cover
Contact Name
Taufiqurokhman
Contact Email
abdimoestopo@jrl.moestopo.ac.id
Phone
+6285714422271
Journal Mail Official
abdimoestopo@jrl.moestopo.ac.id
Editorial Address
Jl. Hang Lekir I No. 8 Jakarta Pusat 10270
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 2599249X     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
ABDI MOESTOPO an open source journal, published by the Institute for Research and Community Service (LPPM), University of Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Jakarta to accommodate the results of research and community service activities carried out by researchers from various universities / research institutions.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 01 (2019): Januari 2019" : 5 Documents clear
Pelatihan Komunikasi bagi Guru Bimbingan dan Konseling SMA dalam Sosialisasi Pencegahan HIV AIDS di Pangandaran Hadi Suprapto Arifin; Ditha Prasanti; Ikhsan Fuady
ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 2, No 01 (2019): Januari 2019
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.638 KB) | DOI: 10.32509/am.v2i1.688

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilakukan tim penulis ini adalah pelatihan komunikasi bagi guru Bimbingan Konseling (BK) SMA dalam sosialisasi pencegahan HIV AIDS di Pangandaran. Hal ini penting dilakukan karena guru BK merupakan komunikator yang menangani masalah psikologis para pelajar di SMA. Oleh karena itu, kegiatan PKM ini dikemas dengan cara melakukan pelatihan komunikasi kepada guru BP SMA dalam rangka sosialisasi pencegahan HIV AIDS di Pangandaran. Kegiatan PKM ini memiliki manfaat dan tujuan sebagai berikut: (1) meningkatkan kepedulian para guru BK SMA tentang pentingnya sosialisasi pencegahan HIV AIDS kepada para pelajar di SMA; (2) memberikan pengetahuan tentang kemampuan berkomunikasi dalam sosialisasi pencegahan HIV AIDS kepada para pelajar di SMA; (3) mempraktekkan kemampuan komunikasi yang telah diberikan untuk melakukan sosialisasi pencegahan HIV AIDS kepada para pelajar SMA.
Pelatihan Pemberdayaan Sikap Siswa SMA Preventif terhadap Dampak Negatif Konten Media Sosial Vlog di Kembangan Utara Nur Kholisoh
ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 2, No 01 (2019): Januari 2019
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.278 KB) | DOI: 10.32509/am.v2i1.689

Abstract

Vlog merupakan salah satu media sosial yang sedang tren dan digemari oleh remaja saat ini. Maraknya Vlog di media sosial menjadi tontonan rutin para anak muda. Fenomena ini juga muncul dalam siswa SMA, lebih khususnya siswa SMA di Jakarta. Vlog adalah satu video berisi mengenai opini, cerita atau kegiatan harian yang biasanya dibuat tertulis pada blog. Bila konten Vlog sering ditonton oleh siswa SMA, maka akan terjadi pembentukan sikap pada siswa SMA tersebut.Vlog pada awalnya menjadi sarana untuk mengekspresikan diri dan pendapat kepada publik. Namun, lama-kelamaan, hasil yang ada akhirnya, beberapa Vlogger mengekspresikan dirinya terlalu bebas dan cenderung secara negatif sehingga muncul tren seperti penggunaan kata kasar atau makian dalam video dan tren gaya hidup berbudaya barat yang bebas. Untuk menghindari dan mengantisipasi dampak negatif dari konten media sosial Vlog, maka perlu dilakukan pelatihan untuk memberdayakan sikap siswa SMA dalam mencegah dampak negatif dari konten Vlog.
Penyuluhan Stop Bullying sebagai Pencegahan Perundungan Siswa di SD Negeri Sukakarya, Arcamanik - Bandung Putri Limilia; Puji Prihandini
ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 2, No 01 (2019): Januari 2019
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.837 KB) | DOI: 10.32509/am.v2i1.690

Abstract

Perundungan (bullying) menjadi masalah sosial yang tidak pernah berakhir di tengah masyarakat. Permasalahan ini dapat ditemukan dalam berbagai konteks sosial seperti pendidikan, dunia kerja, bahkan dalam kehidupan sehari-hari. Pelaku dan korban juga datang dari berbagai latar belakang usia. Anak dan remaja merupakan usia yang rentan terkena perundungan. Sementara itu, sekolah merupakan tempat yang paling sering ditemui kasus perundungan, bahkan, terkadang permasalahan ini sudah terinternalisasi dengan kegiatan lainnya seperti masa orientasi siswa baru. Kasus perundungan yang sudah membudaya membuat siswa terkadang tidak menyadari bahwa mereka melalukan tindakan tersebut. Oleh karena itu, setiap sekolah memerlukan sebuah penyuluhan yang dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang perundungan. Metode yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah (1) ceramah; (2) diskusi; (3) feedback; dan (4) pemutaran video. Hasil penyuluhan memperlihatkan bahwa adanya kesadaran siswa bahwa perundungan dapat hadir dalam berbagai macam bentuk. Siswa juga menyadari perlunya peran mereka dalam mengurangi kasus perundungan yang terjadi di sekolah.
Pelatihan Komunikasi Efektif dalam Pembentukan Karakter Anak di Cilendek Barat dan Timur - Kecamatan Bogor Barat Ade Tuti Turistiati
ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 2, No 01 (2019): Januari 2019
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.472 KB) | DOI: 10.32509/am.v2i1.691

Abstract

Pelatihan komunikasi efektif ini bertujuan untuk menimbulkan kesadaran dan perhatian orang tua di kelurahan Cilendek Barat, Bogor Barat tentang pentingnya komunikasi efektif dalam membangun karakter anak. Tahapan untuk mencapai tujuan tersebut adalah: (1) melakukan observasi terhadap perilaku dan komunikasi anak-anak usia 5-14 tahun (usia TK-SMP) di daerah Cilendek Barat ketika mereka bermain atau bersosialisasi, (2) melakukan observasi bagaimana cara/gaya komunikasi orang tua terhadap anaknya atau nenek terhadap cucunya ketika mereka menyampaikan pesan, informasi, dan nasihat, (3) melakukan wawancara dan diskusi dengan 10 orang ibu mengenai temuan yang diperoleh dari hasil observasi,( 4) mendiskusikan kebutuhan pelatihan bersama ustadzah setempat dan menyiapkan materi pelatihan, (5) mengundang peserta dan melaksanakan pelatihan, (6) melakukan evaluasi dan konsultasi setelah pelatihan dilaksanakan. Kegiatan pelatihan ini diadakan selama 4 jam pada tanggal 2 September 2018 dalam bentuk ceramah, tanya-jawab/diskusi interaktif, dan konsultasi interpersonal. Peserta pelatihan berjumlah 105 orang, mayoritas ibu-ibu jamaah Majelis Taklim Darussalam di kelurahan Cilendek Barat, Bogor. Berdasarkan umpan balik dari para peserta, kegiatan pelatihan ini sangat baik dan bermanfaat bagi mereka.
Program Kemitraan Masyarakat (PKM) untuk Usaha Sabun Herbal di Kota Bandung Dhini Ardianti; Charisma Asri Fitranandan
ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 2, No 01 (2019): Januari 2019
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.55 KB) | DOI: 10.32509/am.v2i1.692

Abstract

Usaha Sabun Herbal sebagai mitra dalam program kemitraan masyarakat (PKM) berada di wilayah Margacinta, Kelurahan Margasari, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung, dan memulai usaha sekitar tahun 2004. Usaha sabun herbal yang dikembangkan oleh Mitra 1 (Bydara) dan Mitra 2 (Marcin) adalah atas dasar kebutuhan para wanita dalam merawat kecantikan dengan bahan-bahan yang alami. Masalah utama mitra adalah belum berkembangnya usaha sesuai harapan pada kedua mitra. Kegiatan program kemitraan masyarakat ini dilaksanakan pada April sampai September 2018. Permasalahan yang dihadapi kedua Mitra meliputi: (1) terhambatnya proses legalitas izin usaha, (2) keterbatasan keahlian SDM di bidang desain produk dan kemasan, (3) terbatasnya kemampuan promosi online maupun offline untuk menjangkau pangsa pasar, (4) terbatasnya peralatan dan perlengkapan produksi. Kondisi ini menyebabkan usaha mitra tidak berkembang. Metode pelaksanaan yang dilakukan adalah pelatihan/workshop desain produk kemasan, dan pelatihan pemasaran/promosi secara online/offline, bimbingan teknis/fasilitasi proses legalitas izin usaha, fasilitasi tambahan bahan baku dan perlengkapan produksi lainnya. Hasil dari kegiatan ini adalah: Proses legalitas usaha sudah memasuki tahap akhir di BPPOM, kedua mitra memiliki tambahan keterampilan dalam membuat kemasan produk, mampu membuat akun e-commerce dan media sosial sebagai media promosi online. Kedua mitra terbantu setelah adanya fasilitasi tambahan bahan baku. Dengan adanya kegiatan PKM ini produktivitas usaha sabun herbal pun meningkat dalam tiga bulan terakhir.

Page 1 of 1 | Total Record : 5