cover
Contact Name
Bahrum Subagiya
Contact Email
bahrum.subagiya@uika-bogor.ac.id
Phone
+62251-8349529
Journal Mail Official
komunika@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
Jalan KH. Sholeh Iskandar KM. 2, Kedung Badak, Tanah Sereal, RT.03 RW.10, Kedungbadak, Kec. Tanah Sereal, Kota Bogor, Jawa Barat 16162
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Komunika: Journal of Communication Science and Islamic Dakwah
ISSN : 25993445     EISSN : 26142163     DOI : http://dx.doi.org/10.32832/komunika.v1i1
Komunika Journal of Communication Science and Islamic Dakwah is a media scientific publication that contains articles in the field of communication and the scope of Islamic Dawah. Komunika journal is dedicated to foster the creation and exchange of ideas between academia or research, faculty and university. Articles published in the journal put forward an objective analysis of the case of communication or propaganda of Islam in the perspective of the Academy include the results of research in the field of communication and propagation of Islam, a review of the concept of communication and propagation of Islam and the implementation of the study of literature.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 1 (2022): JUNI" : 7 Documents clear
Sudut pandang media online Kompas.com dalam pemberitaan lesbian, gay, biseksual, transgender di Indonesia Faturachman, Reka; Anggrayni, Dewi; Fahri, Muhammad
KOMUNIKA Vol 6 No 1 (2022): JUNI
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komunika.v6i1.6982

Abstract

AbstractThe phenomenon of lesbian, gay, bisexual, and transgender (LGBT) behavior is rife due to campaigns through mass media. They do that because LGBT behavior can be recognized based on human rights. In contrast, the LGBT movement is against religious law and hurts the perpetrators. Online media became one of the campaign tools for the movement. Journalistic media provide information about LGBT to the public through the news they make. Kompas.com is currently one of the largest online media in Indonesia and has also reported on the LGBT phenomenon in Indonesia. This study aims to find out how the online media Kompas.com's point of view reports on LGBT in Indonesia. This study uses a qualitative approach to study the Kompas.com news literature related to LGBT in the 2021 period. The data analysis technique used is the Zhongdang Pan and Kosicki model framing analysis. The results show that Kompas.com views LGBT as a wrong behavior because it is against the state ideology, but Kompas.com views that this behavior cannot use as an excuse to generalize that LGBT perpetrators commit sexual harassment. This research recommends that Kompas.com continue to provide helpful news that follows the country's ideology, religious values, and decency so that society is unaffected by global influences.AbstrakFenomena perilaku lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) marak terjadi akibat adanya kampanye melalui media massa. Hal ini dilakukan agar perilaku LGBT dapat diakui keberadaannya di masyarakat dengan dasar hak asasi manusia. Padahal, gerakan LGBT bertentangan dengan hukum agama dan membawa dampak buruk bagi pelakunya. Media online menjadi salah satu alat kampanye gerakan tersebut. Media jurnalistik memberikan informasi mengenai LGBT kepada masyarakat melalui pemberitaan yang dibuat. Kompas.com saat ini menjadi salah satu media online terbesar di Indonesia juga turut memberitakan fenomena LGBT di Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana sudut pandang media online Kompas.com dalam pemberitaan LGBT di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan berita Kompas.com terkait LGBT pada periode tahun 2021. Teknik analisis data yang digunakan yakni analisis framing model Zhongdang Pan dan Kosicki. Hasil penelitian menunjukkan Kompas.com memandang LGBT sebagai perilaku yang salah karena bertentangan dengan ideologi negara, namun Kompas.com memandang perilaku tersebut tidak bisa dijadikan alasan generalisasi pelaku LGBT melakukan pelecehan seksual. Penelitian ini merekomendasikan Kompas.com untuk tetap memberikan berita yang bermanfaat yang sesuai dengan ideologi negara, nilai agama, dan kesusilaan agar masyarakat tidak terpengaruh dampak buruk pengaruh global. 
Kualitas profesionalisme penyiar Radio Jakarta Islamic Centre 107.7 FM dalam program Bincang Bisnis Muslim (BBM) Pratama, Amalia Rizki
KOMUNIKA Vol 6 No 1 (2022): JUNI
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komunika.v6i1.6397

Abstract

AbstractThe success of radio that has survived to this day cannot be separated from the role of radio broadcasters. A radio broadcaster is someone who guides the course of a radio program. Broadcasting is one of the most interesting professions to pursue. In this profession, broadcasters must be able to attract listeners' attention only through sound, of course, there are many skills and expertise that need to be mastered in order to become a professional broadcaster and attract a lot of listeners' interest. In carrying out their duties as radio broadcasters, of course, they must act professionally like in other professions. A radio broadcaster is required to always be communicative in bringing a broadcast program accompanied by sufficient knowledge, especially on things that are being discussed, this makes the broadcaster must always have the enthusiasm and motivation to continue learning and not easily give up. For this reason, a broadcaster needs a professional attitude. This study aims to determine how the broadcasters of Radio JIC 107.7 FM maintain their professionalism in guiding the BBM program. The research method used in this study is a descriptive qualitative method, which describes the results obtained based on data collected through in-depth interviews with broadcasters and program directors at Radio JIC. The results of the research that has been carried out show that JIC radio broadcasters have behaved quite professionally in guiding the BBM program. The radio management also continues to strive to maintain the professional quality of broadcasters by holding special selections. In the future, JIC Radio Broadcasters will continue to maintain their professionalism by improving their skills through more training for broadcasters so that broadcasters can be more focused and better at carrying out their duties.AbstrakKeberhasilan radio yang tetap bertahan hingga sekarang tidak terlepas dari peran penyiar radio. Penyiar radio merupakan seseorang yang memandu jalannya sebuah acara radio. Penyiar merupakan salah satu profesi yang menarik untuk dijalani. Dalam profesi ini penyiar harus mampu menarik perhatian pendengar hanya lewat suara, tentunya banyak sekali keterampilan dan keahlian  yang perlu dikuasai  agar  menjadi  seorang  penyiar  yang  profesional  dan  menarik  banyak minat pendengar. Dalam menjalani tugasnya sebagai penyiar radio tentunya harus berlaku secara profesional sebagaimana profesi lainnya. Seorang penyiar radio dituntut untuk selalu komunikatif dalam  membawakan sebuah program  siaran yang disertai dengan pengetahuan yang cukup terutama pada hal-hal yang sedang ramai diperbincangkan, hal tersebut membuat penyiar harus selalu memiliki semangat dan motivasi untuk terus belajar serta tidak mudah putus asa. Untuk itu seorang penyiar memerlukan sikap yang professional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penyiar Radio JIC 107.7 FM dalam menjaga profesionalismenya dalam memandu program BBM. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini ialah metode kualitatif deskriptif, yaitu memaparkan hasil yang didapatkan berdasarkan data yang berhasil dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan narasumber penyiar dan program director di Radio JIC. Hasil dari penelitian yang yang telah dilakukan menunjukkan bahwa Penyiar radio JIC sudah berlaku cukup profesional dalam memandu program BBM. Pihak pengelola radio juga terus berpaya menjaga kualitas profesionalisme penyiar dengan mengadakan seleksi khusus. Kedepannya Penyiar Radio JIC akan terus menjaga profesionalismenya dengan meningkatkan skill melalui pelatihan yang lebih banyak untuk para penyiarnya agar penyiar dapat lebih fokus serta lebih baik lagi dalam menjalankan tugasnya.  
Problematika komunikasi musyrif dalam pembinaan karakter mahasantri di ma'had Al-jamia'ah IAIN Padangsidimpuan Siregar, Rahmadani
KOMUNIKA Vol 6 No 1 (2022): JUNI
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komunika.v6i1.7757

Abstract

AbstractThis research is motivated by the existence of musyrif problems from the aspect of communication skills in developing the character of students at Ma'had Al-Jahami'ah Padangsidimpuan State Islamic Institute. This study aims to identify the problems of musyrif from the aspect of communication skills in developing the character of students at Ma'had Al-Jahami'ah IAIN Padangsidimpuan. This research approach uses inductive qualitative nature. Data collection is done by observing carefully, interviewing, and collecting documentation. The results of the research are the problems of musyrif from the aspect of the musyrif's communication skills which are characterized by the ability to use communication methods in developing student character, namely by (1) lectures, (2) habituation, (3) stories, (4) persuasion, (5) halaqah. , (6) mau'izhotil hasanah, (7) proverbs (8) advice, (9) guidance, (10) practicum, (11) warning, (12) discussion, (13) giving sanctions/punishments. One of the factors for not implementing student character development is that the musyif lack the ability to communicate in public because there is still fear and shame.AbstrakPenelitian ini dilatar belakangi dengan adanya problematika musyrif dari aspek kemampuan komunikasi dalam pembinaan karakter mahasantri di Ma'had Al-Jahami'ah Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi problematika musyrif dari aspek kemampuan komunikasi dalam pembinaan karakter mahasantri di Ma'had Al-Jahami'ah IAIN Padangsidimpuan. Pendekatan penelitian ini menggunakan kualitatif yang bersifat induktif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengamati secara teliti, wawancara dan mengumpulkan dokumentasi. Hasil penelitian adalah problematika musyrif dari aspek kemampuan komunikasi para musyrif yang ditandai dengan kemampuan dalam menggunakan cara berkomunikasi dalam pembinaan karakter mahasantri yaitu dengan cara (1) ceramah, (2) pembiasaan, (3) cerita, (4) persuasif, (5) halaqah, (6) mau'izhotil hasanah, (7) amsal (8) nasehat, (9) suritauladan, (10) praktikum, (11) teguran, (12) diskusi, (13) pemberian sanksi/hukuman. Salah satu faktor ketidak terlaksananya pembinaan karakter mahasantri adalah para musyif kurang memiliki kemampuan komunikasi di depan umum karena masih ada rasa takut dan malu.
Dampak komunikasi interpersonal terhadapminat dan kepuasaan siswa saat pembelajaran online di SMA Pesat Islamiah, Siti Suhaesul
KOMUNIKA Vol 6 No 1 (2022): JUNI
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komunika.v6i1.6527

Abstract

AbstractThisxstudyxdiscussesxthexrelationshipxof interpersonal communication on student interest and satisfaction. The purpose of this study is to determine the impact of interpersonal communication on student interest and satisfaction. In this study, the researchers used quantitative research with a field research approach, the technique for obtaining the sample was random sampling, and the results were 108 respondents. The results of the normality test with the one-sample kolmogorov-Smirnovxget Asymp.results Sig.(2-tailed)x=x0.200x<x0.05, it can be stated that interpersonal communication on student interest and satisfaction is normally distributed. The homogeneity test got the results (P – Value) for interest in learning = 0.276 and (P – Value) student satisfaction = 0.052, then 0.276 > 0.05 and 0.052 > 0.05 can be stated the data distribution is the same (homogeneous). The results of the hypothesis test to get the results of rcount= 0.801 for interpersonal communication relationships to interest in learning and rcount = 0.849 for interpersonal communication on student satisfaction with rtable = 0.195 then it is found that rcount > rtable, namely 0.801 > 0.195 and 0.849 > 0.195. So it can be concluded that the impact of interpersonal communication on student interest and satisfaction in the online learning process is said to be positive. In the future, teachers will continue to improve their self-competence and create a more pleasant learning atmosphere and students will find comfort in learning. AbstrakPenelitian ini membahas tentang hubungan komunikasi interpersonal terhadap minat dan kepuasaan siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak komunikasi interpersonal terhadap minat dan kepuasaan siswa. Dalamxpenelitianxini, peneliti menggunakanxjenisxpenelitian kuantitatifxdenganxpendekatan Field Research, teknik untuk mendapatkan sampel peneliti menggunakan samplingxrandom, danxmendapatkan hasil 108 responden. Hasil dari uji normalitas dengan one-sample kolmogorov-Smirnov mendapatkan hasil Asymp. Sig. (2-tailed) = 0.200 < 0,05 maka dapat dinyatakan bahwa komunikasi interpersonal terhadap minat dan kepuasaan siswa berdistribusi normal. Uji homogenitas mendapatkan hasil (P – Value) untuk minat belajar = 0.276 dan (P – Value) kepuasaan siswa = 0.052, maka 0.276 > 0.05 dan 0.052 > 0.05 dapat dinyatakan distribusi data sama (homogen). Dari hasil uji hipotesis mendapatkan hasil  = 0.801 untuk hubungan komunikasi interpersonal terhadap minat belajar dan  = 0.849 untuk komuninkasi interpersonal terhadap kepuasaan siswa dengan  = 0.195 maka didapati >  yaitu 0.801 > 0.195 dan 0.849 > 0.195. Maka dapat disimpulkan dampak komunikasi interpersonal terhadap minat dan kepuasaan siswa dalam proses pembelajaran online dikatakan positif. Kedepannya guru terus meningkatkan kompetensi diri dan menciptakan suasana pembelajaran yang lebih menyenangkan dan siswa mendapatkan kenyamanan untuk belajar. 
Efektivitas dakwah LDK Al-intisyar di media sosial instagram terhadap sikap dan kepercayaan anggota LDK Al-intisyar Arisandy, Diky; R, Dahlan
KOMUNIKA Vol 6 No 1 (2022): JUNI
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komunika.v6i1.6829

Abstract

AbstractFast-paced progress from time to time, social media has undergone a significant change, the article in almost all aspects of human life cannot be separated from social media. In 2016 social media users reached 2.31 billion and in the last five years in 2021 it reached 4.2 billion active users.social media network Instagram has now been widely used by the entire world population because Instagram can share information with others in the form of photos, posters and videos. Da'wah is calling people to do good and guided by the teachings of Islam, inviting people to do good and stay away from all forms of disobedience in order to obtain pleasure in this world and the hereafter. Until now, many Islamic da'wah communities use Instagram as a medium for preaching, one of which is the Al-Intisyar Campus Da'wah Institute which has an Instagram named @alintisyar_ldk to spread Islamic symbols both to all LDK Al-Intisyar followers themselves and toactive community of  Instagram . This study aims to find out how response of followers who are members of LDK Al-Intisyar to the effectiveness of propaganda posters uploaded by the Instagram @alintisyar_ldk using the theory of effectiveness of preaching KH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid and how the message of the propaganda poster in it has meaning, invitation and practice to do good in the teachings of Islam. Based on the results of research that has been carried out on the Instagram , there are 3 propaganda posters that can influence the attitudes and beliefs of members who are Instagram followers LDK Al-Inisyar Isra and Miraj Nabi Muhammad SAW.AbstrakKemajuan zaman yang serba cepat dari masa ke masa, media sosial mengalami sebuah perubahan yang signifikan, pasalnya hampir di seluruh aspek kehidupan manusia tidak bisa dipisahkan dengan media sosial. Pada tahun 2016 pengguna media sosial mencapai 2,31 Miliar dan lima tahun terakhir pada tahun 2021 mencapai 4,2 Milliar pengguna aktif. Jejaringan media sosial Instagram kini telah banyak digunakan oleh seluruh penduduk dunia dikarenakan pengguna Instagram dapat membagikan informasi kepada orang lain berupa foto, poster dan vidio. Dakwah adalah menyeru manusia untuk berbuat kebaikan serta berpedoman kepada ajaran agama Islam, mengajak manusia berbuat kebajikan dan menjauhi segala bentuk perbuatan kemaksiatan agar memperoleh kenikmatan dunia dan akhirat. Hingga saat ini banyak komunitas dakwah Islam yang menggunakan media sosial Instagram sebagai media berdakwah, salah satunya lembaga dakwah kampus (LDK) Al-Intisyar yang mempunyai akun media sosial dakwah Instagram yang bernama @alintisyar_ldk  untuk menyebarkan syiar islam baik kepada followers LDK Al-Intisyar sendiri maupun kepada seluruh masyarakat aktif pengguna Instagram lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana respon followers yang merupakan anggota LDK Al-Intisyar terhadap efektivitas dakwah poster yang diunggah oleh akun Instagram @alintisyar_ldk menggunakan teori efektivitas dakwah KH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid serta bagaimana pesan poster dakwah yang didalamnya memiliki makna, ajakan dan mengamalkan untuk berbuat kebaikan dalam ajaran agama Islam. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dalam akun Instagram LDK Al-Intisyar terdapat tiga poster dakwah yang dapat mempengaruhi sikap dan kepercayaan anggota yang merupakan followers Instagram LDK Al-Inisyar untuk mengajak berbuat kebaikan, saling tolong menolong terhadap sesama dan mempercayai peristiwa isra dan miraj Nabi Muhammad SAW.
Pengaruh akun instagram teladan rasul terhadap minat dakwah masyarakat digital Sumarti, Erna; Kamalludin, Kamalludin; Nawawi, M. Kholil
KOMUNIKA Vol 6 No 1 (2022): JUNI
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komunika.v6i1.6868

Abstract

AbstractThe use of Instagram as a medium of da'wah is a form of innovation among modern da'i as a flexible method of da'wah because it is able to adjust to the times. Instagram has provided a very large space for da'wah activists to broadcast Islamic teachings through creative and interesting content. This is supported by people's ability to use social media based on digital technology so that it can be categorized as a digital society. Therefore, Islamic da'wah content must be able to take a role on social media in order to be to foster Islamic spirituality in the tal society. This study examines whether the Instagram account Teladan Rasul has an influence on the interests of the da'wah of the digital community using quantitative methods with a correlational approach by measuring the correlation coefficient in the form of the influence of one variable on another using statistical data. The result is that there is an influence from the Teladan Rasul Instagram account on the interest in da'wah of the digital community. This is evidenced by the results obtained from the Pearson correlation value (calculated r value) with a 5% significance of 0.673, and the correlation coefficient value (r table value) of 130 respondents of 0.171. So that the calculated r value is stated to be greater than the r table or (0.673 > 0.171). Then the level of significance of the influence is declared strong. Therefore, this study to contribute ideas to inspire da'wah accounts on social media to develop digital da'wah content to be even better.AbstrakPemanfaatan Instagram sebagai media dakwah merupakan bentuk inovasi di kalangan da'i modern sebagai metode dakwah yang fleksibel karena mampu menyesuaikan perkembangan zaman. Instagram telah memberikan ruang yang sangat luas bagi para pegiat dakwah untuk mensyiarkan ajaran Islam melalui konten-konten kreatif dan menarik. Hal tersebut didukung oleh kecakapan masyarakat dalam menggunakan media sosial berbasis teknologi digital sehingga dapat dikategorikan sebagai masyarakat digital. Oleh karena itu, konten dakwah Islam harus dapat mengambil peran di media sosial agar mampu menumbuhkan spiritualitas keislaman di kalangan masyarakat digital. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah akun instagram teladan rasul memiliki pengaruh terhadap minat dakwah masyarakat digital menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional dengan mengukur koefisien korelasi berupa pengaruh dari suatu variabel terhadap variabel lain menggunakan data statistik. Hasilnya terdapat pengaruh dari akun instagram teladan rasul terhadap minat dakwah masyarakat digital. Hal tersebut dibuktikan dengan  hasil yang diperoleh dari nilai korelasi pearson (nilai r hitung) dengan signifikansi 5% sebesar 0.673, dan nilai koefisen korelasi (nilai r tabel) dari 130 responden sebesar 0.171. Sehingga nilai r hitung dinyatakan lebih besar daripada r tabel atau (0.673 > 0.171). Maka tingkat signifikansi pengaruh dinyatakan kuat. Oleh karena itu, penelitian ini memberikan kontribusi pemikiran guna menginspirasi akun-akun dakwah di media sosial untuk mengembangkan konten-konten dakwah digital agar lebih baik lagi.
Retorika dakwah pada radio Fajri FM (Analisis kualitatif pada talkshow interaktif) Ansori, Taopik
KOMUNIKA Vol 6 No 1 (2022): JUNI
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komunika.v6i1.6134

Abstract

Da'wah is an obligation of every Muslim to disseminate the teachings of Islam to invite, broadcast and spread goodness. Da'wah activity is very important so that da'wah needs to be done with the maximum with all your heart so that sincerity is in accordance with the heart and maxim in any case as well as preaching in order to reach the target of our da'wah must be maximal. Fajri FM radio is known as da'wah radio, proselytizing using media such as radio, YouTube, Facebook, this radio is very consistent with its proselytizing content. To obtain the right results in conducting this study, therefore the author uses a qualitative approach that is as a researcher procedure that produces data in the form of written and oral words from people who have been observed. Using the method of analysis that the data summarized in the form of images, words and not numbers generated from observations, interviews and documentation that will be interpreted by the author. After interviewing Mr. Haris as a program holder on Fajri FM radio that he argued that rhetoric is the art of speaking or a way someone can convey da'wah. The application used by interactive talkshows in their lectures is in appropriate content in warm conditions in the community with real examples related to proselytizing content, and interactive talkshows end their da'wah with closure and prayer. AbstrakDakwah merupakan suatu kewajiban setiap muslim untuk menyebarluaskan ajaran agama islam untuk mengajak, menyiarkan dan menyebarkan kebaikan. Aktivitas dakwah sangatlah penting maka dakwah perlu dilakukan dengan maksimal dengan sepenuh hati agar ikhlas karna ikhlas itu sesuai dengan hati dan maksimal dalam hal apapun begitu pula dengan berdakwah agar sampai kepada sasaran dakwah kita harus maksimal. Radio Fajri FM dikenal sebagai radio dakwah, berdakwah dengan menggunakan media seperti radio, YouTube, Facebook, radio ini sangat konsisten dengan konten dakwahnya. Untuk memperoleh hasil yang tepat dalam melakukan penelitian ini, maka dari itu penulis menggunakan pendekatan kualitatif yaitu sebagai prosedur peneliti yang menghasilkan data berupa kata-kata tulisan dan juga lisan dari orang-orang yang telah diamati. Dengan memakai metode analisis bahwa bahwa data yang di rangkum berupa gambar, kata-kata dan bukan angka yang di hasilkan dari observasi, wawancara dan dokumentasi yang akan ditafsirkan penulis. Setelah mewawancarai bapak haris selaku pemegang program di radio Fajri FM bahwa beliau berpendapat retorika adalah seni berbicara atau suatu cara seseorang bisa menyampaikan dakwah. Penerapan yang digunakan talkshow interaktif dalam ceramahnya itu dalam konten yang sesuai dalam kondisi yang hangat di masyarakat dengan umpama yang real yang berkaitan dengan konten dakwah, dan talkshow interaktif mengakhiri dakwahnya dengan penutupan dan do'a. 

Page 1 of 1 | Total Record : 7