cover
Contact Name
Akh. Sokhibi
Contact Email
akh.sokhibi@umk.ac.id
Phone
+6285747770111
Journal Mail Official
joint.tech@umk.ac.id
Editorial Address
Jl. Lkr. Utara, Kayuapu Kulon, Gondangmanis, Kec. Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah 59327
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Industial Engineering and Technology
ISSN : 27234711     EISSN : 27743462     DOI : https://doi.org/10.24176/jointtech.v1i1
Journal of Industrial Engineering and Technology adalah jurnal ilmiah peer-reviewed dan open access yang bertujuan untuk mendiseminasi/menyebarluaskan perkembangan technology penelitian di bidang keilmuan Teknik Industri. Ruang Lingkup Journal of Industrial Engineering and Technology adalah mencakup bidang ilmu yang terdapat di keteknik Industrial
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2024): Juni 2024" : 11 Documents clear
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK CALMING CREAM DI PT XYZ Trio Yonathan Teja Kusuma, Raden Rama Bani Saputra ,
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 4, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jointech.v4i2.11752

Abstract

Perkembangan industri kosmetik yang dinamis dan penuh persaingan kiri menuntut setiap perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan tidak terkecuali PT XYZ. Salah satu produk unggulan yang sering diproduksi oleh perusahaan ini adalah Calming Cream. Produk ini perlu dilakukan analisis pengendalian kualitas untuk mengetahui apakah kecacatan yang terjadi berada di bawah batas kendali atau tidak. Tools yang digunakan dalam melakukan analisis pengendalian kualitas adalah Seven Tools. Control chart digunakan untuk mengetahui apakah kecacatan terkendali atau tidak, pareto digunakan untuk mengurutkan faktor terbesar produk reject, dan fishbone diagram digunakan untuk menganalisis faktor penyebab. Berdasarkan hasil analisis terdapat tiga jenis kecacatan yaitu cacat printing, cacat koding, dan cacat pecah dengan jumlah kecacatan terbesar adalah cacat printing. Ketiga kecacatan tersebut terjadi karena faktor manusia dan metode. Kecacatan yang tidak terkendali dengan indikasi melebihi batas kendali yaitu jenis cacat pot pecah.
Integrasi Metode Service Quality (Servqual) dan Importance Performance Analysis (IPA) Untuk Menganalisa Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Konsumen di CV. Mubarokfood Cipta Delicia Husaeni, Alfi; Tauhida, Dina; Prayogo, Adhie; Sokhibi, Akh.
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 4, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jointech.v4i2.12764

Abstract

Mubarokfood is a company producing typical food products, namely jenang and dodol. Facilitated with the modern-type market, Mubarokfood does not only eager to sell the products but also provides convenience for the customer while roaming around the showroom. Yet, the improvement process should be performed continuously. Especially after the earlier observation discovered some dissatisfactions among customers, including the lack of employee resposinveness in serving, lack of trolly. According to the mentioned dilemma, an assessment of the quality service and its improvements are required. A combination of servqual and Importance Performance Analysis (IPA) method were implemented within the study to asses the service quality level perceived by the customer. A questionnaire containing 5 dimensions, namely Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance and Emphaty, with detailed 25 service attributes were distributed among 100 respondents. The servqual method found out that the 5 dimensions have overall negative value while the IPA method discovered that the product placement procedure should be improved to ease the visitors, employee responsiveness improvement is required. Finally, the study suggested to initiate an intensive employee training related to the customer service and product knowledge for marketing. Also, a noticeable product label could be set on top of the layout
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PADA PROSES PENGAYAKAN MENGGUNAKAN METODE DMAIC PADA UKM KOPI BABADAN II Muhammad Ahyar Zulfikar, Yaning Tri Hapsari,
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 4, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jointech.v4i2.12331

Abstract

Perbaikan kualitas dan perbaikan proses terhadap sistem produksi secara menyeluruh harus dilakukan jika perusahaan ingin menghasilkan produk yang berkualitas baik. Suatu perusahaan dikatakan berkualitas bila perusahaan tersebut mempunyai sistem produksi yang baik dengan proses terkendali. Pengendalian kualitas perlu dilakukan di UKM Kopi Babadan II sehingga dapat bersaing dengan berbagai jenis kopi lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengendalian kualitas dengan metode DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) di UKM Kopi Babadan II sehingga perusahaan dapat bersaing dengan perusahaan lainnya. Berdasarkan analisa dengan DMAIC, faktor-faktor penyebab terjadinya cacat pada biji kopi adalah kuku kambing, kuku gajah dan kopi lanang/pibery. Jenis cacat yang paling tinggi adalah kuku gajah. Upaya perbaikan dibuat dengan usulan yang dapat diberikan kepada perusahaan dalam rangka menurunkan cacat pada biji kopi tersebut. Usaha pertama yang dapat dilakukan perusahaan adalah melakukan training atau diklat kepada setiap pekerja agar pekerja dapat memahami bentuk dan jenis pekerjaan yang akan dilakukan. Kedua, melakukan pengawasan berkala terhadap kinerja karyawan. Ketiga, melakukan perawatan secara berkala terhadap mesin, terutama mesin yang menghasilkan kecacatan terbanyak. Keempat, menanam kopi kualitas tinggi, dan berhati pada saat melakukan proses pengupasan juga proses lainnya supaya biji kopi tidak pecah dan cacat.
Penjadwalan Produksi Untuk Meminimumkan Nilai Makespan dengan Metode Algoritma Genetika dan Algoritma Tabu Search pada PT Karsa Wijaya Pratama Sahat Sinambela, Velyda Noer Praniasty, Zeny Fatimah Hunusalela,
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 4, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jointech.v4i2.12496

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memilih penjadwalan produksi yang tepat guna meminimalisir keterlambatan produk sampai ke tangan konsumen pada PT Karsa Wijaya Pratama. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan metode Algoritma Genetika dan Algoritma Tabu Search. Tahap selanjutnya membandingkan hasil dari masing-masing metode dengan metode yg digunakan perusahaan saat ini serta melakukan tahap analisa dengan nilai Efficiency Index (EI) dan Relative Error (RE). Berdasarkan hasil dari pengolahan data diperoleh metode penjadwalan produksi yang terpilih adalah dengan menggunakan metode Algoritma Genetika dengan makespan sebesar 111,82 jam dengan urutan job J4-J2-J3-J1, nilai Efficiency Index (EI) 1,21 dan nilai Relative Error (RE) sebesar 21%. Sehingga diharapkan dapat penjadwalan produksi menjadi lebih efektif serta dapat mengurangi keterlambatan pengiriman produk ke konsumen.
Pengendalian Persediaan Bahan Baku Bawang Merah Untuk Produksi Bawang Goreng Dengan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Dan Just In Time (JIT) Nur Muflihah, Minto, Muhammad Farras Jayayudha Satria, Andhika Mayasari,
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 4, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jointech.v4i2.10992

Abstract

Effective planning to manage the procurement of raw materials is crucial for maintaining productivity in production activities and controlling costs. Indonesian enterprise UD. XYZ is dedicated to the manufacturing of fried onions. However, between April 2022 and June 2023, there have been regular fluctuations in the raw material availability for the production process, which has resulted in subpar output levels and unmet demand. To solve this problem, this study will use time series forecasting techniques to estimate the demand for fried onions and the Economic Order Quantity method to control raw material supply. Furthermore, this study uses the Just In Time approach to determine the minimum inventory cost. Both systems are anticipated to lessen the effects of changes in raw material availability. Based on the research results, the linear regression method was used for forecasting, which predicted an average demand of 1354 Kg of fried onions with a MAPE value of 2,79%, MAD 27,59, and MSD 1317,81. Then, an EOQ value of 1992,85 kg was calculated using the Economic Order Quantity (EOQ) and Just In Time (JIT) methods. This resulted in a total minimum storage cost of Rp. 2.989.271.
STRATEGI MARKETING MIX (4P) DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN: STUDI KASUS INDUSTRI KONVEKSI Mulyadi, Agus; Dermawan, Dedi; Satriardi, Satriardi; Ruhil, Zainul
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 4, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jointech.v4i2.12419

Abstract

CV. Baunk Sania Perkasa merupakan perusahaan yang bergerak dibidang konveksi untuk berbagai kebutuhan seragam seperti sekolah, kantor dan lainnya. Dalam menjalankan bisnisnya, usaha ini masih menghadapi tantangan dalam mencapai target penjualan. Target penjualan per bulan untuk CV. Baunk Sania Perkasa adalah Rp. 100.000.000. Namun, usaha ini hanya mampu mencapai target penjualan pada bulan Januari dan Juli di sepanjang tahun 2023. Penelitian bertujuan untuk menentukan strategi pemasaran yang tepat pada CV. Baunk Sania Perkasa. Salah satu strategi pemasaran yang mampu mendukung dalam memasarkan produk untuk mencapai target penjualan yaitu dengan penerapan bauran pemasaran (marketing mix 4P) yang meliputi product, price, place dan promotion. Penelitian ini dimulai dengan menentukan variabel perilaku konsumen, kemudian dilanjutkan dengan penentuan strategi penjualan dengan bauran pemasaran, lalu menentukan bobot untuk setiap strategi penjualan. Dari hasil penelitian, beberapa faktor yang menyebabkan usaha belum mencapai targetnya yaitu kurangnya variasi produk, ketidakmampuan bersaing harga, ketidakteraturan jam buka toko, dan promosi yang kurang menarik. Rekomendasi untuk mengatasi masalah tersebut mencakup penambahan variasi produk dengan desain baru, penyesuaian harga, penentuan jam operasional toko, menjaga kebersihan, dan peningkatan promosi di media sosial seperti instagram, Facebook. WhatsApp, TikTok, Twitter dan Linkedln.
ANALISIS PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA BERDASARKAN PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 50 TAHUN 2012 Shobiha, Nurfadila; Kusuma, Trio Yonathan Teja
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 4, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jointech.v4i2.11753

Abstract

Masalah mengenai K3 secara umum seringkali terabaikan di Indonesia pada tahun 2022, jumlah kecelakaan kerja mencapai angka 265.334 kasus di bulan November, dengan lokasi kecelakaan terbanyak terjadi di dalam perusahaan. Maka dari itu, PT. XYZ sebagai perusahaan yang berjalan dibidang industri manufaktur wajib menerapkan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3). Metode yang digunakan untuk menghitung pencapaian PT. XYZ dalam menerapkan SMK3 berdasarkan pada Peraturan Pemerintah (PP) No. 50 Tahun 2012 menggunakan kriteria pada tabel dan perhitungan model matematika melalui hasil observasi dan wawancara. PT. XYZ mencapai hasil memuaskan,dengan persentase sebesar 98,43%, dari 64 kriteria pada penilaian tingkat awal PT. XYZ dapat memenuhi 63 kriteria. Selain itu, didapatkan satu temuan minor yang harus dilakukan upaya tindak lanjut agar kriteria tersebut dapat terpenuhi, yaitu dibutuhkannya PJK3, operator, teknisi, serta inspector yang sesuai dengan perundang-undangan dalam bidang keahliannya.
Decision Support System Pemilihan Supplier Pada Perusahaan Konveksi Menggunakan Metode Fuzzy Analitycal Hierarchy Process (FAHP) Khasanah, Naim Munah; Farahdiansari, Ardana Putri; Abryandoko, Eko Wahyu
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 4, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jointech.v4i2.11366

Abstract

Abstrak The success of an industry is influenced by the selection of suppliers and effective evaluation processes. Mistakes in choosing raw material suppliers will affect a company's productivity decline. This research is important to be conducted to identify alternative supplier selections. Convection Yani is an industry engaged in clothing production. The issue at hand is that the thread quality from suppliers tends to differ, thus affecting the quality of the clothing production. The importance of supplier selection can support the provision of quality materials. The purpose of this research is to determine quality thread suppliers by considering multiple criteria using the Fuzzy Analytical Hierarchy Process (FAHP). The criteria considerations involve four criteria: price, quality, delivery, and service. The FAHP method yields the highest values with Toko Rizqi having a weight of 1.00, UD. Sandra with a weight of 0.547, Toko Sumber Baru with a weight of 0.168, and Toko Gloria with a weight of 0.045.
ANALISIS FAKTOR KINERJA DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KARYAWAN PRODUKSI PT. SINAR MAS MEGAH STEEL SURABAYA Fitriya Gemala Dewi, Muharom, Krisnadhi Hariyanto, Subaderi,
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 4, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jointech.v4i2.12491

Abstract

The point investigate is to depict and examine these variables that impact the execution of PT. Sinar Mas Megah Steel Surabaya. These components are gathered into 2 (two) : person measurements (capacity, work involvement, inspiration) and organizational measurements (pioneers, interaction, work environment), whereas in light of worker execution is the variable, and the work comes about illustrated by workers depending on at a specific moment benchmarks. indicated execution. That investigate test comprised of 60 representatives partitioned into a few divisions. This overview was created by analysts employing a 5-point Likert scale. Information examination strategies utilize expressive measurements and different straight relapse. Different straight relapse models with six free factors can clarify 53.5% of the variety in representative execution factors. It observes in portion six free factors in investigate inquire about, the employee's capacity to have the most prominent impact on representative execution.
ANALISIS TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM) MENGGUNAKAN OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) PADA UNIT THRESING KOPERASI KAREB BOJONEGORO Ikhwan Sifa Bima, Rizky Stighfarrinata,
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 4, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jointech.v4i2.11744

Abstract

Dalam proses pengolahan tembakau menjadi rokok, tentunya ada beberapa masalah yang dialami oleh mesin. Rata-rata perusahaan mengeluarkan sekitar 15% sampai 25% dari total biaya perawatan untuk material termasuk jika ada kerusakan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat standarisasi yang ada pada mesin thresher di Koperasi KAREB Bojonegoro dengan Overall Equipment Effectiveness (OEE) sesuai standar dunia yang sudah ditentukan oleh Japan Institute of Plant Maintenance dan untuk mengetahui tingkat standarisasi mesin thresher pada tiap faktor yang ada dalam Overall Equipment Effectiveness (OEE). Hasil penelitian ini adalah tingkat standarisasi yang ada pada mesin thresher di Koperasi Kareb Bojonegoro masih belum memenuhi standar Overal Equipment Effectiveness (OEE) yang didtetapkan oleh Japan Institute of Plant Maintenance yakni rata-rata sebesar 14,41 yang seharusnya sebesar 85 dan tingkat standarisasi mesin thresher jika sesuai factor yang dinilai untuk mendapatkan nilai Overal Equipment Effectiveness (OEE) yakni pada faktor availability rate sudah sesuai standar sebesar 99,89 dari 90. Pada faktor performance rate belum sesuai standar sebesar 1,45 dari 92. Pada faktor quality efficiency sudah sesuai standar sebesar 99,53 dari 99. Dari ketiga faktor yang menentukan hasil Overal Equipment Effectiveness (OEE), terdapat 2 faktor yang sudah memenuhi standar, dan satu faktor yang masih belum memenuhi standar.

Page 1 of 2 | Total Record : 11