cover
Contact Name
Irfan
Contact Email
jurnal.eeict@gmail.com
Phone
+6281522777633
Journal Mail Official
jurnal.eeict@gmail.com
Editorial Address
KAMPUS UNISKA M A B BANJARMASIN Jl. Adhyaksa No. 2 Kayutangi Banjarmasin Kalimantan Selatan 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
EEICT (Electric, Electronic, Instrumentation, Control, Telecommunication)
ISSN : 26544296     EISSN : 26152169     DOI : -
Jurnal EEICT fokus pada bidang teknik elektro rekayasa pemrosesan sinyal, listrik (listrik), elektronik, instrumentasi & kontrol, telekomunikasi, komputasi dan informatika.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2020)" : 5 Documents clear
Analisa Gangguan Dan Upaya Perbaikan Motor Filter Sirkulasi Udara Pada Motor Kiln Main Drive (461kl1m#2) di PT.Indocement Plant 12 Tarjun a.agung irhandy pradana
EEICT (Electric, Electronic, Instrumentation, Control, Telecommunication) Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/eeict.v3i2.4531

Abstract

Seringnya terjadi stop produksi dalam 5 bulan terakhir yang diakibatkan oleh tingginya temperatur motor kiln menyebabkan proses produksi clingker tidak maksimal. Dalam hal ini penulis dan electrical department akan menganalisa penyebab gangguan dan akan melakukan perbaikan untuk memaksimalkan produksi clingker. Penelitian ini menggunakan jenis rancangan eksperiment dan mengumpulkan data dengan cara observasi. Penyebab temperatur motor tinggi di karenakan tidak maksimalnya kinerja pendingin motor. Uji hipotesa analisis data koefisien korelasi pearson di gunakan untuk menentukan penyebab permasalahan pendingin motor, dari hasil pengujian analisa korelasi maka di buatlah lubang saluran udara masuk dan keluar supaya sirkulasi pendingin motor tidak di tempat, dan memberikan filter tambahan untuk menjaga kualiatas udara yang masuk, modifikasi ini berhasil menurunkan bahkan menghilangkan gangguan temperatur tinggi pada motor kiln..Kata kunci : Rotary kiln, Motor DC, Clingker
Pengaruh Manuver Jaringan Distribusi 20 Kv Terhadap Indeks Keandalan Penyulang BT07 Batulicin alif karnandi ode; moethia faridha
EEICT (Electric, Electronic, Instrumentation, Control, Telecommunication) Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/eeict.v3i2.4275

Abstract

Keandalan suatu sistem tenaga listrik berkaitan dengan kualitas, kontinuitas penyaluran dayanya. Penyaluran daya listrik ditandai dengan pasokan daya yang terus menerus atau meminimalisir pemadaman. Salah satu yang berpengaruh di dalam kontinyuitas penyaluran daya listrik adalah pemilihan jenis konfigurasi jaringan. Konfigurasi Radial yang sederhana diangap tidak dapat memenuhi keandalan suatu sistem distribusi oleh karena itu dibuat bentuk variasinya berupa Konfigurasi Loop (SPLN No.59 Tahun 1985). Konfigurasi Loop merupakan gabungan dari dua buah struktur jaringan radial, dimana pada ujung dari dua buah jaringan di pasang sebuah saklar (switch) berupa Motorized atau LBS.Manuver jaringan kegiatan rekayasa jaringan terhadap operasi normal dari akibat gangguan/pekerjaan jaringan sehingga tercapainya kondisi penyaluran tenaga listrik yang maksimal. Di dalam melakukan manuver jaringan perlu diperhatikan kapasitas peralatan jaringan berkaitan dengan beban maksimal yang dapat dipikul, seperti PMT dan Recloser. Untuk melakukan manuver direkomendasikan memilih penyulang dengan rugi saluran paling kecil sehingga daerah padam dapat diminimalisir namun kualitas listrik tetap dapat dipertahankan. Bagi penyulang BTL07 terdapat alternatif berbeda untuk setiap kondisi section yang padam. Jika section yang berada pada zona 1 atau daerah sepanjang PMT hingga Recloser pertama padam, urutan altenatif manuvernya melalui penyulang BTL01 dan BTL05. Sedangkan jika zona 2 padam, urutan altenatif manuvernya melalui penyulang PLJ01 dan PLJ02. Sehingga diperlukan proses backup penyulang BTL07 terhadap penyulang lain dan pengaruh manuver penyulang BTL07 pada perkembangan jaringan distribusi 20 kV dan keandalan jaringan distribusi terhadap gangguan yang dihitung dari Indeks saidi saifi, losses maupun ENS (Energy Not Served).Sistem loop sebagai uji coba yang mempertemukan beberapa penyulang melalui titik key point Motorized maupun Recloser dengan penyulang BTL07 saat dilakukan simulasi dapat menanggung pelimpahan beban yang diberikan oleh penyulang BTL07 yang mencapai hingga 8.6 MW meyebabkan kenaikan jarak penyuplaian dari 41.6 kms menjadi 66.7 Kms dengan drop tegangan yang terjadi maksimal penurunan 1 KV dengan tegangan supplai dari GI Batulicin telah dinaikan menjadi 21 KV, hal ini dilakukan untuk menjaga standar kestabilan tegangan ujung. Kata Kunci: Konfiurasi Jaringan, Indeks Keandalan 
Rancang Bangun Antena Dual Band Menggunakan Aplikasi 4nec2 Untuk Komunikasi Melalui Satelit Amatir faisal rizkan; moethia faridha
EEICT (Electric, Electronic, Instrumentation, Control, Telecommunication) Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/eeict.v3i2.4272

Abstract

Satelit Amatir telah banyak digunakan para amatir radio di seluruh dunia untuk media berkomunikasi. Satelit ini juga sangat berperan penting dalam penanggulangan bencana di saat mode komunikasi lain tidak lagi dapat diandalkan. Satelit amatir pada umumnya memiliki Voice Repeater yang dapat digunakan untuk menerima sinyal suara yang dikirim dari bumi dan pacarkan kembali secara luas dengan frekuensi dan band yang berbeda. Untuk dapat berkomunikasi melalui Voice Repeater, diperlukan antena yang mampu mengarahkan seluruh daya dari pemancar  agar sinyalnya mampu mencapai satelit yang mengorbit di ketinggian sekitar 650 kilometer dan antena juga harus sensitif untuk menerima sinyal downlink dari satelit.Skripsi ini membahas mengenai perancangan dan pembangunan sebuah antenna dual band pada frekuensi 145.880MHz dan 435.880 Mhz yang akan digunakan untuk berkomunikasi pada Voice Repeater satelit Lapan A2 dengan  dibantu aplikasi perancangan antena bernama 4NEC2. Bahan pembuat antenna yang dipakai adalah aluminium tabung dengan diameter 8mm yang banyak dijual dipasaran.Dari hasil pengukuran antenna yang telah dibangun, didapatkan selisih frekuensi kerja serta gain dibandingkan dengan simulasi pada 4NEC2. Frekuensi kerja hasil pengukuran adalah 148.052 MHz dan 442.667MHz dengan gain 6.71 dBi sedangkan frekuensi kerja pada 4NEC2 adalah 145.880MHz dan 435.880 MHz dengan gain 9.33dBi. Kata Kunci   : Satelit Amatir, Amateur Sattelite, Amsat, Antena, Dual Band, 4nec2
Analisa Sistem Distribusi 20 KV Pada Sistem Grid PLTD Bakau – Gi Kerang ilham febry sudi pratama; moethia faridha
EEICT (Electric, Electronic, Instrumentation, Control, Telecommunication) Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/eeict.v3i2.4273

Abstract

Sistem yang digunakan PLTD Bakau yaitu sistem isolated yang masih menggunakan mesin diesel untuk mencukupi kebutuhan listrik di daerah Bakau. Namun dikarenakan semakin tahun semakin mahal Biaya Pokok Produksi (BPP) maka PT PLN (Persero) mulai memikirkan penghematan BPP dengan cara membangun Jaringan SUTM baru untuk di Interkoneksikan dengan GI terdekat dalam hal ini GI yang terdekat dari PLTD Bakau adalah GI Kerang, sehingga dilakukan pembangunan Jaringan SUTM baru untuk interkoneksi dengan GI Kerang. Pada saat pembangunan SUTM baru tersebut, perlu diperhatikan Losses daya dan tegangan ujung dihasilkan jika sudah interkoneksi dengan GI Kerang. Rugi – rugi daya atau Losses adalah energi yang terbuang selama perjalanan dari sumber menuju ke pelanggan. Semakin rendah nilai losses suatu jaringan maka jaringan tersebut dinyatakan handal dan bisa menyuplai pelanggan tanpa ada keluhan redup di pelanggan. Sehingga PLN selalu memperhatikan tegangan ujung yang ada sekarang, dan juga menjalankan program untuk menonaktifkan mesin diesel. Sehingga diharapkan suplai GI tersebut membuat tegangan menjadi lebih baik ketimbang suplai dari mesin diesel.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa sistem distribusi 20 kv pada sistem grid PLTD Bakau – GI Kerang analisa sistem distribusi 20 Kv dengan simulasi ETAP 12.6. Metode penelitian ini adalah metode untuk menganalisa losses yang dihasilkan.Dengan cara Analisis Simulasi ETAP 12.6 dan Analisis Ekonomi untuk Grid PLTD Bakau – GI Kerang ada beberapa hasil yang didapat yaitu untuk analisis dengan  ETAP 12.6 mendapatkan hasil losses tegangan menurun jika disupply dengan GI dan losses daya meningkat. Dan hasil losses daya mengalami peningkatan sebesar 157,4 Kw dikarenakan beban Grogot dan Panjang jaringan grogot namun untuk losses tegangan mengalami penurunan sebesar 272,7  jika di supply dengan GI. Dari Analisis Ekonomi, mengalami keuntungan jika interkoneksi dengan Sistem Kaltim karena sudah tidak memakai mesin diesel lagi Kata Kunci : Interkoneksi, Losses, ETAP 12.6
Kajian Rancangan Instalasi Penerangan Pada Laboratorium Eksplorasi Dan Mekanika Batuan Politeknik Muara Teweh juli chandra teruna
EEICT (Electric, Electronic, Instrumentation, Control, Telecommunication) Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/eeict.v3i2.4274

Abstract

Politeknik Muara Teweh memiliki fasilitas gedung pendidikan yang memadai, begitu juga laboratorium sebagai wadah eksperimen dan penelitian untuk mengembangkan ilmu pengetahuan  khususnya  teknik  pertambangan  telah  tersedia.  Salah  satu  laboratorium yang ada di Politeknik Muara Teweh adalah Laboratorium Eksplorasi dan Mekanika Batuan Program Studi Teknik Pertambangan, dimana di laboratorium ini terdapat beberapa peralatan baru sehingga perlu direncanakan instalasi penerangan yang baik agar pelaksanaan kegiatan praktikum dapat berjalan dengan baik. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan, Laborarorium Eksplorasi dan Mekanikan Batuan memiliki luas ruangan 60 m2 dan tinggi ruangan 3,2 m dengan indeks ruangan 1,6. Faktor refleksi dinding sebesar 0,5 dan langit-langit sebesar 0,7. Kebutuhan minimum pencahayaan untuk peralatan sesuai dengan persyaratan kerja adalah 200 lux sehingga berdasarkan hasil penelitian, diperlukan 6 armatur lampu yang masing-masing dapat menghasilkan fluks cahaya sebesar 5200 lumen dengan intensitas cahaya mencapai 413,8 candela sehingga total kuat penerangan di tengah ruangan mencapai 211 lux. Kata Kunci : Intensitas cahaya, fluks cahaya, iluminasi, faktor refleksi, indeks ruangan. 

Page 1 of 1 | Total Record : 5