cover
Contact Name
Muhammad Yacob
Contact Email
yacobtarigan@stikeslhokseumawe.ac.id
Phone
+6285290749355
Journal Mail Official
yacobtarigan@stikeslhokseumawe.ac.id
Editorial Address
Jalan Darussalam No.47, Desa Hagu Selatan
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan Lhokseumawe
ISSN : 25283391     EISSN : 27763153     DOI : https://doi.org/10.54460/jifa.v6i1
Core Subject : Health,
Jurnal Assyifa Ilmu Keperawatan Islami adalah sebuah jurnal jurnal ilmiah bidang pendidikan keperawatan berbasis islami, memuat tulisan-tulisan yang berkaitan dngan keperawatan medis dan penanganan pasien dengan pendekatan ilmu keperawatan yang dipadukan dengan ayat-ayat dalam Al-Quran sebagai mana yang dipelopiri oleh ibnu sina. Semua publikasi di Jurnal Assyifa Ilmu Keperawatan Islami bersifat akses terbuka yang memungkinkan artikel tersedia secara bebas online tanpa berlangganan apapun
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 2 (2022): Desember 2022" : 8 Documents clear
Pengaruh Masase Kaki Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Aulia Saputri; Mursal; Rizki Maulidya
Jurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan Lhokseumawe Vol. 7 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54460/jifa.v7i2.34

Abstract

ABSTRAK Penanganan hipertensi dapat dilakukan dengan cara farmakologis yaitu dengan terapi masase (pijat). Masase (pijat) merupakan teknik integrasi sensori yang mempengaruhi aktivitas sistem saraf otonom yang dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh masase kaki terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Desain penelitian ini bersifat Quassy experiment, dengan perancangan One Group Pretest dan Posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita hipertensi yang mendapatkan pelayanan kesehatan pada bulan Januari 2021 sebanyak 45 orang. Jumlah sampel sebanyak 25 responden ditentukan dengan menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 06 Agustus sampai tanggal 09 Agustus 2021. Analisa dilakukan dengan proses komputerisasi melalui uji t-paired. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa tekanan darah penderita hipertensi sebelum masase kaki berada pada kategori ringan (66.7%) dan tekanan darah penderita hipertensi sesudah masase kaki berada pada kategori normal (62.2%). Hasil nilai p-value= 0.000<0.05, maka dapati disimpulkan bahwa ada pengaruh masase kaki terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi.
Pengetahuan Aktivitas Fisik Pada Pasien Diabetes Melitus Chairun Nisa; Yudi Akbar; Liza Wahyuni
Jurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan Lhokseumawe Vol. 7 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54460/jifa.v7i2.35

Abstract

ABSTRAK Diabetes melitus (DM) suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia penyakit ini dapat menyerang beberapa organ tubuh yang mengakibatkan berbagai macam keluhan. Diabetes melitus merupakan penyakit yang semakin tahun terus meningkat khususnya di Indonesia. Salah satu faktor pencetus diabetes melitus adalah kurangnya aktivitas fisik. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Deskriptif. Populasi dalam penelitian ini 495 responden dengan Sampel penelitian berjumlah 83 responden, responden dalam penelitian ini adalah pasien DM di Puskesmas Bebesen Kabupaten Aceh Tengah. Tehnik pengambilan simple random sampling. Intrument yang digunakan kuesioner yang berjumlah 17 pertanyaan dan analisa data yang digunakan adalah univariat. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar pengetahuan responden bedasarkan Pengetahuan Aktivitas Fisik Pada Pasien DM berada dalam katagori cukup sebanyak (94%), pengetahuan baik (4,8%), dan pengetahuan kurang (1,2%) kesimpulan pada penelitian ini yaitu pasien diabetes melitus mempunyai pengetahuan yang cukup tentang aktivitas fisik dapat mencegah penyakit diabetes melitus. Dari hasil penelitian ini diharapkan pasien DM dapat melakukan aktivitas fisik sehari-hari sebagai mana aktivitas fisik yang dilakukan dapat mencegah atau dapat mengurangi kadar gula darah dalam tubuh paisen.
Hubungan Pengetahuan Masyarakat Tentang COVID-19 Dengan Kepatuhan Menerapkan Protokol Kesehatan Masa Pademi Intan Parwinda; Novia Rizana; Nanda Fitria
Jurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan Lhokseumawe Vol. 7 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54460/jifa.v7i2.37

Abstract

ABSTRAK Pengetahuan masyarakat tentang covid-19 yang mampu memahami pengertian, tanda dan gejala,serta pencegahan covid-19 akan mampu melaksanakan kepatuhan dalam menerapkan protokol kesehatan sebagai salah satu pencegahan dalam memutus rantai penyebaran covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan pengetahuan masyarakat tentang covid dengan kepatuhan menerapkan protokol kesehatan masa pandemi covid. Jenis penelitian ini kuantitatif menggunakan Desain Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel berjumlah 82 responden dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 07 sampai dengan 14 Juli 2021. Alat ukur yang digunakan kuesioner dengan cara penyebaran. Hasil penelitian menggunakan analisa uji Chi-Square menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan masyarakat tentang covid-19 dengan kepatuhan dalam menerapkan protokol kesehatan dengan nilai p-value=0,000. Maka dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi pengetahuan masyarakat tentang covid-19, maka dalam penerapan protokol kesehatan akan semakin patuh.
Pengaruh Senam Terhadap Kualitas Tidur Pada Lansia Di Puskesmas Bebesan Fika Mahar; Yusri; Nanda Fitria
Jurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan Lhokseumawe Vol. 7 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54460/jifa.v7i2.40

Abstract

ABSTRAK Gangguan tidur pada lansia adalah sebuah hal yang sering dialami oleh kelompok usia lanjut. Gangguan tidur pada lansia ini disebabkan oleh banyak faktor seperti terganggunya efesiensi tidur (jam tidur yang belum tercukupi) dan ganggguan aktifitas di siang hari seperti sering mengantuk di siang hari. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas tidur pada lansia adalah dengan senam lansia, Senam lansia merupakan olahraga yang ringan dan mudah dilakukan, senam lansia dapat bermanfaat bagi tubuh lansia seperti membantu tubuh lansia menjadi lebih kuat dan meningkatkan kualitas dan kuantitas tidur pada lansia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam terhadap kualitas tidur pada lansia di Puskesmas Bebesen. Penelitian ini menggunakan desain Quasi experiment dengan one group pretest and posttest design. Sampel penelitian ini sebanyak 44 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisa data yang digunakan adalah uji Mc. Nemar Test. Hasil penelitian di dapatkan nilai sig. (2-tailed) = 0,000. (Sig. (2-tailed) < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kualitas tidur sebelum dan setelah dilakukan senam sehingga terdapat pengaruh senam terhadap kualitas tidur pada lansia di Puskesmas Bebesen. Dengan demikian diharapakan lansia yang memiliki kualitas tidur buruk dapat melakukan senam secara rutin dan dapat meningkatkan kualitas tidur pada lansia.
Peran Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Penyakit Hipertensi Aulia Rahmi; Meutia Zuhra, Meutia; Dian Ardianti, Riski
Jurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan Lhokseumawe Vol. 7 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54460/jifa.v7i2.44

Abstract

Salah satu faktor risiko yang menyebabkan terjadinya peningkatan angka kejadian hipertensi merupakan ketidakpatuhan pasien. Obat hipertensi terbukti dapat mengontrol tekanan darah penderita hipertensi. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi. Desain penelitian ini bersifat kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita hipertensi dengan umur 26 sampai 45 tahun sebanyak 100, Jumlah sampel sebanyak 100 penderita ditentukan dengan menggunakan teknik total sampling. Penelitian telah dilaksanakan pada tanggal 20 sampai dengan 27 Maret 2022. Analisa dilakukan dengan proses komputerisasi melalui uji chi square. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa dukungan keluarga pada penderita hipertensi berada pada kategori baik (58.0%) dan kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi berada pada kategori patuh (60.0%). Hasil pengujian didapatkan nilai p- value = 0,000 < α= 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi. Diharapkan kepada dapat meningkatkan kesadaran terhadap kepatuhan minum obat hipertensi, dan pentingnya peran keluarga dalam meningkatkan kepatuhan dalam minum obat.
Hubungan Fungsi Kognitif Dengan Resiko Jatuh Pada Lanjut Usia Iqram Maulana; Agusri; Abdul Gani
Jurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan Lhokseumawe Vol. 7 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54460/jifa.v7i2.48

Abstract

Usia lanjut merupakan tahapan akhir kehidupan manusia yang disertai dengan perubahan fungsi organ tubuh. Salah satu perubahan fungsi organ yang terjadi adalah perubahan fungsi neuron yang dapat menyebabkan gangguan fungsi kognitif. Gangguan fungsi kognitif ini meningkatkan resiko jatuh pada lansia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan fungsi kognitif dengan resiko jatuh pada usia lanjut. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan teknik pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua lansia yang berjumlah 70 orang lansia. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive samplingdengan jumlah sampel sebanyak 41 orang dengan instrumen yang digunakan dalam bentuk kuesioner serta analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat yang diolah menggunakan sistem komputerisasi. Hasil penelitian ini menunjukkan lansia dengan gangguan kognitif berat memiliki resiko jatuh lebih tinggi dengan P-value sebesar 0,000 < α = 0,05, sehingga terdapat hubungan yang bermakna antara fungsi kognitif dengan resiko jatuh pada usia lanjut. Diharapkan dari hasil penelitian ini responden dapat mempertahankan selama mungkin aktivitas yang merangsang atau menggunakan fungsi kognitif, seperti menonton siaran berita, kegiatan memasak sendiri, mengerjakan hobi dan kegiatan membaca buku maupun surat kabar untuk mempertahankan fungsi kognitif yang normal sehingga dapat menurunkan resiko jatuh.
Hubungan Kepatuhan Diet Dengan Pencegahan Komplikasi Pada Penderita Hipertensi Icha Novitasari; Sri Andala; Yudi Akbar
Jurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan Lhokseumawe Vol. 7 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54460/jifa.v7i2.49

Abstract

Hipertensi penyakit kronik dalam jangka panjang akan terjadi komplikasi. Adapun mencegah terjadinya komplikasi salah satu cara yang terbaik dengan patuh terhadap diet.Kepatuhan diet diyakini efektif dalam menjaga kestabilan tekanan darah pada penderita hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepatuhan diet dengan pencegahan komplikasi pada penderita hipertensi.Desain Penelitian ini menggunakan kuantitatif bersifat cross sectional. Sampel berjumlah 63 orang. Pengambilan sampel dengan metode simpel random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner dan analisa data menggunakan uji chi square.Hasil penelitian diperoleh penderita hipertensi yang patuh terhadap diet sebanyak 42 orang (66,7%) dan yang tidak patuh sebanyak 21 orang (33,3%).pencegahan komplikasi yang baik sebanyak 39 orang dan yang kurang baik sebanyak 24 orang (38,1%). Hasil uji chi square menunjukkan ada hubungan kepatuhan diet dengan pencegahan komplikasi dengan nilai P_ value = 0,002 < ɑ (0,05).Kesimpulan dalam penelitian ini adalah semakin patuh seseorang terhadap diet hipertensi akan meminimalisir terjadinya komplikasi.Penderita hipertensi yang menerapkan diet dengan baik dapat mempertahankan kestabilan tekanan darah sehingga meningkatkan status kesehatan. Disarakan untuk puskesmas dewantara agar dapat memanagerial pola diet dengan baik kepada penderita hipertensi.
PENGARUH LINGKUNGAN SOSIAL TERHADAP SELF EFFICACY PADA ANAK REMAJA : lingkungan sosial terhadap self efficacy suriani; Alhuda; Dedy Ahmady; Roslaini
Jurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan Lhokseumawe Vol. 7 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54460/jifa.v7i2.46

Abstract

The social environment is one that influences a person to take action and changes for each individual. Self-efficacy continues to develop and can change with increasing age, increasing experience and expanding the social environment. Children begin to learn from the environment and their friends at play. The process of forming self-efficacy at school age is cognitively formed and developing. The general objective is to identify the influence of the social environment on self-efficacy in adolescents at SMP N 7 Baktiya, kabupaten Aceh Utara. This type of research is analytic, the design used is a cross-sectional study. Total population is 59 students of SMP N 7 Baktiya, Kabupaten Aceh Utara. The sample used is total sampling. The results obtained p-value 0.051 by doing the Chi-square test. There is no relationship between the influence of the social environment on self-efficacy in adolescents at SMP N 7 Baktiya Kabupaten Aceh Utara. Researcher's suggestions increase knowledge about the influence of the social environment, school environment and self-efficacy on adolescents. Increase the number of variables studied, increase the number of samples for the sake of enriching scientific knowledge and so on.

Page 1 of 1 | Total Record : 8