cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Manajemen Teknologi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Manajemen Teknologi merupakan salah satu publikasi ilmiah yg diterbitkan oleh SBM ITB, dalam kerangka untuk mendorong pengembangan praktik dan teori manajemen di Indonesia melalui penyebarluasan temuan-temuan hasil riset di bidang sains dan kasus manajemen. Jurnal ini dikenal secara luas dikalangan praktisi dan akademisi di Indonesia sebagai 'The Indonesian Journal for the Science of Management' yang mencakup bidang-bidang antara lain: Knowledge and People Management, Operations and Performance Management, Business Risk, Finance and Accounting, Entrepreneurship, Strategic Business and Marketing and Decision Making and Strategic Negotiation. Jurnal Manajemen Teknologi ( ManTek ) sudah terakreditasi "B" berdasarkan Keputusan Direktur Jendral Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan Nasional Nomor: 81/DIKTI/Kep/2011. Masa Berlaku 5 (lima) tahun sejak tanggal ditetapkan. Dan terindeks oleh Indonesian Publication Index (IPI), Google Schoolar. Print ISSN: 1412-1700; Online ISSN: 2089-7928
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 17, No 1 (2018)" : 7 Documents clear
Peran Work Family Conflict dan Role Conflict pada Intensi Keluar: Burnout sebagai Intervening Muhdiyanto, Muhdiyanto; Mranani, Muji
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 17, No 1 (2018)
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6646.262 KB) | DOI: 10.12695/jmt.2018.17.1.3

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan menguji efek mediasi burnout pada pengaruh konflik pekerjaan keluargadan konflik peran pada pengaruh intensi keluar di Bank Umum Wilayah Jawa Tengah. Ada 5 (lima) hipotesis dalam penelitian ini dan metode dalam penelitian ini menggunakan survei dalam bentuk kuesioner. Populasi penelitian ini karyawan Bank Umum Wilayah Jawa Tengah. Metode pemilihan sampel berbentuk nonprobabilistic sampling dengan teknik purposive sampling. Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu karyawan Bank Umum memiliki masa kerja di atas 1 (satu) tahun, karena diharapkan memiliki perencanaan untuk tetap/tinggal diorganisasi tersebut. Selain itu, karyawan yang sudah memiliki keluarga. Sampel penelitian ini sebanyak 291 responden. Alat analisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dalam menguji hipotesis dan melalui program WarpPLS. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Work family conflict dan konflik peran mempunyai pengaruh tidak langsung terhadap intensi keluar melalui burnout didukung. Selanjutnya, penelitian ini juga mendukung pengaruh work family conflict dan konflik peran berpengaruh pada intensi keluar. Sedangkan, work family conflict dan konflik peran berpengaruh juga pada burnout, serta burnout berpengaruh terhadap intensi keluar.Kata kunci: konflik pekerjaan-keluarga, konflik peran, burnout, intensi keluar Abstract. This study aims to examine the effects of burnout mediation on the influence of work-family conflicts and role conflict on the influence of outgoing intentions at Central Java Commercial Banks. There are 5 (five) hypotheses in this research and the survey in form of questionnaires was used as the methodological of this study. Sample selection method in this study is non probabilistic sampling with purposive sampling technique. The sample criteria used in this study was the employees of Commercial Bank who have worked more than 1 (one) year, because they are expected to have a plan to stay in the organization. In addition, the employees who already have a family. The sample of this study were 291 respondents. Finally, Analytical tool in this research using Structural Equation Modeling (SEM) in testing hypothesis and through WarpPLS program. Test results show that work family conflict and role conflict have an indirect effect on outgoing intention through burnout supported. Furthermore, this study also supports the influence of work family conflict and role conflict affect the outgoing intention. Meanwhile, work family conflict and role conflict also affect the burnout, and burnout affect the outgoing intention.Keywords: work family conflict, role conflict, burnout, intent to leave
Penilaian Risiko Green Supply Chain menggunakan Pendekatan Fuzzy AHP – PDSA pada PT Jamu Sehat Handayani, Naniek Utami; Rumita, Rani; Dewi, Nadia Cynthia
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 17, No 1 (2018)
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (9173.281 KB) | DOI: 10.12695/jmt.2018.17.1.4

Abstract

Abstract. Facing the era of global business competition, the company is required to continue to innovate and improve sustainably to expand and maintain the market. Business uncertainty breeds a new awareness of the importance of risk elements in every decision-making. Risks are unavoidable but risks can be well managed so that the probability of losses can be mitigated. Green Supply Chain Management examines the integration of environmental concepts in supply chain management. Prior research suggests that there are risks in GSCM implementation including partnerships, management policy failures, supplier failures, major customer failures, technology, and markets. This risk may result in delays in delivery, financial deviation, and damage to goods or other matters that may affect the smooth operation of the business. PT. Jamu Sehat which is one of the herbal manufacturers in Indonesia. The problem faced is the decline in the value of product sales. Therefore, the company seeks to increase the value of sales through the fulfillment of the demands of environmentally friendly products to provide added value to its products. The purpose of this study is to evaluate the risk of GSCM implementation at PT. Jamu Sehat. The method used is Fuzzy Analytical Hierarchy Process to determine the priority of risk agent, then Plan-Do-Study-Act method is used to develop GSCM implementation strategy. Based on the analysis using PDSA, the proposed strategy is to update the existing Standard Operational Procedure in the company and standardize the product.Keywords: Risk, green supply chain management, fuzzy analytical hierarchy process, plan-do-study-actAbstrak. Memasuki era persaingan bisnis global, perusahaan dituntut untuk terus melakukan inovasi dan perbaikan secara berkelanjutan guna memperluas dan mempertahankan pasar. Ketidakpastian bisnis melahirkan kesadaran baru tentang pentingnya unsur risiko dalam setiap pengambilan keputusan. Risiko tidak bisa dihindari namun risiko dapat dikelola dengan baik sehingga peluang tingkat kerugian dapat dimitigasi. Green Supply Chain Management mengkaji pengintegrasian konsep lingkungan dalam supply chain management. Penelitian terdahulu menyebutkan bahwa terdapat risiko dalam implementasi GSCM mencakup kemitraan, kegagalan kebijakan manajemen, kegagalan pemasok, kegagalan pelanggan utama, teknologi, dan pasar. Risiko ini dapat menyebabkan keterlambatan pengiriman, penyimpangan finansial, dan kerusakan barang atau hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kelancaran operasi bisnis. PT. Jamu Sehat yang merupakan salah satu produsen jamu di Indonesia. Permasalahan yang dihadapi adalah penurunan nilai penjualan produk. Untuk itu, perusahaan berusaha meningkatkan nilai penjualan melalui pemenuhan terhadap tuntutan produk yang ramah lingkungan guna memberikan nilai tambah pada produknya. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi risiko implementasi GSCM pada PT. Jamu Sehat. Metode yang digunakan adalah Fuzzy Analytical Hierarchy Process untuk menentukan prioritas risk agent, kemudian metode Plan-Do-Study-Act digunakan untuk menyusun strategi implementasi GSCM. Berdasarkan analisis menggunakan PDSA, usulan strategi adalah memperbaharui Standard Operational Procedure yang ada di perusahaan dan melakukan standardisasi produk.Kata kunci: Risiko, green supply chain management, fuzzy analytical hierarchy process, plan-do-study-act
Front-Matter JMT Vol 17 No 1 2018 Haryanto, Supri
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 17, No 1 (2018)
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6823.29 KB)

Abstract

Front-Matter JMT Vol 17 No 1 2018
Perilaku Pasca-Adopsi Teknologi Personal Terhadap Intensi Sustainable Behavior Nanggong, Ardiwansyah
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 17, No 1 (2018)
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12695/jmt.2018.17.1.2

Abstract

Abstrak. Perilaku paradoks dalam adopsi teknologi terjadi ketika tingkat kecanggihan teknologi tidak bersesuaian dengan perilaku individu. Teknologi yang dapat mengurangi penggunaan sumberdaya alam dan meminimalisir biaya sehingga perilaku intensi adopsi teknologi seharusnya menstimuli hadirnya perilaku berkelanjutan (sustainable behavior). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menguji efek perilaku pasca-adopsi teknologi oleh konsumen yang mengarah pada sustainable behavior. Prediktor penggunaan teknologi meminjam sebagian model UTAUT2 dengan menambahkan perceived benefit sebagai peran moderasi dalam hubungannya dengan perilaku berkelanjutan. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner online, sebanyak 162 kuesioner valid berhasil diperoleh dengan analisis data menggunakan Partial Least Square (PLS). Hasil mengungkap sumbangsih motivasi hedonis, nilai harga dan kebiasaan terhadap perilaku intensi adopsi teknologi sedangkan efek peran moderasi persepsi manfaat tidak ditemukan dalam hubungan antara perilaku intensi dan perilaku berkelanjutan.Kata kunci: Pasca-adopsi, UTAUT2, adopsi teknologi, persepsi manfaat, perilaku berkelanjutan.Abstract. The paradoxical behavior in technological adoption occurs when the level of technological sophistication is incompatible with individual behavior. Technology which can reduce the use of natural resource and minimize cost so that the intention behavior of technological adoption should stimulate an existence of sustainable behavior. Therefore, this study aims to examine the behavioral effect of consumers' post-adoption technology that leads to sustainable behavior. The utilizing technology predictor take some models of UTAUT2 by adding perceived benefit as a moderation role relating to sustainable behavior. The data collection is conducted by spreading online questioners. Totally, 162 valid questioners are successfully obtained and Partial Least Square (PLS) is applied as a data analysis. The result shows the contribution of hedonic motivation, price value, and habit to the intention behavior of technological adoption, while the moderation role effect of perception is not found in relationship between behavior intention and sustainable behavior.Keyword: Post-Adoption, UTAUT2, technology adoption, perceived benefit, sustainable behavior.
Back-Matter JMT Vol 17 No 1 2018 Haryanto, Supri
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 17, No 1 (2018)
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Back-Matter JMT Vol 17 No 1 2018
Adopsi Credibility Index for SMEs (CIS) Model Jepang untuk Indonesia dan ASEAN Siswanto, Joko; Sjaruddin, Ade; Aisha, Atya Nur
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 17, No 1 (2018)
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12695/jmt.2018.17.1.5

Abstract

Abstrak. Usaha Kecil dan Menengah (UKM) memiliki peranan penting sebagai tulang punggung dalam perekonomian nasional, namun UKM memiliki hambatan dalam berkembang. Untuk memperbaiki dan mengembangkan UKM, diperlukan alat evaluasi yang komprehensif. Sistem Credibility Index for SMEs (CIS) yang diusulkan oleh Advanced Institute of Industrial Technology (AIIT) Jepang, dapat mengevaluasi aspek multidimensi yang mencakup manajemen, teknis, penjualan, sumber daya manusia, organisasi, serta finansial. Namun, karena adanya perbedaan kondisi dan karakteristik UKM di Jepang dan Indonesia, perlu dikembangkan CIS Local Model untuk Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem evaluasi yang dapat dipergunakan untuk mengukur kondisi internal UKM. Pengembangan CIS Local Model terdiri dari beberapa tahapan, antara lain mengevaluasi CIS Base Model dari Jepang, menyelenggarakan focus group discussion, melaksanakan survei evaluasi terhadap model usulan, dan melakukan diseminasi model usulan. Pada model yang diusulkan terdapat penambahan 17 item evaluasi untuk dipertimbangkan. Sebagai tambahan, kami mengusulkan pengelompokkan item evaluasi ke dalam tiga level klasifikasi berdasarkan tujuan pencarian informasi yang diperlukan dalam rangka berkolaborasi/bekerjasama dengan UKM. Dari hasil uji validitas dan reliabilitas CIS Local Model yang diusulkan telah valid dan reliabel. Dari hasil survey meskipun informasi finansial sulit untuk diperoleh, berdasarkan uji korelasi kebutuhan data terkait finansial dapat didekati berdasarkan data mengenai kapabilitas penjualan dan pengelolaan sumber daya manusia. Oleh karena itu, kualitas pengelolaan sumber daya manusia menjadi faktor penting untuk dikelola pada level UKM.Kata kunci: UKM, alat evaluasi, sumber daya manusia, kapabilitas penjualan, finansialAbstract. Small Medium Enterprises (SMEs) play important roles as the backbone of national economy, but however they face some obstacles to growth. In order to improve and develop the SMEs, an effective tool for evaluating SMEs in a comprehensive way is essentially needed. The Credibility Index for SMEs (CIS) system proposed by Advanced Institute of Industrial Technology (AIIT) Japan, can evaluate multidimensional aspects including management, technical, sales, human resource, organization, and financial. However, due to the different condition between SMEs in Japan and Indonesia, we need to develop CIS Local Model. This study aims to design an evaluation system that can be used to measure the internal conditions of SMEs. The development of CIS Local Model included several stages namely, evaluating the CIS Base Model from Japan, conducting focus group discussion, conducting survey evalution to this proposed model, and disseminating the proposed model. In the proposed model, there are 17 evaluation items considered to be evaluated. In addition, we also classified the evaluation items into three levels of classifications based on the purpose of information needed to collaborate/cooperate with SME. From the validity and reliability the proposed CIS Local Model instrument were valid and reliable. From the survey, although the financial information is difficult to obtain, based on correlation test, the need for financial data can be approached from sales capability and human resource management data. Therefore, the quality of human resource management becomes an important factor that needs to be managed at the SME level.Keywords: SME, evaluation tool, human resource, sales capability, financial
Equity Market Timing and Capital Structure: Evidence from Indonesia Stock Exchange Dhita, Sasha; Achsani, Noer Azam; Sembel, Roy; Purwanto, Sugeng
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 17, No 1 (2018)
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12695/jmt.2018.17.1.1

Abstract

Abstract. It is commonly known that companies issue equity when the market values are high and repurchase when the market values are low. Using the yearly financial statements from 2001 until 2015, with the exclusion of 2008, for 136 non-financial companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX), this study analyzed the existence of equity market timing with the consideration of equity and debt market variables using an econometric approach of panel data regression. This study adopted net equity issues as dependent variable. For the independent variables, this study adopted variables that reflect equity market condition: price-to-book value, market, profitability, and debt market variable that is interest rate. This study found that the variable affecting the net equity issues is profitability, while price-to-book value, market, and interest are not found to have a significant relationship with net equity issues. This shall imply that the companies issue external equity when the companies' profitability is good regardless of the valuation, and high interest rate. The findings of this study supported the existence of equity market timing shown by the significant relationship between variable profitability and net equity issues. Keywords: Capital structure, equity market timing, Indonesia, net equity issues, non-financial companies.Abstrak. Perusahaan menerbitkan ekuitas ketika nilai pasar tinggi dan dibeli kembali ketika nilai pasar rendah. Dengan menggunakan data laporan keuangan tahunan perusahaan dari tahun 2001 sampai dengan 2015, dengan pengecualian tahun 2008, untuk 136 perusahaan non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), penelitian ini menganalisis adanya equity market timing dengan mempertimbangkan variabel pasar ekuitas dan hutang dengan menggunakan model ekonometrik, yakni regresi data panel. Untuk peubah respon (dependent variable), penelitian ini menggunakan net equity issues, sedangkan untuk peubah penjelas (independent variables), penelitian ini menggunakan variabel yang mencerminkan kondisi pasar ekuitas: price-to-book value, market, profitability, dan variabel pasar utang yaitu interest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang mempengaruhi net equity issues adalah profitability, sedangkan price-to-book value, market dan interest tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan net equity issues. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan menerbitkan ekuitas eksternal pada saat kondisi profitabilitas perusahaan dalam keadaan baik, terlepas dari nilai valuasi, dan tingkat bunga yang tinggi. Hasil penelitian ini mendukung adanya equity market timing yang dibuktikan oleh hubungan signifikan antara variabel profitability terhadap net equity issues.Kata kunci: Equity market timing, Indonesia, Net equity issues, Perusahaan non-keuangan, Struktur modal.

Page 1 of 1 | Total Record : 7