cover
Contact Name
Hastawati Chrisna Suroso
Contact Email
chrisna.suroso@itats.ac.id
Phone
+6282233439933
Journal Mail Official
jtm.journal@itats.ac.id
Editorial Address
Arif Rahman Hakim 100 Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknologi dan Manajemen
ISSN : -     EISSN : 27211878     DOI : https://doi.org/10.31284/j.jtm.2024.v5i1.5411
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknologi dan Manajemen (JTM), ISSN 2721-1878, is an open-access journal dedicated to provide a platform in management and technology aspects. This journal aims to publish renewable works in implementation of basic theories, experiments, simulations, and applications with systematic method; reviews of previous works; expansions of summary; or others. This journal is published twice a year, on January and July.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2021)" : 12 Documents clear
Simulasi Pengaruh Bentuk Dinding Kapiler Divergen Terhadap Laju Aliran Isothermal Two-phase Flow Fluida Penetran Air Fahim Abyan Makarim
Jurnal Teknologi dan Manajemen Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jtm.2021.v2i2.1236

Abstract

Penelian terhadap kapilaritas telah dilakukan sejak lama dan masih berlangsung hingga saat ini serta untuk waktu yang akan datang. Penelitian mengenai pengaruh diameter pipa kapiler, viskositas, dan gravitasi pada pipa kapiler vertikal telah banyak dilakukan dengan kesimpulan bahwa semakin besar diameter pipa kapiler maka cepat rambat meniscus pada tabung akan semakin lambat, dengan viskositas dan gravitasi yang turut mempengaruhi laju rambat meniscus. Pada penelitian ini fluida penetran air diujikan secara eksperimental semu dengan software simulasi untuk mengetahui Laju Aliran isothermal two-phase flow pada pipa kapiler divergen berorientasi vertikal dengan jari-jari atas 0,0596 cm; 0.0894 cm; dan 0,1192 cm. Didapatkan bahwa sesuai dengan penelitian sebelumnya, semakin besar jari-jari pipa kapiler maka semakin lambat laju aliran, serta ditemukan bahwa selisih slope laju aliran akan semakin kecil seiring bertamabah besarnya jari-jari pipa kapiler.
Pengaruh Penambangan Batu Gamping Terhadap Kondisi Lahan dan Air Tanah Dalam di Desa Bedoyo, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta Kristina Busira
Jurnal Teknologi dan Manajemen Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jtm.2021.v2i2.1880

Abstract

Potensi batu gamping sangat besar di Desa Bedoyo, Kecamatan Gunung Kidul, Yogyakarta dapat meningkatkan kondisi sosial dan ekonomi bagi masyarakat setempat. Penambangan tersebut juga dapat menimbulkan dampak besar yaitu permukaan lahan pertambangan yang rusak sehingga lebih mudah mengalami erosi, bahkan dampak dari penambangan batu gamping pada air. Tujuan penelitian: (1) Mengetahui tingkat kerusakan lingkungan, berupa laju erosi yang disebabkan oleh penambangan batu gamping di Desa Bedoyo, (2) Mengetahui arahan prioritas konservasi lahan, dan (3) Mengetahui pengaruh kegiatan penambangan batu gamping terhadap kedalaman air tanah di Desa Bedoyo. Metode penelitian pada penelitian ini terdiri dari dua bagian, yaitu: (1) Metode penelitian untuk kerusakan lingkungan menggunakan metode Universal Soil Loss Equation (USLE), faktor yang dibuat dalam perhitungan adalah erosivitas hujan (R), erodibilitas (K), panjang dan kemiringan lereng (LS), vegetasi (C), tindakan konservasi (P), dan (2) Metode penelitian untuk kedalaman air tanah menggunakan metode geolistrik resistivitas konfigurasi Schlumberger. Hasil penelitian tingkat kerusakan lingkungan berdasarkan laju erosi, daerah penelitian di Desa Bedoyo, termasuk dalam kelas bahaya erosi normal, moderat, dan sangat berat, dengan erosi tertinggi sebesar 21.501.849 ton/ha/tahun terdapat pada lahan dekat daerah tambang. Sedangkan pada penelitian geolistrik, konfigurasi Schlumberger diperoleh data titik shounding 2 berada di kedalaman akuifer 0,41–30,32 meter dan titik sounding 3 dengan kedalaman 0,60–31,76 meter.

Page 2 of 2 | Total Record : 12