cover
Contact Name
usman idris
Contact Email
usmanidrish@gmail.com
Phone
+6285242308175
Journal Mail Official
cenderawasih.jap@gmail.com
Editorial Address
Editorial Office: Departemen Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Cenderawasih Jl. Kamp. Wolker, Waena, Jayapura, 99351, Papua, Indonesia, E-mail: cenderawasih.jap@gmail.com Website: http://ejournal.uncen.ac.id/index.php/JAP/index
Location
Kota jayapura,
P a p u a
INDONESIA
CENDERAWASIH: Jurnal Antropologi Papua
ISSN : 27745538     EISSN : 2774552X     DOI : 10.31957/jap
CENDERAWASIH: Journal Antropologi Papua diterbitkan untuk mengembangkan dan memperkaya diskusi ilmiah bagi para Cendekiawan/i yang menaruh minat pada isu-isu sosial budaya di kawasan Asia-Pasific, khususnya di Papua . Jurnal ini menerapkan proses peer-review Anonim tunggal dalam memilih artikel berkualitas tinggi. Editor menyambut baik kiriman artikel teoritis atau berbasis penelitian. Argumen penulis tidak perlu sejalan dengan editor. Ruang lingkup artikel (penelitian) lapangan yang diterbitkan dalam jurnal ini berkaitan dengan; Artikel ini menyajikan hasil penelitian etnografi / kualitatif pada topik tertentu dan berkaitan dengan etnis / kelompok sosial di Papua; Artikel ini merupakan diskusi terperinci tentang penelitian terapan dan kolaboratif dengan keterlibatan yang kuat antara penulis dan subjek kolaborator dalam melaksanakan program intervensi atau inisiatif pembangunan lainnya yang menekankan pada masalah sosial-budaya. Ruang lingkup penelitian pustaka yang diterbitkan dalam jurnal ini berkaitan dengan; Penulisan teori menguraikan teori sosial dan budaya yang terkait dengan wacana teoritis antropologi. Artikel tersebut merupakan tinjauan kritis terhadap referensi antropologi dan buku etnografi lainnya yang wajib diterbitkan minimal 5 tahun terakhir. Makalah tinjauan ada untuk ekspresi pendapat dan memungkinkan penulis untuk mengirimkan materi yang mungkin tidak sesuai untuk artikel penelitian asli tetapi berisi ide-ide yang layak untuk dipublikasikan. Ruang lingkup artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini menangani berbagai topik, termasuk: Antropologi Sosial dan Budaya; Antropologi Hukum dan Konflik; Antropologi Ekonomi; Antropologi Ekologi; Antropologi Maritim dan Marin; Antropologi Pertanian; Antropologi Politik Antropologi Perkotaan Etnisitas dan Identitas; Antropologi Globalisasi Antropologi Bisnis; Antropologi Agama; Antropologi Tari; Kebudayaan dan Kearifan Lokal Pluralisme dan Multikulturalisme Etnografi Papua; Etnosains Papua; Antropologi Kesehatan. Antropologi Pariwisata.
Articles 1 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2022): June 2022" : 1 Documents clear
Pelestarian Tanaman Obat Di Kampung Inggembai Pegunungan Arfak Papua Barat Rini Maryone
CENDERAWASIH: Jurnal Antropologi Papua Vol 3, No 1 (2022): June 2022
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jap.v3i1.2511

Abstract

The condition of the natural environment of the Arfak Mountains which has the potential for abundant flora diversity makes people in the Arfak Mountains specifically in Iggembai Village to use these plants as medicinal plants/traditional medicines. Based on this, the problems formulated are How do the people in Iggembai Village, Anggi Gida District use plants as ingredients for traditional medicine, How to use and process plants used as community medicine in Iggembai Village, Anggi Gida District for traditional medicine and How to preserve medicinal plants in life community in Iggembai Village, Anggi Gida District. To answer the problems mentioned above, the authors use an exploratory survey method with data collection techniques through direct observation and interviews with key figures, as well as users of medicinal plants in the research location. The results obtained data on the diversity of various types of medicinal plants as many as 23 species. Inventory and documentation of medicinal plants and their traditional knowledge need to be continued for the benefit of knowledge and conservation as well as the welfare of the people who own the knowledge. Scientific evidence based on existing empirical evidence should also continue to be improved.

Page 1 of 1 | Total Record : 1