cover
Contact Name
Ainur Komariah
Contact Email
ainurkomariah.ak@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
japtiunivetbantara@gmail.com
Editorial Address
Jalan Letjen. S. Humardani, No. 1, Sukoharjo
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Aplikasi Ilmu Teknik Industri (JAPTI)
ISSN : 27221539     EISSN : 27223795     DOI : http://dx.doi.org/10.32585/japti.v1i1.621
Core Subject : Engineering,
Jurnal Aplikasi Ilmu Teknik Industri (JAPTI) merupakan jurnal ilmiah berskala nasional yang dikelola oleh Universitas Veteran Bangun Nusantara. JAPTI terbit berkala 6 bulanan, atau 2 kali dalam setahun, yakni bulan Maret dan September. JAPTI menerima naskah artikel yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya, baik pada jurnal maupun media publikasi lain.
Articles 2 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2022)" : 2 Documents clear
ANALISIS PENILAIAN RISIKO KERJA PADA PEKERJAAN EKSTERIOR BANGUNAN ATAS KONSTRUKSI PEMBANGUNAN MASJID SAHID UNIVET SUKOHARJO Ainur Komariah; Titin Mardi Astuti; Rian Prasetyo
Jurnal Aplikasi Ilmu Teknik Industri (JAPTI) Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/japti.v3i2.3592

Abstract

Faktor utama dalam sektor infrastruktur adalah Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) umumnya masih diabaikan. Konstruksi merupakan salah satu sektor industri yang memiliki risiko kerja. Kurang diperhatikannya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) mengakibatkan terjadinya kecelakaan kerja pada proyek konstruksi. Penelitian ini meneliti tentang Penilaian Risiko Kerja pada Pekerjaan Eksterior Bangunan Atas Konstruksi Pembangunan Masjid Sahid. Tahap awal yang dilakukan yaitu mengidentifikasi risiko K3 yang terjadi pada pekerjaan tersebut. Kemudian melakukan analisa risiko menggunakan metode Fine. Analisa tersebut betujuan untuk mengetahui risiko K3 yang paling sering terjadi pada pekerjaan konstruksi gedung menurut pendapat para pekerja yang bekerja pada pekerjaan konstruksi gedung dengan cara penyebaran kuesioner dan wawancara di lapangan. Langkah terakhir yaitu memberikan pengendalian risiko. Penelitian ini memperoleh risiko tertinggi yaitu risiko organ pernapasan terpapar debu dan telapak tangan terluka dengan nilai risiko masing-masing sebesar 6000 dan level risikonya very high. Pengendalian risiko yang dapat dilakukan yaitu menghentikan aktivitas sementara waktu sampai risiko dapat mencapai batas yang diterima dan juga menerapkan K3 secara ketat dengan menggunakan APD sesuai standar.
UPAYA PEMINIMALAN BIAYA DISTRIBUSI DENGAN MERENCANAKAN RUTE PENGIRIMAN MENGGUNAKAN METODE SAVING MATRIX Ericson Sitorus
Jurnal Aplikasi Ilmu Teknik Industri (JAPTI) Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/japti.v3i2.3528

Abstract

PT. Madu Baru PG Madukismo yakni perusahaan penghasil gula dimana berdiri pada tahun 1955 serta lokasinya di Desa Padokan Tirtonirmolo Kasihann Bantul. Permasalahan yang dihadapi perusahaan saat ini yaitu dalam kegiatan distribusinya belum optimal dikarenakan rute distribusi masih belum efektif dan acak serta alokasi kendaraan ke rute juga masih belum dipertimbangkan sehinggan tentunya menimbulkan biaya distribusi yang sangat tinggi. Bedasarkan permasalahan yang dihadapi ini maka penelitian bertujuan agar mendapat rute pengiriman produk paling optimal serta tepat dan mengalokasikan kendaraan ke rute berdasarkan kapasitas kendaraan. Metode yang akan digunakan yaitu saving matrix serta dengan bantuan Metode Farthest Insert serta metode Nearest Neighbor untuk melakukan pengurutan rute yang didapatkan dari metode saving matrix.. Hasil analisa memakai metode Saving Matrix menyatakan jumlah rute distribusi bisa turun damulairi 5 rute jadi 4 rute. Kemudian setelah dilakukan pengurutan, nearest neighbor menghasilkan rute dengan jarak tempuh yang semula berhumkah 198 kilometer bisa diturunkan jadi 115,15 kilometer, dimana artinya jarak itu bisa disingkat atau lebih hemat dengan jumlah 82,85 kilometer ataupun 41,67%. Adanya penurunan rute membuat biaya distribusi produk jadi lebih rendah. Biaya semula yakni berjumlah Rp 483.578,00 turun jadi Rp 383.919,00. Sehingga terjadi penghematan biaya distribusi berjumlah Rp 99.659,68 atau sekitar 20,61 %. 

Page 1 of 1 | Total Record : 2