cover
Contact Name
Akhmad Yanuar
Contact Email
yanuarfahmi20@gmail.com
Phone
+6282143172001
Journal Mail Official
yanuarfahmi20@gmail.com
Editorial Address
JL Letkol Istiqlah 109 penataban Banyuwangi
Location
Kab. banyuwangi,
Jawa timur
INDONESIA
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL
ISSN : -     EISSN : 27156249     DOI : -
Core Subject : Health,
Professional health journal is an open access journal with a wide range (Scope) of fields of nursing including basic research in nursing, management nursing, emergencies, and critical nursing, medical-surgical nursing, mental health nursing, maternity nursing, maternity nursing, child nursing, nursing care , community nursing, family nursing education nursing, complementary, alternative medicine (CAM) in nursing, midwifery, medicine, and pharmacist
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 1 (2022)" : 20 Documents clear
Keefektifan pemberian terapi guided imagery untuk mengurangi tingkat kecemasan pada pasien gangguan jiwa skizofrenia Ona Ajuan
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol 4 No 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v4i1.201

Abstract

Gangguan paling utama pada pasien Skizofrenia adalah sindrom klinis sangat berfariasi yang menggangu disfungsi kongnitif, gangguan terhadap proses pikir, gangguan emosional, gangguan persepsi maupun gangguan perilaku. Guided imagery merupakan jenis terapi rileksasi untuk mengurangi atau menurunkan tingkat perilaku kecemasan pada pasien. Study literature review ini bertujuan untuk mengidentifikasi apakah terapi teknik guided imagery dapat menurunkan tingkat kecemasan pada pasien skizofrenia. Metode : Tinjauan literature dicari dengan dua elektronik databases (Google Scholar, Proquest). Untuk penelitian sebelumnya menggunakan one group pretest- posttest dan menggunakan pendekatan cross- section, dan metodologi dinilai untuk kelayakan tabulasi data penelitian dan analisis naratif dari temuan penelitian. Study Literature Review hasil dan analisis peneliti menemukan dua belas study yang memenuhi kriteria inklusi dalam ulasan termasuk pemberian terapi guided imagery untuk menurunkan tingkat kecemasan pada setiap orang yang mengalami kecemasan dalam studi terapi guided imagery sebagian besar one group pretest-postest dan quasi experiment peserta lebih dari seribu keseluruhan study membahas pemberian terapi guided imagery untuk menurunkan tingkat kecemasan. Kesimpulan pemberian terapi guided imagery termasuk terapi yang banyak digunakan untuk menurunkan tingkat kecemasan, stress dan dapat menurunkan tingkat kegawatdaruratan terhadap pasien yang sedang mengalami sakit secara fisik maupun psikologi.
Hubungan Kualitas Tidur Dengan Kejadian Insomnia pada Mahasiswa Keperawatan Semester Akhir Windi Triastutik Rejo Mulyo
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol 4 No 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v4i1.222

Abstract

ABSTRAK Sebagian besar mahasiswa tidak lepas dari kesibukan kesehariannya dan sangat rentan mengalami kualitas tidur yang buruk. Banyaknya aktivitas dan problematika pada usia remaja menyebabkan kelompok usia ini memiliki resiko tinggi terhadap gangguan tidur khususnya insomnia. Penelitiantinimbertujuan kuntuk xmengetahui hubungant kualitas tidur denganvkejadian insomnia padavmahasiswatKeperawatanddi STIKes Maharani Malang. Penelitiancinikmenggunakanf desain lkorelasi, denganbpendekatanycrossi gsectional, pengambilanbsampelimenggunakandteknikatotalisamplingusejumlahz 39 orang, Kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman. Hasil analisis data nilai p value : 0,000 dengan nilai ɑ : 0,05, dengan kekuatan hubungan r = 0,897. Kesimpulanjadakhuhungan yangesignifikan antarazkualitasetiduredengantkejadian insomnia padatmahasiswa. Diharapkanduntuke penelitixselanjutnyamdapathmelakukan pengembangan lebihvlanjutepadabinstrumen penelitian, dan penyuluhan tidur yang lebih kompleks lagi dari penelitian ini. ABSTRACT Most of the students can not avoid their daily activities and are easy to suffer from having poor sleep quality. The number of activities and problems in adolescence causes this age group to have a high risk of sleep disorders especially insomnia. Insomnia is the inability to sleep despite their desire to do so. Thisestudysaims cto know thenrelationship betweent sleeptquality and therinsomnia on The College Student incMaharani College of Health Science Malang. This research applied correlation design, withdcrosshsectionalkapproach, Samplingbused indthist study isktotalysamplingetechnique oft39 people, then it iskanalyzedeby usingkSpearmanktest. Theyresultyoffdatazanalysiseshowsdthatetheredista significantecorrelation betweentsleep quality and insomnia in Maharani College of Health Science Malang. Iteis shown from result of data in which pgvalue: 0,000 with ɑ values: 0,05, with correlationdr = 0,897. fConclusion, Theredistaksignificant correlation betweengsleep qualitydandcthe incidence ofeinsomnia inastudents. Itdisarecommendedgforefurther researchersdtoabenabledtodfurther develop thenresearch instrument, andemore complex sleep counseling from this study.
Hubungan antara peran keluarga dengan tingkat depresi pada lansia umur 45-59 tahun di posyandu lansia puskesmas dinoyo kecamatan lowokwaru kota malang Yani Aniew
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol 4 No 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v4i1.228

Abstract

Hypertension is the beginning of various diseases that claimed the lives of so many people. Malignant disease commonly called the nickname "silent killer" which makes the patient trapped in the perception that he was in good health - just fine. High sodium intake is one of the main causes of primary hypertension, and family support is an alternative way of preventing sodium intake. This study aims to determine the relationship between family support for intake of sodium primary hypertension patients aged 45-59 years old. The research design used is descriptive correlative through cross sectional approach with the number of samples as many as 30 people in Puskesmas Dinoyo with sampling technique in total sampling. The data of the research were analyzed using spearman correlation and got the result of the respondents with the support of the family was in the category of less equal to 63,3% and sodium intake was in high category equal to 53,3%, result of analysis with correlation coefficient value equal to -0,534 with significance value equal to 0,002 which means the value of p <0.01 and Ha accepted that indicates a relationship between family support for sodium intake of hypertensive patients aged 45-59 years old at Puskesmas Dinoyo. The value of correlation coefficient of -0.534 which means the nature of the relationship is inversely proportional, the better the family support the lower the sodium intake. It is hoped that family members will give their maximum support to family members suffering from primary hypertension in terms of sodium intake.
Hubungan Antara Kecanduan Bermain Game Online Dengan Motivasi Belajar Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama Fauzan Makatita
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol 4 No 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v4i1.271

Abstract

Game online semakin berkembang pesat seiring perkembangan teknologi telah banyak kita temui di lingkungan sekitar kita. Game online merupakan salah satu media hiburan yang mampu mempengaruhi suatu dinamika pendidikan dikarenakan sebagian besar peminat permainan yang kebanyakan dimainkan melalui komputer dan hp ini adalah para siswa sekolah. Dampak negative dan positif dari game menurut (Putra, n. K. 2017) yang mengungkapkan keseringan bermain game online akan mengakibatkan kecanduan yang mempengaruhi motivasi belajar siswa, Dampak positif y siswa bisa berkreatifitas melalui game online dan pengetahuan berbahasa inggris siswa bisa mengalami kemajuan. Jenis penelitian ini mengunakan metode literature dengan tinjauan literature menggunakan dua database Google scholar dan PUBMED. Berdasarkan hasil pencarian literature melalui publikasi di dua database dengan judul “Hubungan Antara Kecanduan Game Online Dengan Motivasi Belajar Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama” Peneliti mendapatkan 686 jurnal yang mana 423 dari google scholar dan 263 dari pubmed kemudin di scrining sehingga terdapat 14 jurnal yang akan di pakai dalam penelitian literature review
Factors Affecting the Incidence of Hypertension in Menopause Using Literature Studies Gregorius Katanna
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol 4 No 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v4i1.273

Abstract

ABSTRACT Introduction : Non Communicable Diseases (NCD) has become a health problem community both globally, nationally, regionally and even locally. World Health Organization (WHO) in 2015 reported that NCD killed 40 million people every year or equivalent of 70% of deaths worldwide. One of disease classified as non communicable which is dangerous namely hypertension. Hypertension is an important factor as a trigger for Non Communicable Diseases (NCD) such as heart disease, stoke, and others which is currently the number one cause of death scourge in the world. Menopause is one of the triggers for hypertension. Method : This study aims to analyze the factors that affected the incidence of hypertension in menopause. The study uses 4 databases namely E-resources, EBSCO, DOAJ, and Google Scholar using criteria inclusion and exclusion. Data analysis used descriptive method by summarizing research journals. There are 13 journals used. Results : From 13 articles, it was found several factors that cause hypertension in menopause such as age, physical activity, food / beverage intake, stress, and obesity. Conclusion : At menopause, there is a decrease in estrogen secretion resulting in constriction of blood vessels (vasoconstriction) which can cause blood pressure to rise. Henceforth, it is hoped that the community, especially families and respondents, will be able to know more about their health conditions, especially blood pressure so that they can check more frequently and also be able to maintain their lifestyle
Hubungan antara Pemberian ASI dengan Kejadian ISPA mustaufik
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol 4 No 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v4i1.274

Abstract

Infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) merupakan salah satu alasan paling sering yang ditemukan untuk kunjungan ke rumah sakit. Di Indonesia prevalensi ISPA mencapai angka 25%, dan lima provinsi dengan ISPA tertinggi adalah Nusa Tenggara Timur (41,7%), Papua (31,1%), Aceh (30,0%), Nusa Tenggara Barat (28,3%), dan Jawa Timur (28,3%). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara pemberian ASI dengan kejadian ISPA. Desain yang digunakan adalah literature review, jurnal dikumpulkan dengan menggunakan beberapa databased yaitu Google Scholar, dan Science Direct terbitan tahun 2015-2020 dengan menggunakan kata kunci yaitu pemberian ASI, infeksi saluran pernafasan akut (ISPA). Berdasarkan penelusuran di Google Schoolar dan Science Direct dengan menggunakan kata kunci pemberian ASI, infeksi saluran pernafasan akut (ISPA), didapatkan sebanyak 14 jurnal, dari databased Google Scholar Sebanyak 8 jurnal dan dari databased Science Direct sebanyak 6 jurnal. Analisis literature review ini di sintesis menggunakan metode naratif. Hasil penelitian ini menunjukkan pemberian ASI efektif mengurangi angka kejadian ISPA karena di dalam ASI mengandung zat yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh sehingga dapat terhindar dari berbagai macam penyakit infeksi dan salah satunya terhindar dari ISPA. Saran untuk penelitian ini diharapkan peneliti selanjutnya melakukan penelitian secara langsung tentang hubungan antara pemberian ASI dengan kejadian infeksi saluran pernafasan akut (ISPA), sehingga bisa mendapatkan data yang pasti.
Hubungan Status Gizi dengan kemampuan Mobilisasi pada Lansia (study literature) Erwin fahkrir arsyad Erwin
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol 4 No 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v4i1.276

Abstract

Proses menua merupakan proses sepanjang hidup, tidak hanya dimulai dari suatu waktu tertentu, tetapi dimulai sejak permulaan kehidupan, salah satu hasil kesehatan di Indonesia adalah meningkatnya Usia Harapan Hidup (UHH). Tingginya UHH merupakan salah satu indikator keberhasilan pencapaian pembangunan nasional terutama di bidang kesehatan. Bertambahnya usia seseorang, mengakibatkan kecepatan metabolisme tubuh lansia sedikit menurun. Masalah gizi yang biasanya terjadi pada lansia yaitu gizi kurang dan gizi lebih. Ditemukan persentasi lansia yang tinggal di daerah perkotaan yang mengalami gizikurang adalah 3,4%, berat badan kurang 28,3% , berat badan lebih 6,7%, obesitas 3,4% dan berat badan ideal 42,4%. Bertambahnya usia tetap berpengaruh terhadap kemampuan beraktifitas. Penelitian ini merupakan studi pustaka (literature) yang ditinjau dari jurnal/artikel yang diteliti sebelumnya dan didapatkan 15 jurnal terbitan terbaru mulai tahun tahun 2014 – 2020 yang sesuai dengan topik penelitian yaitu tentang hubungan status gizi dengan kemampuan mobilisasi pada pasien lansia. Berdasarkan beberapa jurnal/artikel yang ditinjau, hasil dalam penelitian studi pustaka yaitu ada hubungan yang bermakna antara tingkat status gizi dengan kemampuan mobilisasi pada lansia, dimana status gizi yang baik akan memberikan kesehatan fisik pada lansia untuk melakukan aktivitas sehingga mobilisasi akan meningkat. Lansia yang memiliki status gizi kurang mengalami penurunan mobilitas fisik sehingga menyebabkan lansia sulit dalam melakukan aktivitas sehari-hari
Hubungan Antara Persepsi Ibu dengan Tindakan Pencegahan Diare Pada Anak Usia Balita di Wilayah Posyandu Merjosari Rw 01, Kota Malang tomi ratu
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol 4 No 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v4i1.277

Abstract

ABSTRAK Persepsi adalah cara pandang Ibu tetang tindakan pencegahan diare pada anak balita. Tindakan pencegahan diare tidak terlepas dari Persepsi Ibu dalam memandang penyakit diare sehingga dapat melakukan tindakan pencegahan diare yang tepat pada anak usia balita. Metode penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif dengan rancangan Cross sectional yang bertujuan untuk melihat persepsi Ibu dengan tindakan pencegahan diare pada anak usia balita di wilayah kerja posyandu Merjosari RW 01, kota Malang. Penelitian ini adalah seluruh balita yang terdaftar di wilayar kerja posyandu Merjosari RW 01, Kota Malang sebanyak 227. Teknik pengambilan sampel menggunakan Simple random sampling sebanyak 46 responden dan pengambilan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa persepsi sebagian besar ibu yang berada di wilayah kerja Merjosari RW 01 kota Malang termasuk dalam kategori kurang sehingga menyebabkan tindakan pencegahan diare yang kurang pada anak usia balita. Persepsi kurang tentang diare menyebabkan penurunan sikap dan tindakan ibu dalam melakukan pencegahan diare pada anak usia balita sehingga terdapat hubungan persepsi Ibu dengan tindakan pencegahan diare pada anak usia balita di Wilayah Kerja Posyandu Merjosari RW 1 Kota Malang, didapatkan nilai p = (0,006) < (0,050). Saran peniliti ini adalah agar orang tua dapat melakukan tindakan pencegahan diare seperti selalu memperhatikan air yang bersih untuk di konsumsi, menjaga kebersihan lantai jamban atau kamar mandi, selalu mencuci tanga sebelum memberikan makanan pada anak dan sesudah BAB dan membuang tinja bayi atau popok bayi sesui pada tempatnya. Kata kunci : Persepsi Ibu, Tindakan Pencegahan Diare, Usia Balita.
literature review: hubungan picky eater dengan status gizi anak usia preschool achfa ridha
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol 4 No 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v4i1.282

Abstract

Picky eater behavior is picky eating behavior in children. Picky eaters will reject foods such as vegetables, fruit, and fish. Children will experience nutritional imbalances in food intake. This study aims to analyze whether there is a relationship between picky eater behavior and nutritional status in preschool age children. The method or design used is a literature review using the PICOS framework. Journal search using ScienceDirect, ProQuest, PubMed and Google Scholar databases. Journal criteria used in the last 5 years. The analysis in this study is synthesized in the form of a narrative. The results of this study indicate that 10 journals stated that there was a relationship between picky eaters and the nutritional status of preschool-aged children by being marked by children who did not want to try new foods and children only ate the foods they liked. Intake of food nutrition in children who behave picky eaters experience an imbalance, which is characterized by a lack of carbohydrates, fats, proteins, vitamins, minerals. In overcoming picky eater children, the role of parents or caregivers is very important by providing a variety of interesting food variations for children..
Literature Review : Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Burnout Syndrome Pada Perawat Yang Menangani Pasien Covid-19 Amelia Prameswari Pitaloka
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol 4 No 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v4i1.283

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) merupakan penyakit baru dimana virus SARS-Cov 2 menjadi penyebab penyakit ini, yang telah ditetapkan sebagai pandemi oleh WHO. Tingginya jumlah pasien COVID-19 menyebabkan perubahan pada sistem pelayanan kesehatan dan perawat menjadi salah satu garda terdepan. Dampak adanya pandemi pada perawat yang merawat pasien COVID-19 memunculkan perasaan stress, cemas hingga berujung pada munculnya burnout syndrome atau syndrome kelelahan kerja. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi burnout syndrome pada perawat yang menangani pasien COVID-19. Metode penelitian yang digunakan adalah literatur review dengan menggunakan 4 database, yaitu Google Scholar, PubMed, Science Direct dan Pro Quest. Hasil penelitian menunjukkan dari 12 jurnal, faktor yang mempengaruhi kejadian burnout syndrome pada perawat yang merawat pasien COVID 19 yaitu faktor resilience (15%), stress (12%), sumber daya (12%), jenis kelamin (7%), unit dinas (7%), beban kerja (15%), dukungan social (12%), keluar dari profesi (4%), lesi kulit (4%), status pernikahan (4%), dan kualitas tidur (4%). Oleh karena itu direkomendasikan agar perawat yang menangani pasien COVID-19 mulai beradaptasi diri saat menangani pasien COVID-19,meningkatkan dukungan sosial serta bersamaan dengan peningkatan sumber daya rumah sakit agar dapat melakukan perawatan secara optimal.

Page 1 of 2 | Total Record : 20