cover
Contact Name
Muhtar
Contact Email
muhtarbima@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
nursingbima@gmail.com
Editorial Address
Poltekkes Kemenkes Mataram Kampus C, Program Studi Keperawatan Bima Jl. Gatot Soebroto No. 07 Sadia Kota Bima
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Bima Nursing Journal
ISSN : 27156834     EISSN : 27156834     DOI : https://doi.org/10.32807/bnj.v2i2
Core Subject : Health,
Bima Nursing Journal is a nursing journal published by Poltekkes Kemenkes Mataram. This journal focuses on original research about nursing care delivery, organization, management, workforce, policy, and research methods relevant to nursing and other health professions related to nursing. The journal particularly welcomes studies that aim to evaluate and understand complex health care and nursing care interventions and health policies which employ the most rigorous designs and methods appropriate for the research question of interest. All accepted articles will be published on an open-access basis and will be freely available to all readers with worldwide visibility and coverage. The scope of Bima Nursing Journal includes, but is not limited to the research results of Fundamentals of Nursing, Management in Nursing, Medical-surgical Nursing, Critical Care Nursing, Emergency and Trauma Nursing, Oncology Nursing Community Health Nursing, Occupational Health Nursing, Mental Health Nursing, Holistic Nursing, Geriatric Nursing, Family Nursing, Maternity Nursing, Pediatric Nursing, Education in Nursing, Nursing Policies, Legal Nursing, Advanced Practice Nursing and Nursing Informatics.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2024): November" : 10 Documents clear
Hubungan Persepsi tentang Cyberbullying dan Tipe Kepribadian Remaja terhadap Perilaku Cyberbullying Hafilia, Aina; Ernawati, Dwi; Rustini, Sri Anik
Bima Nursing Journal Vol. 6 No. 1 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v6i1.1257

Abstract

Cyberbullying merupakan perilaku agresif untuk menyakiti/menakuti melalui media sosial (Dewi et al., 2020) . Guru BK di SMP Laboratorium YDWP UNESA Surabaya mengatakan adanya perilaku Cyberbullying yang terkadang terjadi secara tidak sengaja yang dilakukan oleh para murid. Tujuan dari peneltian ini untuk menganalisis Hubungan Persepsi Tentang Cyberbullying  dan Tipe Kepribadian Remaja Terhadap Perilaku Cyberbullying di SMP Laboratorium YDWP UNESA Surabaya. Desain penelitian ini menggunakan analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah murid di SMP Laboratorium YDWP UNESA Surabaya sebanyak 103 responden dengan teknik simple random sampling dengan instrument yang digunakan adalah kuisoner persepsi remaja tentang Cyberbullying, tipe kepribadian dan perilaku Cyberbullying. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan persepsi remaja tentang Cyberbullying dengan perilaku Cyberbullying, sebanyak 38 responden (60,3%) memiliki persepsi positif dengan perilaku cyberbulliying sedang ρ=0,003(ρ < 0,05), dan juga adanya hubungan tipe kepribadian remaja dengan perilaku Cyberbullying, sebanyak 43 responden (65,2%) memiliki tipe kepribadian ekstrovert dengan perilaku Cyberbullying sedang ρ = 0,022 (ρ < 0,05).  Sekolah dapat mendatangkan psikolog untuk melakukan konseling rutin agar membantu murid yang pernah menjadi korban dan mencegah murid lainnya agar terhindar dari perilaku Cyberbullying
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Pemberian Makanan Pendamping Asi Dini Pada Bayi Usia Hidayatin, Titin; Purbasary, Eleni Kenanga; Hikmawati, Kitri; Fitriyani, Fitriyani
Bima Nursing Journal Vol. 6 No. 1 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v6i1.1273

Abstract

MP-ASI dini merupakan makanan pendamping ASI yang diberikan pada bayi usia <6 bulan, pemberian MP-ASI dini disebabkan karena berbagai faktor seperti predisposisi, pendukung, dan pendorong. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pemberian MP-ASI dini pada bayi usia < 6 bulan. Metode penelitian ini menggunakan survei analitik dengan menggunakan kuantitatif pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah ibu yang mempunyai bayi usia < 6 bulan sebanyak 260 responden dengan sampel sebanyak 72 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan univariat dan bivariat. Hasil: Penelitian didapatkan bahwa variabel yang tidak berhubungan dengan pemberian MP-ASI dini adalah pendidikan (p value 0,064), pekerjaan (p value 0,431), dan pengetahuan (p value 0,390). Variabel yang berhubungan dengan pemberian MP-ASI dini adalah dukungan keluarga (p value 0,012) dan peran petugas kesehatan (p value 0,048). Kesimpulan: Dukungan keluarga berperan penting dalam pemberian MP-ASI dini terutama yang tinggal serumah dengan nenek atau anggota keluarga lainya serta peran petugas kesehatan juga berperan penting dalam pemberian MP-ASI karena dapat mempengaruhi motivasi ibu untuk memilih memberikan MP-ASI dini atau tidak.
Hubungan Penggunaan Media Sosial dengan Perilaku Seksual Remaja Aeni, Wiwin Nur; Purbasary, Eleni Kenanga; Andreyna, Vina Rossehaty
Bima Nursing Journal Vol. 6 No. 1 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v6i1.1341

Abstract

Perilaku seksual remaja adalah tindakan yang dilakukan remaja berhubungan dengan dorongan seksualitas baik dari dalam dirinya maupun dari luar dirinya. Hingga saat ini angka kejadian perilaku seksual remaja diindonesia cukup mengkhawatirkan. Diindonesia, ada sekitar 4,5% remaja laki-laki dan 0,7% remaha perempuan usia <19 tahun yang mengaku pernah melakukan seks bebas. Adapun dampak yang beresiko seperti terganggunya masalah biologis, psikologis dan kultural. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi perilaku seksual remaja, salah satunya adalah media informasi dan perkembangan teknologi dalam menggunakan media sosial patut disikapi dengan bijak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penggunaan media sosial dengan perilaku seksual remaja di SMPN 1 Losarang Kabupaten Indramayu. Jenis penelitian ini adalah desain analitik korelasi dengan  pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah siswa di SMPN 1 Losarang Kabupaten Indramayu sebanyak 698 responden. Penentuan jumlah sampel menggunakan rumus slovin, sampel diambil dengan proporional random sampling, sebanyak 258 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data analisis menggunakan Chi-Square. Penggunaaan media sosial dalam kategori tinggi sebanyak 143 (55,4%) responden, perilaku seksual remaja dalam kategori perilaku menyimpang sebanyak 143 (55,4%) responden, Kesimpulan pada penelitian ini bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan media sosial dengan perilaku seksual remaja di SMPN 1 Losarang Kabupaten Indramayu dengan hasil analisa diperoleh nilai p-value 0,000 (a = 0,05).  Saran untuk pihak sekolah bisa memberikan arahan kepada siswa agar bijak menggunakan media sosial sehingga bisa mencegah perilaku seksual remaja.
Optimalisasi Pencegahan Dislokasi Sendi dengan Metode PHYTREMISPRO Nuari, Nian Afrian; Aini, Efa Nur; Abdullah, Yusuf
Bima Nursing Journal Vol. 6 No. 1 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v6i1.1591

Abstract

Dislokasi sendi merupakan kondisi medis di mana dua ujung tulang pada sendi yang bersentuhan Dislokasi merupakan kondisi medis di mana dua ujung tulang pada sendi yang bersentuhan terlepas atau bergeser dari posisi normalnya. Pada atlet, dislokasi adalah salah satu cedera yang sering terjadi, terutama karena aktivitas fisik yang melibatkan gerakan cepat, kekuatan tinggi, dan perubahan arah secara mendadak. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh PHYTREMISPRO (Physical training, Stretching dinamis, Protective equipment sport) terhadap perilaku pencegahan dislokasi pada atlet volley. Desain penelitian yang digunakan adalah pre- experimental design dengan rancangan one group pretest-posttest design. Teknik sampel menggunakan Purposive Sampling didapatkan 38 responden. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi, analisa data dengan uji wilcoxon. Penelitian didapatkan sebelum pemberian penerapan tehnik PHYTREMISPRO perilaku pencegahan dislokasi pada atlet volley kurang sedangkan sesudah pemberian intervensi hampir seluruhnya mempunyai perilaku pncegahan yang baik. Hasil uji wilcoxon didapatkan hasil ada Pengaruh tehnik PHYTREMISPRO terhadap perilaku pencegahan dislokasi pada atlet volley (p value = 0,000). Pemberian edukasi tentang tehnik PHYTREMISPRO dengan metode video demonstrasi  dapat mudah dipahami sehingga meningkatkan perilaku pencegahan dislokasi. Diharapkan untuk mencegah dislokasi, atlet perlu menjalani program latihan yang mencakup penguatan otot, fleksibilitas, dan keseimbangan. Pemanasan yang baik sebelum beraktivitas serta teknik bermain yang benar sangat penting dalam mengurangi risiko cedera.
Durasi Penggunaan Gadget Dalam Waktu Lama Berhubungan Dengan Kejadian Nyeri Leher Pada Remaja Susilawati, Endang Fauziyah; Hidayat, Syaifurrahman; Pratama, Danil Aditiya; Kuzzairi, Kuzzairi; Amin, Edy Suryadi
Bima Nursing Journal Vol. 6 No. 1 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v6i1.1603

Abstract

Nyeri leher akibat terlalu lama bermain gadget, yang sering disebut sebagai "teksting neck" atau "tech neck" merupakan kondisi yang muncul ketika seseorang menghabiskan waktu berjam-jam menundukkan kepala untuk menggunakan perangkat elektronik seperti smartphone atau tablet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan durasi bermain gadget dengan kejadian nyeri leher pada remaja. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan desain analitik korelasional. Populasi sebanyak 312  orang,  Sampel diperoleh sebanyak 175 orang remaja di SMAN 1 Waru Pamekasan dengan menggunakan teknik simple random sampling. Alat ukur instrumen yang digunakan adalah kuesioner tentang durasi bermain gadget dikategorikan >2 jam dan ≤2 jam, kejadian nyeri leher dikategorikan tidak nyeri, nyeri ringan, nyeri sedang, dan nyeri berat berdasarkan numeric rating scale. Hasil: Didapatkan bahwa hampir seluruh responden bermain gadget  >2 jam/hari, kejadian nyeri leher pada responden menunjukkan sebagian besar mengalami nyeri berat dengan skala 7-10. Hasil uji rank spearman didapatkan p value 0,000 sehingga hasil tersebut menunjukkan bahwa  ada hubungan antara penggunaan gadget dengan kejadian nyeri lehar. Kesimpulan: penggunaan gadget yang lama (>2 jam) dapat menyebabkan nyeri leher pada remaja. Menggunakan gadget yang lama tidak hanya mempengaruhi postur tubuh, tetapi juga berpotensi menciptakan kebiasaan yang merugikan kesehatan fisik mereka secara keseluruhan.
Menggabungkan Neurofeedback dan Dzikir dalam Terapi Supportif untuk Depresi Remaja Suwito, Djoko; Hidayattullah, Luqman; Nugroho, IGB Indro; Ahmad, Ahmad
Bima Nursing Journal Vol. 6 No. 1 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v6i1.1646

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Masa remaja, sebagai periode kritis yang ditandai oleh perubahan signifikan, membuat individu sangat rentan terhadap masalah kesehatan mental, termasuk depresi. Sekitar 14% remaja di seluruh dunia terkena kondisi kesehatan mental yang sering tidak terdeteksi dan tidak diobati. Depresi pada masa remaja memerlukan diagnosis dan penanganan yang efektif, yang umumnya dimulai dari perawatan primer. Neurofeedback, yang memberikan umpan balik secara real-time tentang aktivitas otak, dan Dzikir, sebuah praktik spiritual mengingat Tuhan, masing-masing telah menunjukkan manfaat dalam pengobatan kesehatan mental. Laporan Kasus: Laporan kasus ini mengkaji penggunaan gabungan neurofeedback dan dzikir dalam mengobati seorang remaja perempuan berusia 17 tahun dengan depresi berat berulang yang tidak responsif terhadap pengobatan konvensional. Meskipun memiliki prestasi akademik yang tinggi, perundungan dan hubungan keluarga yang tegang menyebabkan gejala depresi yang signifikan dan perilaku melukai diri sendiri. Rencana pengobatan selama 8 sesi yang mengintegrasikan neurofeedback dan dzikir diterapkan. Pengumpulan data meliputi wawancara, masukan dari pengasuh, kuesioner PHQ-A, dan hasil Brain Mapping/QEEG. Hasil: QEEG awal menunjukkan aktivitas yang menurun pada gelombang Theta, Alpha, dan Beta, yang merupakan ciri khas depresi. Sepanjang terapi, subjek menunjukkan kerja sama dan melaporkan efek positif dari Dhikr. Setelah terapi, QEEG menunjukkan aktivitas gelombang otak yang normal, dan skor PHQ-A meningkat dari 20 (depresi berat) menjadi 5 (depresi ringan hingga sedang). Subjek dan keluarganya melaporkan peningkatan emosional dan perilaku yang signifikan, penghentian tindakan menyakiti diri sendiri, dan peningkatan motivasi. Diskusi: Menggabungkan neurofeedback dengan Dhikr menawarkan pendekatan holistik untuk depresi remaja, yang mencakup aspek neurologis dan spiritual dari kesejahteraan. Terapi integratif ini dapat mengurangi stigma terhadap perawatan kesehatan mental dan memberikan kerangka pemulihan yang komprehensif. Kesimpulan: Integrasi neurofeedback dan Dhikr dalam terapi suportif untuk depresi remaja menunjukkan pendekatan holistik yang menjanjikan. Penelitian lebih lanjut harus mengeksplorasi efektivitas metode ini dan mengembangkan protokol klinis yang terstandarisasi.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Media Flashcard Terhadap Pengetahuan dan Sikap Pasien DM Tipe 2 Tentang Perawatan Kaki Wati, Aprillia Erni; Sumartini, Ni Putu; Arip, Moh; Cembun, Cembun; Purnamawati, Dewi
Bima Nursing Journal Vol. 6 No. 1 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v6i1.1648

Abstract

Diabetes meningkat dari tahun ketahun dan menimbulkan ancaman bagi kesehatan global, dengan prevalensi diabetes tipe 2 mencapai 90% dari semua diabetes, salah satu prevalensi tertinggi di dunia. Diabetes melitus adalah suatu gangguangan metabolisme karbohidrat, protein dan lemak akibat dari ketidak seimbangan antara ketersediaan insulin dengan kebutuhan insulin. Gangguan tersebut dapat berupa defisiensi insulin absolut, gangguan pengeluaran insulin oleh sel pankreas, ketidakadekuatan atau kerusakan pada reseptor insulin, produksi insulin yang tidak aktif dan kerusakan insulin seblum bekerja. Diabetes melitus merupakan penyakit kronik, progresif yang dikarakteristikan dengan ketidakmampuan tubuh untuk melakukan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein awal terjadinya hyperglikemia (kadar gula yang tinggi dalam darah) Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media flashcart terhadap pengetahuan dan sikap pasien DM Tipe 2 tentang perawatan kaki di puskesmas cakranegara Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pre test-post test. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 35 orang yang diambil dengan teknik puposive sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner kemudian data dianalisis dengan uji wilcoxon. Hasil penelitian sebelum diberikan pendidikan kesehatan dengan media flashcard diperoleh hasil bahwa 21 orang (60%), memiliki pengetahuan yang kurang tentang perawatan kaki, 11 orang (31%) memiliki pengetahuan yang cukup tentang perawatan kaki, 3 orang (9%) memiliki pengetahuan yang baik tentang perawatan kaki, 22 orang (63%) memiliki sikap negatif (Unfavorable) dan 13 orang (37%) memiliki sikap positif (favorable) tentang perawatan kaki. Setelah diberikan pendidikan kesehatan dengan media flashcard diperoleh hasil bahwa 28 orang (80%) memiliki pengetahuan yang baik tentang perawatan kaki, 7 orang (20%) memiliki pengetahuan yang cukup tentang perawatan kaki dan 35 orang (100%) memiliki sikap positif (favorable) tentang perawatan kaki. Hasil uji statistik diperoleh hasil ρ value 0.000 < 0.05 sehingga menunjukkan ada pengaruh pendidikan kesehatan dengan media flashcard terhadap pengetahuan dan sikap tentang perawatan kaki di puskesmas cakranegara.
Hubungan Pengetahuan dan Dukungan Keluarga dengan Perawatan Pasien TB Paru Rawat Jalan Selasa, Pius; Aty, Yoany Maria V.B.; Benu, Beatrice Amelia; Nurwela, Trivonia Sri; Romana, Aben B.Y.; Kusmiyati, Kusmiyati; Muhtar, Muhtar
Bima Nursing Journal Vol. 6 No. 1 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v6i1.1669

Abstract

Backgroound : The importance of knowledge and family support of outpatient pulmonary TB patiens during treatment as part of the disease healing process.The purpose: This study aims to determine the relatonship between knowledge and family support with outpaient care of pulmonary TB patients. The study: The research design in this study is a quantitative method using a Cross Sectional design, the sample in this study were outpatient pulmonary TB patients at the Oesapa Health Center, Kupang City totaling 50 people who were obtained by simple random sampling technique according to the inclusion and exclusion criteria. The Results: The results showed that most of the knowledgee of respondents with pulmonary TB at the Oesapa Health Center in Kupang City was in the good category, namely 42 respndent (84,0%), family support was in the good category, namely 42 respondents (84,0 %) and most of them carried out pulmonary TB treatment. The good ones are 39 respondents (78,0%). The conclusion: There is significant relationship between knowledge and family support with pulmonary TB care with a p value= 0,00< 0,05 and family support with a p value of 0,03 < 0,05. Suggestions: The importance of maintaining the level of knowledge and support of the patient’s family to remain good and for the level knowledge and support of the family that is lacking so that i can be increased by providing information about pulmonary TB.
Intervensi Electroconvulsive Therapy (ECT) pada Skizofrenia Katatonik Muljanto, Rahaju Budhi; Herdaetha, Adriesti; Kusuma, Wijaya; Ahmad, Ahmad
Bima Nursing Journal Vol. 6 No. 1 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v6i1.1717

Abstract

Laporan kasus ini mendokumentasikan intervensi Electroconvulsive Therapy (ECT) pada seorang pria berusia 30 tahun yang didiagnosis dengan skizofrenia katatonik, di mana pengobatan farmakologis tidak memberikan hasil yang memadai. Skizofrenia katatonik merupakan subtipe yang jarang namun parah, ditandai dengan gangguan motorik seperti katalepsi, mutisme, dan gerakan motorik yang tidak teratur. Pasien dalam laporan ini menunjukkan resistensi terhadap obat-obatan antipsikotik, termasuk Haloperidol dan Clozapine, yang mendorong tim medis untuk melakukan ECT sebagai alternatif terapeutik. Prosedur ECT dilakukan dengan pengawasan ketat, dan hasilnya menunjukkan perbaikan signifikan pada gejala katatonik pasien, dengan pengurangan halusinasi dan peningkatan interaksi sosial. Laporan ini menegaskan efektivitas ECT dalam mengatasi gejala katatonik pada kasus skizofrenia yang resisten terhadap pengobatan, serta pentingnya pendekatan individualisasi dalam pengelolaan gangguan ini.
Pengaruh Media Video Animasi terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Mencuci Tangan 6 Langkah pada Siswa Sekolah Dasar Emilyani, Desty; Kurnia, Theresia Avila; Mawaddah, Ely; Rusmini, Rusmini; Andini, Saskiyanti Ari; Riamah, Riamah
Bima Nursing Journal Vol. 6 No. 1 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v6i1.1724

Abstract

Several diseases suffered by children are caused by the transmission of bacteria through the hands due to not washing hands with soap properly and correctly, such as ISPA, Covid 19, diarrhea and worms. Data on the proportion of hand washing behavior in NTB Province is 46.47%, while data in West Lombok is 49.54%. This research aims to analyze the influence of the 6-step hand washing animation video media on clean and healthy living behavior among students at elementary school. The design of this research is a one group pre test - post test design with two variables, namely the independent variable: animated video media and the dependent variable: clean and healthy living behavior, washing hands in 6 steps. With a total sample of 39 respondents. The research results show that there is an influence of the six-step hand washing animation video media on clean and healthy living behavior as proven by the Wilcoxson statistical test with a p-value of 0.000. In the areas of knowledge, attitudes and skills. Animated video media makes it easier for children to understand information so that they can improve their knowledge, attitudes and skills. Animated video media can stimulate children's thoughts, feelings and motivation through moving picture illustrations accompanied by narrative sound and serves to clarify the meaning of the message conveyed.

Page 1 of 1 | Total Record : 10