cover
Contact Name
Irma
Contact Email
irmankedtrop15@gmail.com
Phone
+6282395050404
Journal Mail Official
endemisjournal@uho.ac.id
Editorial Address
Kampus Hijau Bumi Tridharma Anduonohu Jln. H.E.A. Mokodompit Kendari
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Endemis Journal
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 27230139     DOI : http://dx.doi.org/10.37887/ej
Core Subject : Health,
Endemis Journal merupakan jurnal yang dikelola oleh Departemen Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo Kendari sejak Januari 2020. Endemis Journal merupakan jurnal ilmiah yang terbit secara on-line dengan e-ISSN 2723-0139 Berdasarkan SK SK no. 0005.27230139/JI.3.1/SK.ISSN/2020.07 - 13 Juli 2020 (mulai edisi Vol.1 No.1, April 2020) dan menerbitkan artikel atau karya ilmiah hasil penelitian dalam bidang Epidemiologi. Endemis Journal terbit secara berkala 4 edisi dalam satu volume setiap tahunnya
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2023): ENDEMIS JOURNAL" : 8 Documents clear
Faktor Yang Berhubungan Dengan Persepsi Masyarakat Terhadap Penerimaan Vaksinasi Covid-19 Tahap Iii (Booster) Di Desa Watan Rumpiatahun 2023 Besse Amelia; Yusuf Sabilu; Irma Irma
Endemis Journal Vol 4, No 2 (2023): ENDEMIS JOURNAL
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/ej.v4i2.42422

Abstract

Penerimaan vaksinasi COVID-19 tahap III (booster) di tiap kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan memperoleh cakupan yang berbeda-beda. Jika dibandingkan dengan kabupaten/kota lainnya, Kabupaten Wajo memperoleh cakupan vaksin COVID-19 tahap III (booster) masih rendah yaitu 14.06%, Desa Watan Rumpia persentase cakupan vaksinasi COVID-19 tahap III (booster) per 16 Agustus 2022 adalah 55 jiwa (0.04%). Hal ini bisa jadi disebabkan karena persepsi dari masyarakat itu sendiri dalam menanggapi penerimaan vaksinasi COVID-19 tahap III (booster). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi masyarakat mengenai hambatan, dan isyarat untuk bertindak dengan penerimaan vaksinasi COVID-19 tahap III (booster) di Desa Watan Rumpia, Kabupaten Wajo tahun 2023. Desain penelitian yang digunakan yaitu observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang telah menerima vaksin tahap II dengan usia 18 tahun sampai lansia (60-74 tahun) yang berdomisili di Desa Watan Rumpia dengan jumlah 182 orang, jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 125 responden. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Analisis data secara univariat dan bivariat yang menggunakan uji chi square. Dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara persepsi hambatan (ρ-value = 0.014), isyarat untuk bertindak (ρ-value = 0.008) dengan penerimaan vaksinasi COVID-19 tahap III (booster). Kata Kunci : Penerimaan Vaksinasi COVID-19 tahap III (booster), persepsi hambatan, isyarat untuk bertindak.
Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Stunting Pada Balita 24-59 Bulan Di Desa Laompo Wilayah Kerja Puskesmas Batauga Kabupaten Buton Selatan Tahun 2023 Elisafita Elisafita; Ruslan Majid; Listy Handayani
Endemis Journal Vol 4, No 2 (2023): ENDEMIS JOURNAL
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/ej.v4i2.42423

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan prioritas di Indonesia. Berdasarkan data Kemenkes RI tahun 2021 prevalensi stunting tertinggi yaitu di Kabupaten Buton Selatan sebesar 45,2%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kejadian stunting pada balita 24-59 bulan di Desa Laompo wilayah kerja Puskesmas Batauga Kabupaten Buton Selatan tahun 2023. Jenis penelitian ini yaitu penelitian observasional analitik dengan desain studi case control. Sampel dalam penelitian ini adalah 106 orang yang terdiri dari 53 kasus dan 53 kontrol dengan teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa riwayat pemberian ASI eksklusif (OR = 21,022; CI 95% = 7,782-56,791) dengan p-value yaitu 0,000, BBLR (OR = 11,306; CI 95% = 4,477-28,548) dengan p-value yaitu 0,000, usia ibu saat hamil (OR = 8,571; CI 95% = 2,345-31,336) dengan p-value 0,000, tingkat pendidikan ibu (OR = 7,095; CI 95% = 2,930-17,179) dengan p-value yaitu 0,000, dan pendapatan keluarga (OR = 8,571; CI 95% = 3,272-22,453) dengan p-value yaitu 0,000. Berdasarkan hasil penelitian dari 106 responden dapat disimpulkan bahwa variabel riwayat pemberian ASI eksklusif, BBLR, usia ibu saat hamil, tingkat pendidikan ibu, dan pendapatan keluarga merupakan faktor yang mempengaruhi kejadian stunting pada pada balita 24-59 bulan di Desa Laompo wilayah kerja Puskesmas Batauga Kabupaten Buton Selatan tahun 2022. Kata Kunci : Stunting, ASI Eksklusif, BBLR, Kehamilan
Analisis Faktor Risiko Kejadian Gastritis Pada Remaja Di Wilayah Kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari Tahun 2022 Wa Ode Syamsara Sariwaty; Ramadhan Tosepu; Hariati Lestari
Endemis Journal Vol 4, No 2 (2023): ENDEMIS JOURNAL
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/ej.v4i2.42424

Abstract

Gastritis adalah peradangan mukosa lambung yang mengakibatkan inflamasi epitel lapisan lambung dan luka pada mukosa lambung. Insiden Gastritis di dunia diderita lebih dari 1,7 milyar penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko pengetahuan, pola makan, merokok, konsumsi OAINS dan stress terhadap kejadian penyakit Gastritis pada remaja di wilayah kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan rancangan case control study. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien remaja yang memeriksakan diri di Poli Anak dan Poli Umum Puskesmas Poasia Kota Kendari pada bulan Januari sampai dengan September tahun 2022. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 80 sampel (40 kasus dan 40 kontrol). Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan faktor risiko kejadian Gastritis pada remaja yaitu pengetahuan p-value = 0,000, OR = 6,667 (CI 95% 2,440-18,212), pola makan p-value = 0,000, OR = 9,471 (CI 95% 3,067-29,242), merokok p-value = 0,022, OR = 3,316 (CI 95% 1,286-8,550), konsumsi OAINS p-value = 0,007, OR = 3,955 (CI 95% 1,546-10,114) dan stress p-value = 0,002, OR = 5,211 (CI 95% 1,870-14,520). Kesimpulannya adalah pengetahuan, pola makan, merokok, konsumsi OAINS dan stress merupakan faktor risiko kejadian Gastritis pada remaja di wilayah kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari Tahun 2022. Adapun faktor risiko dominan kejadian gastritis pada remaja di wilayah kerja puskesmas poasia tahun 2022 adalah pola makan. Masyarakat diharapkan agar selalu menjaga kesehatan dengan melakukan perilaku hidup bersih dan sehat, serta dapat menjaga dan mempertahankan pola makan dengan menerapkan gizi seimbang. Kata Kunci : Gastritis, Pengetahuan, Pola Makan, Merokok, Konsumsi OAINS, dan Stres
Analisis Faktor Risiko Kejadian Hipertensi Pada Usia Produktif (20-59 Tahun) Di Wilayah Kerja Puskesmas Tongkuno Kabupaten Muna Tahun 2022 La Tamsila; Wa Ode Salma; Hariati Lestari
Endemis Journal Vol 4, No 2 (2023): ENDEMIS JOURNAL
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/ej.v4i2.42425

Abstract

Secara global, prevalensi hipertensi diperkirakan 22% dimana hipertensi dapat menyebabkan 7,5 juta kematian di seluruh dunia, yang mewakili sekitar 12,8% dari total semua kematian. Berdasarkan data World Health Organization (WHO) pada tahun 2020 menunjukkan sekitar 1,13 miliar orang di dunia menderita hipertensi. Berdasarkan data Riskesdas terakhir di Asia Tenggara pada tahun 2018, menyebutkan angka prevalensi hipertensi di Indonesia mencapai 34,1%. Pada tahun 2022 kasus hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Tongkuno pada usia produkti (20-59 tahun) total penderita berjumlah 485 orang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor risiko kejadian hipertensi pada usia produktif (20-59 tahun) di wilayah kerja Puskesmas Tongkuno Kabupaten Muna tahun 2022. Jenis Penelitian ini adalah studi analitik observasional dengan rancangan case control. Sampel terdiri dari 72 kasus dan 72 kontrol. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pendapatan nilai (OR=2,868, 95%CI 1,163-7,073), tingkat kecemasan (OR=2,471, 95%CI 1,264-4,831) dan kualitas tidur (OR=2,340 95%CI 1,197-4,573) merupakan faktor risiko kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Tongkuno. Dan lama jam kerja nilai (OR=0,747, 95%CI 0,314-1,779) merupakan faktor protektif kejadian hipertensi, Tipe kepribadian (OR=1,175, 95%CI 0,535-2,580) bukan merupakan faktor risiko kejadian hipertensi. Diharapkan semoga penelitian ini dapat menjadi informasi bagi masyarakat agar meningkatkan pencegahan dan penanggulangan secara komprehensif dan berkesinambungan agar dapat terhindar dan meminimalisir risiko kejadian hipertensi.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Tension Type Headache Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo Tahun 2023 Andi Nurfadhillah Septiana Rasyid; Febriana Muchtar; Jusniar Rusli Afa
Endemis Journal Vol 4, No 2 (2023): ENDEMIS JOURNAL
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/ej.v4i2.42419

Abstract

Orang-orang di seluruh dunia umumnya memiliki gangguan sakit kepala primer dan sakit kepala tipe tegang adalah salah satu sakit kepala primer yang paling umum. Penelitian dari tahun sebelumnya orang dewasa berumur 18-65 tahun di dunia menderita nyeri kepala dan di antaranya lebih dari 70% populasi melaporkan menderita TTH. Hampir 80% pada semua orang semasa hidupnya pernah mengalami TTH episodik dan 3% mengalami TTH kronik. Pada tahun 2021 angka mobilitas TTH di Kota Kendari jumlah kasus lama 498 kasus (0,12%) dan kasus baru TTH sebanyak 997 kasus (0,25%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan stres, kecemasan, dan kualitas tidur dengan kejadian nyeri kepala primer tension type headache pada mahasiswa tingkat akhir Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 93 mahasiswa dengan menggunakan teknik non probability sampling. Hasil penelitian didapatkan bahwa yang mengalami tension type headache sebanyak 54 orang (58,1%). Hasil uji chi-square menunjukan adanya hubungan signifikan stres dengan diperoleh nilai p-value = 0,015 dan kecemasan yang diperoleh nilai p-value = 0,016 dengan kejadian nyeri kepala primer tension type headache. Namun, tidak terdapat hubungan signifikan yang diperoleh dari kualitas tidur (p-value = 0,282) dengan kejadian nyeri kepala primer tension type headache. Dengan demikian, disimpulkan bahwa terdapat hubungan stres dan kecemasan dengan kejadian nyeri kepala primer tension type headache, sedangkan tidak tidak terdapat hubungan antara kualitas tidur dengan kejadian nyeri kepala primer tension type headache. Kata Kunci: Tension Type Headache, Stres, Kecemasan, Kualitas Tidur
Gambaran Karakteristik Penderita Hipertensi Di Rumah Sakit Umum Daerah Konawe Kepulauan Nurna Ningsih; Dhidharmadi Hassanudin; Nuraisya Nuraisya; Mirna Mirna; Ramadhan Tosepu; Devi Savitri Effendy; Sri Susanty
Endemis Journal Vol 4, No 2 (2023): ENDEMIS JOURNAL
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/ej.v4i2.42426

Abstract

Hipertensi merupakan suatu tantangan kesehatan masyarakat secara global, dimana dapat mengurangi kualitas hidup secara signifikan dan juga merupakan salah satu faktor risiko yang sangat berkaitan erat dengan penyakit kardiovaskuler dan mortalitas atau kematian pada usia muda akibat penyakit hipertensi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran karakteristik penderita hipertensi di Rumah Sakit Umum Daerah Konawe Kepulauan. Metode penelitian adalah penelitian penelitian deskriptif kuantitatif dimana menggambarkan secara umum karakteristik penderita Hipertensi di Rumah Sakit Umum Daerah Konawe Kepulauan dengan sampel 40 orang. Hasil penelitiannini memperlihatkan jenis kelamin kejadian hipertensi banyak terjadi pada jenis kelamin wanita yakni sebanyak 26 (65%), dan umur 51-60 tahun 18 orang (45%), berdasarkan karakteristik derajat hipertensi stage 1 adalah 2 orang (52,5%), sebagian besar menunjukan gejala-gejala sakit kepala 25% dan nyeri ulu hati 17,5%. Pengobatannya menggunakan Amlodipine sebanyak 80 % dan candersatan sebanyak (20%). Kesimpulan Penelitian ini memiliki kesimpulan bahwa karakteristik pasien hipertensi di RSUD Konawe kepulauan sebagian besar berusia 50-60 tahun , berjenis kelamin wanita, dan memiliki hipertensi stage 1 dengan gejala saat datang memilki gejala-gejala yang sama seperti nyeri ulu hati, sakit kepala, pusing, leher tegang, nyeri pinggang dan lain-lain. Kata Kunci: Hipertensi, Karakteristik, Konawe Kepulauan
Karakteristik Penderita Batu Ginjal Di Rumah Sakit Bhayangkara Kendari Tahun 2021 Dan 2022 Nur Afiat Wahyuni; Renni Aprindah; Sartia Rahman; Veriasari Veriasari
Endemis Journal Vol 4, No 2 (2023): ENDEMIS JOURNAL
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/ej.v4i2.42770

Abstract

Prevalensi penderita batu ginjal di Indonesia sebesar 0,6%. Prevalensi tertinggi di DI Yogyakarta (1,2%), diikuti Aceh (0,9%), Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Sulawesi Tengah masing–masing sebesar (0,8%). Penyakit batu ginjal meningkat seiring dengan bertambahnya umur, tertinggi pada kelompok umur 55-64 tahun (1,3%), menurun sedikit pada kelompok umur 65-74 tahun (1,2%) dan umur >75 tahun (1,1%). Sedangkan untuk Provinsi Sulawesi Tenggara prevalensi batu ginjal yaitu sebesar 0,5%. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran penderita Batu Ginjal di Rumah Sakit Bhayangkara Kendari Tahun 2021 dan 2022. Jenis Penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Sampel penelitian ini berjumlah 2.560. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata umur pasien penderita batu ginjal adalah 45-59 tahun yakitu sebesar 52% tahun 2021, dan 45% tahun 2022. Dengan jenis kelamin tertinggi adalah laki-laki sebesar 58% tahun 2021, dan 51% tahun 2022. Sebagian besar penderita batu ginjal berpendidikan sarja sebesar 61% tahun 2021, dan 58% tahun 2022
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Gizi Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Unaaha Kabupaten Konawe Tahun 2021 Supriyadi Supriyadi; Rasma Rasma; Mayurni Firdayana Malik; Saasa Saasa
Endemis Journal Vol 4, No 2 (2023): ENDEMIS JOURNAL
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/ej.v4i2.42771

Abstract

Status gizi adalah suatu keadaan tubuh yang diakibatkan oleh keseimbangan antara asupan zat gizi dengan kebutuhan. Menurut WHO, tahun 2019 hampir 17 juta balita mengalami gizi buruk. Indonesia hasil Riskesdas 2018 terdapat dari 3,9% gizi buruk. Sulawesi Tenggara prevalensi status gizi pada balita sebesar 7,21% status gizi buruk tahun 2018, tahun 2019 yaitu 7,51 % dan 7,32 % di tahun 2020. Kabupaten Konawe prevalensi status gizi buruk balita sebesar 8,02%. Puskesmas Unaaha pada tahun 2018 terdapat 8 kasus gizi buruk,11 kasus gizi kurang, tahun 2019 terdapat 3 kasus gizi buruk dan 10 kasus gizi kurang, tahun 2020 terdapat 2 kasus gizi buruk dan 10 kasus gizi kurang. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Unaaha tahun 2021. Jenis penelitian ini penelitian observasional analitik dengan menggunakan rancangan Cross-sectional. Variabel terikat penelitian ini yaitustatus gizi balita sedangkan variabel bebas yaitu pendapatan keluarga, pendidikan ibu, pengetahuan ibu dan riwayat penyakit infeksi balita. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 ibu rumah tangga yang memiliki balita di wilayah kerja Puskesmas Unaaha. Hasil analisis terdapat 2 variabel yang berhubungan dengan status gizi balita yaitu pengetahuan ibu dengan nilai p = 0,000, dan riwayat penyakit infeksi balita dengan nilai p = 0,000. Sedangkan variabel pendapatan keluarga dan pendidikan ibu tidak terdapat hubungan dengan status gizi balita di wilayah kerja puskesmas Unaaha.

Page 1 of 1 | Total Record : 8