cover
Contact Name
Muhammad Zaeni
Contact Email
Muhammadzaeni1@gmail.com
Phone
+62331-412351
Journal Mail Official
stikes.bhaktialqodiri.jember@gmail.com
Editorial Address
Jl. Manggar 139 A. kel. Gebang kec. Patrang kab. Jember Jawa Timur
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Medical Journal of Al-Qodiri : Jurnal Keperawatan dan Kebidanan
Core Subject : Health,
Medical Journal Of Al-Qodiri adalah jurnal yang di kelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat dan diterbitkan oleh STIKES Bhakti Al-Qodiri. Jurnal ini memuat tulisan bersifat ilmiah dalam bentuk hasil penelitian maupun pengabdian Masyarakat yang diselenggarakan oleh dosen yang mencakup semua bidang keilmuan.
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 2 (2024): Oktober" : 16 Documents clear
Pengaruh Terapi Bekam Kering Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Pleret Bantul Arita Murwani; Hadi Ashar; Riza Yulina Amry; Ani Mashunatul; Lusi Annisa; Nanik Nor Kholifah; Da'i Yaasiin Nur Buwwat
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 9 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52264/jurnal_stikesalqodiri.v9i2.456

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi merupakan penyakit yang paling banyak diderita oleh lansia (lanjut usia), hal ini disebabkan oleh faktor fisiologis yaitu penurunan fungsi tubuh akibat proses penuaan, sehingga banyak penyakit tidak menular muncul pada lansia. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh terapi bekam kering terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang mengkaji pengaruh terapi bekam kering terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi dengan menggunakan pendekatan eksperimental dengan design time series. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dengan jumlah 26 responden. sebelum diberikan perlakuan atau diberikan lembar observasi (pretest) untuk tekanan darah responden. Kemudian diberikan terapi bekam kering dan dilanjutkan dengan pemberian lembar observasi kedua (postest) untuk mengetahui skala atau tekanan darah responden setelah terapi bekam sebanyak 3 kali dengan selang waktu satu minggu. Hasil: Tekanan darah (sistole) lansia sebelum dilakukakan terapi bekam kering rata-rata adalah 154.85 ± 13.187 mmHg dan (diastole) 88.15 ± 1.171 mmHg. Tekanan darah (sistole) lansia setelah diberikan terapi bekam kering rata-rata adalah 129.12 ± 7.804 mmHg dan (diastole) 75.42 ± 6.488 mmHg. Ada pengaruh pada terapi bekam kering terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi dengan nilai p value = 0.000 untuk tekanan darah sistole dan 0.000 untuk tekanan darah diastole. Kesimpulan: Terapi bekam kering pada lansia dapat menurunkan tekanan darah.
Mental Health Outcome In Breast Cancer Patients: Literature Review Sofyan Hadi Hasibuan; Faridah Binti Mohd Said; Norhashima Binti Abd. Rashid; Akhmad Huda; Fidrotin Azizah; Dwi Agung Susanti
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 9 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52264/jurnal_stikesalqodiri.v9i2.457

Abstract

Masalah: Diagnosis kanker payudara dan berbagai pilihan pengobatan yang tersedia menimbulkan banyak tantangan bagi wanita, yang memengaruhi kesehatan dan kesejahteraan holistik mereka. Tujuan Penelitian: Tujuan dari tinjauan pustaka ini adalah untuk memeriksa konsekuensi kesehatan mental yang dialami oleh individu yang didiagnosis dengan kanker payudara. Metode Penelitian: Metodologi yang digunakan melibatkan pelaksanaan tinjauan pustaka dengan memanfaatkan basis data jurnal kesehatan, khususnya Google Scholar, yang menghasilkan 43 artikel, sementara 102 artikel diperoleh dari PubMed, dan 421 artikel dari Science Direct. Artikel yang dipilih diterbitkan antara tahun 2014 dan 2024. Hasil: Pasien kanker payudara dan pasangannya menghadapi tantangan kesehatan mental seperti kecemasan, depresi, masalah kognitif, kelelahan, dan disfungsi seksual. Pasangan juga mengalami kecemasan dan depresi, yang membutuhkan dukungan untuk keduanya. Penanganan yang tidak adaptif selama pengobatan dapat meningkatkan kecemasan, sehingga promosi mekanisme penanganan yang adaptif sangat penting. Kemoterapi dapat menyebabkan masalah kognitif dan kecemasan, yang membutuhkan pemantauan ketat. Penyakit lanjut dapat menyebabkan disfungsi seksual dan nyeri, yang membutuhkan manajemen gejala. COVID-19 meningkatkan rasa kesepian dan kecemasan, yang menekankan pentingnya dukungan kesehatan mental. Dukungan sosial, aktivitas fisik, persepsi kesehatan yang positif, dan akses ke sumber daya kesehatan mental penting untuk kesejahteraan mental. Rekonstruksi payudara dapat mendukung pemulihan emosional, sementara ketahanan dan religiusitas membantu mekanisme penanganan. Kesimpulan: Pasien kanker payudara dan pasangannya menghadapi berbagai tantangan kesehatan mental, termasuk kecemasan, depresi, masalah kognitif, dan disfungsi seksual, yang memengaruhi kualitas hidup mereka.
Penerapan Intervensi Posisi Miring Dengan Gangguan Intergritas Kulit/Jaringan Pasien Stroke Hemoragik Di Ruang Tulip 2 Rsud Sidoarjo Ahmad Kholid Fauzi; Ashiva Austi Kania; Baitus Sholehah
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 9 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52264/jurnal_stikesalqodiri.v9i2.458

Abstract

Indonesia merupakan negara tertinggi yang memiliki jumlah kasus stroke dan penyakit ini umumnya diderita oleh lanjut usia. Stroke adalah masalah utama kematian, kelemahan, dan penurunan kesadaran. Hal ini dapat menyebabkan adanya resiko luka dekubitus yangmemperpanjang waktu perawatan di rumah sakit. Jika pasien tidak segera dilakukan mobilisasi dini (24-48 jam setelah serangan), risiko tinggi terhadap luka dekubitus (ulkus tekan) dapat meningkat. Untuk mengidentifikasi efektivitas pemberian posisi miring (ambulasi) dalam pencegahan ulkus dekubitus pada pasien stroke, pendekatan deskriptif dengan rancangan studi kasus dapat digunakan. Pendekatan ini melibatkan observasi dan dokumentasi rinci tentang penerapan posisi miring, respons pasien, serta perubahan kondisi kulit. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis untuk menilai sejauh mana intervensi tersebut dapat mencegah ulkus dekubitus pada pasien stroke. Hasil menunjukkan bahwa terapi yang diberikan kepada Tuan A dan Nyonya Y telah berhasil dalam meningkatkan derajat luka tekan. Dimana hasil studi kasus menunjukkan pemberian posisi miring setiap 2 jam terbukti adanya kenaikan skor derajat luka tekan yang lebih rendah.
Pengaruh Pemberian Jus Buah Naga Terhadap Kenaikan Kadar Haemoglobin Pada Ibu Hamil Dengan Anemia Di Puskesmas Kedaton Bandar Lampung Tahun 2023 Dian Maria; Richta Puspita; Dewi Yuiana
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 9 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52264/jurnal_stikesalqodiri.v9i2.459

Abstract

Pendahuluan: Menurut World Health Organization (WHO), sekitar 42% anak di bawah usia 5 tahun dan 40% wanita hamil di dunia mengalami anemia (WHO, 2020). Di Indonesia, prevalensi anemia pada ibu hamil mencapai 37,1%, dengan tingkat tertinggi di pedesaan sebesar 37,8% dan terendah di perkotaan sebesar 36,4% (Kemenkes RI, 2022). Di Lampung, prevalensi anemia meningkat dari 9,06% pada 2019 menjadi 9,10% pada 2020 (Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, 2022). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian jus buah naga terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia di Puskesmas Kedaton Bandar Lampung pada tahun 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasy experiment dengan pendekatan one group pre-test post-test. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Kedaton Bandar Lampung pada 22 Januari hingga 5 Februari 2024, dengan populasi ibu hamil trimester I dan II. Sebanyak 28 ibu hamil anemia yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi menjadi sampel. Uji statistik yang digunakan adalah uji Wilcoxon. Hasil: Sebelum intervensi, kadar hemoglobin memiliki nilai rata-rata 9,25 dengan standar deviasi 0,518, standar error 0,098, dan rentang nilai 8-10. Setelah intervensi, kadar hemoglobin meningkat menjadi rata-rata 9,86 dengan standar deviasi 0,591, standar error 0,112, dan rentang nilai 9-11. Kesimpulan: Pemberian jus buah naga secara signifikan meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia di Puskesmas Kedaton Bandar Lampung, dengan nilai p-value 0,000. Rekomendasi: Jus buah naga dapat dipertimbangkan sebagai alternatif intervensi untuk meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia.
Penerapan Teknik Fisioterapi Dada Untuk Meningkatkan Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif Pada Anak Penderita Pneumonia Di Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar Selvi Dwi Puspita; Lismawati
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 9 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52264/jurnal_stikesalqodiri.v9i2.460

Abstract

Pendahuluan: Pneumonia merupakan penyakit yang paling banyak menyerang anak-anak di bawah usia 5 tahun dengan gejala batuk dan sesak napas. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui asuhan keperawatan pada pasien dengan kasus pneumonia dengan menggunakan teknik fisioterapi dada untuk memperbaiki jalan napas pada anak dengan penyakit pneumonia. Metode : Desain penelitian yaitu deskriptif dengan menggunakan pendekatan studi kasus sampel penelitian meliputi 2 responden anak yang menderita pneumonia. Studi kasus dilakukan di RSUD Vita Insani Pematangsiantar di Ruang Mahoni. Hasil penelitian: setelah dilakukan asuhan dengan menggunakan metode fisioterapi selama 3 hari, hasil pada dua klien menunjukkan perubahan yaitu anak dapat mengeluarkan sputum, napas menjadi lebih baik, nadi dalam batas normal. Kesimpulan: Penggunaan teknik fisioterapi dada pada anak dengan pneumonia efektif dan tidak efektif dalam meningkatkan aliran jalan napas. Rekomendasi: Diharapkan teknik fisioterapi dada dapat digunakan sebagai intervensi keperawatan yang spesifik untuk memperbaiki bersihan jalan napas pada anak dengan pneumonia.
Terapi Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Nyeri Akut Dengan Masalah Kontraksi Pada Pasien Partus Prematurus Iminens Di Rsud Sidoarjo Setiyo Adi Nugroho; Wahyu Safietri; Novela Eka Candra Dewi
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 9 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52264/jurnal_stikesalqodiri.v9i2.461

Abstract

Latar Belakang: Salah satu elemen terpenting dalam proses persalinan adalah kontraksi rahim. Mengingat peran penting kontraksi dalam proses persalinan, hal ini sangat berbahaya bagi ibu yang sudah mendekati persalinan tetapi mengalami masalah kontraksi, seperti kontraksi yang tidak memadai, karena hal ini meningkatkan risiko komplikasi selama persalinan. Sensasi fisik yang terkait dengan kontraksi rahim, pelebaran dan penipisan serviks, dan penurunan janin selama persalinan secara subjektif dialami sebagai nyeri persalinan. Tujuan: Penelitian Ini Untuk Mengetahui Terapi Rileksasi Nafas Dalam Terhadap Nyeri Akut Dengan Masalah Kontraksi Hasil: Setelah Dilakukanya Penerapan Teknik Relaksasi Nafas Dalam Pada Pasien Partus Prematurus Imminens Dengan Masalah Kontraksi Selama 1. Hasil Skala nyeri adalah lima sebelum dilakukan tindakan relaksasi napas; setelah dilakukan tindakan, skala nyeri turun menjadi satu. Temuan penelitian menunjukkan bahwa skala nyeri sedang telah menyusut menjadi skala nyeri ringan. Kesimpulan: Teknik. Relaksasi. Nafas. Dapat. Menurunkan. Intensitas. Nyeri PadaPasien Partus Prematurus Imminens Dengan Masalah Kontraksi Sehingga Teknik Non-farmakologis Ini Sangat Direkomendasikan.
Analisis Determinan Stunting pada Kebidanan Komunitas Merissa Pramudita; Nisrina Fakhiroh Hidayati Nublah; Siti Nuriyah; Eka Suryaning Tyas
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 9 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52264/jurnal_stikesalqodiri.v9i2.462

Abstract

Pendahuluan: Stunting merupakan suatu kondisi ketidakseuaian antara tinggi badan atau panjang badan berdasarkan umur. Hal ini dapat disebabkan oleh banyak faktor diataranya yaitu indeks massa tubuh ibu, paritas, frekuensi menyusu, berat badan lahir dan penghasilan keluarga. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis determinan stunting pada kebidanan komunitas. Metode: Penelitian berjenis kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel dengan random sampling. Sampel diambil secara acak pada waktu yang ditentukan. Pengabilan data pada kurun waktu satu bulan. Variabel dependen yaitu stunting dan variabel independen terdiri dari indeks masa tubuh ibu, paritas, frekuensi menyusu, berat badan lahir, dan penghasilan keluarga. Uji analisis statistik menggunakan SPSS 20 dengan uji rank spearman. Hasil: sebagian besar responden memiliki indeks massa tubuh kategori normal weight sebesar 50%; paritas ibu dengan kategori multipara sebesar 68,75%; frekuensi menyusu bayi dengan kategori cukup sebesar 75%; berat badan lahir ≥ 2500 gram sebesar 81,25%; dan penghasilan keluarga ≥ upah minimum kota/kabupaten sebesar 65,625%. Analisis uji rank spearman pada variabel penelitian yaitu p-value < 0,05. Kesimpulan: terdapat hubungan signifikan antara indeks massa tubuh, paritas, frekuensi menyusu, berat badan lahir dan penghasilan keluarga terhadap stunting. Rekomendasi:strategi komprehensif dibutuhkan untuk meningkatkan ketahanan pangan, pemberian ASI optimal, nutrisi yang tepat dan akses layanan kesehatan yang memadai sebagai pencegahan stunting.
Aplikasi Teori Abraham Maslow Pada Pengkajian Keperawatan Lansia dengan Hipertensi Abdul Aziz Azari; Dwi Indah Lestari; Ishana Balaputra
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 9 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52264/jurnal_stikesalqodiri.v9i2.463

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi merupakan suatu kondisi dimana tekanan darah individu berada pada batas diatas normal dalam jangka waktu yang cukup lama. Lansia merupakan kelompok yang sering mengalami hipertensi dikarenakan proses penuaan yang menyebabkan penurunan elastisitas pembuluh darah sehingga arteri menjadi lebih kaku yang membuat jantung memompa darah lebih keras. Tujuan penelitian ini adalah untuk menerapkan teori Abraham Maslow dalam melakukan pengkajian pada lansia yang memiliki hipertensi. Metode: Penelitian ini menggunakan studi kasus pada seorang lansia. Instrument penelitian menggunakan pengkajian berdasarkan 5 Hirarki Kebutuhan Abraham Maslow. Hasil: hasil pengkajian berdasarkan teori Hirarki Kebutuhan Abraham Maslow pada lansia dengan hipertensi yang mengalami permasalahan adalah fisiologis dan keamanan. Berdasarkan SDKI, didapatkan 2 diagnosis keperawatan, yaitu Risiko berat badan lebih d.d sering mengkonsumsi makanan berlemak dan Perilaku Kesehatan Cenderung Berisiko b.d pemilihan gaya hidup tidak sehat d.d upaya peningkatan status Kesehatan yang minimal. Kesimpulan: Kebutuhan fisiologis dan keamanan merupakan kebutuhan yang sangat penting dibutuhkan oleh tubuh kita. Jika kebutuhan ini tidak terpenuhi maka individu akan mengalami sakit karena kebutuhan fisiologis berhubungan dengan metabolisme yang ada didalam tubuh.
Pengaruh Kombinasi Terapi Musik Klasik Dan Aromaterapi Lavender Terhadap Produksi Asi Pada Masa Nifas Erisa Yuniardiningsih; Putri Rizkiyah Salam
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 9 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52264/jurnal_stikesalqodiri.v9i2.464

Abstract

Pendahuluan: Masa nifas ialah masa kritis yang berkaitan dengan proses menyusui, keberhasilan pemberian ASI eksklusif berkaitan dengan produksi ASI pada masa nifas. Metode: Pendekatan kuantitatif yang digunakan pada penelitian ini, jenis pre eksperimental serta desain yang digunakan one group pretets posttest design. Sampel penelitian sebanyak 32 orang. Teknik yang digunakan purposive sampling. Analisis data yang digunakan uji wilcoxon sign rank test. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh kombinasi pemberian terapi musik klasik dan aromaterapi lavender terhadap produksi ASI pada masa nifas (p=0,000). Peningkatan produksi ASI disebabkan efek kombinasi intervensi mampu memberikan ketenangan dan memberikan rasa rileks, sehingga dapat meningkatkan mood ibu dan membantu proses produksi ASI. Kesimpulan: Kombinasi pemberian terapi musik klasik dan aromaterapi lavender berpengaruh terhadap produksi ASI masa nifas.
Penerapan Tekhnik Butterfly Hug untuk Menurunkan Tingkat Kecemasan pada Penderita Tuberkulosis Paru Berbasis Self Care Yuly Abdi Zainurridha; Ma’rifatul Jannah; Achmad Afifil Afton; Ummul Fithriyati; Turiman; Superzeki Zaidatul Fithriyah
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 9 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52264/jurnal_stikesalqodiri.v9i2.465

Abstract

Latar belakang: Kasus tuberkulosis paru baik didunia maupun di negara berkembang seperti Indonesia ini masih menjadi permasalahan yang serius yang harus segera diselesaikan. Banyak sekali dampak yang ditimbulkan dari penyakit menular ini diantaranya tekanan psikologis sehingga dapat menyebabkan kecemasan yang berkepanjangan. Penyakit pernapasan ini perlu adanya penanganan baik dari segi motivasi yang tinggi ataupun terapi lain yang dapat membantu mengurangi tingkat kecemasan penderitanya. Tujuannya adalah mengetahui pemberian tekhnik butterfly hug untuk menurunkan tingkat kecemasan pada penderita tuberkulosis paru. Metode: Metode penelitian ini yang digunakan adalah desain penelitian kuantitatif pre-experimental dengan one gorup pretest-postest without control design. Didalam penelitian ini sampel yang digunakan berjumlah 40 penderita tuberkulosis paru dengan tekhnik yang digunakan yaitu purposive sampling. Untuk alat ukur dari penelitian eksperimen ini menggunakan alat ukur SOP penerapan butterfly hug dan kuesioner Halminton Rating Scale (HARS) untuk tingkat kecemasan. Hasil: Sesudah penelitian dilakukan diberikan intervensi butterfly hug memberikan hasil bahwa terdapat penurunan tingkat kecemasan yang awalnya dari 45% menjadi 40% untuk kategori tingkat kecemasan sedang. Hasil dari uji penelitian ini menunjukkan hasil p-value 0,000 < 0,05 dengan menggunakan analisa data uji paired sample t-test. Kesimpulan: Didapatkan hasil bahwa penerapan tekhnik butterfly hug untuk menurunkan tingkat kecemasan berpengaruh terhadap psikologis penderita.

Page 1 of 2 | Total Record : 16