cover
Contact Name
Ns,Yulia Irvani Dewi, M.Kep,Sp.Mat
Contact Email
jni@ejournal.unri.ac.id
Phone
+62761-31162
Journal Mail Official
jni@ejournal.unri.ac.id
Editorial Address
Fakultas Keperawatan Universitas Riau, Jl. Pattimura No. 09 Gedung G Pekanbaru-Riau, Kode Pos 28131, Telp : 0761-31162, Fax : 0761-855928
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners Indonesia
Published by Universitas Riau
ISSN : 20872763     EISSN : 26853116     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ners Indonesia berisikan artikel tulisan ilmiah dalam bentuk hasil-hasil penelitian dan non penelitian, kajian analisis, aplikasi dan review tentang bidang ilmu keperawatan, masalah-masalah keperawatan, aplikasi dan penanganan keperawatan. Jurnal Ners Indonesia diterbitkan sejak September 2010 oleh Program Studi Ilmu Keperawatan dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Pekanbaru. Terbit dua kali dalam setahun yaitu September dan Maret.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2 (2020): MARET 2020" : 11 Documents clear
FAKTOR IBU DAN FAKTOR ANAK YANG BERHUBUNGAN DENGAN USIA MENARCHE PADA ANAK SEKOLAH DASAR Wulandari Gultom; Oswati Hasanah; Sri Utami
Jurnal Ners Indonesia Vol 10, No 2 (2020): MARET 2020
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.071 KB) | DOI: 10.31258/jni.10.2.182-193

Abstract

Menarche adalah menstruasi pertama yang terjadi pada anak perempuan yang sedang memasuki fase pubertas. Banyak faktor yang mempengaruhi usia menarche diantaranya faktor ibu dan faktor anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor ibu dan faktor anak yang berhubungan dengan usia menarche pada anak Sekolah Dasar di Kecamatan Sail Kota Pekanbaru dengan desain penelitian deskriptif korelasi dan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 261 responden yang diambil dari kriteria inkulis dan kriteria eksklusi dengan menggunakan teknik proportionate random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner unutk mengukur faktor ibu yaitu usia menarche ibu, etnis, dan usia pada saat ibu melahirkan dan untuk faktor anak untuk mengukur usia menarche anak, status nutrisi, frekuensi mengkonsumsi junk food, aktivitas fisik dan durasi tidur. Dari semua 38,7% siswi sudah mengalami menarche. Hasil uji statistik usia menarche ibu berhubungan dengan usia menarche anak (0,000), status nutrisi (BMI) berhubungan dengan usia menarche anak (0,028), dan frekuensi mengkonsumsi junk food berhubungan dengan usia menarche anak (0,011) tetapi etnis ibu (0,425), usia ibu melahirkan (0,954), berat badan lahir (0,707), aktivitas fisik (0,942) dan durasi tidur (0,441) menunjukkan tidak ada hubungan dengan usia menarche anak. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi peneliti lain dan disarankan kepada orang tua dan petugas kesehatan agar lebih memperhatikan dan meningkatkan derajat kesehatan anak khususnya pada usia menarche anak dan faktor yang mempengaruhinya
Determinan Pencegahan Osteoporosis Pada Wanita Menopause Riska Wildawati; Yecy Anggreny; Dewi Kurnia Putri
Jurnal Ners Indonesia Vol 10, No 2 (2020): MARET 2020
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.893 KB) | DOI: 10.31258/jni.10.2.229-237

Abstract

Wanita menopause berisiko terkena osteoporosis. Osteoporosis merupakan penyakit yang ditandai dengan rendahnya massa tulang yang menyebabkan tulang mudah rapuh dan  berisiko fraktur, untuk menghindari risiko osteoporosis maka diperlukan upaya pencegahan. Tujuan penelitian untuk mengetahui determinan pencegahan osteoporosis pada wanita menopause. Jenis penelitian kuantitatif analitik dengan metode korelasi dan pendekatan cross sectional. Populasi adalah wanita menopause berusia 50-60 tahun dengan jumlah sampel 182 orang dan menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Analisi univariat menggunakan distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan 42,3% diantaranya tidak melakukan pencegahan osteoporosis. Terdapat hubungan antara sikap (p value  0,000, nilai POR= 9,2), dukungan keluarga (p value 0,000, nilai POR = 9,95) dan gaya hidup (p value 0,000, nilai  POR = 8) terhadap pencegahan osteoporosis pada wanita menopause. Disimpulkan bahwa osteoporosis dapat dipengaruhi oleh sikap, dukungan keluarga dan gaya hidup. Diharapkan wanita menopause agar dapat menerapkan pencegahan osteoporosis terutama dalam menyikapi pengetahuan yang didapatkan tentang osteoporosis, merubah gaya hidup lebih sehat dan pihak keluarga dapat membantu pemenuhan kebutuhan  kalsium pada wanita menopause.
HUBUNGAN MOTIVASI REMAJA MASUK PESANTREN DENGAN KEMAMPUAN ADAPTASI Kusnul Khotimah; Agrina Agrina; Jumaini Jumaini
Jurnal Ners Indonesia Vol 10, No 2 (2020): MARET 2020
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.58 KB) | DOI: 10.31258/jni.10.2.194-203

Abstract

Pesantren merupakan tempat untuk belajar pelajaran agama islam. Setiap remaja yang masuk pesantren memiliki latar belakang motivasi masuk dan kemampuan adaptasi yang berbeda-beda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan motivasi remaja masuk pesantren dengan kemampuan adaptasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada 121 siswa MTs Ummatan Wasathan Pesantren Teknologi Riau sebagai sampel yang dipilih menggunakan teknik stratisfied random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner yang telah valid dan reliabel. Analisa yang digunakan adalah analisa univariat dengan distribusi frekuensi dan analisa bivariat dengan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi remaja masuk presantren mayoritas tinggi sebanyak 70 orang (57,9%) dan kemampuan adaptasi mayoritas sedang sebanyak 61 orang (50,4%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi remaja masuk pesantren dengan kemampuan adaptasi dengan p value 0,000 < 0,05 sehingga motivasi remaja masuk pesantren dapat mempengaruhi kemampuan adaptasi remaja tinggal di pesantren. Diharapkan kepada guru dan orang tua dapat meningkatkan motivasi yang ada pada siswa MTs Ummatan Wasathan agar para siswa mempunyai kemampuan adaptasi yang lebih baik lagi kedepannya.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STRES KELUARGA DALAM MERAWAT PENDERITA KANKER SERVIKS Sri Dewi Zalmi; Yulia Irvani Dewi; Jumaini Jumaini
Jurnal Ners Indonesia Vol 10, No 2 (2020): MARET 2020
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jni.10.2.145-157

Abstract

Kanker serviks merupakan pembunuh utama pada wanita setelah kanker payudara. Kanker serviks berdampak terhadap kehidupan penderita dan keluarganya, salah satu dampak yang dirasakan keluarga adalah stres selama merawat anggota keluarga yang mengalami kanker serviks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi stres keluarga dalam merawat penderita kanker serviks. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan crossectional. Sampel penelitian berjumlah 53 responden yang diambil berdasarkan teknik accidental sampling di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner yang telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji Chi-square. Hasil analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan antara pengetahuan keluarga dalam merawat penderita kanker serviks p value (0,491) > α (0,05) dan terdapat hubungan antara persepsi kelarga terhadap penyakit p value (0,000) < α (0,05), biaya perawatan p value (0,003) < α (0,05), proses perawatan p value (0,004) < α (0,05) terhadap stres keluarga dalam merawat penderita kanker serviks. Direkomendasikan untuk tenaga kesehatan agar ikut serta memperhatikan kebutuhan psikososial keluarga, memberi dukungan kepada keluarga serta melakukan komunikasi terapeutik dengan keluarga pasien agar dapat mengurangi stres keluarga dalam merawat penderita kanekr serviks.
IDENTIFIKASI MASALAH MUSKULOSKELETAL PADA PENGENDARA TRANSPORTASI UMUM Khalil Gibran; Wan Nishfa Dewi; Siti Rahmalia Hairani Damanik
Jurnal Ners Indonesia Vol 10, No 2 (2020): MARET 2020
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.868 KB) | DOI: 10.31258/jni.10.2.216-228

Abstract

Masalah muskuloskeletal merupakan yang timbul pada usia produktif seperti pada pekerja khususnya pengendara. Masalah muskuloskeletal yang umum diketahui terdapat pada pekerja yaitu carpal tunnel syndrome dan nyeri punggung bawah. Penelitian ini bertujuan untuk meingidentifikasi masalah muskuloskeletal pada pengendara trasnportasi umum. Desain penellitian ini menggunakan desain deskriptif sederhana dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 100 pengendara atau pengemudi yang berkendara lebih dari 4,5 jam perhari yang menggunakan stratified random sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner berdasarkan konsep dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berada pada rentang umum dewasa awal (22-40 tahun) (79,8%), jenis kelamin laki-laki sebanyak (92,9%), mayoritas indeks massa tubuh dengan kategori obese (59,6%), dan dengan durasi bekerja lebih dari 8 jam (81,8%), pada masalah muskuloskeletal carpal tunnel syndrome mayoritas tidak mengalami (56,6%) dan nyeri punggung bawah mayoritas mengalami (60,9%). Penelitian ini diharapkan dapat menjadi saran dan masukan bagi responden agar dapat meningkatkan derajat kesehatan dan mencegah potensi masalah yang berkaitan dengan gangguan muskuloskeletal.
PERSEPSI CIVITAS AKADEMIKA TENTANG PENERAPAN KAWASAN TANPA ROKOK DI FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS RIAU Irna Yuliza; Febriana Sabrian; Bayhakki Bayhakki
Jurnal Ners Indonesia Vol 10, No 2 (2020): MARET 2020
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.229 KB) | DOI: 10.31258/jni.10.2.132-144

Abstract

Masalah  rokok merupakan salah satu faktor resiko terbesar penyakit tidak menular. Untuk mengontrol dampak dari produk tembakau, WHO memperkenalkan strategi smoke-free environtment atau KTR. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan persepsi mahasiswa, dosen, dan pegawai Fakultas Keperawatan tentang penerapan KTR berdasarkan aspek kognitif, afektif, dan konatif. Penelitian ini merupakan penelitian metode deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan simple random sampling untuk mahasiswa dan accidental sampling untuk dosen dan pegawai dengan jumlah responden 108 orang, terdiri dari 85 orang mahasiswa, 11 orang dosen, 12 orang pegawai. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner pengetahuan tentang KTR, sikap terhadap KTR, dan perilaku terhadap KTR. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan mahasiswa, dosen, dan pegawai mengenai KTR mayoritas mempunyai pengetahuan yang baik yaitu 90,6% mahasiswa, 90,9% dosen, 83,3%, pegawai. Mayoritas responden mempunyai sikap yang positif terhadap KTR yaitu 54,1% mahasiswa, 54,6% dosen, sementara sikap positif dan negatif pegawai mempunyai persentase yang sama yaitu 50,0%. Mayoritas dosen dan mahasiswa berperilaku positif yaitu 55,3% mahasiswa dan 63,6% dosen. Sementara mayoritas pegawai mempunyai perilaku yang  negatif  dengan persentase 66,7%. Saran yang diberikan adalah melakukan promosi dan sosialisasi mengenai KTR sehingga akan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan tindakan yang akan berdampak pada peningkatan dukungan untuk penerapan KTR.
GAMBARAN SIKAP IBU POSTPARTUM PADA KEPERCAYAAN BUDAYA MELAYU Mirawati Mirawati; Dian Roza Adila; Sekani Niriyah
Jurnal Ners Indonesia Vol 10, No 2 (2020): MARET 2020
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jni.10.2.122-131

Abstract

Periode postpartum dimulai sejak bayi dilahirkan dan kembalinya sistem organ reproduksi kekeadaan normal seperti semula, atau disebut juga trimester keempat kehamilan. Kebanyakan perilaku ibu pada masa postpartum dipengaruhi oleh faktor budaya yang memiliki berbagai kepercayaan dan praktik tradisional. Praktik kesehatan tradisional ini sering diterapkan wanita dan keluarga yang masa periode postpartum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran sikap ibu postpartum dengan kepercayaan budaya Melayu. Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain pendekatan retrospektif. Jumlah sampel penelitian 43 orang yang diambil menggunakan teknik non random sampling. Data dianalisis secara univariat menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian diperoleh sebanyak 31 (72,1%) orang responden memiliki sikap negatif pada budaya Melayu. Selama postpartum sikap ibu sudah baik sesuai dengan kesehatan, ibu sudah menjauhi kepercayaan budaya melayu selama masa postpartum.
GAMBARAN PENANGANAN PERTAMA KEJANG DEMAM YANG DILAKUKAN IBU PADA BALITA Hutri Engla Resti; Ganis Indriati; Arneliwati Arneliwati
Jurnal Ners Indonesia Vol 10, No 2 (2020): MARET 2020
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.316 KB) | DOI: 10.31258/jni.10.2.238-248

Abstract

Kejang demam adalah bangkitan kejang yang terjadi pada kenaikan suhu tubuh yang disebabkan oleh proses ekstrakranium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penanganan pertama kejang demam yang dilakukan ibu pada balita di wilayah Puskesmas Rawat Inap Tenayan Raya dan Simpang Tiga. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Penelitian ini dilakukan pada 52 orang ibu sebagai sempel yang diambil dari teknik non probability sampling dengan jenis total sampling. Alat ukur yang digunakan adalah lembar kuesioner yang telah dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Hasil penelitian menemukan bahwa sebagian responden telah melakukan penanganan pertama kejang demam yang terdiri dari bersikap tetap tenang dan  tidak panik (90,4%), tidak melonggarkan pakaian anak (86,5%), memiringkan kepala anak (69,2%), memasukkan sesuatu kedalam mulut anak  (75,0%), tidak mengukur suhu tubuh anak (84,6%), tidak mencatat lama kejang (92,3%), menyingkirkan benda tajam (71,2%), tidak memberikan diazepam rektal (82,7%) dan membawa anak ke dokter atau puskesmas (100,0%). Hasil penelitian ini merekomendasikan agar tenaga kesehatan khususnya perawat dapat meningkatkan promosi kesehatan tentang penanganan pertama kejang demam dengan cara memberikan pendidikan kesehatan atau memberikan leaflet.
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT TENTANG KESIAPSIAGAAN PELAYANAN KESEHATAN DALAM MENGHADAPI BENCANA BANJIR Indri Setiawati; Gamya Tri Utami; Febriana Sabrian
Jurnal Ners Indonesia Vol 10, No 2 (2020): MARET 2020
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jni.10.2.158-169

Abstract

Banjir merupakan suatu keadaan suatu daerah atau daratan terendam oleh air karena peningkatan volume air. Bencana banjir dapat mengakibatkan berbagai dampak kesehatan fisik dan mental, kerusakan infrastruktur, dan kerugian harta benda. Dampak tersebut dapat diminimalkan oleh perawat dengan kesiapsiagaan pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengetahuan dan sikap perawat tentang kesiapsiagaan pelayanan kesehatan dalam menghadapi bencana banjir dengan desain penelitian deskriptif. Penelitian ini melibatkan 42 sampel yang diambil dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang telah dilakukan uji validitas dan reliabilitasnya. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat untuk melihat distribusi frekuensi dalam bentuk persentase dan narasi mengenai pengetahuan dan sikap perawat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 22 responden (52,4%) belum memiliki pengetahuan kesiapsiagaan pelayanan kesehatan yang baik dan 24 responden (57,1%) belum memiliki sikap kesiapsiagaan pelayanan kesehatan yang baik. Mayoritas responden yang memiliki pengetahuan baik adalah responden dengan tingkat pendidikan Ners (75,0%), responden dengan lama kerja ≥10 tahun (72,2%), responden yang telah mengikuti pelatihan kegawatdaruratan (73,7%) dan pelatihan terkait bencana (75,0%), sedangkan responden yang memiliki sikap baik adalah responden dengan tingkat pendidikan Ners (75,0%) dan responden yang pernah mengikuti pelatihan terkait bencana (75,0%). Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar perawat meningkatkan pengetahuan dengan mempelajari literatur tentang bencana dan mengikuti pelatihan terkait bencana.
PENGARUH TERAPI REFLEKSI ALAT PIJAT KAYU (APIYU) DENGAN MINYAK ZAITUN TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI Windy Enola Putri; Wasisto Utomo; Gamya Tri Utami
Jurnal Ners Indonesia Vol 10, No 2 (2020): MARET 2020
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jni.10.2.170-181

Abstract

Hipertensi adalah suatu keadaan ketika tekanan darah di pembuluh darah meningkat secara kronis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi refleksi alat pijat kayu (APIYU) dengan minyak zaitun terhadap tekanan darah pada pasien dengan hipertensi. Metode yang digunakan pada penelitian adalah quasy experiment dengan pendekatan non-equivalent control group. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah 34 responden adalah kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pada kelompok eksperimen diberikan terapi refleksi Alat Pijat Kayu (APIYU) dengan minyak zaitun selama 30 menit dalam waktu 6 hari. Pada kelompok kontrol tidak diberikan intervensi. Kedua kelompok tetap mengkonsumsi obat hipertensi. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan setelah diberikan terapi. Alat ukur yang digunakan lembar observasi dan sphygmomanometer digital. Analisis yang digunakan adalah dependent t test dan independent t test. Hasil penelitian menunjukkan terjadi penurunan, rata-rata tekanan darah sistolik pada kelompok eksperimen pre test yaitu 149,26 mmHg dan post test yaitu 145,44 mmHg. Rata-rata tekanan darah diastolik pre test 92,55 mmHg dan post test 91,30 mmHg. Hasil uji statistik menunjukkan penurunan tekanan darah secara signifikan pada kelompok eksperimen dengan p value 0,000 (p < 0,05).  Hasil uji statistik mean tekanan darah sistol sesudah intervensi pada kelompok eksperimen dan kontrol diperoleh p value 0,000 (p < 0,05) dan mean tekanan darah diastol sesudah intervensi pada kelompok eksperimen dan kontrol diperoleh p value 0,014 (p < 0,05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa terapi refleksi Alat Pijat Kayu (APIYU) dengan minyak zaitun dapat menurunkan tekanan darah

Page 1 of 2 | Total Record : 11