cover
Contact Name
Yulius Tiranda
Contact Email
yuliustiranda@ikestmp.ac.id
Phone
+6281994854458
Journal Mail Official
penelitianikestmp@gmail.com
Editorial Address
Jl. A. Yani 13 Ulu, Plaju, Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Masker Medika
ISSN : 23018631     EISSN : 26548658     DOI : -
Core Subject : Health, Social,
Jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Inovatif (LP2MI) IKesT Muhammadiyah Palembang ini berfokus pada kajian keperawatan (Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Anak, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Kritis, Keperawatan Komunitas dan Manajemen Keperawatan) , Kebidanan (Kehamilan, Persalinan, Nifas, Neonatus, Bayi dan Anak, Kesehatan Reproduksi), Kesehatan Lingkungan, fisioterapi dan Tekhnik Laboratorium Medik. Jurnal Masker Medika terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan bulan desember yang dipublikasikan dalam terbitan cetak dan elektronik.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 2 (2021): Masker Medika" : 10 Documents clear
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN IBU TENTANG MAKANAN PENDAMPING ASI Marwan Riki Ginanjar
Masker Medika Vol 9 No 2 (2021): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/maskermedika.v9i2.452

Abstract

Latar belakang: Makanan pendamping ASI (MP-ASI) perlu diberikan kepada bayi saat mulai memasuki usia 6 bulan guna memenuhi kebutuhan gizi. Pemberian MP-ASI tidak tepat berdampak pada kurangnya kecukupan gizi bayi. Ketidaktepatan pemberian MP-ASI salah satunya disebabkan oleh pengetahuan ibu yang rendah. Pendidikan kesehatan dengan metode yang tepat dapat meningkatkan pengetahuan ibu tentang MP-ASI. Tujuan:Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap Pengetahuan Ibu tentang Makanan Pendamping ASI pada Bayi. Metode Penelitian: penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pre-experimental design dan rancangan menggunakan One grouppretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi usia 6 bulan - < 6 tahun sebanyak 33 responden. Pengambilan sampel menggunakan metode Total Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Rata-rata pengetahuan ibu sebelum dilakukan pendidikan kesehatan adalah 10,76 dengan nilai median 11, nilai minimal 8 dan maksimal 14. Rata-rata pengetahuan ibu setelah dilakukan pendidikan kesehatan adalah 11,52 dengan nilai median 11, nilai minimal 9 dan maksimal 14. Perbedaan pengetahuan ibu tentang MP-ASI sebelum dan setelah intervensi dengan p value 0,005. Kesimpulan: Ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan ibu tentang MP-ASI.
PENGETAHUAN TENTANG COVID-19 DAN PEMERIKSAAN KEHAMILAN DI MASA NEW NORMAL Renda Natalina Pratama
Masker Medika Vol 9 No 2 (2021): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/maskermedika.v9i2.458

Abstract

Latar Belakang: Kondisi ibu hamil merupakan hal yang fisiologis. Namun risiko/factor yang mempengaruhi terjadinya kegawatdaruratan harus tetap diantisipasi. Pemeriksaan kesehatan ibu hamil di masa new normal tetap dapat dilakukan dengan menjaga protocol kesehatan kecuali ada tanda bahaya. Tujuan: Untuk mengetahui bagaimana hubungan pengetahuan ibu tentang Covid-19 dengan frekuensi pemeriksaan kehamilan selama pandemic Covid-19. Metode: Penelitian ini dilakukan di PMB Husniyati Palembang dengan responden sebanyak 40 ibu hamil. Jenis penelitian ini penelitian analitik yang menganalisis hubungan variabel independent dengan variabel dependen menggunakan Uji Chi Square. Pengambilan sampel dilakukan secara accidental sampling selama waktu penelitian. Hasil: analisis statistik diperoleh hasil tidak terdapat hubungan antara pengetahuan ibu tentang Covid-19 dengan frekuensi pemeriksaan ANC dengan nilai p-value sebesar 0,309 atau Sig.> 0,05. Kesimpulan: Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan antenatal care pada ibu hamil dengan memberikan edukasi terkait Covid-19.
DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP MATERNAL DEPRESSIVE SYMPTOMS Inge Anggi Anggarini
Masker Medika Vol 9 No 2 (2021): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/maskermedika.v9i2.459

Abstract

Background: The postpartum period has a unique meaning for a woman having children will give a positive value. Playing the role of a mother creates a feeling of need which indirectly creates these positive feelings. The postpartum period is a transition period in which physical and psychological changes occur. Objective: to determine the relationship between social support and changes in maternal depressive symptoms. Methods: This research design is a descriptive correlative research type with a cross sectional approach. The number of samples was 59 respondents using consecutive sampling technique. Collecting data using questionnaires and data analysis using chi-square. Results: The results showed that there was a significant relationship between social support factors and maternal depressive symptoms (0.04 < 0.05). Conclusions: Social support from husband and family can reduce maternal depressive symptoms in postpartum mother.
JUDUL PENGARUH KOMUNIKASI TERAPEUTIK TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN PRE OPERASI BEDAH MAYOR : LITERATURE REVIEW dewi pujiana
Masker Medika Vol 9 No 2 (2021): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/maskermedika.v9i2.460

Abstract

THE EFFECTIVENESS OF THERAPEUTIC COMMUNICATION ON ANXIETY AMONG PATIENTS WITH PRE –MAJOR SURGERY : LITERATURE REVIEW Abstract Background: Patients often experience anxiety with various risks or bad possibilities that can occur in undergoing surgery, especially major surgery. One of the efforts in dealing with anxiety is through trerapeutic communication during preoperative major sirgery. Therapeutic communication can increase patient confidence in facing an operation. Study Purpose : Writing this literature Review aimed to determine the effect of nurse therapeutic communication on anxiety levels in patients with pre-major surgery. Methods: This study, used the Literature Review method by taking data sources using electronic databases such as PubMed, National Library and Google Schloar to answer the purpose of writing. Articles published in the period 2016-2020 which selection and identification according to the inclusion criteria, There are 10 articles that will be reviewed. Results: Based on the results of the review of the 10 research articles, it was explained that there was a significant effect after nurse therapeutic communication was carried out on the level of anxiety in patients with pre-major surgery, such as decreasing anxiety in patients with pre-major surgery. Conclusion: Therapeutic communication is very effective in reducing anxiety levels on patient pre-major surgery, so that it can be applied in nursing care for patients who will undergo the surgery process Keywords : Therapeutic Communication, Anxiety, Pre-Major Surgery.
JUMLAH ERITROSIT DENGAN TEKNIK HOMOGENISASI SEKUNDER INVERSI 5 KALI DAN 8 KALI Margareta Haiti
Masker Medika Vol 9 No 2 (2021): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Pemeriksaan eritrosit dilakukan sebagai skrining rutin bagian dari pemeriksaan darah lengkap maupun darah rutin guna mendiagnosis gangguan hematologis. Hal yang penting dalam tahap pra analitik adalah homogenisasi. Darah dalam tabung yang berisi antikoagulan harus segera dicampur agar tidak terjadi pembekuan. Penundaan pemeriksaan menyebabkan darah mengendap, maka perlu homogenisasi sekunder sebelum darah diperiksa supaya darah terdistribusi normal. Homogenisasi primer dilakukan sebanyak 10 kali; Darah yang belum langsung diperiksa harus dilakukan homogenesasi sekunder, namun belum ada standar untuk homogenisasi sekunder Metode: Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen dengan Static Group Comparison dan dengan teknik pengambilan sampel secara Total sampling. Hasil : Pemeriksaan eritrosit yang dihomogenisasi sekunder 5 kali diperoleh hasil nilai median 461 X106µ, nilai minimum 42 X106µL dan nilai maksimum 586 X106µL. Sedangkan yang dihomogenisasi sekunder 8 kali diperoleh hasil nilai median 456 X106µL, nilai minimum 47 X106µL dan nilai maksimum 588 X106µL. Hasil uji statistik menunjukkan tidak ada perbedaan bermakna p = 0,416 (>0,05). Simpulan : berdasarkan uji statistik dapat disimpulkan tidak terdapat perbedaan eritrosit dengan teknik homogenisasi sekunder 5 kali dan 8 kali.
PENGARUH PENGGUNAAN GADGET TERHADAP PERKEMBANGA PSIKOSOSIAL PADA ANAK SEKOLAH DASAR Sri Tirtayanti
Masker Medika Vol 9 No 2 (2021): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/maskermedika.v9i2.463

Abstract

PENGARUH PENGGUNAAN GADGET TERHADAP PERKEMBANGA PSIKOSOSIAL PADA ANAK SEKOLAH DASAR
PENGARUH MOBILISASI PROGRESIF TERHADAP STATUS HEMODINAMIK PASIEN DI RUANG ICU : LITERATURE REVIEW Apriyani Apriyani; Sri Tirtayanti
Masker Medika Vol 9 No 2 (2021): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/maskermedika.v9i2.464

Abstract

Background : Progressive mobilization is one way of movement for monitoring the hemodynamic status of patients in the ICU. Hemodinamic instability can also be an obstacle to progressive mobilization. Recovery of hemodynamic status Could be conducted through nursing interventions by providing physical activity, namely progressive mobilization using of Head to Bed (HOB) and Range of Motion (ROM) movements given 2-3 times a day for 15-20 minutes each time. Objective : To determine the effect of progressive mobilization on the hemodynamic status of patients in the ICU. Research Methods : This study used a literature review as an approach using PubMed and Google Scholar as an electronic database, whereas year range 2016-2020 was the inclusion criteria. Several keyword were used to search the articles, those were progressive mobilization, hemodynamic status and ICU patients. Result : Four journals found that the phenomenon had been explained by giving progressive mobilization of patients in the ICU to monitoring the hemodynamic status. Conclusion : It can be concluded that progressive mobilization might improve the hemodynamic status of patients in the ICU.
FAKTOR–FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN HIPERTENSI DALAM KEHAMILAN PADA IBU HAMIL DI PMB DEWI ANGGRAINI NEN SASTRI
Masker Medika Vol 9 No 2 (2021): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/maskermedika.v9i2.465

Abstract

Pendahuluan : Ada beberapa faktor yang berkontribusi terhadap penyebab kematian ibu. Pada hasil sensus penduduk tahun 2010 penyebab kematian ibu antara lain perdarahan postpartum (20%), hipertensi dalam kehamilan termasuk preeklampsia/eklampsia (32%), partus lama (1%), abortus (4%), peradarahan antepartum (3%), komplikasi puerpuerium (31%), kelainan amnion (2%), lain-lain (7%).. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk diketahui hubungan antara usia ibu, riwayat hipertensi, pekerjaan ibu, paritas, pada ibu hamil. Metode : rancangan penelitian yang digunakan penelitian observasional dengan pendekatan case control. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil di PMB Dewi Anggraini Palembang pada bulan Januari sd Desember tahun 2020. Hasil : hasil uji statistik dengan menggunakan chi square didapatkan menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna usia dengan kejadian hipertensi dalam kehamilan dengan nilai p value 1,000 (p>α), tidak ada hubungan yang bermakna paritas dengan kejadian hipertensi dalam kehamilan dengan nilai p value =0,261 (p>α), tidak ada hubungan yang bermakna pekerjaan dengan kejadian hipertensi dalam kehamilan dengan nilai p value = 1,000 (p>α), ada hubungan yang bermakna riwayat hipertensi dengan kejadian hipertensi dalam kehamilan dengan nilai p value = 0,000 (p<α). Simpulan : tidak ada hubungan yang bermakna antara umur ibu hamil, paritas ibu hamil, dn pekerjaan ibu dengan kejadian hipertensi dalam kehamilan, ada hubungan yang bermakna antara riwayat hipertensi ibu hamil dengan kejadian hipertensi dalam kehamilan. Saran : Diharapkan bagi ibu hamil dapat lebih rutin untuk memeriksakan kehamilannya ketempat pelayanan kesehatan agar petugas kesehatan dapat mengupayakan terwujudnya kondisi terbaik bagi ibu dan bayi yang dikandungnya.
PENATALAKSANAAN ULKUS KAKI DIABETIK DENGAN TERAPI OKSIGEN HIPERBARIK PADA PASIEN DIABETES MELLITUS: LITERATURE REVIEW Joko Tri Wahyudi; Ranti Agustini; Suratun Suratun
Masker Medika Vol 9 No 2 (2021): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/maskermedika.v9i2.467

Abstract

Latar belakang: Ulkus diabetik merupakan suatu penyakit yang menakutkan karena penyakit ini merupakan komplikasi lanjutan yang dialami oleh penderita diabetes mellitus yang mempunyai dampak negatif pada kualitas hidup seseorang. Salah satu metode yang dapat dilakukan untuk mengatasi kejadian ulkus kaki diabetik yaitu dengan terapi oksigen hiperbarik. Terapi ini diketahui dapat memfasilitasi penyembuhan luka dengan memperbaiki perfusi jaringan luka, meningkatan replikasi fibroblas serta produksi kolagen dan meningkatkan kemampuan fagositik. Tujuan: Untuk mengetahui penatalaksanaan ulkus kaki diabetik dengan terapi oksigen hiperbarik pada pasien diabetes mellitus. Metode Penelitian: Penelitian ini adalah literature review dengan pendekatan kuantitatif melalui pencarian artikel yang dilakukan dengan menggunakan database elektronik seperti PubMed, Scient Direct, dan Wiley Online Library untuk menjawab tujuan penulisan. Kombinasi kata kunci yang digunakan dalam pencarian artikel adalah Diabetic Foot Ulcer OR Diabetic Foot AND Hyperbaric Oxygen Therapy OR Oxygenations Hyperbaric AND Wound Healing. Hasil: Berdasarkan 7 artikel yang direview menunjukkan bahwa pemberian terapi oksigen hiperbarik dapat mengurangi luas daerah ulkus dan mempercepat proses penyembuhan luka setelah menjalani terapi ≥ 10 sesi. Terapi oksigen hiperbarik dapat meningkatan konsentrasi oksigen dalam jaringan tubuh sehingga memicu metabolisme fungsi sel yang dapat membantu perbaikan mikrosirkulasi dan mempercepat penyembuhan luka. Kesimpulan: Penatalaksanaan ulkus kaki diabetik dengan terapi oksigen hiperbarik pada pasien diabetes mellitus secara signifikan mengurangi ulkus kaki diabetik dan mempercepat proses penyembuhan luka.
PENGARUH TERAPI RELAKSASI GUIDED IMAGERY TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI Yudi Abdul Majid
Masker Medika Vol 9 No 2 (2021): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/maskermedika.v9i2.468

Abstract

Background: The elderly are individuals aged 60 years and over who experience physical, mental, psychosocial changes. One of the thysical changes in the cardiovaskular system where the heart valves thicken and become stiff so that the aortic wall decreases. The heartꞌs ability to pump blood decreases resulting in loss of elasticity of blood vessels which can cause blood pressure which is at risk for several degenerative disease including hypertension. Hypertension is a condition in which a person experiences an increase in blood pressure above normal. One of the non-farmakological treatments is guided imagery relaxation theraphy, guided imagery relaxation theraphy is a techique that uses a personꞌs imagination by imagining good or happy things, fun and calming. Research Objectives: The aim in this study was to analyze the effect of guided imagery relaxation theraphy on blood pressure in the elderly with hypertension. Research Methods: This study uses a literature review by analyzing articels related to the research. Data were obtained from electronic databases, namely Goggle Scholar, Pubmed, Proques, with the keywords elderly, guided imagery, and hypertension published in 2015-2020. Results: Based on the results of the analysis of 10 research articles reviewed, it was found that area there was a significant effect of guided imagey relaxation theraphy on changes in blood pressure in the elderly with hypertension, because by stimulating the brain through imagination, a response in the nervouse system can arise which makes the body relax. It is felt by the body so that endorphins are released into the blood vessels so that the blood vessels experience vasodilation and the blood supply is fulfilled which can cause a decrease in blood pressure and heart rate. Conclussion: Guided imagery relaxation theraphy can reduce blood pressure in elderly patients with hypertension.

Page 1 of 1 | Total Record : 10