cover
Contact Name
Eliza Arman
Contact Email
elizaarman.ea@gmail.com
Phone
+62elizaarman.ea@gmail.co
Journal Mail Official
pppmsyedza@gmail.com
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Hamka No. 228 Air Tawar Timur Padang - Sumatera Bara
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory
ISSN : 26559641     EISSN : 26555840     DOI : 10.30633
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory adalah Jurnal Kesehatan berbahasa Indonesia yang diterbitkan oleh Stikes Syedza Saintika dua kali setahun pada setiap bulan Mei dan November. Proses penyerahan naskah terbuka sepanjang tahun. Semua naskah yang dikirim akan melalui peer review ganda dan ulasan editorial sebelum diberikan penerimaan publikasi. Dikelola sebagai media informasi dan pengetahuan ilmiah, Jurnal Kesehatan Medika saintika meliputi banyak literatur, artikel penelitian, dan studi kasus yang berfokus pada bidang Teknologi Laboratorium medik, Biomedik, Kesehatan lingkungan Focus dan Scope jurnal adalah Teknologi Laboratorium Medik, ilmu Biomedik, Ilmu Kesehatan
Articles 66 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2023): November 2023" : 66 Documents clear
ANALISIS KEBUTUHAN TENAGA KESEHATAN PERAWAT BERDASARKAN BEBAN KERJA DI PUSKESMAS MAPADEGAT DINAS KESEHATAN KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI Masdalena, Masdalena; Sary, Annisa Novita; Yulia, Inelvi; Dewi, Alfita; nurul haq, Ruqaya annisa; Siahaan, Chrismast
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i2.2598

Abstract

Kunjungan rawat jalan di puskesmas mapadegat berkisar 12.333 per tahun. Sedangkan jumlah tenaga kesehatan perawat di Puskesmas Mapadegat berjumlah 11 orang. Hal ini akan mempengaruhi layanan kesehatan di Puskesmas  Mapadegat Kepulauan Mentawai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan tenaga kesehatan perawat berdasarkan beban kerja di Puskesmas Mapadegat Tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif.  Informan dalam penelitian ini yaitu kepala puskesmas, Kepala Tata Usaha, Rekan Kerja dari profesi, responden yang akan diobservasi sebanyak 11 orang.Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa Jumlah tenaga perawat di Puskesmas Mapadegat berjumlah 11 orang setiap harinya tenaga perawat yang bekerja 11 orang, seharusnya berjumlah 14 orang. Maka saat ini Puskesmas Mapadegat masih membutuhkan 3 orang tenaga perawat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah untuk mencapai tingkat kualitas kinerja yang maksimal, maka perlu dipertimbangkan untuk pengadaan tambahan tenaga agar semua prosedur tersebut dapat berjalan di Puskesmas ini. Jika penambahan tenaga tidak dimungkinkan, maka prosedur kerja dan pelaksanaan yang ada saat ini harus diperbaiki.Kata kunci : Beban kerja ; tenaga kesehatan ; perawat.
PENGARUH POSISI MENYUSUI SECARA BIOLOGIC NURTURING BABY LEDFEEDING TERHADAP PENURUNAN RASA NYERI POST SECTIO CAESAREA DI RSUD BAYUNG LENCIR TAHUN 2023 RAHMAWATI, dwi
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i2.2020

Abstract

Nyeri post operasi sectio caesarea akan mempengaruhi kualitas hidup ibu dengan munculnya berbagai gangguan seperti gangguan inisiasi menyusui dini, ketidakstabilan emosinal ibu, mobilitas fisik dan personal higyene ibu. Penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh posisi menyusui secara biologic nurturing baby ledfeeding terhadap penurunan rasa nyeri post sectio caesarea di RSUD Bayung Lencir tahun 2023.Penelitian ini merupakan penelitian quasy eksperiment dengan pendekatan one groub pretest and posttest. Penelitian ini akan dilakukan di Ruang Bersalin RSUD Bayung Lencir dan telah dilaksanakan pada bulan Januari tahun 2023. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin dengan sectio caesarea di RSUD Bayung Lencir bulan Januari s/d Oktober tahun 2022 sebanyak 172 orang dan jumlah sampel sebanyak 35 orang. Sampel diambil menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Pengolahan data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat nyeri ibu pada post Sectio Caesarea lebih tinggi sebelum dilakukan posisi menyusui secara biologic nurturing baby ledfeeding dibandingkan dengan setelah dilakukan posisi menyusui secara biologic nurturing baby ledfeeding, dan adanya pengaruh posisi menyusui secara biologic nurturing baby ledfeeding terhadap penurunan rasa nyeri post sectio caesarea di RSUD Bayung Lencir dengan.Diharapkan petugas kesehatan dilakukannya pendidikan kesehatan mengenai pengaruh posisi menyusui secara biologic nurturing baby ledfeeding terhadap penurunan rasa nyeri post sectio caesarea, menjelaskan dengan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti agar responden dapat memahami dengan baik dan juga dengan cara memberikan leaflet, brosur, dan kegiatan promotif lainnya seperti melakukan diskusi bersama responden. Kata Kunci          : Posisi Menyusui, Nyeri Post Sectio Caesarea
HUBUNGAN STIMULAI ORANG TUA DENGAN PERKEMBANGAN ANAK USIA 0 – 2 TAHUN jesica, fanny; Hayu, Ramah
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i2.1965

Abstract

Golden age meliputi 1000 hari pertama kehidupan anak yang dihitung dari masa dalam kandungan sampai dengan usia anak mencapai 2 tahunyang merupakan fase yang sangat fundamental bagi anak. Perkembangan anak mencakup perkembangan kognitif, motorik, bahasa, dan sosial. Prevalensi penyimpangan perkembangan pada anak usia dibawah3 tahun di Indonesia yang dilaporkan WHO adalah 7.512,6 per 100.000 populasi atau sekitar 7,51% (WHO, 2018). Data angka mengenai kejadian keterlambatan perkembangan anak belum diketahui dengan pasti, namun diperkirakan sekitar 1% hingga 5% anak di bawah usia 2 tahun mengalami keterlambatan perkembangan secara umum. Stimulasi dinilai sebagai kebutuhan dasar anak yaitu asah, dengan mengasah perkembangan anak secara terus-menerus akan meningkatkan kemampuan anak. Stimulasi dapat diberikan oleh ayah dan ibu sebagai orang terdekat bagi anak, pengganti ibu atau pengasuh anak, keluarga dan lingkungan luar rumah. Hasil penelitian dengan menggunakan uji chi-square didapatkan ada hubungan antara stimulasi yang diberikan orang tua dengan perkembangan anak dengan pvalue 0,022. Dapat disimpulkan bahwa semakin baik stimulasi yang diberikan oleh orang tua maka perkembangan anak akan berjalan dengan normal, sebaliknya disaat anak kurang diberikan stimulasi maka akan besar kemungkinan anak mengalami gangguan perkembangan. Golden age meliputi 1000 hari pertama kehidupan anak yang dihitung dari masa dalam kandungan sampai dengan usia anak mencapai 2 tahunyang merupakan fase yang sangat fundamental bagi anak. Perkembangan anak mencakup perkembangan kognitif, motorik, bahasa, dan sosial. Prevalensi penyimpangan perkembangan pada anak usia dibawah3 tahun di Indonesia yang dilaporkan WHO adalah 7.512,6 per 100.000 populasi atau sekitar 7,51% (WHO, 2018). Data angka mengenai kejadian keterlambatan perkembangan anak belum diketahui dengan pasti, namun diperkirakan sekitar 1% hingga 5% anak di bawah usia 2 tahun mengalami keterlambatan perkembangan secara umum. Stimulasi dinilai sebagai kebutuhan dasar anak yaitu asah, dengan mengasah perkembangan anak secara terus-menerus akan meningkatkan kemampuan anak. Stimulasi dapat diberikan oleh ayah dan ibu sebagai orang terdekat bagi anak, pengganti ibu atau pengasuh anak, keluarga dan lingkungan luar rumah. Hasil penelitian dengan menggunakan uji chi-square didapatkan ada hubungan antara stimulasi yang diberikan orang tua dengan perkembangan anak dengan pvalue 0,022. Dapat disimpulkan bahwa semakin baik stimulasi yang diberikan oleh orang tua maka perkembangan anak akan berjalan dengan normal, sebaliknya disaat anak kurang diberikan stimulasi maka akan besar kemungkinan anak mengalami gangguan perkembangan. Kata Kunci: Stimulasi, Perkembangan, Gangguan Perkembangan, Golden Ages 
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PELAKSANAAN DISCHARGE PLANNING DI RSUD SUNGAI DAREH KABUPATEN DHARMASRAYA Delima, Mera; Maidaliza, Maidaliza; Novaldi, Muhammad
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i2.2180

Abstract

Discharge planning merupakan salah satu bagian penting dalam asuhan keperawatan. Kinerja perawatdalam pelaksanaan discharge planning dapat dipengaruhi oleh banyak faktor. Penelitian ini bertujuanuntuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan discharge planning di RSUD SungaiDareh Kabupaten Dharmasraya. Desain penelitian ini adalah cross sectional dengan menggunakan ujichi-square dan dilakukan di Ruang Rawatan RSUD Sungai Dareh Kabupaten Dharmasraya. Sampeldalam penelitian ini berjumlah 48 orang, menggunakan teknik sampel stratified random sampling.Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner . Hasil penelitian menunjukkan 56% respondenbaik dalam pelaksanaan discharge planning, 52% memiliki usia dewasa akhir, 94% berjenis kelaminperempuan, 48% memiliki tingkat pendidikan DIII Keperawatan, 58% memiliki pengalaman kerja ≥ 5tahun, 67% memiliki kemampuan yang baik, 63% memiliki sikap positif, 52% memiliki motivasi yangtinggi dan 56% memiliki desain pekerjaan yang baik. Hasil uji analisis menunjukkan tidak ada hubunganantara usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan dan desain pekerjaan dengan pelaksanaan dischargeplanning. Hasil uji analisis menunjukkan adanya hubungan antara pengalaman kerja (0,019),kemampuan (0,029), sikap (0,018) dan motivasi (0,040) dengan pelaksanaan discharge planning.Rumah Sakit disarankan untuk terus memaksimalkan kinerja perawat dalam pelaksanaan dischargeplanning.Kata Kunci: Discharge planning; kinerja perawat
DIFFERENCES IN THE INCIDENCE OF ANEMIA IN PREGNANT WOMEN BASED ON MATERNAL OBSTETRIC STATUS Fridalni, Nova; Yanti, Etri; Wahyuningsih, Sri
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i2.2062

Abstract

Anemia in pregnancy is a common problem because it reflects the socio-economic welfare of society and has a very large influence on the quality of human resources. Anemia in pregnant women is called potential danger of mother and child, which is why anemia requires serious attention from all parties involved in health services in the future. Anemia in pregnancy has an adverse effect on the mother, both during pregnancy, childbirth and in the postpartum period. Various diseases can arise due to anemia such as abortion, premature labor, prolonged labor due to uterine inertion, shock, infections both intrapartum and postpartum. The aim of this study was to determine the proportion of anemia in pregnant women based on their obstetric status. This type of research is descriptive with a cross sectional approach. The research was conducted at Puskesmas Andalas Padang  in May 2023, with a sample size of 58 pregnant women who met the criteria set by researchers. Data analysis was carried out univariately by displaying a frequency distribution table. The results of the study showed that a higher proportion, namely 74.1% of pregnant women experienced anemia, where the incidence of anemia was found to be higher in pregnant women who were grande multigravida, multipara and with pregnancies less than 2 years apart. It can be concluded that the obstetric status of pregnant women is related to the incidence of anemia in pregnancy. Keywords: Pregnant women, anemia, obstetric status.
DETERMINAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI Tarigan, Renny Adelia; Roza, Nelli; Handayani, Trisna Yuni
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i2.2066

Abstract

Remaja putri lebih rawan terkena anemia dibandingkan usia anak-anak dan dewasa karena masa remaja adalah masa pertumbuhan, sedangkan pada masa ini remaja putri sudah memikirkan bentuk tubuhnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan kejadian anemia pada remaja putri di SMP 46 Kecamatan Galang.Penelitian observasional ini dilakukan secara Cross Sectional dengan metode survei. Populasi adalah remaja putri dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang . dengan tehnik pengambilan sampeling total sampel. Data yang diteliti meliputi faktor sosial ekonomi keluarga, pengetahuan, dan sikap tentang anemia, pola menstruasi, Indeks Massa Tubuh, infeksi dan kadar hemoglobin pada remaja putri.Data dianalisis secara bivariat dengan uji korelasi Rank Spearman dan Chi-Square, kemudian dilanjutkan analisis multivariat dengan uji regresi logistik menggunakan metode forward. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi anemia remaja putri sebesar 23,3%. Sebagian besar remaja putri mempunyai orangtua dengan tingkat pendapatan tinggi  dan pendidikan rendah. Sebagian besar remaja putri mempunyai pengetahuan yang baik tentang anemia, tetapi sikap kurang baik terhadap anemia. Sebagian besar remaja putri mempunyai IMT dan pola menstruasi yang normal, dan tidak menderita infeksi dalam satu bulan terakhir. Hasil uji korelasi menunjukkan ada hubungan pendidikan orangtua, pendapatan keluarga, pengetahuan dan sikap remaja putri tentang anemia dengan kejadian infeksi dengan kejadian anemia pada remaja putri (p<0,05). Determinan kejadian anemia pada remaja putri di SMP 46 Kecamatan Galang adalah pola menstruasi, dan kejadian infeksi.Kata kunci : Kejadian anemia, Status sosial ekonomi, Tingkat konsumsi gizi, Kejadian infeksi, Remaja putri
HUBUNGAN PENGETAHUAN BENCANA BANJIR DENGAN KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DI KELURAHAN TANJUNG AGUNG RT.001 KOTA BENGKULU Apriani, Waytherlis; Neni, Rifda; Ningsi I, Dewi Aprilia; Tri Oklaini, Suhita
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i2.2107

Abstract

Banjir merupakan peristiwa ketika air menggenangi suatu wilayah yang biasanya tidakdigenangi air dalam jangka waktu tertentu. Banjir biasanya terjadi karena curah hujan turunterus menerus dan mengakibatkan meluapnya air sungai, danau, laut, atau drainase karenajumlah air yang melebihi daya tampung media penopang air dari curah hujan tadi.Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari Hubungan Pengetahuan Bencana BanjirDengan Kesiapsiagaan Masyarakat di Kelurahan Tanjung Agung RT.001 Kota BengkuluPenelitian ini menggunakan metode observasi analitik deskriptif kuantitatif denganmenggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalahMasyarakat Kelurahan Tanjung Agung Kota Bengkulu RT.001 yang terkena banjir, yaituberjumlah 74 kk. Pengambilan sampel dalam penelitian ini sebanyak 74 kk menggunakanteknik total sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian iniadalah dengan menggunakan data primer dan data sekunder, Teknik analisis menggunakanUnivariat dan Bivariat (Chi square). Hasil penelitian didapatkan (1) dari 74 orang kepalakeluarga terdapat 28 orang (37,8%) dengan pengetahuan kurang, 24 orang (32,4%) denganpengetahuan cukup dan 22 orang (29,7%) dengan pengetahuan baik (2) Dari 74 orangkepala keluarga terdapat 26 orang (35,1%) dengan kesiapsiagaan kurang, 25 orang (33,8%)dengan kesiapsiagaan cukup dan 23 orang (31,1%) dengan kesiapsiagaan baik (3) Adahubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kesiapsiagaan masyarakat dalammenghadapi banjir di wilayah kelurahan Tanjung Agung RT.001 Kota Bengkulu.Diharapkan hasil penelitian ini pemerintah setempat dapat memberikan pelatihanpertolongan pertama saat terjadinya banjir kepada masyarakat, pemerintah membuattempat evakuasi untuk masyarakat, menyiapkan obat-obatan penting lainya, dan jugapersediaan makanan instan, dan untuk masyarakat agar tetap menjaga kebersihan danmenjaga kesehatan pada saat musim banjir atau tidak untuk mencegah terserangnya daripenyakit.Kata Kunci :Pengetahuan, Kesiapsiagaan, Bencana Banjir
Hubungan Usia Kehamilan, Anemia, Dan Paritas Dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (Bblr) Pada Ibu Bersalin Di Wilayah Kerja Puskesmas 7 Ulu Kota Palembang Sari, Linda; Anggraini, Helni; Handayani, Sri
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i2.2039

Abstract

Berat badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan faktor utama dalam peningkatan mortalitas, morbiditas dan disabilitas neonatus, bayi dan anak. Menurut World Health Organization (WHO), BBLR didefinisikan sebagai berat saat lahir yang kurang dari 2.500 gram. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan usia kehamilan, paritas dan anemia secara simultan dengan kejadian BBLR di wilayah kerja Puskesmas 7 Ulu Kota Palembang Tahun 2022.Desain penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang bersalin di wilayah kerja Puskesmas 7 Ulu Kota Palembang.Teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan teknik probability sampling dengan simple random sampling.Sampel ditentukan menggunakan rumus slovin diperoleh sebanyak 171 responden.Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan Uji Chi-Square.Hasil penelitian ini diperoleh ada hubungan yang bermakna antara usia kehamilan (p-value 0,000 dan OR 1,077), anemia (p-value 0,000 dan OR 1,334) dengan kejadian BBLR. Dan tidak ada hubungan yang bermakna antara paritas dengan kejadian BBLR (p-value 0,256 dan OR 0,941).Dari hasil penelitian ini diharapkan bagi puskesmas 7 Ulu untuk meningkatkan pelayanan dan mengevaluasi kebijakan dalam menangani dan mencegah kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR).
HUBUNGAN PERAWATAN PAYUDARA DAN FREKUENSI MENYUSUI DENGAN KELANCARAN PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LUBUK BUAYA Sari, Indah Komala; Yanti, Etri; Aisyah Nur, Siti; Diana Morika, Honesty
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i2.2117

Abstract

Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat tahun 2020, cakupan pemberian ASI eksklusif di SumateraBarat hanya 25,6%. Cakupan tersebut lebih rendah dibandingkan pada tahun 2019 sebesar 45,18%.Cakupan Tahun 2021 mendapatkan hasil sebesar 60%. Tujuan penelitian Untuk MengetahuiHubungan Perawatan Payudara dan Frekuensi Menyusui dengan Kelancaraan Produksi ASI Pada IbuMenyusui diWilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang Jenis penelitian kuantitatif, metodeyang digunakan adalah deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Penelitian telah dilakukan diPuskesmas Lubuk Buaya pada bulan Agustus 2023. Pengambilan sampel mengunakan teknik totalsampling berjumlah 77 orang. Data dianalisa mengunakan univariat dan bivariat mengunakan uji chi-square. Hasil penelitian lebih dari separuh yaitu 58,4% kelancaran produksi ASI tidak lancar, Lebihdari separuh 53,2% tidak melakukan perawatan payudara pada ibu menyusui, lebih dari separuh59.7% frekuensi menyusui tidak tepat. Ada hubungan antara perawatan payudara dengan kelancaranproduksi ASI pada ibu menyusui dengan p-value 0,002. Ada hubungan frekuensi menyusui dengankelancaran produksi ASI pada ibu menyusui dengan p-value 0,000. Berdasarkan hasil penelitian makadapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara perawatan payudara dan frekuensi menyusui dengankelancaran produksi ASI pada ibu menyusui di wilayah kerja puskesmas lubuk buaya kota padang.Saran, Kepada petugas Puskesmas Lubuk Buaya untuk dapat memberikan edukasi penyuluhanmenggunakan leaflet, poster yang tepat kepada Ibu menyusui tentang kelancaran produksi ASIKata Kunci: Perawatan Payudara, Frekuensi Menyusui, Kelancaran Produksi ASI
PENERAPAN TERAPI SUPORTIF TERHADAP PENURUNAN QUARTER LIFE CRISIS SCALE PADA REMAJA YANG TINGGAL DIPANTI ASUHAN AL-IHSAN KAMPUNG OLO NANGGALO PADANG TAHUN 2022 Febristi, Anisa; Antoni, Agustika
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i2.2225

Abstract

Remaja adalah individual yang memikirkan masa depan ada perasaan kwatir yang hadir atas ketidakpastian menenai kehidupan yang akan mendatang seperti karir dimasa depan , adaptasi tempat kerja mana yang dia hadapi, tentang pasangan hidup,rancangan kesejahteraan hidup, tekanan dari keluarga terkait karir dan perbandingan dengan teman sebaya yang memiliki progress kehidupan lebih matang. Perasaan kwatir yang dimiliki oleh remaja ini dinamakan Quarter Life Crisis menurut (Atwood 2008) Fase yang dialami ini diawali pada rentang usia 18- 29 tahun. Quarter Life Crisis merupakan individual yang mengalami berbagai permasalahan psikologis, merasa terombang- ambing dan mengalami krisis emosional apalagi jika remaja tersebut tinggal dipanti asuhan terkait mimpi dan harapan,tantangan kepentingan akademis serta kehidupan pekerjaan dan karier kedepanya merasa tidak yakin dengan kemampuan yang dimiliki, selalu membandingkan dirinya dengan orang lain, biasanya akan menarik diri dengan lingkungannya akibadnya kepercayaan diri yang terus menurun akan memberikan dampak yang lebih besar terhadap individu (Robinson, Demetre, and Litman 2017).Intervensi yang dapat membantu individual dalam situasi Quarter Life Crisis adalah menemukan cara untuk membangkitkan semangat baru dengan terapi kelompok Suportif. Hal ini disebabkan individu di dalam kelompok tersebut memiliki permasalahan yang sama dan dapat saling berbagi sehingga memunculkan Insight baru mengenai perilaku yang lebih adaptif.Metode: Penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif. Dalam penelitian ini digunakan penelitian eksperimen dengan jenis penelitian quasi experiment dengan metode one group pretest posttest design, yaitu eksperimen yang dilaksanakan pada satu kelompok saja tanpa pembanding. Pertama pengukuran tes awal (pre-test) kuisioner Quarter Life Crisis Scale.Jika didapat kan skore rendah maka diberikan perlakuan dalam jangka waktu yaitu Terapi Suportif dengan 4 sesi yang akan diobservasi dengan menggunakan buku kerja, setelah itu dilakukan pengukuran kembali (post-test) Menggunakan kuisioner yang sama. Lebih dari setengah (75,0%) anak remaja yang tinggal di Panti Asuhan Al-Ihsan Kampung Olo Mengalami Tingkat Quarter Life Crisis yang tinggi (Pre Test) terhadap apa yang akan dialami nanti nya . Lebih dari setengah (68,8%) anak remaja yang tinggal di Panti Asuhan Al-Ihsan Kampung Olo Mengalami Tingkat Quarter Life Crisis rendah sesudah diberikan intervensi. Hasil Uji Statistik disapatkan nilai pValue < α (P=0,029) berarti pada alfa 5% terlihat adanya perbedaaan yang signifikan antara sebelum dan sesuadah diberikan intervensi Therapy Supotif pada Remaja Yang Tinggal dipanti Asuhan Al-ihsan Kampung Olo NanggaloKata kunci : Remaja,Panti Asuhan,Quarter Life Crisis Scale,Therapy Suportif