cover
Contact Name
Bakdal Ginanjar
Contact Email
nuansaindonesia1103@gmail.com
Phone
+6285728052474
Journal Mail Official
nuansaindonesia1103@gmail.com
Editorial Address
Program Studi S-1 Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret Jalan Ir. Sutami 36 A, Kentingan, Surakarta, Jawa Tengah 57126
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Nuansa Indonesia
ISSN : 08536075     EISSN : 27763498     DOI : 10.20961/ni
Nuansa Indonesia adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia. Jurnal ilmiah ini menerbitkan hasil penelitian bahasa, linguistik, sastra, dan filologi, Nuansa Indonesia diterbitkan dua kali setahun, pada bulan Mei dan November. Semua artikel yang diterbitkan telah melalui proses peninjauan oleh peer reviewer.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 21, No 1 (2019): Mei" : 8 Documents clear
PIKIRAN BAWAH SADAR TAUFIK ISMAIL DALAM PUISI “SEBUAH JAKET BERLUMUR DARAH” Gibran Yogacakti
Nuansa Indonesia Vol 21, No 1 (2019): Mei
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v21i1.38207

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai puisi “Sebuah Jaket Berlumur Darah” dengan menggunakan teori psikoanalisis Sigmund Freud untuk menemukan pikiran bawah sadar Taufik Ismail dilihat dari mekanisme mimpinya. Dari hasil penelitian ditemukan kerangka pikiran bawah sadar Taufik Ismail ditinjau dari psikobiografi dan dikaitkan dengan mekanisme mimpi yaitu: simbolisasi, kondensasi, dan pengalihan. Dari ketiga mekanisme mimpi tersebut, juga ditemukan ekspresi bahasa yang meliputi metafora “penderitaan” dan metafora “perlawanan” yang tercakup dalam simbolisasi, metafora “kemenangan” yang tercakup dalam kondensasi, dan metonimi “kesabaran” yang tercakup dalam pengalihan sehingga ditemukan pikiran bawah sadar Taufik Ismail yang merupakan sosok pejuang dalam ketertindasan.
HIKAYAT MAHARAJA RAWANA: SUNTINGAN TEKS DAN ANALISIS SKEMA AKTAN A. J. GREIMAS Adhika Fatiya Nur Fadhilla
Nuansa Indonesia Vol 21, No 1 (2019): Mei
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v21i1.38208

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) bagaimana suntingan teks Hikayat Maharaja Rawana; (2) bagaimana skema aktan dan struktur fungsional teks Hikayat Maharaja Rawana berdasarkan teori struktural A. J. Greimas; (3) bagaimana korelasi antara skema aktan dan struktur fungsional teks Hikayat Maharaja Rawana.Tujuan penelitian ini adalah (1) menyediakan suntingan teks Hikayat Maharaja Rawana; (2) mendeskripsikan skema aktan dan struktur fungsional teks Hikayat Maharaja Rawana; (3) mendeskripsikan korelasi antara skema aktan dan struktur fungsional untuk menemukan struktur utama cerita teks Hikayat Maharaja Rawana. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan yaitu teks Hikayat Maharaja Rawana dengan kode naskah Schoemann V 4 dan tersimpan di Perpustakaan Berlin, Jerman. Adapun data penelitian ini yaitu kalimat atau paragraf yang memiliki fungsi membentuk sebuah peristiwa yang terdapat dalam teks HMR. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pustaka. Metode penyuntingan yang digunakan adalah metode standar. Teknik pengolahan data penelitian adalah tahap deskriptif, tahap analisis dan tahap evaluasi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan: (1) suntingan teks terdapat kesalahan salin tulis yang terdiri atas 56 lakuna, 16 substitusi, 44 ditografi, 5 transposisi, 4 adisi, 64 kata yang tidak terbaca dan 4 ketidakkonsistenan penulisan; (2) analisis struktural berdasarkan teori Algirdas Julien Greimas dalam teks Hikayat Maharaja Rawana diketahui terdapat 18 skema aktan dan struktur fungsiona;(3) Korelasi antara skema aktan dan struktur fungsional menghasilkan struktur utama cerita teks Hikayat Maharaja Rawana.
REGISTER DALAM GRUP FACEBOOK “JUAL BELI MOTOR BEKAS SOLO & SEKITARNYA” Andre Chrisma Tri Widodo
Nuansa Indonesia Vol 21, No 1 (2019): Mei
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v21i1.38202

Abstract

Tulisan ini mengkaji mengenai penggunaan register yang digunakan dalam grup Facebook “Jual beli motor bekas Solo & sekitarnya”. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian kualitatif deskriptif. Data dalam penelitian ini berupa kata (bentuk tunggal dan bentuk kompleks), frasa, bentuk abreviasi, dan bentuk gabungan yang termasuk register dalam grup Facebook “Jual beli motor bekas Solo & sekitarnya”. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah grup Facebook “Jual beli motor bekas Solo & sekitarnya”. Metode penyediaan data dalam penelitian ini adalah metode simak dengan teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini berupa metode padan referensial, metode padan translasional, dan metode padan pragmatis, sedangkan teknik yang digunakan adalah teknik pilah unsure penentu (PUP). Kemudian, hasil analisis data yang telah dilakukan dalam penelitian ini disajikan dengan metode informal. Berdasarkan analisis data yang dilakukan, maka dapat disimpulkan bentuk register yang ditemukan dalam grup Facebook “Jual beli motor bekas Solo & sekitarnya” berbentuk kata dasar, bentuk kompleks (kata berafiks, bentuk reduplikasi, dan kata majemuk), bentuk frasa, bentuk abreviasi (singkatan dan kontraksi), dan bentuk gabungan. Selanjutnya, makna register dalam grup Facebook“Jual beli motor bekas Solo & sekitarnya” hanya digunakan dan hanya dapat dipahami oleh anggota yang tergabung dengan grup Facebook tersebut
STRATEGI KETIDAKSANTUNAN NEGATIF DALAM REALITY SHOW 86 DI NET TV Katrina Larasati Utami
Nuansa Indonesia Vol 21, No 1 (2019): Mei
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v21i1.38204

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi ketidaksantunan negatif yang digunakan oleh anggota polisi dan masyarakat dalam reality show 86 di NET TV. Data pada penelitian ini berupa dialog yang mengandung strategi ketidaksantunan yang diambil dari 10 video dari tayangan reality show 86 pada bulan Agustus 2018. Analisis data didasarkan pada teori strategi ketidaksantunan Culpeper. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi ketidaksantunan negatif yang ditemukan dalam reality show 86 terdapat tujuh substrategi yang meliputi: (i) menakut-nakuti, (ii) mencemooh/mengejek, (iii) meremehkan, (iv) meragukan, (v) menuduh, (vi) mengancam, (vii) memaksa. Substrategi yang paling menonjol dan paling sering digunakan dalam reality show 86 tersebut adalah meragukan. Adanya faktor perbedaan kekuasaan memunculkan tuturan yang mengandung strategi ketidaksantunan negatif.
PENERAPAN PRINSIP POLLYANNA PADA ACARA DAKWAH “KAJIAN KITAB KUNING SHAHIH BUKHARI” DI TVRI Eka Istini
Nuansa Indonesia Vol 21, No 1 (2019): Mei
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v21i1.38092

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan Prinsip Pollyanna dalam sesi tanya jawab acara “Kajian Kitab Kuning Shahih Bukhari” di TVRI. Data pada penelitian ini berupa tuturan-tuturan yang mengandung penerapan Prinsip Pollyanna yang diambil dari situs televisi daring UseeTV. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak. Analisis data didasarkan pada teori Prinsip Pollyanna Leech dengan menggunakan metode kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Prinsip Pollyanna yang ditemukan dalam acara dakwah “Kajian Kitab Kuning Shahih Bukhari” terdapat dua penggunaan aspek Prinsip Pollyanna yang meliputi (i) penggunaan aspek eufemisme dan (ii) penggunaan aspek adverbial of degree (keterangan tingkatan). Aspek yang paling sering digunakan dalam acara dakwah Kajian Kitab Kuning Shahih Bukhari adalah aspek adverbial of degree (keterangan tingkatan). Penggunaan Prinsip Pollyanna pada tuturan dalam acara dakwah tersebut bertujuan untuk memperhalus tuturan sehingga tuturan terkesan santun.
TINDAK TUTUR DIREKTIF DAN EKSPRESIF PADA VLOG DIARY OF ERIX SOEKAMTI: SUATU KAJIAN PRAGMATIK Deddy Krisnadi
Nuansa Indonesia Vol 21, No 1 (2019): Mei
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v21i1.38205

Abstract

Penelitian ini membahas tentang bentuk-bentuk tindak tutur direktif dan ekspresif yang terdapat pada vlog Diary Of Erix Soekamti. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan bentuk-bentuk tindak tutur direktif dan ekspresif yang terdapat pada vlog Diary Of Erix Soekamti. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan pragmatik. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tuturan-tuturan yang mengandung tindak tutur direktif dan ekspresif beserta konteks yang melingkupinya pada vlog Diary Of Erix Soekamti. Sumber data pada penelitian ini adalah vlog Diary Of Erix Soekamti episode Agustus--Oktober 2017 yang diunduh dari situs Youtube. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode padan dan metode analisis kontekstual. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan oleh penulis, dapat disimpulkan bahwa dalam vlog Diary Of Erix Soekamti ditemukan 7 bentuk tindak tutur direktif, yaitu menyuruh, melarang, mengingatkan, meminta, mengajak, menyarankan, dan mempertanyakan. Selanjutnya, pada vlog Diary Of Erix Soekamti ditemukan 11 bentuk tindak tutur ekspresif, yaitu mengumpat, mengungkapkan rasa heran, berterimakasih, mengungkapkan rasa syukur, mengucap salam, menolak, menyetujui, memuji, meminta maaf, menyindir, dan menyatakan ketidaksetujuan.
FUNGSI PENGGUNAAN DISFEMISME DALAM KOMENTAR INSTAGRAM @MEME.COMIK.INDONESIA Amalia Fitri
Nuansa Indonesia Vol 21, No 1 (2019): Mei
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v21i1.38093

Abstract

Penelitian ini membahas fungsi penggunaan disfemisme dalam komentar di akun Instagram @meme.comik.indonesia. Permasalahan yang akan dibahas adalah bagaimana fungsi penggunaan disfemisme dalam kolom komentar Instagram @meme.comik.indonesia. Data yang digunakan adalah kata, frasa, klausa, dan kalimat yang mengandung disfemisme. Data dalam penelitian ini diambil dari unggahan pada bulan Oktober tahun 2018. Sumber data yang digunakan adalah akun Instagram @meme.comik.indonesia. Metode penyediaan data dalam penelitian ini adalah metode simak dengan teknik catat dan teknik Simak Bebas Libat Cakap (SBLC). Metode analisis data yang digunakan adalah metode agih dengan teknik dasar bagi unsur langsung, teknik lanjutan berupa teknik lesap dan teknik ganti, serta metode padan dengan teknik dasar Pilah Unsur Penentu (PUP). Simpulan dari penelitian ini yaitu; terdapat lima fungsi penggunaan disfemisme dalam komentar di akun @meme.comik.indonesia antara lain fungsi menghina, fungsi mengungkapkan ketidaksepakatan, fungsi untuk mengungkapkan kekesalan, fungsi untuk menyindir, dan fungsi untuk mengungkapkan keheranan atau keterkejutan.
IDEOLOGI SENO GUMIRA AJIDARMA DALAM NOVEL JAZZ, PARFUM, DAN INSIDEN Afifah Nada Putri Ramadhani
Nuansa Indonesia Vol 21, No 1 (2019): Mei
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v21i1.38206

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan ideologi pengarang melalui tata naratif teks di dalam novel Jazz, Parfum, dan Insiden karya Seno Gumira Ajidarma. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan mimesis yang bertumpu pada karya. Data penelitian ini adalah kutipan tata naratif seperti kata, kalimat, dialog dari sebagian isi cerita, dan paragraf yang dinarasikan pada novel Jazz, Parfum, dan Insiden. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah baca dan catat. Hasil analisis disajikan melalui kutipan dari tata naratif teks yang meliputi sikap terhadap kekerasan, kekuasaan, dan kaum pinggiran. Ideologi yang disimpulkan dari pengarang adalah ideologi humanisme.

Page 1 of 1 | Total Record : 8