cover
Contact Name
Ns,Yulia Irvani Dewi, M.Kep,Sp.Mat
Contact Email
jni@ejournal.unri.ac.id
Phone
+62761-31162
Journal Mail Official
jni@ejournal.unri.ac.id
Editorial Address
Fakultas Keperawatan Universitas Riau, Jl. Pattimura No. 09 Gedung G Pekanbaru-Riau, Kode Pos 28131, Telp : 0761-31162, Fax : 0761-855928
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners Indonesia
Published by Universitas Riau
ISSN : 20872763     EISSN : 26853116     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ners Indonesia berisikan artikel tulisan ilmiah dalam bentuk hasil-hasil penelitian dan non penelitian, kajian analisis, aplikasi dan review tentang bidang ilmu keperawatan, masalah-masalah keperawatan, aplikasi dan penanganan keperawatan. Jurnal Ners Indonesia diterbitkan sejak September 2010 oleh Program Studi Ilmu Keperawatan dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Pekanbaru. Terbit dua kali dalam setahun yaitu September dan Maret.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2018): SEPTEMBER 2018" : 10 Documents clear
HUBUNGAN KONSEP DIRI PADA REMAJA TERHADAP KEMAMPUAN MENGHADAPI PERILAKU BULLYING DI SMKN 2 PEKANBARU Muhammad Hadyan Nubli. M; Erna Marni; Yecy Anggreny
Jurnal Ners Indonesia Vol 9, No 1 (2018): SEPTEMBER 2018
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.543 KB) | DOI: 10.31258/jni.9.1.51-58

Abstract

Bullying di sekolah merupakan kasus yang sering didengar dan banyak terjadi hingga saat ini serta belum bisa berhenti. Hal ini berdampak terhadap perkembangan psikologi pada remaja. Sekolah seharusnya menjadi tempat yang menyenangkan, namun bullying di sekolah berubah menjadi tempat yang mengerikan, bahkan mengancam jiwa. Menghadapi perilaku bullying ini diperlukan suatu cara, salah satunya dengan mempunyai konsep diri yang positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsep diri pada remaja terhadap kemampuan menghadapi perilaku bullying. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di SMKN 2 Pekanbaru pada kelas X dan XI menggunakan teknik quota sampling dengan sampel berjumlah 333 orang. Hasil analisa univariat diperoleh sebagian besar konsep diri yang positif pada remaja berjumlah  178 orang (53,5%),  kemampuan menghadapi perilaku bullying positif berjumlah  180 orang (54,1%), hubungan konsep diri pada remaja terhadap kemampuan menghadapi perilaku bullying di SMKN 2 Pekanbaru (p value=0,000 < 0,05). Kesimpulan pada penelitian ini diketahui bahwa ada hubungan yang signifikan antara konsep diri pada remaja terhadap kemampuan menghadapi perilaku bullying di SMKN 2 Pekanbaru. Diharapkan bagi remaja untuk dapat mengembangkan konsep diri yang positif dengan cara mengikuti kegiatan positif yang ada disekolah seperti aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, bergabung didalam OSIS.
GAMBARAN DETEKSI DINI PENYAKIT GAGAL GINJAL KRONIK PADA MASYARAKAT KECAMATAN TAMBANG, KABUPATEN KAMPAR Sofiana Nurchayati; Tukimin bin Sansuwito; Siti Rahmalia
Jurnal Ners Indonesia Vol 9, No 1 (2018): SEPTEMBER 2018
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.447 KB) | DOI: 10.31258/jni.9.1.11-18

Abstract

Gagal ginjal kronik (GGK) menjadi masalah kesehatan masyarakat global yang prevalensi dan mortalitas penyakit ini cenderung tinggi. GGK merupakan penyakit progresif yang biasanya menimbulkan dampak sosial ekonomi yang besar. Pengukuran tekanan darah dan kadar glukosa darah telah dikenal sebagai cara terbaik untuk deteksi dini penyakit ini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran deteksi dini GGK pada masyarakat Kecamatan Tambang. Pengukuran tekanan darah dengan menggunakan tensimeter digital yang telah divalidasi dan pemeriksaan kadar gula darah sewaktu dengan menggunakan glukometer telah dilakukan untuk 47 orang yang dipilih berdasarkan teknik simple randome. Analisis univariat menunjukan bahwa sebagian responden didominasi oleh perempuan (43 orang / 91,5%),  lansia awal (17 orang/36,2%), mengalami hipertensi ringan 20 orang (42,5%), gula darah normal 46 orang (97,8%). Sebagai kesimpulan bahwa meskipun mayoritas penduduk kecamatan tambang mempunyai kadar gula darah yang normal, mereka memiliki salah satu faktor risiko terjadinya GGK jika tekanan darah penderita hipertensi tidak terkontrol. Direkomendasikan kepada Puskesmas sebagai pusat pelayanan di tingkat dasar dalam komunitas/masyarakat hendaknya mampu memberikan pendidikan kesehatan pencegahan GGK secara berkelanjutan sehingga derajat kesehatan masyarakat akan semakin meningkat.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU PENCEGAHAN HIV/AIDS PADA IBU RUMAH TANGGA Rahmah Fitrianingsih; Yulia Irvani Dewi; Rismadefi Woferst
Jurnal Ners Indonesia Vol 9, No 1 (2018): SEPTEMBER 2018
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.857 KB) | DOI: 10.31258/jni.9.1.59-71

Abstract

Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) merupakan sekumpulan gejala penyakit yang disebabkan oleh virus yang mudah menular dan mematikan juga merusak sistem kekebalan tubuh.Kelompok yang rentan adalah IRT. Hal ini disebabkan perilaku pencegahan yang masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk  menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pencegahan HIV/AIDS dengan desain penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 100 orang responden yang diambil berdasarkan kriteria inklusi menggunakan teknik cluster sampling.Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang telah diuji validitas dan reabilitas. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat untuk mengetahui distribusi frekuensi dan analisa bivariat menggunakan uji Chi Square untuk variabel faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pencegahan HIV/AIDS. Hasil penelitian analisis univariat menunjukkan mayoritas IRT berada dalam rentang usia 26-35 tahun (37%), beragama Islam (94%), pekerjaan wiraswasta (46%), istri yang tidak melakukan pemeriksaan HIV/AIDS (88%), dan suami yang tidak melakukan pemeriksaan HIV/AIDS (95%). Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan pengetahuan (p value 0.023) dan pendidikan ( p value 0.004) terhadap perilaku pencegahan. Variabel yang tidak berhubungan adalah sikap (p value 0.199), ekonomi (p value 0.641) dan lama menikah (p value 0.275) terhadap perilaku pencegahan HIV/AIDS. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan IRT lebih peduli terhadap kesehatannya dengan melakukan upaya pencegahan HIV/AIDS.
INTERVENSI MENGUNYAH PERMEN KARET EFEKTIF MENCEGAH DAN MENURUNKAN DERAJAT MUKOSITIS ORAL PADA ANAK YANG MENJALANI KEMOTERAPI Agnita Utami; Allenidekania Allenidekania; Happy Hayati
Jurnal Ners Indonesia Vol 9, No 1 (2018): SEPTEMBER 2018
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.27 KB) | DOI: 10.31258/jni.9.1.87-96

Abstract

Mukositis oral merupakan efek samping  yang paling sering dialami anak yang menjalani kemoterapi. Mukositis menyebabkan gangguan fisiologis dan fungsional yang menurunkan kualitas hidup anak kanker.  Mengunyah permen karet merupakan salah satu intervensi non farmakologis yang dapat dilakukan untuk mengatasi mukositis oral. Tujuan penelitian ini adalah melihat efektivitas mengunyah permen karet dalam menurunkan derajat mukositis oral. Penelitian ini melibatkan 40 orang pasien anak yang terbagi dalam dua kelompok yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol Hasil analisis statistik menunjukkan mengunyah permen karet lebih efektif dibandingkan berkumur larutan chlorhexidine (p= 0,008). Mengunyah permen karet dapat digunakan sebagai salah satu protokol perawatan mulut pada anak yang mendapatkan kemoterapi.
STUDI FENOMENOLOGI: KUALITAS HIDUP PASIEN HIPERTENSI SETELAH MENJALANI TERAPI BEKAM Andika Syahputra; Wan Nishfa Dewi; Riri Novayelinda
Jurnal Ners Indonesia Vol 9, No 1 (2018): SEPTEMBER 2018
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.24 KB) | DOI: 10.31258/jni.9.1.19-32

Abstract

Pasien yang menderita hipertensi cenderung menyebutkan bahwa dirinya memiliki status kesehatan yang rendah dibandingkan dengan yang tidak hipertensi. Status kesehatan ini dapat mengindikasikan kualitas hidup yang tidak baik yang akan mempengaruhi fungsi fisik, psikologis, sosial, dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi lebih mendalam bagaimana kualitas hidup pasien hipertensi setelah menjalani terapi bekam di Rumah Sakit Ibu dan Anak Zainab. Data didapatkan dengan melakukan wawancara semi-struktur terhadap 3 orang partisipan yang diambil berdasarkan kriteria inklusi menggunakan tehnik purposive sampling. Hasil wawancara dianalisa dengan menggunakan metode Colaizzi. Hasil penelitian mengelompokkan empat tema yaitu: perubahan respon fisiologis: dapat menghilangkan rasa nyeri, menurunkan tekanan darah, meningkatkan kualitas tidur, perubahan respon psikologis: dapat memberikan perasaan positif seperti rasa senang, rasa nyaman serta mengandung nilai spiritual, perubahan dalam interaksi dan dukungan sosial: dapat meningkatkan interaksi sosial, memperoleh dukungan sosial, dan perubahan dalam aspek lingkungan: ekonomi yaitu harga pengobatan terjangkau dan fasilitas yang nyaman, aman, bersih, serta mudah diakses. Hasil dari penelitian ini merekomendasikan bagi pasien hipertensi agar tetap menjalani terapi bekam sebagai alternatif terapi komplementer.
PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DENGAN PEMBERIAN IMUNISASI VAKSIN DT PADA BULAN IMUNISASI ANAK SEKOLAH Yuliani Putri Pratiwi; Mitra Mitra; Erna Marni
Jurnal Ners Indonesia Vol 9, No 1 (2018): SEPTEMBER 2018
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1041.371 KB) | DOI: 10.31258/jni.9.1.72-79

Abstract

Difteri dapat menyebabkan kematian karena menyerang saluran pernapasan dengan menimbulkan sesak  napas. Difteri dapat dicegah melalui pemberian imunisasi vaksin DT. Cakupan imunisasi DT di Kota Pekanbaru masih rendah yaitu 73,89%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan pemberian imunisasi vaksin difteri tetanus (DT) di Wilayah Kerja Puskesmas Lima Puluh Kota Pekanbaru. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain cross sectional menggunakan teknik sampling systematic random sampling dengan menyebarkan kueioner sebanyak 193 kueisioner kepada ibu yang memiliki anak kelas 1 SD, analisis data menggunakan uji ­chi-square. Proporsi imunisasi vaksin DT yaitu 79,8%, sebagian besar ibu memiliki pengetahuan baik sebanyak 63,2% dan sikap positif sebanyak 75,1%. Hasil bivariat didapatkan adanya hubungan pengetahuan dengan pemberian imunisasi vaksin DT (p value: 0,008) dan tidak terdapat hubungan sikap dengan pemberian imunisasi vaksin DT (Pvalue: 0,455). Untuk itu, kepada tenaga kesehatan disarankan memberikan penyuluhan kesehatan tentang manfaat imunisasi vaksin DT, kandungan, waktu, dan durasi pemberian vaksin DT kepada ibu yang memiliki anak usia sekolah untuk meningkatkan status kelengkapan imunisasi.
TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP WANITA PASANGAN USIA SUBUR (PUS) TERHADAP IMUNISASI VAKSIN HPV Sukma Rahmayanti; Asfeni Asfeni; Sekani Niriyah
Jurnal Ners Indonesia Vol 9, No 1 (2018): SEPTEMBER 2018
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.011 KB) | DOI: 10.31258/jni.9.1.33-40

Abstract

Kesehatan reproduksi adalah kemampuan seseorang dalam berproduksi, dapat menghasilkan anak yang sehat, serta aman dalam proses hubungan seksual. Penyakit yang sering menyerang organ reproduksi wanita salah satunya kanker serviks. Kanker serviks merupakan penyakit penyebab kematian biasanya menyerang wanita pada pasangan usia subur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap wanita pasangan usia subur terhadap imunisasi vaksin HPV di wilayah kerja Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo Pekanbaru. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dan teknik sampling yang digunakan adalah Stratified Random Sampling kepada 100 responden. Hasil penelitian didapatkan mayoritas wanita PUS memiliki tingkat pengetahuan cukup sebanyak 39 responden (39,0%) dan sikap negatif sebanyak 51 responden (51,0%). Hasil uji chi square terdapatnya hubungan antara tingkat pengetahuan terhadap imunisasi vaksin HPV dengan p value 0,024 (<0,05) dan terdapat hubungan antara sikap terhadap imunisasi vaksin HPV dengan p value 0,009 (<0,05). Disarankan kepada tenaga kesehatan untuk lebih aktif dalam memberikan informasi tentang pencegahan kanker serviks dengan imunisasi vaksin HPV berupa penyuluhan dan pemberian leaflet untuk dibaca dan dibawa pulang, sehingga wanita PUS dapat memperhatikan kesehatan reproduksi yang akan berdampak terhadap penurunan angka kesakitan dan kematian akibat kanker serviks.
TERAPI ALQURAN MEMINIMALKAN RISIKO DEPRESI IBU HAMIL DENGAN FETAL ANOMALY: PENERAPAN EVIDENCE BASED PRACTICE Vella Yovinna Tobing; Yati Afiyanti; Tri Budiati
Jurnal Ners Indonesia Vol 9, No 1 (2018): SEPTEMBER 2018
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.224 KB) | DOI: 10.31258/jni.9.1.80-86

Abstract

Kehamilan dengan fetal anomaly menimbulkan distres pada orang tua, terlebih jika kehamilan tersebut merupakan kehamilan yang sangat diharapkan dan sudah direncanakan. Stres yang dirasakan karena adanya pengalaman tidak menyenangkan berupa kehilangan dapat memberikan dampak berupa trauma pada kehamilan berikutnya. Studi kasus ini dilakukan pada dua pasien yang didiagnosa mengalami fetal anomaly pada kehamilannya yang berlokasi di salah satu rumah sakit rujukan Nasional. Studi kasus ini dilakukan dengan mengaplikasikan evidence based practice (EBP) yang dilakukan dari masa kehamilan sampai dengan masa postpartum. Umumnya, ibu dan keluarga merasakan kesedihan, kecemasan, membutuhkan informasi terkait kelainan dan juga dilema dalam membuat keputusan terkait terminasi kehamilan. Salah satu intervensi keperawatan yang dapat dilakukan untuk meminimalisir dampak kehilangan yaitu dengan melakukan pendekatan spiritual. Metode pelaksanaan EBP terkait pendekatan spiritual pada studi ini adalah dengan mendengarkan bacaan Alquran. Edinburgh Postnatal Depression Scale digunakan sebagai alat ukur untuk menilai risiko depresi, dengan pertimbangan skala ini berisi pertanyaan yang sedikit dan mudah untuk dianalisis. Hasil penerapan EBP, terdapat perubahan nilai skala depresi menuju kearah positif, sehingga mendengarkan bacaan Alquran dapat dijadikan salah satu intervensi bagi perempuan yang didiagnosis mengalami kehamilan dengan fetal anomaly untuk meminimalisir risiko depresi.
GAMBARAN FAKTOR RISIKO OBSTRUCTIVE SLEEP APNEA (OSA) PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 (DM TIPE 2) Lara Okta Ningsih; Gamya Tri Utami; Jumaini Jumaini
Jurnal Ners Indonesia Vol 9, No 1 (2018): SEPTEMBER 2018
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.875 KB) | DOI: 10.31258/jni.9.1.41-50

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 (DM tipe 2) merupakan salah satu penyakit kronis yang banyak terjadi di masyarakat. Salah satu kondisi yang berhubungan gangguan tidur Obstructive Sleep Apnea (OSA) adalah DM tipe 2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor risiko OSA pada pasien DM Tipe 2 dengan desain penelitian deskriptif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 57 orang responden DM Tipe 2 yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner Berlin unruk mengukur tingkat risiko OSA dan dan alat ukur meteran dan timbangan berat badan untuk mengukur lingkar leher dan kejadian obesitas. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat untuk melihat distribusi frekuensi faktor risiko OSA pada pasien DM tipe 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 35 responden yang memiliki risiko tinggi terhadap OSA, dimana proporsi responden berdasarkan usia dewasa awal (100%) dan manula (100%), proporsi responden berdasarkan indeks massa tubuh responden yang mengalami obesitas sebanyak 76,5%, proporsi responden berdasarkan jenis kelamin laki-laki (71%), proporsi responden berdasarkan lingkar leher sebanyak 71,4% responden memiliki lingkar leher besar, proporsi responden berdasarkan status merokok sebanyak 62,5% responden adalah perokok. Dari hasil penelitian ini maka diharapkan kepada masyarakat agar dapat mencegah dan mengontrol terjadinya OSA dengan mengontrol berat badan dan menerapkan gaya hidup yang sehat.
GAMBARAN ASUHAN KEPERAWATAN DIMENSI SPIRITUAL DI RUANGAN KARDIOVASKULER RSUD ARIFIN ACHMAD Safri Safri; Sofiana Nurchayati; Siti Rahmalia
Jurnal Ners Indonesia Vol 9, No 1 (2018): SEPTEMBER 2018
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (768.135 KB) | DOI: 10.31258/jni.9.1.1-10

Abstract

Kebutuhan spiritual adalah suatu kebutuhan yang bersifat universal dan merupakan bagian dari kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran asuhan keperawatan dimensi spiritual pada pasien gangguan kardiovaskuler. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif sederhana untuk mengetahui gambaran asuhan keperawatan dimensi spiritual di ruang kardiovaskuler RSUD Arifin Achmad. Sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik total sampling dengan jumlah 16 responden yaitu perawat di ruang CVCU RSUD Arifin Achmad yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian ini diketahui 81,3 % selalu meminta pasien untuk berdoa demi kesembuhannya, 87,5 % selalu mengucapkan salam sebelum masuk ke ruang perawatan, 68,8 % selalu berbagi perasaan dengan pasien di ruang perawatan, 31,3 % selalu mengorientasikan fasilitas ibadah yang tersedia di Rumah Sakit, 68,8 % selalu menyusun bersama pasien tentang rencana ritual ibadah yang akan dilaksanakan selama pasien dirawat, 68,8 % selalu melakukan pengkajian dimensi spiritual pasien, 68,8 % selalu mengangkat diagnosa keperawatan dimensi spiritual pasien, namun tidak dilakukan pencatatan yang benar pada rekam medis pasien. Perawat yang bekerja di unit kardiovaskular sebenarnya telah memberikan asuhan keperawatan dimensi spiritual yang sebaiknya dicatat dalam Rekam Medis. Diharapkan perawat dapat meningkatkan kompetensi intervensi keperawatan spiritual.

Page 1 of 1 | Total Record : 10