cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 40 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2022): Juni 2022" : 40 Documents clear
HUBUNGAN STATUS GIZI DAN KEBIASAAN SARAPAN DENGAN PRESTASI BELAJAR SAAT NEW NORMAL COVID-19 DI SDN 005 LANGGINI BANGKINANG KOTA TAHUN 2021 Parvita Hanna Fatiha; Widawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i2.3888

Abstract

Status gizi dan kebiasaan sarapan merupakan dua faktor yang mempengaruhi prestasi belajar pada anak sekolah. Kecukupan energi atau nutrisi untuk meningkatkan kemampuan kognitif dapat dipenuhi dengan sarapan. Kebiasaan sarapan yang baik secara tidak langsung akan membentuk status gizi yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan status gizi dan kebiasaan sarapan dengan prestasi belajar dimasa New Normal Covid-19 di SDN 005 Langgini Bangkinang Kota tahun 2021. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 28 Juni-8 Juli. Variabel independen pada penelitian ini status gizi dan kebiasaan sarapan pagi sedangkan variabel dependen pada penelitian ini adalah prestasi belajar. Adapun populasi pada penelitian ini adalah 408 siswa. Sampel pada penelitian ini adalah 30 siswa. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis univariat dan analisa bivariat. Hasil penelitian univariat menunjukkan sebanyak 16 siswa (53.3%) berstatus gizi normal, 17 siswa (56.7%) mempunyai kebiasaan sarapan baik dan 21 siswa (70%) mempunyai prestasi belajar baik. Hasil uji Chi Square menunjukkan terdapat hubungan antara status gizi dengan prestasi belajar (p = 0,004) dan terdapat hubungan kebiasaan sarapan dengan prestasi belajar (p = 0,003). Kesimpulan ada hubungan antara status gizi dan kebiasaan sarapan dengan prestasi belajar. Hasil penelitian ini diharapkan para siswa dapat memperbaiki status gizi dan kebiasaan sarapan terutama dimasa new normal Covid-19.
HUBUNGAN KONSUMSI SAYUR DAN BUAH DENGAN KEJADIAN GIZI LEBIH PADA SISWA KELAS IV DAN V DI SD TEKNOLOGI KOTA PEKANBARU TAHUN 2021 Aisah Buddur Farida; Muhammad Nurman; Besti Verawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i2.3915

Abstract

Sayur dan buah merupakan sumber zat gizi mikro yang diperlukan untuk proses metabolisme tubuh. Di dalam sayuran dan buahan hijau mengandung antioksidan, vitamin C, dan vitamin A yang akan mencegah terjadinya gizi lebih pada anak usia sekolah dasar. Sayur dan buah merupakan makanan yang rendah kalori dan kaya akan serat yang menghambat terjadinya penimbunan lemak pada tubuh yang menyebabkan gizi lebih. Tujuan menganalisis hubungan konsumsi sayur  dan buah dengan kejadian gizi lebih pada siswa kelas IV dan V di SD Teknologi Kota Pekanbaru. Metode: Rancangan penelitian kuantitatif bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional. Waktu penelitian tanggal 16 Juni – 15 Juli 2021 di SD Teknologi Kota Pekanbaru. Sampel penelitian 100 siswa. Tekhnik pengambilan sampel Total Sampling. Instrumen yang digunakan timbangan, microtoice dan formulir FFQ. Analisis data mengunakan analisis univariat dan brivariat dengan uji Chi-Square. Hasil analisis univariat diproses bahwa kejadian tidak gizi lebih pada kategori gizi lebih sebanyak 21%, konsumsi sayur pada anak pada kategori kurang sebanyak 52%, konsumsi buah pada anak pada kategori kurang sebanyak 51%. Berdasarkan uji chi-squre diperoleh ada hubungan antara konsumsi sayur  dengan kejadian gizi lebih diperoleh p=0,000 (p<0,05), konsumsi buah dengan kejadian gizi lebih p =0,000 (p<0,05). Kesimpulan dari peneliti ini terdapat hubungan signifikan antara konsumsi sayur  dan buah dengan kejadian gizi lebih pada siswa kelas IV dan V di SD Teknologi. Saran untuk  dapat memberikan penyuluhan tentang standar porsi sayur dan buah agar masalah gizi lebih dapat teratasi dengan menggunakan leaflet standar porsi sayur dan buah bagi anak usia 9-11 tahun.   Kata Kunci     : Konsumsi Sayur, Buah, Gizi Lebih, Siswa Kelas IV dan V.
PEMBUATAN COOKIES BERBAHAN DASAR MOCAF DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG DAUN KEMANGI (Ocimum sanctum) SEBAGAI CEMILAN ALTERNATIF PENDERITA GASTRITIS Yurika Diah Safitri; Muhammad Nurman; Besti Verawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i2.3919

Abstract

Gastritis merupakan radang pada jaringan dinding lambung sering diakibatkan ketidakteraturan diet, gangguan pemenuhan zat gizi (karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Kandungan zat flavonoid dan Vitamin C sebagai antioksidan yang terkandung didalam daun kemangi bekerja melalui mekanisme antiinflamasi yang membantu proses penyembuhan pada penyakit Gastritis. Tujuan penelitian ini untuk melakukan substitusi cookies dengan penambahan tepung daun kemangi sebagai cemilan alternatif penderita Gastritis. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 1 kontrol dan 3 perlakuan yaitu control(0%), F1(40%),F2(50%),F3(60%). Penelitian dilakukan pada 08 Februari- 15 Juli 2021. Analisis yang dilakukan yaitu analisis deskriptif, proksimat, vitamin C dan flavonoid sebanyak 2 kali pengulangan serta uji statistik One Way ANOVA. Uji Organoleptik dilakukan di kampus Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. Hasil uji organoleptik presentase pernerimaan cookies tertinggi yaitu control dan F1 dengan persentase 100%, Hasil uji proksimat cookies yaitu kadar air (8,15%), kadar abu (1,8%), kadar protein (3,6%), kadar Flavonoid (11,75%), dan kadar vit C ( 6,60%). Pada uji statistik One Way ANOVA tidak terdapat perbedaan antara cookies yang disubstitusi daun kemangi dengan cookies control. Flavonoid yang berasal dari tiap 25 gram cookies daun kemangi sebanyak 2.937 mg. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu satu buah cookies yang dikonsumsi 2 kali sehari sudah bisa mencegah dari kejadian Gastritis. Saran dari penelitian ini yaitu perlu dikembangkan produk olahan dari pemanfaatan daun kemangi selain produk cookies.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF Friska Margareth Parapat; Sharfina Haslin; Ronni Naudur Siregar
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i2.4116

Abstract

ABSTRAK Cakupan pemberian ASI Eksklusif pada wilayah sangat kurang. Penyebab kurangnya pemberian ASI Eksklusif pada bayi berhubungan dengan pengetahuan ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dengan pemberian ASI Eksklusif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian survei analitik dan menggunakan desain cross sectional. Sedangkan populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi yang berusia 6-12 bulan yang berdomisili dimana berjumlah 87 orang dan sampel berjumlah 47 orang. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder dan dianalisis dengan uji statistik chi Square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari segi pengetahuan ibu tentang ASI Eksklusif adalah berpengetahuan baik sebesar 38,3%, dilihat dari segi pemberian ASI Eksklusif sebesar 61,7% dan terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan pengetahuan ibu dengan pemberian ASI Esklusif. Kesimpulan dari penelitian ini adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan pemberian ASI Esklusif. Disarankan kepada para ibu-ibu yang memiliki bayi berusia 6-12 bulan perlu meningkatkan pengetahuan tentang pemberian ASI Eksklusif dengan cara mengikuti penyuluhan yang diadakan petugas kesehatan serta aktif mencari informasi tentang ASI Ekslusif, dan kepada tenaga kesehatan perlu meningkatkan pemahaman ibu tentang pemberian ASI Eksklusif dan meningkatkan dukungan keluarga dalam upaya peningkatan pemberian ASI Eksklusif.
HUBUNGAN STRES AKADEMIK DENGAN MOTIVASI BELAJAR PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MALAHAYATI ANGKATAN 2019 Octa Reni Setiawati; Riza Taufik Alamsyah; Nopi Sani; Marisa Anggraini
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i2.4121

Abstract

Kegiatan belajar merupakan kegiatan yang paling pokok dalam keseluruhan proses pendidikan. Belajar membutuhkan motivasi, motivasi dalam belajar adalah motivasi proses yang melahirkan prestasi belajar. Stres menjadi salah satu tekanan yang dapat dialami oleh setiap individu didunia pendidikan atau disebut juga stres akademik. Stres akademik merupakan stres dialami oleh mahasiswa yang bersumber dari hal-hal yang berhubungan dari pembelajaran. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode penelitian analitik. Teknik pengambilan sampel dengan cara probalitity sampling. Sebanyak 102 orang responden pada untuk tingkat Tinggi dengan frekuensi 50 (49,5 %), pada tingkat sedang dengan frekuensi 47 (46,5%) dan pada tingkat rendah dengan frekuensi 4 (4,0%). Diketahui nilai Sig. antara variabel Motivasi Belajar dengan variabel Stres Akademik adalah sebesar 0,145 0,05, yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara variabel Stres Akademik dengan variabel Motivasi Belajar.  Tidak ada hubungan yang bermakna antara stres akademik dengan motivasi belajar pada mahasiswa Fakultas Kedokteran angkatan 2019 di Universitas Malahayati Bandar Lampung tahun 2021 dengan hasil P value sebesar (0,145).   Kata Kunci    :. Motivasi belajar, stres akdemik
PERBEDAAN TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA KEDOKTERAN TINGKAT AWAL DAN AKHIR UNIVERSITAS MALAHAYATI MENGENAI PERAN VITAMIN C DAN D BAGI IMUNITAS TUBUH SAAT PANDEMI COVID-19 Yesi Nurmalasari; Tusy Triwahyuni; Dessy Hermawan; Mutiara Tasya Sazabilla
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i2.4124

Abstract

ABSTRAK Pengetahuan adalah merupakan hasil dari rasa keingintahuan melalui proses sensoris, terutama pada mata dan telinga terhadap objek tertentu. Tingkat pengetahuan seseorang dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu tingkat pendidikan atau jenis pendidikan yang diperoleh, informasi yang diperoleh oleh orang tersebut, pengalaman, budaya dan status sosial ekonomi orang tersebut. Tingkat pengetahuan dan pemahaman setiap orang tentang penggunaan vitamin C dan D pasti berbeda-beda, vitamin C dan D juga sangat penting bagi imunitas. Vitamin C adalah vitamin yang larut dalam air, antioksidan, dan faktor yang penting dalam biosintesis kolagen, metabolisme tulang rawan dan katekolamin, dan penyerapan zat besi yang dihasilkan dari makanan. Sedangkan vitamin D adalah sejenis prohormon yang larut dalam lemak yang juga dikenal sebagai kalsiferol. Kedua vitamin ini dapat membantu menambah kekuatan imunitas tubuh saat pandemi COVID-19. Tujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan mahasiswa Kedokteran angkatan tingkat awal dan akhir Universitas Malahayati mengenai peran Vitamin C dan D bagi Imunitas tubuh saat pandemi COVID-19. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Dengan metode survey analitik dengan menggunakan desain cross sectional, melalui kuesioner yang diberikan secara online kepada responden yang memenuhi kriteria inklusi. Didapatkan sampel penelitian sejumlah 169 responden. Tingkat pengetahuan vitamin C mahasiswa menurut angkatan 2020 hasil yang diperoleh tingkat tertinggi adalah tingkat pengetahuan rendah 52 orang (75,4%). Dan vitamin D mahasiswa menurut angkatan 2020 hasil yang diperoleh adalah tingkat pengetahuan tinggi sebanyak 45 orang (65,2%). Sedangkan tingkat pengetahuan vitamin C mahasiswa menurut angkatan 2018 hasil yang diperoleh adalah Tingkat pengetahuan tinggi sebanyak 97 orang (97%). Tingkat pengetahuan vitamin D mahasiswa menurut angkatan 2018 hasil yang diperoleh adalah tingkat pengetahuan tinggi sebanyak 95 orang (95%). tingkat pengetahuan vitamin C dan D diperoleh hasil melalui uji Mann Whitney didapatkan p=0,001 (p<0,05). Kata kunci: Pengetahuan, vitamin C, vitamin D ABSTRACT Knowledge is the result of curiosity through sensory processes, especially in the eyes and ears towards a particular object. A person's level of knowledge can be influenced by several factors, namely the level of education or the type of education obtained, the information obtained by the person, the experience, culture and socioeconomic status of the person. Everyone's level of knowledge and understanding of the use of vitamins C and D must vary, vitamins C and D are also very important for immunity. Vitamin C is a water-soluble vitamin, antioxidant, and an important factor in collagen biosynthesis, cartilage and catecholamine metabolism, and absorption of iron produced from food. Vitamin D is a type of fat-soluble prohormone also known as calciferol. Both of these vitamins can help increase the strength of the body's immunity during the COVID-19 pandemic. To Find out the comparison of the knowledge level of Medical Students of the early and final levels of Malahayati University regarding the role of Vitamins C and D for immunity during the COVID-19 pandemic. This type of research is quantitative research. With the analytical survey method using cross sectional design, through questionnaires given online to respondents who meet the inclusion criteria. Obtained a sample of 169 respondents. The level of knowledge of vitamin C students according to the class of 2020 the highest level of results obtained is a low knowledge level of 52 people (75,4%). And vitamin D students according to the class of 2020 the results obtained are a high level of knowledge as many as 45 people (65,2%). While the level of knowledge of vitamin C students according to the class of 2018 the results obtained are a high knowledge level of 97 people (97%). The level of knowledge of vitamin D students according to the class of 2018 the results obtained are a high level of knowledge as many as 95 people (95%). The level of knowledge of vitamins C and D obtained results through the Mann Whitney test obtained p = 0.001 (p<0.05). Key Word: Knowledge, vitamin C, vitamin D
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP, PRAKTIK IBU DENGAN KEJADIAN GIZI KURANG PADA BALITA USIA 24-60 BULAN DI DESA BINAMANG Asha Nirmala Olsha; Yusnira; Besti Verawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i2.3129

Abstract

Ketidakseimbangan asupan zat gizi pada balita mengakibatkan gizi kurang maupun gizi lebih. Status gizi yang baik diperlukan balita untuk mengetahui ada tidaknya gizi kurang. Jika asupan gizi yang salah atau tidak sesui dengan kebutuhan anak balita akan menimbulkan beberapa permasalahan pada gizi balita. kebutuhan gizi balita yang diberikan dengan baik dapat membantu dalam proses penyesuaian diri dengn perubahan yang dialami balita.Tujuan menganalisis hubungan pengetahuan, sikap dan praktik gizi ibu dengan kejadian  gizi kurang pada balita. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional study. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 8 Juli – 17 Juli di Desa Binamang. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh ibu yang memiliki balita usia 24-60 bulan di Desa Binamang. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan purposive sampling dengan jumlah 40 ibu balita. Instrument yang digunakan adalah kuesoner, timbangan. Analisis data mengunakan analisis univariat dan brivariat dengan uji Chi-Square. Hasil analisis univariat diproses bahwa pengetahuan ibu pada katagori sedang sebanyak 57,5%, sikap ibu pada kategori negative sebanyak 52,5%, dan praktik ibu pada katagori tidak baik sebanyak 57,5%. Berdasarkan uji chi-squre diperoleh ada hubungan antara pengetahuan gizi ibu dengan kejadian gizi kurang diperoleh p=0,013 (p<0,05), sikap ibu dengan kejadian gizi kurang p =0,010 (p<0,05), praktik ibu dengan kejadian gizi kurang p=0,021 (p<0,05).
PEMBUATAN COOKIES BERBAHAN DASAR TEPUNG PISANG RAJA (Musa paradisiaca L.) DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG PEGAGAN (Centella asiatica) SEBAGAI CEMILAN SEHAT PENDERITA HIPERTENSI Sarah Fitri Yanti; Besti Verawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i2.3567

Abstract

Pisang raja (Musa paradisiaca L.) mempunyai manfaat untuk menurunkan hipertensi karena dalam pisang terdapat zat gizi kalium. Asupan kalium yang meningkat akan menurunkan tekanan darah sehingga baik untuk penderita hipertensi mengkonsumsi pisang raja. Salah satu pengobatan alternatif untuk menurunkan tekanan darah adalah terapi herbal. Pegagan (Centella asiatica) merupakan tanaman liar yang sudah banyak diketahui oleh masyarakat sebagai tanaman obat seperti membersihkan darah, peluruh kencing dan menurunkan tekanan darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya perbedaan kandungan kalium dengan berbagai konsentrasi tepung pisang raja dan tepung pegagan. Penelitian dilakukan dalam dua tahapan, yaitu penelitian pendahuluan mencakup pembuatan tepung pisang raja dan tepung pegagan, serta pembuatan cookies dan diuji organoleptik. Penelitian utama yaitu penelitian yang dilakukan terhadap cookies terpilih dengan melakukan analisis proksimat dan kalium. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan faktor konsentrasi tepung pegagan pada pembuatan cookies dengan empat taraf yaitu 0%(kontrol), 0,5%(F1), 0,5%(F2), dan 1.0%(F3). Penentuan produk terpilih dilakukan dengan mempertimbangkan hasil uji organoleptik. Zat gizi cookies yang terpilih memiliki zat gizi dalam berat 100gram yaitu kadar air 4,84%, kadar abu 2,79%, protein 4,88%, karbohidrat 34,62% dan kalium 211,27mg. Perlu dilakukan modifikasi warna dan bentuk terhadap pembuatan cookies agar warna dan bentuk cookies lebih menarik.
GAMBARAN TINGKAT KEPATUHAN AKSEPTOR KB PIL SELAMA PANDEMI COVID-19 DI PUSKESMAS SIMPUR BANDAR LAMPUNG TAHUN 2022 Fonda Octarianingsih Shariff; Nopi Sani; T Marwan Nusri; Nadia Puspita Maharani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i2.4125

Abstract

Keluarga Berencana adalah suatu program yang dicanangkan pemerintah dalam upaya peningkatan kepedulian dan peran serta masyarakat melalui Pendewasaan Usia Perkawinan,  pengaturan kelahiran, pembinaan ketahanan keluarga, peningkatan kesejahteraan keluarga kecil, bahagia dan sejahtera. Upaya upaya ini mendapat beberapa kendala terkait adanya pandemi COVID-19 yang terjadi di Indonesia. COVID-19 telah dinyatakan sebagai pandemi dunia oleh WHO. Penyedia layanan kesehatan juga memberikan layanan keluarga berencana yang berbeda untuk merespon COVID-19 dan banyak wanita tidak dapat mengunjungi fasilitas kesehatan karena PSBB atau takut terpapar COVID-19. Tujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kepatuhan akseptor KB pil selama pandemi COVID-19 di Puskesmas Simpur Bandar Lampung Tahun 2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Deskriptif yang di laksanakan dari bulan Februari – Maret 2022. Diperoleh hasil penelitian pada akseptor KB pil di Puskesmas Simpur Bandar Lampung 2022 tingkat kepatuhan yang didapat patuh sebanyak 43 orang (60,6%), berdasarkan tingkat pengetahuan baik yaitu 39 orang (54,9%), berdasarkan pendidikan paling banyak adalah akseptor dengan pendidikan sarjana, kategori patuh sebanyak 39 orang (54,9%)dan berdasarkan kunjungan selama masa pandemi COVID-19 baik dengan kategori patuh sebanyak 41 orang (57,7%).   Kata Kunci      : Akseptor pil KB, COVID-19, Kepatuhan
ANTI-FUNGAL ACTIVITY OF KELAKAI LEAF (Stenochlaena palustris (Burm.f) Bedd) Ratna Widayati; Sarah Novita Rahayu; Helena Jelita
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i2.4257

Abstract

Candidiasis is a fungal infection caused by Candida albicans. The Kenyah Dayak community in East Kalimantan often use kelakai leaf to treat fungal diseases. The plant contains tannins, flavonoids, steroids that have potential as antifungals. This study aimed to determine the antifungal activity of the ethanolic extract of Kelakai Leaf (Stenochlaena palustris (Burm.f.) Bedd). This research is a laboratory experimental research with post test only control group design. The research subjects used Candida albicans culture, with 7 treatment groups, namely ethanolic extract of kelakai leaf with concentrations of 5%, 15%, 25%, 35% 45%, as well as negative control DMSO and positive control used Fluconazole disc. Antifungal activity was assessed using the Kirby-Bauer disc method, based on the size of the clear zone that occurs. Data analysis using Oneway Anova parametric test. The result of this research is that the ethanolic extract of kelakai leaf can inhibit the growth of Candida albicans with an average inhibition zone of 5% (2.9 mm), 15% (5.4 mm), 25% (7.1 mm), 35% (7.7 mm), 45% (9.3mm). Oneway Anova statistical test results obtained p = 0.000. So it can be concluded that the ethanolic extract of the leaf of Kelakai (Stenochlaena palustris (Burm.f.) Bedd) have an antifungal activity against Candida albicans.

Page 1 of 4 | Total Record : 40