompok II jus hati ayam kontrol negatif, kelompok III allopurinol kontrol positif, dosis 1 teh daun binahong 2 gram, dosis 2 daun binahong 4 gram dan dosis 3 teh daun binahong 6 gram. Hewan uji dibuat hiperurisemia dengan diinduksi jus hati ayam segar secara per oral sebanyak 3 kali sehari selama 7 hari. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seduhan teh daun binahong dapat menurunkan kadar asam urat darah mencit secara signifikan. Persentase penurunan asam urat pada kontrol normal, kontrol negatif, kontrol positif, dosis 1, dosis 2 dan dosis 3 adalah 77%,74%,105%,76%,82% dan 103%. Secara statistika, seduhan teh daun binahong dosis 3 dapat menurunkan kadar asam urat secara signifikan dibandingkan dengan kontrol normal (p<0,05). Penurunan asam urat pada mencit dengan seduhan teh daun binahong menunjukkan adanya perbedaan bermakna. Jadi, seduhan teh daun binahong yang paling baik menurunkan asam urat adalah dosis 3 dibandingkan dengan dosis 1 dan dosis 2.
PERBEDAAN KADAR KALIUM DALAM KENTANG MERAH DAN KENTANG KUNING (Solanum tuberosum L.) MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM Mochamad Farhan Bastian; Marselina M Marselina
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v9i2.427

Abstract

Kalium merupakan salah satu kation yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan fungsi tubuh. Kalium banyak ditemukan dalam berbagai jenis buah dan sayur. Kentang merupakan salah satu jenis sayuran yang banyak dibudidayakan dan dikonsumsi oleh masyarakat. Terdapat beberapa jenis kentang berdasarkan warna yaitu kentang merah, kentang kuning dan kentang putih. Kentang yang umum dikonsumsi oleh masyarakat adalah kentang kuning dan kentang merah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan kadar kalium yang terkandung dalam kentang kuning dan kentang merah.Metode penelitian yang dilakukan yaitu analisis kualitatif dan analisis kuantitatif. Sampel yang digunakan adalah kentang kuning dan kentang merah. Analisis kualitatif menggunakan larutan asam pikrat dan analisis kuantitatif menggunakan spektrofotometri serapan atom pada panjang gelombang 766,5 nm. Analisa data pada penelitian ini menggunakan metode One-Way Anova.Hasil penelitian diperoleh kadar kalium pada kentang kuning sebesar 97,8161 ± 0,0656 mg/100g dan kadar kalium kentang merah sebesar 95,6601 ± 0,0342 mg/100g. Hasil uji statistik beda rata-rata kandungan kalium menggunakan uji distribusi t didapatkan hasil 1893,8529Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan kadar kalium pada kentang kuning dan kentang merah. Berdasarkan hasil penelitian tersebut kandungan kentang kuning lebih tinggi dibandingkan kentang merah.
SKRINING FITOKIMIA METABOLIT SEKUNDER EKSTRAK ETIL ASETAT TANAMAN BANDOTAN (Ageratum Conyzoides L.) YANG DIAMBIL DARI PESISIR PANTAI PANJANG KOTA BENGKULU riana Versita
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v9i2.428

Abstract

Tanaman Bandotan merupakan tanaman yang sering jumpai di perkarangan rumah, persawahan, perkebunan, pesisir pantai yang tumbuh liar oleh masyarakat sekitar sering dimanfaatkan sebagai obat herbal, untuk luka baik luka bakar ataupun luka sayat, karena kandungan dari senyawa metabolit sekunder yang dimiliki. Tujuan dilakukanya riset ini untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder apa saja yang ada pada tumbuhan bandotan (Ageratum conyzoides L).”Metode yang digunakan adalah metode maserasi dengan pelarut etil asetat dan dilanjutkan dengan  menggunakan alat rotary evaporator untuk memperoleh hasil ekstraksi yang maksimal dan sampel di peroleh dari pesisir pantai panjang kota Bengkulu.”Hasil penelitian menunjukan bahwa tanaman bandotan yang di ekstraksi menggunakan etil asetat  mengadung senyawa alkaloid, triterpenoid, dan tanin. Kesimpulan pada penelitian ini adalah kandungan yang terdapat pada tumbuhan bandotan yang di ekstraksi menggunakan pelarut etil asetat  yaitu alkaloid, triterpenoid, dan tanin
FORMULASI SIRUP SARI UMBI BIT (Beta vulgaris L.) SEBAGAI PANGAN FUNGSIONAL Tri Yanuarto
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v9i2.429

Abstract

Bit (Beta vulgaris L.) merupakan salah satu umbi-umbian yang sangat bermanfaat memberikan warna alami dalam pembuatan produk pangan. Umbi bit banyak memiliki manfaat untuk kesehatan karena menggandung antosianin dan antioksidan. Antosianin telah banyak digunakan sebagai pewarna khusus pada minuman, maka dari itu peneliti membuat sirup dari sari umbi bit (Beta vulgaris L.). Dan Antioksidan merupakan zat penghambat reaksi oksidasi oleh radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan asam lemak tak jenuh (Beta vulgaris L.).Sari umbi bit (Beta vulgaris L.) dibuat dengan metode pemanasan pada suhu 540 C selama 50 menit. Sirup umbi bit mempunyai variasi kosentrasi sari umbi bit dengan F1 (20%), F2 (25%) dan F3 (30%). Evaluasi yang dilakukan sediaan sirup sari umbi bit adalah uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji viskositas dan uji hedonik.Hasil penelitian uji organoleptis sirup umbi bit mempunyai rasa manis, kental dan berwarna merah. Hasil uji homogenitas semua sediaan tidak homogen, hasil uji viskosits sirup umbi bit terjadi penurunan tiap minggu dengan kisaran antara 31,33-52 cPs. Uji pH menurun seiring dengan penambahan kosentrasi sari umbi bit. Dan uji hedonik panelis lebih menyukai F1 dari pada F0, F2, dan F3.
PENETAPAN KADAR FLAVONOID EKSTRAK ETANOL DAUN SURUHAN (Peperomida Pellucida (L.) Kunth) METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS Syauqul Jannah
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v9i2.432

Abstract

Daun Suruhan (Peperomia pellucida (L).Kunth) memiliki komposisi senyawa fitokimia utama meliputi, flavonoid, alkoloid, fenolik yang dapat berfungsi sebagai antioksidan, antibakteri, antivirus, antiinflamasi, antialergi, dan antikanker. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi dan menetapkan? kadar senyawa flavonoid yang terdapat pada Daun Suruhan (Peperomia pellucida (L).Kunth).Ekstraksi Daun Suruhan (Peperomia pellucida (L).Kunth) dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%, kemudian dilakukan identifikasi flavonoid dengan reaksi penambahan serbuk logam Mg dan HCI pekat kemudian dilakukan penetapan kadar flavonoid dengan metode spektrofotometri UV-Vis menggunakan Kuersetin sebagai bahan baku pembanding yang hasilnya dinyatakan dalam ug/ml (Kesetaraan Kuersetin).Hasil ekstraksi yang diperoleh sebanyak 35,5 g ekstrak kental. Hasil identifikasi yang didapatkan bahwa ekstrak Daun Suruhan (Peperomia pellucida (L).Kunth) positif mengandung senyawa flavonoid, dilihat dari perubahan warna dari hijau kehitaman menjadi orange. Hasil penetapan kadar flavonoid dengan metode spektrofotometri UV-Vis yang telah dilakukan didapatkan kadar flavonoid dengan nilai rata-rata sebesar 4,68 % 

Page 2 of 2 | Total Record : 15