Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, with registered number ISSN: 2797-9210 (Print), ISSN: 2798-2912 (Online) is a scientific multidisciplinary journal published by bajang Institute. It is in the national level that covers a lot of common problems or issues related to community services. Particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas both of which are published each month. The scope of the journal studies broadly includes:Community Services, People, Local Food Security; Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Border Region, Less Developed Region; Education for Sustainable Development; Economics; Tourism, Health.
Articles
22 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 4 No. 1: Juni 2024"
:
22 Documents
clear
EDUKASI KESEHATAN TENTANG BAHAYA INFEKSI MENULAR SEKSUAL (IMS) SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PERGAULAN BEBAS PADA KALANGAN REMAJA DI SMAN 3 TANGERANG
Muchammad Reza Ghozaly;
Fayza Maghfira Solachudin;
Christhabel Vanessa Aurel Netanya
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1: Juni 2024
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jabdi.v4i1.7951
More than one million people are infected with sexually transmitted diseases every day and an estimated 499 million cases of sexually transmitted infections (STIs) occur each year. Adolescents and young adults (age 15-24 years) are the age group that is at the highest risk of contracting an STI. One of the efforts to prevent STIs in adolescents is to provide counseling about STIs. Adolescents and young adults (15-24 years) make up only 25% of the overall sexually active population but represent nearly 50% of new STI cases. Young people and adolescents are individuals most at risk for contracting STDs because at a young age, adolescents are disproportionately more susceptible. Indonesia is the fifth most at risk country for STIs in Asia. The total number of STI cases handled in 2018 was 140,803 out of 430 STI services. This shows that there is still a high incidence of STIs among adolescents. So it is necessary to carry out public health actions or interventions through the provision of health education. The form of community service activities is carried out by providing health education about sexually transmitted infections (STIs) as a means of providing information to adolescents. Activities carried out on teenagers at SMAN 3 Tangerang. The results of community service found that the majority of adolescent knowledge was lacking before counseling was carried out and the majority of adolescent knowledge was after counseling was given. The conclusion shows that there is an increase in adolescent knowledge after being given counseling compared to before counseling.
EDUKASI PENGGUNAAN KOSMETIK YANG AMAN TANPA BAHAN KIMIA BERBAHAYA TERHADAP SISWA SMA/K DI KABUPATEN KARAWANG
Nia Yuniarsih;
Farhamzah, Farhamzah;
Anggun Hari K;
Himya H;
Maulana Yusuf A;
Sudrajat Sugiharta;
Iin Lidia P. M
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1: Juni 2024
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jabdi.v4i1.7952
Lifestyles are increasingly modern and people, especially teenagers, are starting to pay attention to the aesthetics of their skin, so they are competing to use various kinds of cosmetics that can support self-confidence, especially among teenagers. Almost all teenagers use their money for beauty maintenance needs by buying based on information obtained from the internet or from beauty influencers they follow. However, another impact of this advertising is that illegal cosmetics are also circulating on the market. Therefore, it is necessary to provide assistance so that high school/K students in Karawang Regency understand how to select and use cosmetics safely and understand the impacts of using cosmetics with dangerous chemicals. This activity was carried out using the outreach method using leaflet media. The results of this outreach are expected to increase the understanding of SMA/K students in Karawang Regency regarding cosmetics. Apart from that, SMA/K students in Karawang Regency have knowledge and are wise in choosing and using cosmetics
DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA DENGAN SADARI DI PMB UMMAQU BANJARBARU TAHUN 2024
Megawati, Megawati;
Rubiati Hipni;
Tri Tunggal2;
Isnaniah, Isnaniah;
Rita Kirana;
Efi Kristiana
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1: Juni 2024
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jabdi.v4i1.7953
Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang paling banyak menyerang wanita di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Deteksi dini kanker payudara terbukti dapat meningkatkan peluang kesembuhan dan menurunkan angka kematian akibat penyakit ini. Salah satu metode deteksi dini yang efektif adalah SADARI (Periksa Payudara Sendiri), yang dapat dilakukan oleh setiap wanita dengan mudah dan rutin. Namun kesadaran dan pengetahuan mengenai pentingnya deteksi dini kanker payudara serta cara melakukan SADARI masih rendah di kalangan masyarakat. Banyak wanita belum memahami cara yang benar untuk melakukan pemeriksaan payudara sendiri atau tidak menyadari pentingnya melakukan pemeriksaan ini secara rutin. PMB (Praktik Mandiri Bidan) Ummaqu di Banjarbaru, sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan yang focus pada kesehatan wanita, memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan payudara. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Deteksi Dini Kanker Payudara dengan SADARI”sangat relevan dan diperlukan. Tujuan dilakukannya kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dengan memberikan informasi yang komprehensif tentang kanker payudara, factor risiko, gejala, dan pentingnya deteksi dini. Selain itu juga meningkatkan keterampilan praktis dengan melatih wanita dalam melakukan SADARI dengan benar melalui demonstrasi dan praktik langsung. Urgensi dilakukannya pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Deteksi Dini Kanker Payudara dengan SADARI”karena melihat tingginya angka kejadian kanker payudara dan penyebab utama kematian pada wanita di Indonesia. Dengan dilakukannya deteksi dini dapat menyelamatkan banyak nyawa. Peran PMB Ummaqu adalah sebagai fasilitas kesehatan yang fokus pada pelayanan kesehatan wanita, PMB Ummaqu memiliki tanggung jawab dan potensi besar untuk menjadi pelopor dalam meningkatkan kesehatan payudara melalui edukasi dan layanan yang berkualitas
PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA MELALUI PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN GURU SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN NABIRE
Kondo Korani;
Suryati Mangallo;
Suardiman Dayadi;
Yully Tappi;
Ronald Manibuy;
Yulianti Mangallo;
Dorlince Senandi;
Refly J Umpel;
Johanis Dimara
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1: Juni 2024
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jabdi.v4i1.7954
Pembelajaran matematika di Indonesia, khususnya di Kabupaten Nabire, masih menghadapi berbagai tantangan dalam meningkatkan kemampuan literasi matematika siswa. Salah satu faktor utama adalah kurangnya pemahaman konsep matematika dan keterampilan mengajar yang efektif dari para guru sekolah dasar. Oleh karena itu, pengabdian masyarakat ini difokuskan pada pelatihan dan pendampingan guru sekolah dasar di Kabupaten Nabire untuk meningkatkan kemampuan literasi matematika siswa. Tujuan utama pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan literasi matematika siswa sekolah dasar di Kabupaten Nabire melalui pelatihan dan pendampingan guru. Selain itu, pengabdian ini juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika dan keterampilan mengajar guru sekolah dasar di daerah tersebut. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi pelatihan langsung kepada guru-guru sekolah dasar dengan menggunakan metode yang interaktif dan partisipatif. Pelatihan tersebut dilakukan dalam beberapa sesi dengan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan guru. Selain itu, dilakukan juga pendampingan kepada guru-guru dalam penerapan strategi pembelajaran yang telah dipelajari dalam pelatihan, serta monitoring dan evaluasi secara berkala. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan literasi matematika siswa sekolah dasar di Kabupaten Nabire setelah dilakukan pelatihan dan pendampingan kepada guru-guru mereka. Guru-guru juga mengalami peningkatan dalam pemahaman konsep matematika dan keterampilan mengajar yang lebih baik. Dukungan yang komprehensif dari semua pihak terkait, seperti pemerintah daerah, sekolah, guru, dan orang tua, juga berperan penting dalam keberhasilan program ini
DETEKSI AWAL DAN PENINGKATAN KESADARAN TERHADAP PENYAKIT HIPERTENSI WARGA DUSUN III DESA OEIKA
Febtian Cendradevi Nugroho;
Maria Agustina Making;
Roswita Victoria Rambu Roku;
Yustinus Rindu;
Aemilianus Mau;
Trifonia Nurwela;
Yulianti Banhae;
Meyeriance Kapitan;
Antonia Helena Hamu;
Kori Limbong
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1: Juni 2024
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jabdi.v4i1.7955
Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang jumlah penderitanya meningkat dari tahun ke tahun. Saat ini hipertensi telah menjadi perhatian global. Tidak hanya di lingkungan perkotaan, tetapi juga pedesaan. Komplikasi akibat hipertensi dapat menyebabkan beberapa penyakit yang mematikan. Sehingga, deteksi awal penyakit dan peningkatan kesadaran melalui pendidikan kesehatan sangat penting dilaksanakan. Peningkatan kesadaran dilakukan dengan memberikan pendidikan kesehatan melalui metode ceramah dan tanya jawab serta diskusi. Hasil dari deteksi awal, ditemukan bahwa terdapat 27% dari 76 warga yang menghadiri kegiatan ini tergolong hipertensi. Mayoritas tingkat pengetahuan warga berada pada kategori baik (70%)setelah dilakukan pendidikan kesehatan. Kegiatan deteksi awal dan peningkatan kesadaran melalui pendidikan kesehatan disarankan dilakukan secara berkala untuk mencegah terjadinya komplikasi lanjutan dari hipertensi
DETEKSI DINI KANKER SERVIKS DENGAN PEMERIKSAAN IVA DI PMB UMMAQU BANJARBARU
Rubiati Hipni;
Noorhayati Maslani;
Erni Setiawati;
Rusmilawaty, Rusmilawaty;
Isrowiyatun Daiyah;
Rafidah, Rafidah;
Erni Yuliastuti;
Noor Adha Aprilea;
Chika Lestari;
Rusmia Azizah
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1: Juni 2024
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jabdi.v4i1.7956
Urgensi dilakukannya pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Deteksi Dini Kanker Serviks Dengan Pemeriksaan IVA”karena melihat tingginya angka kejadian kanker serviks dan penyebab utama kematian pada wanita di Indonesia. Program pengabdian kepada masyarakt dengan tema “Deteksi Dini Kanker Serviks Dengan Pemeriksaan IVA” Di PMB Ummaqu Banjarbaru sangat penting dilakukan dengan Pemeriksaan IVA yang merupakan metode sederhana dan murah dalam mendeteksi awal terjadinya Kanker Serviks. Peran PMB Ummaqu adalah sebagai fasilitas kesehatan yang fokus pada pelayanan kesehatan wanita, PMB Ummaqu memiliki tanggung jawab dan potensi besar untuk menjadi pelopor dalam meningkatkan kesehatan payudara melalui edukasi dan layanan yang berkualitas. Dengan latar belakang, tujuan khusus, dan urgensi yang jelas, kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam upaya pencegahan dan penanganan kanker serviks di Banjarbaru. Penyuluhan dan pemeriksaan IVA berhasil meningkatkan kesadaran dan pemahaman ibu tentang pentingnya deteksi dini kanker serviks. Pemeriksaan IVA yang dilakukan menunjukkan hasil negatif pada semua peserta (10 orang).
MANFAAT MINUM TEH BUNGA TELANG DAN TEH PUTIH SEBAGAI ANTIOKSIDAN KEPADA MASYARAKAT KARAWANG
Eko Sri Wahyuningsih;
Neni Sri Gunarti;
Lia Fikayuniar;
Putri Agustina;
Ermi Abriyani
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1: Juni 2024
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jabdi.v4i1.7957
Permasalahan udara di lingkungan kota Karawang yang banyak berdiri industri- industri serta kendaraan, menghasilkan polusi udara yang membuat radikal bebas terpenetrasi kedalam tubuh yang dapat merusak sel-sel sehat sehingga terganggu struktur dan fungsinya. jika terjadi peningkatan radikal bebas dalam jumlah yang tidak terkontrol, maka diperlukan antioksidan dalam jumlah yang lebih banyak untuk meminimalisir dan menetralisir efek dari radikal bebas. antioksidan ini dapat berasal dari bahan pangan yang dikonsumsi seperti Produk teh celup dengan kombinasi bunga telang (Clitoria ternatea. L) dan teh putih (Camellia sinensis) karena berpotensi memberikan perlindungan dari radikal bebas yang dapat merusak sel tubuh. Tujuan pengabdian Masyarakat ini adalah : Agar Masyarakat mengetahui makna dari antioksidan dan manfaat antioksidan buat tubuh mansuia dan Agar Masyarakat dapat informasi terkait fungsi dan manfaat bunga telang dan tteh putih sebagai antioksidan. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini adalah pembagian leaflet, Presentasi, diskusi dan tanya jawab, dilanjutkan pemerian dorprise kepada peserta. Melakukan edukasi kepada Masyarakat tetang pentingnya antioksidan buat tubuh manusia. Setelah pemaparan materi terkait antioksidan, fungsi dan pentingnya antioksidan untuk tubuh manusia. Kesimpulan pengabdian masyarakat ini adalah: Keberhasilan pelaksanaan kegitana pengabdian Masyarakat yang berjudul “Manfaat minum teh bunga telang dan teh putih sebagai antioksidan” dapat dilihat dengan antusiasme peserta dalam kegiatan penyuluhan ini. Selama kegiatan penyuluhan berlangsung diskusi berjalan dua arah dengan peserta. Banyak peserta yang mengajukan pertanyaan seputar pentingnya antioksidan untuk tubuh kita, terutama bunga telang dan teh putih
SOSIALISASI KONSUMSI DAUN KERSEN (Muntingia Calabura L) UNTUK PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE II DI DESA KANDANG KEC. KAMPUNG MELAYU
Tedy Febriyanto;
Susiwati, Susiwati;
Jon Farizal;
Elva Miryani
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1: Juni 2024
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jabdi.v4i1.7958
Penyakit diabetes mellitus adalah penyakit kronik yang membutuhkan penggunaan obat jangka panjang hingga seumur hidup. Sehingga tidak jarang penderita diabetes mellitus mengalami komplikasi pada ginjal dan hati, karena obat-obatan diabetes mellitus menyerap kadar gula di dalam hati dan ginjal yang berlebihan. Selain mengkonsumsi obat, pemberian suntikan insulin juga merupakan alternatif pengobatan apabila obat-obat tidak mampu lagi menurunkan kadar gula. Suntik insulin memiliki efek samping seperti hipoglikemia (penurunan kadar gula darah) hal ini disebabkan banyaknya zat buatan insulin di dalam tubuh (Roihatul & Musriana, 2016). Pengobatan dari terapi obat oral maupun suntikan yaitu harganya yang tidak murah dan memiliki efek samping. Oleh karena itu, banyak digunakan obat tradisional untuk mengobat diabetes mellitus. Obat tradisional adalah obat yang dibuat dengan bahan-bahan alami seperti tumbuhan sebagai bahan dasar obat. Biasanya obat tradisional diolah dengan cara direbus, ditumbuk, atau dicampur dengan sesama bahan tradisional dengan komposisi tertentu. Obat tradisional banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia dalam pengobatan, contohnya yaitu air rebusan daun kersen yang digunakan untuk mengobati diabetes mellitus (Stevani et al., 2016). Rebusan daun kersen terbukti dapat menurunkan kadar gula darah dan dapat dijadikan obat tradisional untuk penderita diabetes mellitus (Stevani et al., 2016). Metode Pelaksanaan :Terdapat tiga langkah dalam pengabdian masyarakat ini yaitu persiapan, pelaksanaan, evaluasi dan monitoring. Luaran dan Target Capaian : Kegiatan pengabmas ini dapat menambah pengetahuan masyarakat tentang pentingnya manfaat rebusan daun kersen. Menambah pengetahuan dan informasi pada masyarakat tentang adanya obat alternatif untuk penderita diabetes mellitus tipe 2
WORKHSOP IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA KURIKULUM MERDEKA DI MTs ATTARAQQIE MALANG
Wafiyatu Maslahah;
Lailatul Rofiah;
Adzimatnur Muslihasari;
Fitrotul Ainiyah;
Maulina Arofati Zuhro;
Nindia Rosa Nirmada
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1: Juni 2024
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jabdi.v4i1.7959
Workshop activities on the Implementation of Differentiated Learning in the Independent Curriculum at MTs Attaraqqie Malang to increase teachers' knowledge and understanding regarding its implementation. especially in terms of differentiated learning. The number of activity participants was 17 people consisting of leaders and teachers from MTs Attaraqqie Putri Malang City. The selection of material was obtained from the results of a questionnaire that was distributed to MTs Attaraqqie teachers. Based on the questionnaire that was distributed, it was concluded that most levels of understanding regarding differentiated learning still need upgrading or training. This activity approach uses a training/workshop model so that improvements related to understanding of differentiated learning in the independent curriculum can be achieved
PEMBERDAYAAN IBU-IBU PKK DALAM MENGELOLA SAMPAH PLASTIK MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN ECOBRICK DI DESA SUMBERJERUK, KECAMATAN KALISAT, KABUPATEN JEMBER
Himmatul Khasanah;
Nur Widodo;
Fatma Lailatul Jannah;
Andin Maulidya Priyambada;
Dwi Robiul Riskiyah;
Dian Setyo Ningrum;
Yola Amalia;
Annisa Ilman Nafia
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1: Juni 2024
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jabdi.v4i1.7960
Plastic is the most popular and most widely used material as a raw material for making component objects such as food wrappers to automotives. Every day, humans produce plastic waste to meet their daily needs. The high amount of plastic waste produced can cause environmental pollution because plastic waste takes 10-100 years to decompose. One way to manage plastic waste into useful objects is to make ecobricks. Ecobrick is a way of handling plastic waste by tightly packing plastic into plastic bottles. Community empowerment in dealing with plastic waste is carried out through ecobrick making training for PKK women in Sumberjeruk Village, Kalisat District, Jember Regency. The long-term goal of this ecobrick training is to reduce plastic waste, recycle plastic waste, and community independence in the economic field as a new business opportunity to make a product that has high selling power. Based on the results of the ecobrick-making training activities, it can be seen that PKK women can make plant pots from ecobrick. In this training activity it is hoped that the community will not only be able to form ecobricks into pots but can also make other forms and can be used as new business opportunities for the community. Utilization of household waste for materials for making ecobrick can be useful in reducing the amount of waste in Sumberjeruk Village and can foster community creativity, especially mothers in Sumberjeruk Village by paying attention to the surrounding environment. In addition, the use of household waste in the manufacture of ecobricks can overcome the dangers of waste for the environment