cover
Contact Name
Juhriyansyah Dalle
Contact Email
j.dalle@ulm.ac.id
Phone
+6281312979899
Journal Mail Official
j.dalle@ulm.ac.id
Editorial Address
Jl.Padat Karya Komp. Taman Pesona Permai No. 66 Sei. Andai Banjarmasin
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan
Published by Rumah Jurnal Press
ISSN : 2460349X     EISSN : 26157640     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan (Journal of Action Research and Education) is an open access and peer-reviewed journal.The journal is a scientific journal that contains and disseminates research results, in-depth study, and innovative ideas in the field of educational science. The innovation of teachers and lecturers in the development of the education sector can contribute positively to schools and educational institutions. JPTP published by RUMAH JURNAL PRESS periodically published every three months (quarterly) in March, June, September and December each year. Sponsors by SMK Negeri 4 Banjarmasin and SMA Negeri 2 Barabai. The primary aim of this publishing company is to perform fast and reliable process for contributors. Once a paper is accepted, our staffs work hard to provide online version of the papers as quickly as possible. All papers are assigned valid DOI number once they appear online just to make sure that the other researchers cite them while no volume and numbers are still assigned to the papers.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 1 (2019)" : 12 Documents clear
Meningkatkan Hasil Belajar Permainan Sepak Bola melalui Modifikasi Gawang Skor Siswa Kelas V SDN 1 Setiap Kecamatan Pandawan Yusmadi Yusmadi
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan Vol 5 No 1 (2019)
Publisher : Rumah Jurnal Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sepak bola merupakan salah satu materi permainan yang diajarkan dan diminati di sekolah dasar (SD), namun karena ukuran lapangan dan sarana penunjang lainnya tidak sesuai karakteristik anak sehingga menimbulkan masalah dalam pembelajarannya, termasuk hasil belajar yang tidak sesuai harapan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa kelas V SDN 1 Setiap Kecamatan Pandawan dalam pembelajaran permainan sepak bola melalui modifikasi gawang skor. Penelitian tindakan kelas (PTK) ini dilakukan pada semester I tahun pelajaran 2018/2019 dengan subjek 24 orang siswa dan berlangsung dua siklus melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Data aktivitas dan hasil belajar siswa dikumpulkan melalui pengamatan dan tes dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan, hasil belajar siswa kelas VI SDN 1 Setiap Kecamatan Pandawan dapat meningkat dari ketuntasan 62,5% (tidak tuntas) pada siklus I menjadi 91,7% (tuntas) pada siklus II. Aktivitas siswa meningkat dari cukup aktif pada siklus I menjadi sangat aktif pada siklus II.Kata-kata kunci: Hasil belajar, sepak bola, modifikasi gawang skor
Meningkatkan Perkembangan Motorik Halus Anak Pada Kegiatan Membuat Kolase Melalui Metode Pemberian Tugas Kelompok A TK Tunas Harapan I Kecamatan Batang Alai Selatan Hj. Erhani
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan Vol 5 No 1 (2019)
Publisher : Rumah Jurnal Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang diadakannya Penelitian Tindakan Kelas ini adalah kurangnya kemampuan motorik halus anak didik dalam membuat kolase, terdapat 5 orang anak (38,5%) yang mampu membuat kolase, selebihnya 8 orang (61,5%) anak masih belum mampu untuk membuat kolase dengan baik. Untuk itu diperlukan metode pembelajaran yang tepat yaitu metode pemberian tugas. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana aktivitas guru dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak didik dalam membuat kolase dengan metode pemberian tugas pada kelompok A TK Tunas Harapan I Kecamatan Batang Alai Selatan dan bagaimana hasil belajar anak dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak didik dalam membuat kolase dengan metode pemberian tugas pada kelompok A TK Tunas Harapan I Kecamatan Batang Alai Selatan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas guru dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak didik dalam membuat kolase dengan metode pemberian tugas pada kelompok A TK Tunas Harapan I Kecamatan Batang Alai Selatan Selatan dan mendeskripsikan hasil belajar anak dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak didik dalam membuat kolase dengan metode pemberian tugas pada kelompok A TK Tunas Harapan I Kecamatan Batang Alai Selatan Metode dalam penelitian ini mengggunakan Penelitian Tindakan Kelas atau Action Research. Subyek dalam penelitian ini adalah anak didik kelompok A TK Tunas Budi Kecamatan Batang Alai Selatan yang berjumlah 13 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan interprestasi atau persentase keberhasilan dengan menganalisis pembelajaran oleh guru dan hasil belajar anak. Teknik pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini terdiri dari 2 siklus masing masing siklus 2 kali pertemuan yang terdiri dari empat tahapan yaitu pelaksanaan, perencanaan, evaluasi, dan refleksi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa melalui penerapan  metode pemberian tugas dapat mengembangkan aspek motorik halus pada anak. Hal tersebut dapat diketahui berdasarkan peningkatan kegiatan pembelajaran oleh guru yaitu Sangat Baik dan peningkatan hasil belajar anak yaitu 100%.Kata-kata kunci: Motorik Halus, Kolase, Pemberian Tugas
Meningkatkan Perkembangan Kognitif Anak Dalam Mengenal Warna Dengan Media Plastisin di Kelompok A TK Tunas Budi Kecamatan Batang Alai Selatan Hj. Misrukiah
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan Vol 5 No 1 (2019)
Publisher : Rumah Jurnal Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang diadakannya Penelitian Tindakan Kelas ini adalah kurangnya kemampuan kognitif anak didik dalam mengenal warna, terdapat 8 orang anak (33,3%) yang mampu mengenal warna, selebihnya 16 orang (66,7%) anak masih belum mampu untuk mengenal warna dengan baik . Untuk itu diperlukan media pembelajaran yang tepat yaitu metode plastisin. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana aktivitas guru dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak didik dalam mengenal warna pada kelompok A TK Tunas Budi Kecamatan Batang Alai Selatan dan bagaimana hasil belajar anak dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak didik dalam mengenal warna pada kelompok A TK Tunas Budi Kecamatan Batang Alai Selata. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas guru dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak didik dalam mengenal warna pada kelompok A TK Tunas Budi Kecamatan Batang Alai Selatan dan mendeskripsikan hasil belajar anak dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak didik dalam mengenal warna pada kelompok A TK Tunas Budi Kecamatan Batang Alai Selatan Metode dalam penelitian ini mengggunakan Penelitian Tindakan Kelas atau Action Research. Subyek dalam penelitian ini adalah anak didik kelompok A TK Tunas Budi Kecamatan Batang Alai Selatan yang berjumlah 24 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan interprestasi atau persentase keberhasilan dengan menganalisis pembelajaran oleh guru dan hasil belajar anak. Teknik pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini terdiri dari 2 siklus masing masing siklus 2 kali pertemuan yang terdiri dari empat tahapan yaitu pelaksanaan, perencanaan, evaluasi, dan refleksi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa melalui penerapan  media plastisin dapat mengembangkan aspek kognitif pada anak. Hal tersebut dapat diketahui berdasarkan peningkatan kegiatan pembelajaran oleh guru yaitu Sangat Baik dan peningkatan hasil belajar anak yaitu 100%.Kata-kata kunci: Kognitif, Warna, Plastisin
Upaya Meningkatkan Kemampuan Guru Dalam Menyusun Lembar Kerja Anak Pada Kegiatan Pengembangan Kognitif Melalui Supervisi Akademik di TK Idhata VI Dangu Kecamatan Batang Alai Utara Rusdiana Rusdiana
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan Vol 5 No 1 (2019)
Publisher : Rumah Jurnal Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru umumnya merasa kesulitan dalam kegiatan pengembangan aspek kognitif pada anak tahap praoperasional atau anak usia TK. Guru dituntut untuk kreatif dan inovatif dalam pembelajaran, salah satunya dengan menyusun lembar kerja anak (LKA) yang sesuai dengan tingkat perkembangan anak. Lembar kerja anak yang dimiliki guru di TK Idhata VI Dangu hampir semua diambil dari buku-buku pelajaran sehingga banyak yang tidak sesuai dengan kondisi sekolah maupun karakteristik anak didik. Mengatasi masalah tersebut peneliti melakukan supervisi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun LKA pada kegiatan pengembangan kognitif. Penelitian berlokasi di TK Idhata VI Desa Dangu Kecamatan Batang Alai Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah pada semester I Tahun Pelajaran 2018/2019. Subjek penelitian adalah guru kelompok A dan B TK Idhata VI. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) dilaksanakan dalam 2 siklus terdiri dari 4 kali pertemuan. Setiap siklus melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta analisis dan refleksi. Data penelitian yaitu kemampuan guru menyusun LKA dikumpulkan melalui penilaian, dianalisis secara deskriptif berdasarkan nilai persen (%) dan ditafsirkan dalam suatu kategori penilaian. Hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan, kemampuan guru di TK Idhata VI Desa Dangu dalam menyusun LKA pada kegiatan pengembangan kognitif dapat ditingkatkan dari 69% dengan ketegori baik pada siklus I menjadi 81% dengan ketegori sangat baik pada siklus II.Kata-kata kunci: Kemampuan guru, lembar kerja anak, kognitif
Meningkatkan Kemampuan Guru Dalam Membuat Media Gambar Melalui Supervisi Akademik Dengan Teknik Pertemuan Individual di TK Insan Labunganak Kecamatan Batang Alai Utara Hj. Mahdiah
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan Vol 5 No 1 (2019)
Publisher : Rumah Jurnal Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak usia Taman Kanak-kanak (TK) selalu ingin tahu terhadap hal-hal yang baru sehingga media pembelajaran merupakan bagian tak terpisahkan dari kegiatan pembelajaran di TK. Salah satu media yang sering digunakan oleh guru di TK Insan Labunganak adalah media gambar, namun hampir semuanya diambil dari buku paket. Kenyataan ini menunjukkan bahwa guru belum mampu membuat media gambar sendiri. Untuk itu peneliti berupaya membantu guru meningkatkan kemampuannya dengan melakukan supervisi akademik dengan teknik pertemuan individual. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam membuat media gambar. Penelitian dilaksanakan di TK Insan Labunganak Kecamatan Batang Alai Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah pada semester I tahun ajaran 2018/2019 dengan subjek guru kelompok A dan B. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) dilaksanakan dalam 2 siklus dan setiap siklus melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta analisis dan refleksi. Data penelitian yaitu kemampuan guru dalam membuat media gambar dikumpulkan melalui penilaian, dianalisis secara deskriptif berdasarkan nilai persen (%) dan ditafsirkan dalam suatu kategori penilaian. Dari hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan, kemampuan guru di TK Insan Labunganak dalam membuat media gambar dapat ditingkatkan dari 69% dalam ketegori baik pada siklus I menjadi 81% dalam ketegori sangat baik pada siklus II.Kata-kata kunci: Kemampuan guru, media gambar, supervisi akademik
Meningkatkan Kompetensi Guru Dalam Membuat Perangkat Penilaian di Taman Kanak-Kanak Hidup Baru Kecamatan Labuan Amas Selatan Hj. Nurhayati
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan Vol 5 No 1 (2019)
Publisher : Rumah Jurnal Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang diadakannya penelitian tindakan sekolah ini adalah kurangnya kemampuan guru dalam membuat perangkat penilaian untuk belajar mengajar di TK Hadikat. Rumusan masalah dalam penulisan PTS ini adalah sebagai berikut bagaimana tahapan pelaksanaan upaya untuk meningkatkan kompetensi guru melalui pembuatan perangkat penilaian di TK Hidup Baru Kecamatan Labuan Amas Selatan dan bagaimana peningkatan kompetensi guru dalam membuat perangkat penilaian di TK Hidup Baru Kecamatan Labuan Amas Selatan Penelitian ini berlokasi di TK Hidup Baru Kecamatan Labuan Amas Selatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Subjek penelitian ini adalah 2 orang guru kelompok A dan B TK Hidup Baru. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan sekolah yang terdiri dari 2 siklus. Masing-masing siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Hasil akhir menyatakan bahwa Upaya meningkatkan kompetensi guru dalam membuat perangkat penilaian di TK Hidup Baru Kecamatan Labuan Amas Selatan berhasil dan sesuai dengan tahapan. Pada siklus I Untuk pencapaian hasil dari kegiatan yang dilakukan dalam peningkatan kompetensi guru membuat perangkat penilaian di TK Hidup Baru Kecamatan Labuan Amas Selatan pada pada siklus I pada guru atas nama Zainah, S.Pd dengan skor 16 kemudian atas nama guru Saufiah dengan skor 17, kemudian pada siklus II  guru atas nama Cipta Diannor, S.Pd dengan skor 20 kemudian atas nama guru Saufiah dengan skor 21. Hal tersebut tentu saja dapat dikategorikan berhasil.Kata-kata kunci: Kompetensi, Guru, Penilaian
Peningkatan Kemampuan Guru Dalam Memanfaatkan Lingkungan Sekolah Sebagai Sumber Belajar Melalui Model Pembinaan CODIK di TK Cenderawasih Kecamatan Barabai Hj. Suaibatul Aslamiah
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan Vol 5 No 1 (2019)
Publisher : Rumah Jurnal Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan sumber belajar dapat membantu guru menyampaikan materi pelajaran agar lebih mudah dipahami anak didik, di samping dapat menghindari peran guru sebagai satu-satunya sumber belajar. Keterbatasan pemahaman guru tentang sumber belajar yang berbasis lingkungan, menjadikan guru di TK Cenderawasih Kecamatan Barabai lebih sering memanfaatkan buku teks. Mengatasi masalah ini dilakukan model pembinaan CODIK. Penelitian bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar. Penelitian bertempat di TK Cenderawasih,  pada semester ganjil tahun ajaran 2018/2019 dengan subjek guru kelompok A dan kelompok B. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) dilaksanakan 2 siklus melalui 4 langkah pokok yaitu perencanaan, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Data kemampuan guru memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar diperoleh melalui observasi dan dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan, melalui model pembinaan CODIK dapat meningkatkan kemampuan guru di TK Cenderawasih Kecamatan Barabai dalam memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar dari 63,55% dalam kategori baik pada siklus I menjadi 90,63% dalam kategori sangat baik pada siklus II. Disarankan kepada guru agar lebih mengasah kemampuannya dalam memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar.Kata-kata kunci:  Lingkungan, sumber belajar, pembinaan CODIK
Penggunaan Model Pembelajaran Time Token Arends Untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Kemampuan Berbicara Siswa Kelas VII A SMP Negeri 1 Muara Uya Pada Tahun Pelajaran 2018/2019 Asriansyah Asriansyah
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan Vol 5 No 1 (2019)
Publisher : Rumah Jurnal Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berhasil tidaknya pendidikan di sekolah bukan hanya dilihat dari kuantitas lulusan peserta didik akan tetapi yang lebih penting adalah kualitas peserta didik dilihat dari potensinya dalam mengembangkan kemampuan dasar yang dimiliki. Rendahnya kemampuan berbicara siswa kelas VII SMP Negeri 1 Muara Uya mengakibatkan prestasi belajar siswa menjadi rendah. Berdasarkan latar belakang masalah diatas maka pemecahan masalah tersebut adalah PTK dengan model pembelajaran Time Token Arends. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keaktifan guru dan meningkatkan kemampuan berbicara pada siswa untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif. Setting Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 1 Muara Uya pada siswa kelas VII yang berjumlah 23 orang siswa. Penelitian dilaksanakan dengan dua siklus, siklus I dua kali pertemuan dan siklus II dua kali pertemuan. Tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi dan refleksi.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model Time Token Arends dapat meningkatkan kemampuan berbicara sisiwa dalam pembelajaran di kelas, yang didapat sebesar 50,7%.  dan nilai meningkat pertemuan kedua adalah sebesar 62,0%. Untuk siklus II pada pertemuan pertama nilai meningkat menjadi 71,9% dan pada pertemuan kedua menjadi 84,8%. Penggunaan model Time Token Arends dapat meningkatkan hasil belajar siswa, peningkatan hasil belajar siswa pada siklus I dan siklus II. Pada Pertemuan akhir siklus I rata-rata nilai diperoleh siswa adalah 62 kemudian meningkat di Akhir pertemuan siklus II menjadi 83. Sedangkan untuk ketuntasan belajar, pada pertemuan pertama ketuntasan belajar siswa sebesar 39% dan pada akhir pertemuan menjadi 100%.Bertolak dari temuan ini dikemukakan beberapa saran, yiatu (1) Hendaknya siswa dapat mengembangkan potensi yang ada dalam diri secara optimal dan mandiri; (2) Hendaknya guru dapat menggunakan model pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa. hal tersebut juga harus didukung oleh aktivitas guru dalam menggunakan model pembelajaran. Dan dalam kegiatan pembelajaran sebaiknya guru merancang RPP yang disesuaikan dengan konsep pelajaran yang akan disampaikan, dapat memperhitungkan segala keperluan yang akan disiapkan untuk menunjang jalannya pembelajaran; (3) Untuk Pengawas/ Kepala Sekolah, dapat menjadi salah satu alternatif untuk dijadikan sebagai bahan masukan dalam membina guru. Kata-kata kunci: Kemampuan guru, media pembelajaran, dan supervisi dengan teknik kunjungan antar kelas
Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar PKN Materi Norma Dalam Kehidupan Bermasyarakat Melalui Model TPS (Think Pair Share) Pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Upau Eri Hastuti
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan Vol 5 No 1 (2019)
Publisher : Rumah Jurnal Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang dihadapi oleh siswa kelas Kelas VII SMP Negeri 1 Upau pada pembelajaran PKn yaitu masih rendahnya hasil belajar siswa dari tahun ketahun selalu turun naik dan dibawah rata-rata standar kelulusan/KKM, dan kurangnya partisipasi siswa terhadap materi Pelajaran. Oleh karena itu perlu dilakukan tindakan kelas. dengan tujuan dapat meningkatkan aktivitas guru, dan hasil belajar siswa. Pemecahan masalah ini dilakukan penelitian tindakan kelas dengan menerapkan pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Adapun setting penelitian adalah siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Upau, dengan jumlah siswa 30 orang yaitu terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 20 siswa perempuan. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh melalui teknik pengukuran dengan tes tertulis secara individu, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui instrument penelitian berupa lembar observasi. Untuk lembar observasi berupa aktivitas guru dalam pembelajaran, Analisis data yang digunakan diinterpretasikan berdasarkan perhitungan distribusi frekuensi dengan pembahasan berdasarkan skala persentasi dan indikator ketuntasan belajar yang ditetapkan kurikulum. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model kooperatif tipe Think Pair Share dapat meningkatkan pemahaman siswa pada materi norma dalam kehidupan bermasyarakat di Kelas VII SMP Negeri 1 Upau. Aktivitas guru meningkat pada pada siklus I adalah 38,5 meningkat menjadi 56,0 disiklus II. Berdasarkan peningkatan nilai proses pembelajaran maka dapat dikatakan proses pembelajaran berjalan dengan baik. Aktivitas siswa pada pertemuan pertama memperoleh 50.21% pada pertemuan kedua aktivitas siswa memperoleh skor 60,21%, sedangkan pada siklus II pertemuan pertama perolehan skor aktivitas siswa 77,29% dan pada pertemuan terakhir perolehan aktivitas siswa 86.46%, sedangkan ketuntasan belajar akhir siklus I hanya mencapai nilai rata-rata 72,67 meningkat pada siklus II menjadi 78,67. Indikator ketuntasan individual yang tercapai pada akhir siklus I sebesar 46,67% (14 siswa) dan meningkat pada akhir siklus II menjadi 90% (27 siswa). Kata-kata kunci: Hasil belajar, aktivitas guru, Model Think Pair Share
Meningkatkan Kemampuan Guru Dalam Melaksanakan Pembelajaran Melalui Supervisi Akademik Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di SMPN 1 Jaro Noor Effendi
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan Vol 5 No 1 (2019)
Publisher : Rumah Jurnal Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembelajaran merupakan salah satu bagian dari proses pendidikan, dimana pendidikan merupakan sarana yang strategis bagi meningkatnya kualitas kehidupan manusia. Proses pembelajaran merupakan bagian yang tak terpisahkan dari proses pendidikan yang secara umum menempati posisi sentral dalam mendorong individu dan masyarakat untuk mencapai kemajuan dalam berbagai aspek kehidupan. Kemampuan melaksanakan proses pembelajaran suatu kewajiban bagi guru, karen tanpa proses pembelajaran yang baik peserta didik tidak akan maksimal dalam menyerap materi yanga disampaikan. Guru memegang peranan penting sebagai pelaksana operasional pembelajaran. Guru dalam pelaksanaan kegiatan proses belajar mengajar perlu mengetahui dengan jelas, aktivitas apa yang harus dilaksanakannya, agar proses belajar mengajar dalam pelaksanaannya terarah dan tepat pada sasarannya. Guru sebagai perantara dalam usaha untuk memperoleh perubahan tingkah laku siswa. Berhasil tidaknya suatu proses belajar, akan banyak tergantung dari sampai berapa jauh guru telah mampu memainkan peranan tersebut. Tulisan ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang kemampuan guru dala melaksanakan proses pembelajaran dan perhatian guru terhadap siswa dalam mewujudkan pembelajaran yang berkualitas. Dan secara khususnya ingin mengetahui sejauhmana kegiatan guru dalam mempersiapkan diri untuk terlaksananya pembelajaran yang berkualitas, dalam arti pembelajaran yang mampu mendongkrak hasil prestasi siswa dalam belajar. Populasi penelitian seluruh guru yang ada di SMPN 1 Jaro. Adapun sampel yang diambil yaitu semua guru yang ada di sekolah tersebut sejumlah 1 orang. Pengumpulan data menggunakan angket yang diisi oleh responden dan hasil wawancara dengan semua guru tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Siklus I pertemuan 1 sebesar 36% pada pertemuan 2 memperoleh 57% pada peremuan 3 memperoleh 76% dan pada pertemuan 4 memperoleh 96%, Sehingga terjadi peningkatan dibanding kemampuan pertemuan sebelumnya.Kata-kata kunci: Kemampuan guru, proses pembelajaran, supervisi akademik berbasis teknologi informasi dan komunikasi

Page 1 of 2 | Total Record : 12