cover
Contact Name
Hasanuddin
Contact Email
prismafisika@physics.untan.ac.id
Phone
+65895372682757
Journal Mail Official
prismafisika@physics.untan.ac.id
Editorial Address
Kantor Jurusan Fisika, Komplek Fakultas MIPA, Universitas Tanjungpura Jl. Proff. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
PRISMA FISIKA
ISSN : 23378204     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal ini berisi publikasi ilmiah hasil penelitian di bidang fisika baik yang bersifat teoritis maupun terapan.
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2022)" : 21 Documents clear
Konduktivitas termal papan komposit berlapis dari ampas tebu dan serat sabut kelapa dengan variasi perekat urea formaldehida Julia Bela Kart; Azrul Azwar; Yudha Arman
PRISMA FISIKA Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v10i1.53587

Abstract

Penelitian papan komposit berbasis ampas tebu dan serat sabut kelapa dengan variasi urea formaldehid telah berhasil dilakukan.Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis pengaruh dari varisi perekat urea formaldehid terhadap konduktivitas termal pada papan komposit.Penelitian ini dilakukan menggunakan alat Thermal Conductivity Apparatus. Papan komposit dibuat struktur tiga lapis dengan perbandingan ampas tebu dan serat sabut kelapa 50:50 dengan tebunya sebagai face dan back sehingga perbandingan yang awalnya 50 dibagi menjadi dua. Variasi kadar perekat urea formladehida yang digunakan pada penelitian ini yaitu 6%,8%,10%,12%,dan 14%. Hasil penelitian menunjukan hasil konduktivitas termal dari setiap sampel berkisar antara 0,029 W/m.K. sampai dengan 0,069 W/m.K. Hasil nilai konduktivits termal dan kerapatan dari penelitian yang dilakukan bervariasi. Untuk nilai konduktivitas termal yang baik didapatkan pada sampel 3 dengan nilai 0,026 W/m.K. Untuk penambahan kadar perekat sangat berpengaruh terhadap nilai konduktivitas termal. Dan variasi dari hasil konduktivitas termal sampel Hal ini diduga pada proses pencampuran(blending) antara perekat dengan ampas tebu dan serat sabut kelapa  tidak tersebar secara rata pada seluruh bagian papan komposit dikarenakan proses pencampuran secara manual sehingga menyebabkan sebaran perekat pada serbuk tidak merata pada seluruh bagian papan komposit dan hanya terkonsentrasi hanya dibeberapa bagian.
Analisis Respon Optik Nanopartikel Berbentuk Bola Berlapis Non-Konsentris dengan aproksimasi Quasi-Static Riko Bintasa; Azrul Azwar; Bintoro Siswo Nugroho
PRISMA FISIKA Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v10i1.53433

Abstract

Telah dilakukan simulasi mengenai respons optik pada nanopartikel logam berbentuk bola berlapis dengan pendekatan quasi-static. Inti dari nanopartikel logam berlapis dianggap memiliki konstanta dielektrik yang sama dengan konstanta dielektrik lingkungan sehingga inti menjadi sebuah rongga di dalam nanopartikel berbentuk bola. Rongga di dalam nanopartikel berbentuk bola logam bisa diatur posisinya sehingga dapat menghasilkan bentuk nanopartikel logam berlapis dengan inti yang tidak konsentris terhadap lapisannya. Spektrum hamburan logam sangat dipengaruhi oleh pergeseran rongga di dalam nanopartikel. Ketika rongga berada pada posisi yang konsentris, spektrum yang hasilkan adalah spektrum dengan profil simetris atau profil Lorenztian, tetapi saat rongga berada pada posisi yang tidak konsentris, muncul spektrum baru yang memiliki bentuk asimetris atau dikenal dengan profil Fano. Kuat lemahnya spektral Fano yang dihasilkan juga sangat bergantung pada besarnya nilai pergeseran rongga didalam nanopartikel. Nilai pergeseran rongga yang semakin besar membuat spektral Fano semakin melemah.
Analisis Empirical Orthogonal Function (EOF) dari Variabilitas Antartahun dan Dekadal Anomali Tinggi Muka Laut (SSHA) di Laut China Selatan Moehammad Ediyan Raza Karmel; Syaulina Azmi
PRISMA FISIKA Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v10i1.54260

Abstract

Dengan menggunakan metode empirical orthogonal function (EOF) dari anomali tinggi muka laut (SSHA), variabilitas spasial dan hubungannya dengan pola sirkulasi atmosfer serta indeks iklim skala besar akan diteliti. Dari hasil analisis spasial anomali tinggi muka laut (SSHA) menggunakan metode EOF, ditemukan keterkaitan yang kuat antara respon SSHA Laut China Selatan terhadap mode iklim dekadal yakni Pacific Decadal Oscillation. Variabilitas spasial ini turut digerakkan oleh mode musiman dan tahunan seperti monsun dan ENSO, khususnya di beberapa sub-area. Namun, secara umum korelasi spasial dari PDO terhadap SSHA lebih besar dibandingkan nilai korelasi ENSO. Ketika PDO sedang memasuki fase panas atau dingin yang cukup kuat, maka nilai anomali tinggi muka laut menjadi lebih rendah, begitu pula sebaliknya. Stress angin serta sirkulasi gira skala meso menjadi penggerak utama siklus permukaan di Laut China Selatan.
Identifikasi Lapisan Bawah Permukaan Disekitar Terjadinya Semburan Gas Dengan Menggunakan Metode Geolistrik Tahanan Jenis Konfigurasi Schlumberger Di Desa Sungai Nipah Kabupaten Mempawah Sarifah Sarifah; Okto Ivansyah; Radhitya Perdhana
PRISMA FISIKA Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v10i1.53598

Abstract

Penelitian mengenai identifikasi keberadaan gas di bawah permukaan dengan menggunakan metode geolistrik konfigurasi schlumberger telah dilakukan di Desa Sungai Nipah Kecamatan Jongkat Kabupaten Mempawah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan indikasi gas biogenik dan litologi bawah permukaan didaerah penelitian. Identifikasi ini dilakukan dengan menggunakan 4 titik lokasi yang berbeda-beda dan pengolahan data menggunakan software IPi2win. Berdasarkan hasil interpretasi data penelitian bahwa tidak terdapat titik kantong gas pada daerah penelitian. Namun terdapat unsur yang menyebabkan terbentuknya gas biogenik di bawah permukaan. Material yang memicu terbentuknya gas biogenik adalah lempung dan pasir yang berasosiasi dengan fluida dimana lempung dan pasir tersebut sebagai tempat bermigrasinya gas biogenik.
Rancang Bangun Sistem Pengukuran Suhu Badan dan Pemantauan Pengunjung Secara Non-Concact Menggunakan Smartphone Muhammad Azis Dwi Ludfi Irfandi; Bintoro Siswo Nugroho; Hasanuddin Hasanuddin
PRISMA FISIKA Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v10i1.53438

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengukuran suhu badan dan pemantauan pengunjung secara non-contact menggunakan smartphone. Sistem perangkat secara garis besar terdiri atas modul NodeMCU ESP8266, sensor MLX90614, buzzer, selenoid, LCD, dan modul relay. Sistem juga dilengkapi dengan kamera pemantau, yang terdiri dari Modul ESP32 CAM, dan FTDI. Modul NodeMCU ESP8266 dan ESP32 CAM akan memproses data sehingga suhu tubuh dan pemantauan pengunjung akan tampil di smartphone aplikasi Blynk dengan delay ± 1 detik. Agar memperoleh hasil yang akurat, jarak yang tepat untuk mendeteksi suhu badan adalah 0,5–1 cm. Semakin jauh pengukuran antara sensor dan tubuh, semakin tidak akurat hasil suhu yang dideteksi, karena adanya pengaruh suhu lingkungan. Pengujian alat terbagi menjadi dua tahap, yaitu pengujian sensor suhu MLX90614 dan pengujian alat keseluruhan. Sensor suhu MLX90614 dibandingkan dengan sensor suhu standar, yaitu thermometer gun. Setelah dilakukan pengujian, sensor MLX90614 memiliki rata-rata error sebesar 2,30%. Pengujian sistem dilakukan dengan 10 sampel. Secara keseluruhan sistem yang dirancang dapat bekerja dengan baik dalam mengukur suhu dan pemantauan pengunjung secara non-contact menggunakan smartphone.
Studi Kapasitansi dan Konstanta Dielektrik Pada Karbon Aktif Tandan Kosong Kelapa Sawit Parnasari Parnasari; Mega Nurhanisa; Bintoro Siswo Nugroho
PRISMA FISIKA Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v10i1.54333

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang studi kapasitansi dan konstanta dielektrik pada karbon aktif tandan kosong kelapa sawit. Karakteristik kelistrikan yang diamati yaitu kapasitansi dan konstanta dielektrik serta mengetahui pengaruh variasi nilai frekuensi terhadap nilai konstanta dielektrik. Pengukuran nilai konstanta dielektrik menggunakan kapasitor keping sejajar dengan ukuran 9,74 cm × 2 cm berjarak 0,505 cm, ditengahnya diletakkan karbon aktif tandan kosong kelapa sawit sebagai bahan dielektrik dan dihubungkan dengan sumber tegangan AC dari frekuensi 100 – 2000 Hz. Nilai konstanta dielektrik pada suhu aktivasi 700oC memiliki nilai konstanta paling tinggi dibandingkan suhu aktivasi 600oC dan 500oC. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa karbon aktif yang diaktivasi pada suhu 500oC nilai konstanta dielektrik tertinggi pada frekuensi 400 Hz yaitu (0,539 ± 0,034) dan nilai konstanta dielektrik terendah pada frekuensi 2000 Hz yaitu (0,421 ± 0,026). Pada suhu aktivasi 600oC nilai konstanta dielektrik tertinggi pada frekuensi 100 Hz yaitu (1,168 ± 0,0759) dan nilai konstanta dielektrik terendah pada frekuensi 400 Hz yaitu (0,959 ± 0,0657). Sedang pada suhu aktivasi 700oC memiliki nilai konstanta dielektrik tertinggi pada frekuensi 700 Hz yaitu (2,104 ± 0,0248) dan nilai konstanta dielektrik terendah pada frekuensi 2000 Hz yaitu (1,658 ± 0,0195). Pada frekuensi rendah nilai konstanta dielektrik mengalami fluktuasi sehingga nilainya sedikit acak. Bahan dielektrik seperti karbon, dalam rentang frekuensi sumber tegangan 0 sampai 2000 Hz tidak terlalu menunjukkan perubahan nilai konstanta dielektriknya.
Analisis Dinamika Respons Optis Semiconductor Quantun Dots Three Level Sistem Bertipe Lamda Riani Riani; Bintoro Siswo Nugroho
PRISMA FISIKA Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v10i1.62263

Abstract

Telah dilakukan penelitian secara teoretik pada SQD three level sistem bertipe lamda untuk menentukan respons optis yang muncul ketika sistem disinari laser pada intensitas tertentu. Penyelesaian SQD secara analitik menggunakan persamaan density matrix  menghasilkan persamaan diferesial tergandeng, selanjutnya persamaan density matrix diselesaikan secara numerik menggunakan metode Runge-Kutta Fehlberg (RKF 45). Dari metode ini diperoleh nilai populasi dan koheren dari elemen density matrix yang digunakan untuk menghitung respons optis pada SQD. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pada intensitas rendah osilasi populasi keadaan dasar hanya dapat terjadi ketika frekuensi keadaan saling beresonansi. Sedangkan populasi pada keadaan yang tidak beresonansi akan menunjukkan osilasi yang tidak jelas. Selain itu peningkatan intensitas yang diberikan oleh cahaya juga mempengaruhi osilasi populasi, semakin besar intensitas yang diberikan maka semakin besar amplitudo osilasi yang dihasilkan. Hal ini disebabkan oleh adanya peningkatan frekuensi Rabi seiring meningkatnya intensitas cahaya datang yang diberikan. Kata Kunci : SQD, density matrix, respon optis, populasi, spektrum energi
Penentuan Jenis Distribusi Probabilitas dan Intensitas Curah Hujan di Pulau Kalimantan Monica Monica; Muliadi Muliadi; Riza Adriat
PRISMA FISIKA Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v10i1.62642

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang penentuan jenis distribusi probabilitas dan intensitas curah hujan di Pulau Kalimantan. Tujuan penelitian ini adalah menentukan jenis distribusi probabilitas dan intensitas curah hujan di Pulau Kalimantan. Data yang digunakan adalah data curah hujan harian maksimum di Pulau Kalimantan periode tahun 1992-2021 pada 5 stasiun yaitu Stasiun Meteorologi Supadio, Stasiun Meteorologi Beringin, Stasiun Meteorologi Temindung, Stasiun Meteorologi Gusti Syamsir Alam, dan Stasiun Meteorologi Juwata. Penelitian ini menggunakan metode Mononobe untuk menghitung intensitas curah hujan dan penggambaran kurva Intensity Duration Frequency (IDF). Hasil penelitian ini menunjukkan jenis distribusi probabilitas yang sesuai dengan data curah hujan pada 5 stasiun yang ada di Pulau Kalimantan yaitu log pearson type III. Hasil kurva IDF menunjukkan bahwa intensitas tinggi terjadi pada durasi 5 menit dan selalu meningkat dari kala ulang 2 tahunan hingga 100 tahunan serta hujan deras berlangsung dalam waktu yang singkat, namun tidak deras berlangsung dalam waktu yang lama.
Desain Algoritma K-means Clustering untuk Klasifikasi Kematangan Jeruk Siam Pontianak Cindy Priscilla Hutabarat
PRISMA FISIKA Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v10i1.62798

Abstract

Jeruk siam Pontianak adalah salah satu komoditas unggulan di Kota Pontianak, Kalimantan Barat yang cita rasa manisnya berasal dari kandungan gula pada daging buah. Pemilihan buah berdasarkan tingkat kematangan secara manual belum memanfaatkan teknologi secara tepat, oleh karena itu algoritma dapat digunakan untuk pemilihan buah jeruk siam berdasarkan tingkat kematangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan tingkat kematangan jeruk siam Pontianak menggunakan metode k-means clustering. Data yang digunakan sebanyak 120 buah jeruk yang diukur menggunakan refraktometer brix digital menghasilkan rentang kadar 7,6% - 13,4% brix. Data kadar gula dibagi menjadi 3 kelas, yaitu belum matang, tepat matang, dan terlalu matang menggunakan k-means clustering. Metode k-means clustering dapat digunakan untuk mengklasifikasikan kematangan buah jeruk siam Pontianak menjadi 3 kelas kematangan. Kata Kunci : Jeruk siam Pontianak, K-means Clustering, Kadar Gula
Analysis of the Density Variation on Thermal Conductivity Wood Plastic Composite Made from Lamtoro Wood (Leucaena leucocephala) And Polypropylene Waste Hazlina Hazlina; Azrul Azwar; Asifa Asri
PRISMA FISIKA Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v10i1.62867

Abstract

The thermal conductivity of Wood Plastic Composite (WPC) made with lamtoro wood and polypropylene (PP) was studied by varying its density. The PP was obtained from 240 ml mineral plastic glasses, and the lamtoro wood particles were shieved in 6 mesh sizes. In this study, we considered the composition ratio between PP and wood particles to be 70:30, and the thermal conductivity was measured using a thermal conductivity apparatus. Based on the data analysis, we found that the density of WPC made with PP and lamtoro wood influenced its thermal conductivity. The results showed that the thermal conductivity of sample A is 0.2 W/mºC, sample B is 0.4 W/mºC, and sample C is 0.5 W/mºC, for the densities of 0.4 g/cm3, 0.5 g/cm3, 0.6 g/cm3, respectively. In conclusion, as the density increases, the thermal conductivity of WPC also increases. Thus, based on it thermal conductivity, the WPC made from PP and lamtoro wood is classified as an isolator.

Page 2 of 3 | Total Record : 21