cover
Contact Name
Bahrum Subagiya
Contact Email
bahrum.subagiya@uika-bogor.ac.id
Phone
+62251-8349529
Journal Mail Official
komunika@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
Jalan KH. Sholeh Iskandar KM. 2, Kedung Badak, Tanah Sereal, RT.03 RW.10, Kedungbadak, Kec. Tanah Sereal, Kota Bogor, Jawa Barat 16162
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Komunika: Journal of Communication Science and Islamic Dakwah
ISSN : 25993445     EISSN : 26142163     DOI : http://dx.doi.org/10.32832/komunika.v1i1
Komunika Journal of Communication Science and Islamic Dakwah is a media scientific publication that contains articles in the field of communication and the scope of Islamic Dawah. Komunika journal is dedicated to foster the creation and exchange of ideas between academia or research, faculty and university. Articles published in the journal put forward an objective analysis of the case of communication or propaganda of Islam in the perspective of the Academy include the results of research in the field of communication and propagation of Islam, a review of the concept of communication and propagation of Islam and the implementation of the study of literature.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 8 No 1 (2024): JUNI" : 7 Documents clear
Peran Rumah Singgah dalam Pembinaan Akhlak Anak Jalanan di Sanggar Senja Cibinong Bogor Amalina, Nadilah Nur; Kamalludin; Tanjung, Hasan Basri
KOMUNIKA Vol 8 No 1 (2024): JUNI
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komunika.v8i1.10617

Abstract

Salah satu faktor terpenting dalam menanamkan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan pada diri seseorang diusia muda adalah pembinaan akhlak, yang pada akhirnya bertujuan untuk menghasilkan manusia yang berakhlak mulia. Pendidikan yang berkualitas untuk masa depan adalah milik semua anak jalanan. Secara alamiah, pembinaan akhlak sangat penting untuk mendukung upaya penanaman akhlak yang baik dalam kehidupan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi yang digunakan untuk menumbuhkan moral yang lebih baik pada anak jalanan dan peran rumah singgah dalam proses ini di Studio Senja di Cibinong, Bogor. Penelitian lapangan kualitatif (penelitian lapangan) digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini mengandalkan data primer dari guru dan pembina serta data pendukung sekunder berupa tulisan dan dokumentasi. Dokumentasi, wawancara, dan observasi adalah semua metode pengumpulan data. Reduksi data, penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan (verifikasi) merupakan metode analisis data yang digunakan. Dari hasil penelitian dan pembahasan dapat diambil kesimpulan bahwa peranan rumah singgah dalam pembinaan akhlak anak jalanan khususnya penguatan agama, peningkatan keimanan, budaya, dan ketakwaan, serta penanaman nilai-nilai kebaikan melalui penggunaan berbagai metode, seperti metode cerita, metode keteladanan, metode pembiasaan, dan metode nasihat atau motivasi, dapat dikaitkan dengan penggunaan metode-metode tersebut. Metode keteladanan, disisi lain, adalah strategi pengembangan moral yang lebih sering digunakan. Hal ini dilakukan oleh para pengawas Sanggar Senja untuk memberikan contoh yang baik bagi anak jalanan dan mendorong mereka untuk mengikuti apa yang mereka lihat sehari-hari. Maka rumah singgah berperan penting dalam menanamkan nilai-nilai moral pada anak jalanan. Penelitian ini menunjukkan bahwa rumah singgah dapat menjadi model efektif untuk pendidikan moral bagi anak-anak yang kurang beruntung. Penelitian selanjutnya bisa mengeksplorasi efektivitas metode lain dalam pembinaan akhlak anak jalanan, seperti metode seni, olahraga, atau teknologi.
Peran Humas dalam Mempublikasikan Kegiatan DPRD Kota Bogor Melalui Media Sosial Instagram Nadhila, Farah; Ningrum, Ratih Sekar; Shafarina, Juhairiyah Fitri; Anggrayni, Dewi
KOMUNIKA Vol 8 No 1 (2024): JUNI
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komunika.v8i1.11488

Abstract

Humas memegang peranan penting dalam proses pengambilan keputusan, serta dalam upaya penyampaian pesan dan informasi guna menciptakan pemahaman publik yang baik. Untuk menyadarkan masyarakat luas terhadap kegiatan DPRD Kota Bogor, salah satu kegiatan kehumasan adalah publikasi di media internet. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif dan pendekatan deskriptif kualitatif dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana Humas Protokol menjalankan perannya dalam mempublikasikan kegiatan DPRD Kota Bogor melalui media sosial Instagram. Humas protokoler pengelola media sosial akun Instagram @dprd.kotabogor menjalankan fungsi publikasi pakar parlemen. Fungsi publikasi meliputi penyampaian informasi melalui media massa dan media sosial. Peran humas sangat penting sebagai jembatan dalam menyampaikan dan mempublikasikan pesan dan informasi untuk menciptakan hubungan dan citra yang baik dengan masyarakat. Berdasarkan hasil wawancara terhadap tiga narasumber terkait penelitian ini diperoleh bahwa peran humas sebagai penghubung DPRD Kota Bogor dengan masyarakat dalam mempublikasikan kegiatan DPRD Kota Bogor di media sosial Instagram sudah sesuai. Dengan fungsi menyampaikan informasi kepada masyarakat melalui media sosial instagram. Selain itu, upaya kehumasan di media sosial juga membantu menjangkau khalayak yang lebih luas, memastikan transparansi dan menumbuhkan kepercayaan antara masyarakat dan DPRD Kota Bogor. Dengan memanfaatkan Instagram, humas dapat menjangkau demografi generasi muda yang lebih aktif di platform media sosial, sehingga memperluas jangkauan dan dampak strategi komunikasi mereka. Keterlibatan ini tidak hanya memberikan informasi kepada masyarakat tetapi juga mendorong partisipasi dan masukan masyarakat, sehingga semakin mempererat hubungan DPRD Kota Bogor dengan konstituennya.
Penerapan Konsep Tabayyun: Peranan Komisi Penyiaran Indonesia Pusat dalam Pengawasan Isi Siaran Televisi Mengacu pada P3SPS Zahra, Nabila Aulia; Anggrayni, Dewi
KOMUNIKA Vol 8 No 1 (2024): JUNI
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komunika.v8i1.11497

Abstract

Televisi telah memberikan pengaruh besar pada kehidupan masyarakat Indonesia. Dari sekian banyak siaran yang ada diindustri pertelevisian Indonesia, tidak menutup kemungkinan terjadi penyimpangan yang menyebabkan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) turun tangan untuk mengaturnya agar tidak terjadi konflik yang dapat menyebabkan kerugian bagi masyarakat atau konsumen. Karena menyiarkan siaran yang melanggar ketentuan yang berlaku dan tidak sesuai dengan ketentuan jurnal penafsiran hukum Vol. 1 No. 2 Tahun 2020 maupun dengan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) yang merupakan metode KPI. Untuk itu penelitian ini melihat bagaimana penerapan konsep tabayyun: Peranan KPI pusat dalam pengawasan isi siaran televisi mengacu pada P3SPS. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan adalah wawancara secara mendalam dan dokumentasi. Fokus masalah pada penelitian ini adalah penerapan konsep tabayyun peran KPI pusat dalam pengawasan isi siaran televisi mengacu pada P3SPS dan bagaimana langkah-langkah KPI dalam menindak lanjuti pelanggaran yang ada pada siaran televisi. Tema-tema yang dihasilkan dari fokus masalah pertama adalah kajian dibidang masing-masing, menerima aduan masyarakat, melakukan pengawasan secara langsung. Tema yang dihasilkan dari fokus masalah kedua adalah sanksi administratif. Perlunya penguatan peran KPI melalui peningkatan sumber daya dan wewenang untuk melakukan pengawasan yang lebih efektif dan menerapkan pendekatan berbasis bukti dalam setiap keputusan/tindakan yang diambil serta adanya pengawasan yang ketat dan sanksi administratif terhadap pelanggaran, sehingga masyarakat mendapatkan konten yang lebih berkualitas dan sesuai dengan norma dan aturan yang berlaku. Penelitian selanjutnya dapat melakukan studi komparatif antara berbagai metode pengawasan yang digunakan oleh lembaga penyiaran di negara lain dengan KPI untuk menemukan praktik terbaik yang dapat diterapkan di Indonesia.
Implementasi Strategi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat dalam Mewujudkan Siaran Televisi Bermoral Serta Mengamalkan Nilai-Nilai Islami Astriyani, Esti; Anggrayni, Dewi
KOMUNIKA Vol 8 No 1 (2024): JUNI
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komunika.v8i1.12563

Abstract

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) ialah lembaga independen yang ditunjuk langsung oleh undang-undang guna mengatur semua bentuk penyiaran. Lembaga penyiaran pada dasarnya, ketika menjalankan peranan dan fungsinya harus berdasarkan Undang-Undang yang sudah diatur dan mesti berpedoman terhadap ketentuan yang berlaku serta taat dan patuh kepada hukum. Secara umum, program televisi swasta masih banyak menyiarkan konten meresahkan yang tidak sesuai dengan moralitas, jati diri bangsa, bahkan ajaran agama. Tayangan program televisi di Indonesia perlu menayangkan siaran yang bermoral dan mengedepankan nilai-nilai islami pada programnya. Untuk mengamalkan nilai-nilai islami pada perilaku dan sikap masyarakat agar menjungjung tinggi moral, televisi memberikan pengaruh penting karena televisi dapat menyebarkan informasi dan sebagai alat propaganda untuk pengaruh sikap hegemonik dan opini publik melalui program acara yang disiarkan. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif bertujuan untuk menemukan fenomena secara holistik dan kontekstual dengan mengumpulkan informasi melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi serta menjadikan peneliti sebagai instrumen utama untuk mengetahui implementasi strategi KPI pusat dalam mewujudkan siaran televisi yang bermoral serta mengamalkan nilai-nilai islami. Berdasarkan hasil analisis peneliti, topik yang muncul dari fokus masalah pertama adalah KPI pusat memiliki otoritas dibidang masing-masing, program sekolah P3SPS, mewadahi aspirasi dan mewakili kepentingan masyarakat untuk penyiaran di Indonesia. Strategi KPI dalam menindak lanjuti pelanggaran ditelevisi. Sedangkan untuk pemberian sanksi administratif menjadi fokus masalah kedua berdasarkan hasil analisis peneliti. Penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun ada regulasi yang mengatur penyiaran, masih banyak program televisi swasta yang menyiarkan konten yang meresahkan. Ini mengimplikasikan perlunya penguatan regulasi dan pengawasan yang lebih ketat dari KPI untuk memastikan kepatuhan terhadap standar moral dan nilai-nilai islami. Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas sanksi administratif yang diberikan oleh KPI terhadap pelanggaran siaran televisi, termasuk dampaknya terhadap kepatuhan stasiun televisi dan perubahan dalam kualitas siaran.
Pesan Dakwah Visual dalam Poster Kebaikan Keutamaan Bersedekah Laz Albunyan putri, rifania rifania
KOMUNIKA Vol 8 No 1 (2024): JUNI
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komunika.v8i1.13783

Abstract

Teknologi menjadikan konten dakwah dapat diakses oleh lebih banyak khalayak diberbagai daerah bahkan seluruh dunia. Terlebih meskipun hanya sekedar menentukan lokasi dimana dakwah tersebut akan berlangsung, kini mad’u tidak perlu cemas sebab takut tertinggal, karena kini teknologi menjadikan dakwah sudah dapat diakses secara mudah melalui media online. Namun, meskipun begitu peluang dakwah juga berbanding lurus dengan adanya beragam tantangan dakwah yang hadir diera digital ini jauh lebih sulit untuk dihadapi. Oleh karena itu, da’i harus lebih kreatif dan pintar dalam membaca kondisi masyarakat serta menyesuaikannya dengan konten dakwah yang akan disajikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui isi pesan dakwah pada poster ajakan bersedekah Laz Albunyan. Poster dakwah tersebut merupakan konten yang didalamnya terdapat materi atau tulisan mengenai keutamaan dalam bersedekah. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif yang mana menekankan pada proses penyimpulan dan analisis terhadap suatu fenomena yang diamati dengan menggunakan logika ilmiah. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa konten keutamaan bersedekah yang dibuat oleh Laz Albunyan tersebut mengandung sebuah informasi berupa ganjaran yang akan diterima bagi orang yang melakukan sedekah. Dengan sadar juga, makna poster kebaikan ini adalah ajakan kepada orang lain untuk turut melakukan sedekah. Karena didalamnya dijelaskan bahwa orang yang melakukan sedekah akan dijauhkan dari sifat buruk yakni sifat pelit serta akan mendapatkan karunia Allah serta doa dari para malaikat. Adapun hasil dari penelitian ini peneliti masih menyadari akan kekurangan yang ada didalamnya baik berupa informasi ataupun penjelasan yang kurang terperinci. Oleh karena itu peneliti berharap penelitian ini bukan hanya dapat menjadi rujukan melainkan dapat dikembangkan serta diperbaiki hingga menjadi penelitian yang lebih baik lagi kedepannya.
Problematika Pendidikan Akhlak Anak dalam Keluarga pada Masyarakat Muslim di Palopat Maria Padangsidimpuan Alfitri Pasaribu, Mutiah; Erawadi; Zulhammi; Siregar, Nur Choiro
KOMUNIKA Vol 8 No 1 (2024): JUNI
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komunika.v8i1.16429

Abstract

Penanaman akhlak pada anak tergolong kurang baik sehingga mengakibatkan perilaku anak kurang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui problematika pendidikan akhlak anak dalam keluarga pada masyarakat muslim di Palopat Maria Kota Padangsidimpuan. Penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif yaitu menggambarkan fenomena-fenomena yang terjadi di lapangan. Instrumen pengumpulan data yang digunakan terdiri dari observasi dan wawancara. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif, yakni berupa pemaparan data secara tertulis mengenai data-data yang terkait, baik berupa tertulis maupun lisan dari informan penelitian. Hasil penelitian menemukan bahwa (1) problematika pendidikan akhlak anak di Palopat Maria Kota Padangsidimpuan terdapat tiga malasah. Pertama, problem orang tua atau pendidik yaitu pengetahuan orang tua yang minim, kurangnya perhatian orang tua, kesibukan orang tua, orang tua yang kurang memotivasi anak dalam nilai-nilai akhlak mulia. Kedua, problem anak (peserta didik) anak yang suka melawan orang tua, anak yang suka main judi, terutama judi online yang saat ini sedang marak-maraknya, anak yang suka mengonsumsi narkoba, anak yang suka merokok, dan anak yang menyalahgunakan teknologi. Ketiga, problem dari aspek lingkungan yaitu salah memilih teman bergaul dan tontonan sosial media. Terdapat dua cara mengatasi atau solusi yang ditawarkan untuk mengatasi problematika pendidikan akhlak anak di Palopat Maria kota Padangsidimpuan yang sudah menjadi tanggung jawab bersama. Terutama orang tua, karena orang tua adalah madrasah pertama bagi anak. Pendampingan orang tua sangat berperan penting dengan memberikan kasih sayang dan perhatian. Selain orang tua, guru juga harus ikut andil dalam menangani kasus ini, karena guru pendidik yang paling berperan setelah orang tua, disamping orang tua dan guru masyarakat juga harus turut berperan aktif dalam mengawasi ancaman narkoba terhadap anak dan melakukan kerja sama dengan pihak yang berwenang untuk melakukan penyuluhan tentang berbahayanya narkoba, judi, dan rokok.
Tekad yang Kuat: Kajian Studi Kepustakaan Rahmawati nazma, Rahmawati; Nurachmadi, Senki; Rianti, Fuji; Mulyani, Sri Meli
KOMUNIKA Vol 8 No 1 (2024): JUNI
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komunika.v8i1.16585

Abstract

Masa depan yang baik dan gemilang tidak bisa didapatkan hanya dengan berdiam diri, berangan-angan ataupun berlepas tangan, namun tentunya harus dijemput dengan perjuangan dan pengorbanan yang selalu dilandasi dengan keimanan, digerakan oleh fikiran dan tentunya semua itu dilakukan dengan tertanamnya tekad yang kuat. Ketika tekad yang kuat sudah tertanam dalam diri, maka hidup akan terarah karena akan selalu mempunyai tujuan dan melakukan segala sesuatu untuk mencapai tujuan itu sehingga lebih produktif. Manusia tidak lepas dari kesalahan yang membuat lalai akan tujuan yang harus dicapai, sehingga tekad yang kuat adalah karakter penting yang harus dimiliki oleh setiap orang. Dalam beberapa kisah orang-orang yang hebat kuncinya ada pada sebuah tekad yang kuat, sehingga sesulit apapun perjuangan dengan segala tantangannya dapat dikalahkan dan membuahkan hasil yang indah karena mampu konsisten dan fokus pada apa yang diinginkan dengan sepenuh hati dan totalitas. Metodologi yang diterapkan dalam pembahasan ini adalah metode deskriptif dan studi kepustakaan yang mengambil data-data, pendapat serta informasi dari beberapa jurnal, buku, dokumen dan tulisan atau karya ilmiah yang berkaitan dengan pembahasan tekad yang kuat sehingga menghasilkan sebuah pengetahuan yang dapat disajikan. Hasil dari pembahasan ini dapat difahami bahwa tekad yang kuat merupakan karakter yang harus dimiliki oleh setiap muslim karena dalam hidup kita harus memiliki target atau tujuan yang dicapai dengan tekad yang kuat yang menjadi bagian dari keimanan. Seorang muslim tentunya tidak cukup hanya memiliki tekad yang kuat saja, namun bagaimana setiap karakter baik yang dimiliki juga tidak pernah terlepas dari keyakinan kepada Allah SWT. Ada dua karakter yang harus dimiliki seseorang agar berada pada tingkatan yang tinggi yaitu ilmu dan tekad (kemauan) yang kuat. Seseorang yang memiliki ilmu namun tidak memiliki tekad yang kuat, maka kemampuannya akan berada pada posisi yang sama tidak akan meningkat karena merasa puas dengan kemampuan yang sudah dimiliki. Begitupun sebaliknya, orang yang memiliki tekad yang kuat namun tanpa disertai ilmu maka energinya akan terkuras pada hal yang tidak jelas dan tanpa arah.

Page 1 of 1 | Total Record : 7