cover
Contact Name
Fitra Rizal
Contact Email
rizal@iainponorogo.ac.id
Phone
+6281230038302
Journal Mail Official
etihad@iainponorogo.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Ponorogo Kampus II Jenangan Ponorogo Jawa Timur Indonesia 63492 Telp. (0352) 3576565 Fax. (0352) 3591451 E-mail: etihad@iainponorogo.ac.id
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Etihad: Journal of Islamic Banking and Finance
ISSN : 2807730X     EISSN : 28076915     DOI : https://doi.org/10.21154/etihad
Etihad: Journal of Islamic Banking and Finance accepts original manuscripts in Islamic banking and finance (covering bank and non-bank financial institutions), manuscripts in the form of research reports, case reports, theory application, critical studies and literature reviews.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2022)" : 12 Documents clear
Sukuk Negara Sebagai Alternatif Pembiayaan APBN di Indonesia Nisak, Khoirun
Etihad: Journal of Islamic Banking and Finance Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/etihad.v2i1.4199

Abstract

The State Budget deficit that has continued for years has forced the government to find out an alternative debt financing other than foreign loans and the issuance of Government Bonds (SUN). In 2008 the government first issued Islamic Bonds (Sukuk Negara/SBSN) as an instrument for financing the budget deficit. After fourteen years, the number of issuance of Sukuk Negara/SBSN has increased every year with various different SBSN series. This research aims to known more about the mechanism for issuing Sukuk Negara and its implementation as an instrument for financing the budget deficit. This research uses a qualitative methodology. Through literature review in this research, it is known that Sukuk Negara have a major role in financing the State Budget deficit and to financing the development of government projects. The issuance of SBSN also plays a role in encouraging the growth of Islamic finance in Indonesia. Defisit APBN yang terus terjadi selama bertahun-tahun membuat pemerintah berupaya untuk mencari alternatif pembiayaan utang selain pinjaman luar negeri dan penerbitan Surat Utang Negara (SUN). Tahun 2008 pemerintah pertama kali menerbitkan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) sebagai instrumen pembiayaan defisit anggaran. Setelah berjalan empat belas tahun, jumlah penerbitan Sukuk Negara mengalami peningkatan setiap tahun dengan berbagai seri SBSN yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam mekanisme penerbitan Sukuk Negara dan implementasinya sebagai salah satu instrumen pembiayaan defisit anggaran. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif. Melalui kajian literatur dalam penelitian ini diketahui bahwa Sukuk Negara memiliki peran besar dalam membiayai defisit APBN dan membiayai pembangunan proyek pemerintah. Penerbitan Sukuk Negara juga berperan dalam mendorong pertumbuhan keuangan syariah di Indonesia.
Peran Akuntan Syariah dalam Menghadapi Society 5.0 Pada Era VUCA Fitriani, Ajeng Pipit
Etihad: Journal of Islamic Banking and Finance Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/etihad.v2i1.4464

Abstract

The sharia accountant profession faced many challenges in the VUCA era, which was an era full of uncertainty the loss of existing barriers in the business world. It is an obligation for sharia accountants to be able to answer all existing challenges so that they can continue to hold the accountant profession professionally and not abandon sharia principles. This research uses a qualitative approach with literature review analysis taken from various existing sources and relevant to the research discussion. From the results of the analysis carried out, it was found that to face society 5.0 in the VUCA era, there are several strategies that must be carried out by Sharia accountants. The first is to stick to sharia principles, develop digital skills, and be sensitive to technological developments. Based on this discussion, it can be concluded that Sharia accountants have a very large role in facing society 5.0 in the VUCA era which is strategic and consultative.Profesi akuntan syariah menghadapi banyak sekali tantangan pada era VUCA, yang merupakan sebuah era yang penuh dengan ketidakpastian dan hilangnya sekat-sekat yang ada dalam dunia usaha. Menjadi sebuah kewajiban bagi akuntan syariah untuk dapat menjawab seluruh tantangan yang ada hingga dapat terus memegang profesi akuntan dengan profesional dan tidak meninggalkan prinsip syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis literature review yang diambil dari berbagai sumber yang ada dan relevan dengan pembahasan penelitian. Dari hasil analisis yang dilakukan ditemukan hasil bahwa untuk menghadapi society 5.0 pada era vuca, ada beberapa strategi yang harus dilakukan oleh akuntan syariah. Pertama yaitu berpegang teguh pada prinsip-prinsip syariah, melakukan pengembangan dalam kecakapan digital, serta peka terhadap perkembangan teknologi. Berdasarkan pembahasan tersebut dapat disimpulkan bahwa akuntan syariah memiliki peran yang sangat besar dalam menghadapi society 5.0 pada era VUCA yang bersifat strategis maupun konsultatif.

Page 2 of 2 | Total Record : 12