cover
Contact Name
Muhammad Yunus
Contact Email
comdev.idpub@gmail.com
Phone
+6281907755024
Journal Mail Official
info@idpublishing.org
Editorial Address
Indonesian Journal Publisher Yogyakarta 55253, Indonesia Telp. +62 821-4089-8548 Email : info@idpublishing.org Web: https://idpublishing.org
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Community Development
ISSN : -     EISSN : 27472760     DOI : https://doi.org/10.47134/comdev.v1i1
Journal of Community Development is officially registered in the Centre for Data and Scientific Documentation (PDDI), Indonesia Institute of Science with ISSN Number 2747-2760 (online). Journal of Community Development is published biannually (October and April) by Indonesian Journal Publisher. Journal of Community Development a scientific journal, double-blind peer-reviewed and open-access journal. Journal of Community Development (Comdev) is an academic journal organized and operated by Indonesian Journal Publishing which aims at publishing conceptual thought or idea and research findings that have been achieved in the field of community development.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 35 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 3 (2026): April" : 35 Documents clear
Pelatihan Pola Makan Sehat dengan Metode Plate Meal Bagi Keluarga Orang dengan Tuberkulosis Resistan Obat Berbasis Bahan Makanan Lokal Papua Indrawan, Alfian; Suyanto, Agnes; Sinaga, Eva
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1878

Abstract

Tuberkulosis Resistan Obat (TB-RO) merupakan masalah kesehatan serius yang membutuhkan penanganan jangka panjang dan berdampak besar terhadap kondisi fisik, psikologis, serta status gizi pasien. Keberhasilan pengobatan TB-RO tidak hanya ditentukan oleh kepatuhan minum obat, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh dukungan nutrisi yang adekuat dari keluarga. Di Provinsi Papua, ketersediaan bahan pangan lokal yang kaya gizi sebenarnya cukup melimpah, namun pemanfaatannya sebagai pola makan sehat bagi penderita TB-RO masih terbatas akibat kurangnya pengetahuan keluarga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan motivasi keluarga penderita TB-RO dalam menerapkan pola makan sehat dan seimbang melalui metode plate meal berbasis bahan makanan lokal Papua. Kegiatan dilaksanakan di Klinik VCT-TB RSUD Jayapura dengan sasaran keluarga pasien TB-RO dan didukung oleh kader kesehatan setempat. Metode pelaksanaan meliputi ceramah edukatif, diskusi interaktif, serta demonstrasi penyusunan menu plate meal menggunakan bahan pangan lokal seperti sagu, ubi jalar, keladi, ikan, dan sayuran hijau. Evaluasi capaian dilakukan melalui observasi partisipasi peserta dan refleksi selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme peserta yang tinggi dan peningkatan pemahaman mengenai prinsip plate meal, khususnya pembagian porsi makanan yang seimbang dan terjangkau. Peserta menyadari bahwa pola makan sehat dapat diterapkan dengan memanfaatkan bahan pangan lokal yang tersedia di lingkungan sekitar. Selain peningkatan pengetahuan, kegiatan ini juga dapat mendukung keberhasilan pengobatan TB-RO. Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup pasien TB-RO serta mendukung keberhasilan program pengendalian TB-RO melalui pendekatan berbasis keluarga dan kearifan lokal.
Membangun Kesadaran tentang Stunting pada Masyarakat Kampung Adat: Program Pencegahan Stunting Terpadu di Kampung Kuta Elan; Qonita; Mulyana, Edi; Huriyyah, Fauziah; Sianturi, Risbon; Syafri, Herman; Fauzi, Rifki
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1450

Abstract

Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan model pencegahan stunting pada kelompok masyarakat adat Kampung Kuta, Jawa Barat. Metode yang digunakan adalah intervensi berbasis komunitas dengan prinsip partisipatif melalui program advokasi dan penyuluhan. Program dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan berbagai elemen masyarakat adat dalam empat tahap kegiatan: (1) analisis kondisi awal melalui wawancara) ((2) diskusi dan advokasi dengan ketua adat, perangkat desa, bidan, kader posyandu, dan orangtua) ((3) edukasi gizi, kesehatan ibu dan anak, serta pola makan berbasis potensi lokal) (dan (4) evaluasi melalui penyebaran angket kepada 11 orangtua. Hasil implementasi program menunjukkan adanya peningkatan kesadaran dan koordinasi di masyarakat adat Kampung Kuta terkait pencegahan stunting. Mayoritas ibu (90,9%) telah memahami tentang stunting, meskipun tingkat pendidikan formal rendah (72,7% berpendidikan SMP). Pola pengasuhan menunjukkan bahwa 72,7% ibu menggunakan pendekatan responsif dalam mengatasi anak yang sulit makan, sementara MPASI disiapkan sendiri dengan variasi gizi cukup. Program ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis komunitas yang sensitif terhadap kearifan lokal efektif untuk pencegahan stunting di masyarakat adat.
Terapi Akupreseur dan Kunyit Asam Untuk Menurunkan Disminorea Pada Remaja Putri di Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Situbondo Susanti, Neny; Jasmiati, Jasmiati; Elizar, Elizar
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1452

Abstract

Ketidaknyamanan saat menstruasi, yang sering disebut dismenore, merupakan salah satu dari sekian banyak masalah yang biasanya menyertai menstruasi. Saat menstruasi, nyeri haid sering kali berlangsung selama satu hingga beberapa hari. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bahwa dismenore sangat umum terjadi di seluruh dunia. Wanita muda mengalami dismenore dengan rata-rata 16,8% hingga 81%. Di negara-negara Eropa, rata-rata 45–97% wanita mengalami dismenore. Secara khusus, Organisasi Ikatan Santri yang berkedudukan di Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Kabupaten Situbondo menjadi salah satu mitra dalam proyek pengabdian masyarakat ini. Salah satu permasalahan yang muncul dari analisis situasi dan perbincangan dengan para santri di Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah adalah kurangnya pengetahuan tentang teknik pijat akupresur untuk mengatasi dismenore. Permasalahan lainnya adalah kurangnya pengetahuan tentang cara penanganan dismenore yang tepat. Para remaja yang tergabung dalam tim kesehatan di pondok pesantren dapat memperoleh manfaat dari pelatihan pijat akupresur dan pemberian kunyit dan asam jawa; mereka kemudian dapat menggunakan pengobatan tersebut untuk membantu remaja lain yang menderita dismenore. Tingkat pengetahuan remaja putri meningkat dari 11,9% menjadi 95,3% setelah diberikan edukasi tentang penanganan disminorea.
Penguatan Literasi Mitigasi Bencana bagi Siswa Tunagrahita melalui Virtual Reality Berbasis Narasi Bilingual di SLB B-C Optimal Kenjeran Ro’ifah, Ro’ifah; Pratiwi, Vina Erni; Syakroni, Moch.; Ashiddiqi, Safril Umar; Marini, Marini; Novianti, Triuli
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1756

Abstract

Siswa tunagrahita merupakan kelompok rentan yang memiliki keterbatasan dalam memahami risiko bencana dan langkah perlindungan diri, terutama pada satuan pendidikan yang berada di wilayah rawan bencana seperti SLB B-C Optimal Kenjeran Surabaya. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkuat literasi mitigasi bencana dan proteksi diri siswa tunagrahita melalui pemanfaatan media pembelajaran berbasis Virtual Reality (VR) dengan narasi bilingual yang dinamakan SafeQuest-VR. Pelaksanaan program menggunakan pendekatan partisipatif dan Human-Centered Design yang meliputi identifikasi kebutuhan mitra, pengembangan modul literasi mitigasi bencana berbasis narasi bilingual, pembuatan media SafeQuest-VR, pelatihan guru dan orang tua, pendampingan pembelajaran, serta evaluasi program. Kegiatan melibatkan 20 siswa tunagrahita SDLB, 15 guru, dan 5 tenaga kependidikan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman siswa terhadap pengenalan jenis bencana, langkah perlindungan diri, kemampuan mengikuti instruksi simulasi, serta sikap fokus dan responsif selama pembelajaran, dengan rata-rata peningkatan sebesar 35–36%. Selain itu, program menghasilkan luaran berupa media SafeQuest-VR, modul pembelajaran, buku panduan, poster edukasi, dan video dokumentasi. Temuan ini menunjukkan bahwa SafeQuest-VR efektif sebagai media pembelajaran adaptif untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana dan mendukung penguatan pendidikan inklusif yang berkelanjutan.
Pelatihan Teknologi AI pada Model 3D Rumah sebagai Sarana Meningkatkan Efektivitas Kerja pada Siswa SMK Pekerjaan Umum Negeri Bandung Afifah, Salma Nur; Safrina, Adinda
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1826

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah menghadirkan peluang baru dalam dunia pendidikan vokasi, khususnya pada bidang desain arsitektur dan interior. Pendidikan vokasi dituntut untuk menciptakan kurikulum dan lingkungan yang tepat agar lulusannya siap terjun langsung ke dunia kerja. Namun, pemanfaatan teknologi AI dalam pembelajaran di SMK masih sangat terbatas, sehingga siswa kesulitan dalam menghasilkan model 3D rumah yang cepat, akurat, dan sesuai standar industri. Oleh karena itu diperlukan sebuah upaya untuk meningkatkan keterampilan siswa melalui pelatihan teknologi AI pada pembuatan model 3D rumah. Program pelatihan ini dilaksanakan di SMK PU Negeri Bandung dengan beberapa tahapan, mulai dari Sosialisasi, Pelatihan, Penerapan Teknologi, serta Pendampingan dan Evaluasi. Hasil kegiatan yang telah dilaksanakan menunjukan bahwa peserta mampu menghasilkan desain 3D ruang tidur dengan memanfaatkan aplikasi berbasis Artificial Intelligence (AI), dengan Coohom. Harapannya kerja sama antara perguruan tinggi dan mitra dapat terus berjalan dengan baik sehingga dapat berkontribusi dalam pengembangan pendidikan, khususnya dalam pendidikan vokasi dan desain interior.
Edukasi Mpasi Tepat Waktu dan Bergizi Seimbang Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Ibu Lestari, Dyan; Popang, Christina; Sulistoyowati, Anisa; Misiro, Ketrina; Degei, Amina; Wulansari, Amalia; Doom, Aleda; Petege, Demiana
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1879

Abstract

Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang tepat waktu dan bergizi seimbang berperan penting dalam mendukung tumbuh kembang bayi, namun masih ditemukan rendahnya pengetahuan dan sikap ibu terkait praktik MPASI yang sesuai. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu terhadap pemberian MPASI berdasarkan usia dan kebutuhan gizi bayi. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukasi partisipatif dengan desain pre-experimental one group pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Oktober 2025 di RT 05 Kampung Sanoba, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, dengan sasaran 30 ibu yang memiliki bayi usia MPASI. Intervensi dilakukan melalui penyuluhan, diskusi interaktif, dan penggunaan media edukatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu, yang ditandai dengan meningkatnya kategori pengetahuan baik sebesar 43,3%. Selain itu, sikap positif ibu meningkat secara signifikan dari 13,3% menjadi 93,3% setelah diberikan edukasi. Edukasi partisipatif terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan membentuk sikap ibu yang lebih mendukung praktik pemberian MPASI. Kesimpulannya, kegiatan edukasi MPASI ini efektif sebagai upaya promotif dan preventif dalam mendukung praktik pemberian MPASI yang tepat serta tumbuh kembang bayi secara optimal.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Budidaya Jagung di Nagari Kudu Gantiang Yanti, Nika Rahma; Sari, Silvia Permata; Erona, Meisilva; Salihat, Rera Aga; Irvan Juliandri; Ahmad Anwar Ibrahim; Dona Oktavia; Rizki Dini Alfira; Ratu Khaisa Hendri
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1881

Abstract

Nagari Kudu Gantiang, Kecamatan V Koto Timur, Kabupaten Padang Pariaman memiliki potensi lahan untuk pengembangan produksi pangan. Pada tahun 2025, pemerintahan nagari menginisiasi program budidaya jagung sebagai strategi meningkatkan ketahanan pangan sekaligus mendorong pemanfaatan lahan tidur oleh masyarakat. Kedepannya pemerintahan nagari akan mengalokasikan 10% dana desa untuk menunjang keberlanjutan program ketahanan pangan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat oleh universitas bersama nagari dengan penyediaan lahan demplot percobaan. Kegiatan utama meliputi sosialisasi dan pelatihan teknis mulai dari pemilihan benih unggul, pengolahan tanah, penanaman, pemupukan, hingga pengendalian hama penyakit dan panen. Penerapan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta penggunaan pupuk yang berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan produktivitas jagung. Melalui program ini, kampus bersama nagari saling berkontribusi dan berupaya memberdayakan petani, mengoptimalkan lahan potensial, serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
Edukasi Forward Head Posture dan Pencegahan Nyeri Leher Pada Pelajar di SDN 149 Palembang Wardiansah; Suciati, Tri; Rulan, Msy; Nindela, Rini; Asmara, Sima; Odiesta, Ramadhan; Zahrotunnisa, Citra
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1885

Abstract

Forward Head Posture (FHP) adalah kondisi kelainan postural ditandai kepala maju yang semakin banyak dijumpai pada anak-anak usia sekolah dasar akibat kebiasaan belajar yang kurang ergonomis, penggunaan gawai secara berlebihan, serta kurangnya aktivitas fisik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meberikan edukasi kepada siswa terkait faktor risiko FHP, dampak, dan cara pencegahannya dengan harapan dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa untuk memiliki kebiasaan postur tubuh yang ergonomis. Kegiatan ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan, meliputi sosialisasi program, pemberian edukasi dan pelatihan dengan bantuan media poster, serta evaluasi yang dilakukan menggunakan pretest dan posttest. Terdapat 54 siswa SDN 149 Palembang yang berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest siswa adalah 2,78, dan meningkat 5,12 pada posttest. Kenaikan skor sebesar 2,34 menunjukkan bahwa materi edukasi yang disampaikan kepada siswa dapat meningkatkan pengetahuan mengenai topik yang disampaikan. kegiatan ini terbukti memberikan dampak yang positif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga postur tubuh yang ergonomis saat beraktivitas.
Penguatan Literasi Kelautan Melalui Edukasi Oseanografi dan Instrumentasi Kelautan pada Siswa Sekolah Menengah Atas Nur, Muhamad; Barus, Beta Susanto; Agustriani, Fitri; Diansyah, Gusti; Purwiyanto, Anna Ida Sunaryo; Ningsih, Ellis Nurjuliasti; Febrianti, Amanda Astri Pratiwi; Utami, Risnita Tri
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1886

Abstract

  Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki potensi sumber daya laut yang besar dan strategis, sehingga memerlukan sumber daya manusia yang kompeten dan memiliki pemahaman memadai tentang sistem kelautan. Oseanografi dan instrumentasi kelautan berperan penting dalam memahami dinamika laut, pemantauan kualitas perairan, serta pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan. Namun, pemahaman dan minat generasi muda, khususnya siswa sekolah menengah atas (SMA), terhadap bidang tersebut masih tergolong rendah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, membentuk persepsi positif, serta menumbuhkan minat siswa terhadap oseanografi dan instrumentasi kelautan. Kegiatan dilaksanakan pada Mei 2025 di SMA Nurul Yakin Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir, dengan melibatkan dosen dan mahasiswa Jurusan Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Sriwijaya. Metode yang digunakan meliputi edukasi melalui presentasi dan diskusi interaktif, demonstrasi alat kelautan sederhana, serta evaluasi menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Evaluasi difokuskan pada tiga dimensi, yaitu tingkat pengetahuan, persepsi terhadap urgensi dan daya tarik bidang oseanografi, serta minat siswa dalam kegiatan lanjutan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh dimensi yang diukur. Tingkat pengetahuan siswa pada kategori Sangat Mengetahui meningkat dari 2% menjadi 71%, sementara kategori Tidak Mengetahui menurun dari 87% menjadi 7%. Persepsi siswa terhadap urgensi bidang oseanografi menunjukkan peningkatan kategori Sangat Perlu dari 11% menjadi 73%. Selain itu, minat siswa pada kategori Sangat Tertarik meningkat dari 9% menjadi 69%. Hasil ini menegaskan bahwa pendekatan edukatif berbasis interaksi dan praktik sederhana efektif dalam meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan motivasi siswa terhadap bidang kelautan, serta berpotensi menjadi model pengenalan ilmu dan karier kelautan di tingkat sekolah menengah.
Peningkatan Kemandirian Pembudidaya Ikan Melalui Pelatihan Dan Pendampingan Pembuatan Pakan Buatan Berbasis Bahan Baku Lokal Amal, Ikhlasul; Riris Aryawati; T. Zia Ulqodry; Hendri, Muhammad; Isnaini
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1887

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai respons atas tantangan struktural yang dihadapi pembudidaya ikan di Desa Marga Sungsang, Kabupaten Banyuasin, khususnya tingginya ketergantungan terhadap pakan komersial dan belum optimalnya pemanfaatan potensi sumber daya lokal. Dalam praktik budidaya, pakan komersial menempati porsi terbesar dalam struktur biaya produksi, yakni sekitar 60–80%, sehingga berdampak pada terbatasnya margin keuntungan serta meningkatnya risiko keberlanjutan usaha. Situasi tersebut kontras dengan kondisi lingkungan setempat yang memiliki ketersediaan bahan baku lokal, seperti keong mas, limbah kepala udang, dan ikan rucah, yang sejatinya berpotensi dikembangkan sebagai pakan mandiri bernilai ekonomis namun belum dimanfaatkan secara maksimal. Kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas pembudidaya ikan melalui pendekatan peningkatan pengetahuan dan pemahaman konseptual, sekaligus pengembangan keterampilan dalam memproduksi pakan buatan yang efisien, bermutu, dan berbasis sumber daya lokal. Proses pelaksanaan dilakukan secara bertahap melalui pengenalan program, penyampaian materi mengenai prinsip dasar formulasi pakan dan pemanfaatan limbah lokal, diskusi partisipatif, serta evaluasi pembelajaran menggunakan instrumen pre-test dan post-test. Sebanyak 31 orang pembudidaya ikan berpartisipasi dalam kegiatan yang dilaksanakan pada 19 Oktober 2025. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan, tercermin dari kenaikan skor rata-rata peserta dari 49,9 sebelum kegiatan menjadi 87,3 setelah pelatihan. Selain peningkatan aspek kognitif, peserta juga memperlihatkan sikap positif dan komitmen untuk mulai mengembangkan pakan mandiri sebagai strategi pengendalian biaya produksi. Luaran kegiatan meliputi laporan kemajuan, dokumentasi pelaksanaan, serta perencanaan tindak lanjut berupa pelatihan praktik lanjutan dan pengujian mutu pakan pada periode berikutnya, dengan harapan mendorong efisiensi dan keberlanjutan usaha budidaya ikan di wilayah pesisir.

Page 2 of 4 | Total Record : 35