cover
Contact Name
Surya Indah Nurdin
Contact Email
suryaindahnurdin@gmail.com
Phone
+6281354816898
Journal Mail Official
suryaindahnurdin@gmail.com
Editorial Address
Jl. Prof.DR. Mansoer Pateda, Pentadio Timur, Telaga Biru
Location
Kab. gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Madu : Jurnal Kesehatan
ISSN : 23015683     EISSN : 27759423     DOI : htpps://doi.org/10.31314/madu
Core Subject : Health,
Madu Jurnal Kesehatan published since August 2015, by Department DIV midwifery Universitas Muhammadiyah Gorontalo. Jurnal Ilmu Kebidanan published two times a year in June and December. Contains writings raised from research results in the field of midwifery. Pregnancy, Labor, Post Partum, Pathology, Midwifery community, Family planning, Reproduction health.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2019): DESEMBER 2019" : 5 Documents clear
Hubungan BBLR dan Pola Asuh Gizi Dengan Kejadian Stunting di Desa Tabumela Kabupaten Gorontalo Zulaika Febriana Asikin; Sukarni Ismail; Misrawaty Utiya
Madu : Jurnal Kesehatan Vol 8, No 2 (2019): DESEMBER 2019
Publisher : Program Studi DIV Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mjk.8.2.66-76.2019

Abstract

The problem of nutrition, especially stunting in children, is one of the nutritional deficiencies that has become a major concern in the world, especially in developing countries, which impacts the slow growth of children, low endurance, lack of intelligence, and low productivity. The purpose of this study was to determine the correlation of LBW and Nutrition Parenting with the Stunting Incidence in Tabumela Village. This research is an analytic survey research and uses cross sectional research design. The sampling technique in this study is total sampling with a total sample of 30 toddlers. The results obtained by the chi square test results obtained by Pvalue for LBW factor that is 0.009 and for nutritional parenting factor which is 0.000, which means less than α = 0.05. This research is expected to be useful as a source to prevent stunting. The better the mother's parenting be and the lower the incidence of LBW in infants, will result in the lower the incidence of stunting.Permasalahan gizi, khususnya stunting pada anak merupakan salah satu keadaan kekurangan gizi yang menjadi perhatian utama di dunia terutama di negara-negara berkembang, memberikan dampak lambatnya pertumbuhan anak, daya tahan tubuh yang rendah, kurangnya kecerdasan, dan produktivitas yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan BBLR Dan Pola Asuh Gizi Dengan Kejadian Stunting Di Desa Tabumela. Penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dan menggunakan desain penelitian cross sectional. Tekhnik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 balita..Hasil penelitian didapatkan hasil uji chi square test diperoleh Pvalue untuk faktor BBLR yaitu 0,009 dan untuk faktor pola asuh gizi yaitu 0,000 yang berarti lebih kecil dari α = 0,05.Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat sebagai sumber untuk mencegah stunting, semakin baik pola asuh ibu dan semakin menurun angka kejadian BBLR pada bayi, maka semakin menurun pula angka kejadian stunting.
Hubungan Vulva Hygiene Dengan Penyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Nifas Di Rsud Mm Dunda Limboto Levana Sondakh; Siskawati Umar; Dwi Santi Musa
Madu : Jurnal Kesehatan Vol 8, No 2 (2019): DESEMBER 2019
Publisher : Program Studi DIV Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mjk.8.2.57-65.2019

Abstract

Relationship between vulva hygiene and healing of perineal wounds in puerperal mothers in Dr. MM Dunda Limboto Supervised by Levana Sondakh as supervisor I and Jusri Adam as supervisor II. One of the pathologies in the puerperium is infection. Postpartum infections, such as sepsis, are still the leading cause of maternal death in developing countries. Factors causing puerperal infection can originate from injury to the birth canal which is a good medium for the development of germs. The purpose of this research is to find out and analyze the relationship between vulva hygiene and healing of perineal wounds in puerperal women at RSUD Dr. MM Dunda Limboto. This type of quantitative research with observational analytic design with cross-sectional study design using a questionnaire and observation sheet on 32 respondents. Data analysis using Chi Square test. Hypothesis test results obtained p-value 0.003 <α (0.05). which means that Ho is rejected and Ha is accepted, so it can be concluded that there is a relationship between vulva hygiene and healing of perineal wounds.Hubungan vulva hygiene dengan penyembuhan luka perineum pada ibu nifas di RSUD Dr. MM Dunda Limboto Dibimbing oleh Levana Sondakh selaku pembimbing I dan Jusri Adam selaku pembimbing II. Salah satu patologi pada masa nifas adalah infeksi. Infeksi nifas seperti sepsis, masih merupakan penyebab utama kematian ibu di negara berkembang. Faktor penyebab terjadinya infeksi nifas bisa berasal dari perlukaan pada jalan lahir yang merupakan media yang baik untuk berkembangnya kuman. tujuan penelitian untuk mengetahui dan menganalisis Hubungan vulva hygiene dengan penyembuhan luka perineum pada ibu nifas di RSUD Dr. MM Dunda Limboto. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain analitik observasional dengan rancangan penelitian crossectional dengan menggunakan kuesioner dan lembar observasi pada 32 responden. Analisis data menggunakan uji Chi Square. Hasil uji hipotesis didapatkan hasil p-value 0.003 < α (0.05). yang artinya Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan antara vulva hygiene dengan penyembuhan luka perineum.
Pengaruh Pijat Oksitosin dan Otot Pectoralis Major Terhadap Kelancaran Pengeluaran ASI Pada Ibu Nifas Hari ke Empat Sampai Hari ke Lima di Wilayah Kerja Puskesmas Limboto Sri Mulyaningsih; Levana Sondakh; Windi Adiyati Angge
Madu : Jurnal Kesehatan Vol 8, No 2 (2019): DESEMBER 2019
Publisher : Program Studi DIV Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mjk.8.2.77-89.2019

Abstract

Pijat oksitosin dan otot pectoralis major merupakan tindakan yang dapat merileksasi dan merefleks pengeluaran ASI. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Limboto. Tujuannya untuk mengetahui apakah ada hubungan pijat oksitosin dan otot pectoralis major terhadap pengeluaran ASI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitumetodequasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. Sampel penelitian ini berjumlah 35 ibu. Tehnik analisis data yang digunakan adalah uji Wilcoxon untuk melihat perbedaan ASI sebelum dan sesudah dilakukan intervensi pada masing-masing kempok sedangkan uji Mann Withney digunakan untuk melihat perbedaan volume ASI sesudah dilakukan intervensi pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Hasil penelitian didapatkan nilai p-value 0.000 <(α=0,05) adapengaruh pijat oksitosin dan otot pectoralis major terhadap kelancaran pengeluaran asi pada ibu nifas hari ke empat sampai hari ke lima di wilayah kerja puskesmas limboto. Diharapkan kepada puskesmas Limboto dapat menjadikan salah satu cara untuk meningkatkan cakupan ASI pada ibu dengan penanganan nonfarmakologi pijat oksitosidan dan otot pectoralis major pada ibu yang mengalami ASI yang tidak lancar.
Pengaruh Konsumsi Buah Pisang Ambon Terhadap Peningkatan Kadar Haemoglobin Pada Ibu Hamil Anemia Di Wilayah Kerja Puskesmas Limboto Masmuni Wahda Aisya; Susanti Pakaya; Tria Tamara
Madu : Jurnal Kesehatan Vol 8, No 2 (2019): DESEMBER 2019
Publisher : Program Studi DIV Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mjk.8.2.45-56.2019

Abstract

This study conducted in PuskesmasLimboto, district of Gorontalo. The purpose of this study is to determine the effect of Pisang Ambon on anemia in pregnant women at PuskesmasLimboto area. This study used Quasy Experiment inform of Pretest-posttest with control group design. The populations are all pregnant women in the area of Puskesmas Limboto. Purposive sampling was chosen to conduct this research. Purposive sampling is the determination of special characteristics that suited with the objectives of the study. After conducting this study, there was a significant difference between hemoglobin level before and after treatment with Pisang Ambon toward pregnant women in the control group and intervention group with p value = 0.000.Pengaruh Konsumsi Buah Pisang Ambon Terhadap Peningkatan Haemoglobin pada Ibu hamil Anemia diwilayah Kerja Puskesmas Limboto.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh konsumsi buah pisang ambon terhadap anemia pada Ibu Hamil diwilayah Kerja Puskesmas Limboto. Desain penelitian menggunakan metode Quasy Eksperimen dengan Pre test-post test with control group design. Populasi adalah semua ibu hamil yang ada diwilayah kerja Puskesmas Limboto. Teknik Sampling yang digunakan adalah pusposive sampling adalah penetapan ciri-ciri khusus yang sesuai dengan tujuan penelitian. Kesimpulan penelitian ini ada terdapat perbedaan yang signifikan antara kadar hemoglobin sebelum dan sesudah pemberian buah pisang ambon terhadap ibu hamil pada kelompok kontrol dan kelompok intervensi dengan nilai p value = 0.000.
Optimalisasi Asupan Gizi Dalam Upaya Mencegah dan Menurunkan Stunting Pada Bayi dan Balita Di Indonesia Pratiwi Puji Lestari
Madu : Jurnal Kesehatan Vol 8, No 2 (2019): DESEMBER 2019
Publisher : Program Studi DIV Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mjk.8.2.90-95.2019

Abstract

Introduction: In developing countries, morbidity and mortality in children under five is largely influenced by nutritional status. The development of nutritional problems in Indonesia is increasingly complex today, one of which is the problem of stunting. Stunting can be diagnosed through an anthropometric index of height for age which reflects the linear growth achieved in pre and postpartum with indications of long-term malnutrition as a result of inadequate nutrition. Method: This paper uses a literature study method or literature review. Review literature. The literature study method is a series of activities relating to the method of collecting library data, reading and taking notes, and managing writing materials. Results: From the literature study, it is known that stunting that occurs during childhood is a risk factor for increased mortality, low cognitive abilities, and motor development as well as imbalanced body functions. Conclusion: To overcome this, it is necessary to take preventive measures from the government and the community such as providing nutrition, carbohydrates, counseling on the importance of nutrition and socializing the negative impact of malnutrition for the community.Pendahuluan: Di negara berkembang, kesakitan dan kematian pada anak balita banyak dipengaruhi oleh status gizi. Perkembangan masalah gizi di Indonesia semakin kompleks saat ini, salah satunya yaitu mengenai persoalan Balita Pendek (stunting). Stunting dapat di diagnosis melalui indeks antropometri tinggi badan menurut umur yang mencerminkan pertumbuhan linier yang dicapai pada pra dan pasca persalinan dengan indikasi kekurangan gizi jangka panjang, akibat dari gizi yang tidak memadai. Metode: Makalah ini menggunakan metode studi kepustakaan atau literatur review. Literatur review. Metode studi literatur adalah serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat, serta mengelolah bahan penulisan. Hasil: Dari hasil studi literatur diketahui bahwa stunting yang terjadi pada masa anak merupakan faktor risiko meningkatnya angka kematian, kemampuan kognitif, dan perkembangan motorik yang rendah serta fungsi-fungsi tubuh yang tidak seimbang. Kesimpulan: Untuk mengatasi hal tersebut perlu adanya upaya pencegahan dari pemerintah maupun masyarakat seperti pemberian nutrisi, karbohidrat, penyuluhan akan pentingnya gizi dan sosialisasi mengenai dampak negatif kurang gizi bagi mmasyarakat.

Page 1 of 1 | Total Record : 5