cover
Contact Name
Hasanuddin
Contact Email
prismafisika@physics.untan.ac.id
Phone
+65895372682757
Journal Mail Official
prismafisika@physics.untan.ac.id
Editorial Address
Kantor Jurusan Fisika, Komplek Fakultas MIPA, Universitas Tanjungpura Jl. Proff. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
PRISMA FISIKA
ISSN : 23378204     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal ini berisi publikasi ilmiah hasil penelitian di bidang fisika baik yang bersifat teoritis maupun terapan.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2015)" : 6 Documents clear
Pendugaan Bidang Gelincir Tanah Longsor di Desa Aruk Kecamatan Sajingan Besar Kabupaten Sambas dengan Menggunakan Metode Tahanan Jenis Heradian, Ezra Andwa; Arman, Yudha
PRISMA FISIKA Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v3i2.11878

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk pendugaan bidang gelincir tanah longsor di Desa Aruk Kecamatan Sajingan Besar Kabupaten Sambas. Metode yang digunakan adalah metode geolistrik tahanan jenis dengan bantuan perangkat lunak Res2Dinv 3.58 untuk pengolahan dan pemodelan. Data yang digunakan adalah data resistivitas di 3 lintasan dengan panjang tiap lintasan masing-masing adalah 120 m. Data yang digunakan merupakan hasil pengukuran menggunakan 48 elektroda dengan jarak antar elektroda adalah 2,5 m. Hasil pengolahan data menunjukan bahwa, lintasan 1, lintasan 2, dan lintasan 3 berpotensi memiliki bidang gelincir tanah longsor yang diindikasikan oleh adanya daerah pada penampang model yang memiliki nilai resistivitas rendah. Daerah tersebut diduga merupakan tanah lempung, pasir dan batu pasir yang bersifat relatif lunak dan diindikasikan sebagai bidang gelincir. Pada lintasan 2,bagian ini ditemukan pada kedalaman 24,9 m , sementara pada lintasan 1 dan lintasan 3 berada di kedalaman 13,1m.   Kata Kunci: Resistivitas, Metode Geolistrik, Bidang Gelincir 
Identifikasi Struktur Lapisan Tanah Gambut Sebagai Informasi Awal Rancang Bangunan dengan Metode Geolistrik 3D Sirait, Firmansyah; Ihwan, Andi
PRISMA FISIKA Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v3i2.11170

Abstract

Penelitian pendugaan ketebalan tanah gambut di Jalan Amali Kecamatan Pontianak Tenggara telah dilakukan dengan menggunakan metode geolistrik konfigurasi Wenner-Schlumberger. Pengambilan data dilakukan sebanyak lima lintasan dengan panjang tiap lintasan 60 meter dan spasi antar elektroda 5 (lima) meter. Nilai resistivitas semu yang diukur kemudian diolah menggunakan perangkat lunak Res2Dinv untuk proses pendugaan struktur bawah permukaan secara dua dimensi (2D) dan Res3Dinv untuk profil tiga dimensi (3D). Hasil pencitraan 2D menunjukkan ketebalan maksimum tanah gambut untuk masing-masing lintasan mulai dari lintasan 1 hingga lintasan 5 secara berurutan adalah 3,00; 7,00; 6,00; 2,00 dan 9 meter dengan tingkat kesalahan hampiran 6 - 17 %. Pada pencitraan tiga dimensi (3D) terlihat lapisan tanah gambut terdistribusi hingga kedalaman 8,68 m pada bagian utara dan barat daerah pengukuran dengan tingkat kesalahan hampiran 10,8 %. Kata Kunci : geolistrik, resistivitas, ketebalan gambut.
Identifikasi Lokasi Bedrock Menggunakan Metode Geolistrik Konfigurasi Wenner sebagai Bahan Acuan Perancangan Pondasi Pembangunan Gedung di Daerah Sampit Kalimantan Tengah Hidayat, Rahmat; Sampurno, Joko
PRISMA FISIKA Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v3i2.11328

Abstract

Telah dilakukan identifikasi lokasi Bedrock menggunakan metode geolistrik konfigurasi Wenner di daerah Sampit Kalimantan Tengah. Penelitian bertujuan untuk menentukan posisi Bedrock sebagai bahan acuan perancangan pondasi pembangunan gedung yang akan didirikan. Metode yang digunakan adalah metode geolistrik tahanan jenis. Pengambilan data dilakukan pada dua lintasan. Konfigurasi elektroda yang digunakan adalah konfigurasi Wenner dengan spasi elektroda 5 m sepanjang 240 m pada masing-masing lintasan. Nilai resistivitas semu diinversi menggunakan perangkat lunak Res2Dinv. Hasil pengolahan data menunjukan bahwa lapisan Bedrock berada pada kedalaman antara 6,38-9,4 meter dari permukaan tanah dengan nilai resistivitas berkisar 9,84-19,2 Ωm.   Kata kunci: Geolistrik,  Resistivitas, Bedrock
Pengaruh Kapur Dolomit Terhadap Nilai Resistivitas Tanah Gambut Sumarwan, Satria; Arman, Yudha
PRISMA FISIKA Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Department of Physics, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang pengaruh kapur dolomit terhadap resistivitas tanah gambut menggunakan metode Geolistrik Tahanan Jenis (Resistivitas). Penelitian ini membandingkan nilai resistivitas tanah gambut murni dengan tanah gambut yang diberi kapur dolomit, dengan variasi dosis kapur dolomit dari 5 gram, 10 gram, 15 gram, 20 gram dan 25 gram serta variasi tegangan sumber dari    5 Volt, 10 Volt, 15 Volt, 20 Volt hingga 25 Volt. Data yang diambil pada penelitian ini adalah arus listrik (Ampere), tegangan listrik (Volt) dan kadar air (%). Hasil Penelitian menunjukkan semakin tinggi dosis kapur dolomit yang dicampurkan semakin tinggi pula nilai resistivitasnya. Nilai resistivitas dari sampel gambut murni berada di kisaran 87,90 Ωm - 123,14 Ωm, gambut dolomit 5 gram pada rentang nilai 109,58 Ωm - 222,71 Ωm, gambut  dolomit 10 gram di kisaran 90,01 Ωm - 138,46 Ωm, gambut dolomit     15 gram berada di antara 100,52 Ωm - 156,43 Ωm, gambut dolomit 20 gram pada 91,17 Ωm - 181,64 Ωm dan gambut dolomit 25 gram memiliki nilai resistivitas berada pada kisaran nilai 96,27 Ωm - 257,50 Ωm.   Kata kunci : Kapur dolomit, Tanah Gambut, Geolistrik tahanan jenis (Resistivitas)
Kesesuaian Persamaan Pola Intensitas Curah Hujan Sebagai Fungsi dari Durasi Hujan di Balai Pengamatan Dirgantara Pontianak Kartin, Anna; Jumarang, Muhammad Ishak
PRISMA FISIKA Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v3i2.11683

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang hubungan intensitas curah hujan sebagai fungsi dari durasi hujan yang paling sesuai dengan kondisi hidrologi di Pontianak. Hubungan intensitas curah hujan sebagai fungsi dari durasi hujan dalam penelitian ini digunakan tiga metode yaitu metode Talbot, metode Sherman, dan metode Ishiguro. Salah satu dari tiga metode tersebut dipilih untuk mendapatkan kondisi yang sesuai dengan kondisi kota Pontianak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode yang mampu menjelaskan hubungan intensitas curah hujan sebagai fungsi dari durasi hujan di kota Pontianak adalah metode Sherman hal ini berdasarkan nilai koefisien korelasinya yang lebih tinggi dan nilai standar deviasi yang lebih rendah dibandingkan dengan 2 metode lainnya, yakni dengan nilai korelasi 0,59 dan nilai standar deviasi 0,12.   Kata kunci : Intensitas Curah Hujan, Durasi Hujan,  Talbot, Sherman, Ishiguro
Optimasi Tegangan Baterai Sel Basah Menggunakan Metode Levenberg-Marquardt Akbar, Irkham Aulia; Lapanporo, Boni Pahlanop
PRISMA FISIKA Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v3i2.11763

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh konsentrasi zat elektrolit terhadap tegangan yang dihasilkan oleh baterai sel basah. Zat elektrolit yang digunakan dalam penelitian berupa asam kuat (H2SO4), basa kuat (KOH) dan garam (KCl) dengan elektroda berupa tembaga dan seng (Cu||Zn). Kadar zat elektrolit bervariasi dari 5% hingga 50% dengan lama rentang pengambilan data tegangan selama 10 menit. Tegangan yang terukur kemudian dimodelkan dengan metode Levenberg-Marquardt (tegangan vs kadar, waktu) dengan model berupa fungsi polieksponensial untuk kemudian ditentukan nilai optimumnya. Berdasarkan metode Levenberg-Marquardt nilai kadar optimum untuk senyawa H2SO4 adalah 29,134%; untuk KOH adalah 6,34% dan untuk senyawa KCL adalah 13,113%.   Kata kunci: Baterai sel basah, Konsentrasi elektrolit, Metode Levenberg-Marquardt, Optimasi, Polieksponential.

Page 1 of 1 | Total Record : 6