cover
Contact Name
Disnawati
Contact Email
disnawati@uho.ac.id
Phone
+6285299381110
Journal Mail Official
mediaakuatika@uho.ac.id
Editorial Address
Principal Contact Disnawati Universitas Halu Oleo HEA Mokodompit Kampus Baru UHO Phone: 085299381110 Email: mediaakuatika@uho.ac.id
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Media Akuatika: Jurnal Ilmiah Jurusan Budidaya Perairan
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 25034324     DOI : http://dx.doi.org/10.33772/jma.v7i1
Core Subject : Agriculture,
Media Akuatika : Jurnal Ilmiah Jurusan Budidaya Perairan fokus dalam lingkup budidaya perairan meliputi perikanan air tawar, air payau dan air laut yang mencakup beberapa kajian, antara lain: 1. Nutrisi dan pakan ikan 2. Manajemen kesehatan ikan 3. Identifikasi parasit dan penyakit ikan 4. Teknologi reproduksi ikan 5. Manajemen pembenihan ikan 6. Manajemen lingkungan budidaya perairan 7. Teknologi dan sistem budidaya perairan 8. Bioteknologi akuakultur
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2021): Januari" : 5 Documents clear
Substitusi Tepung Ikan Dengan Tepung Keong Bakau Dalam Pakan Terhadap Pertumbuhan Rajungan (Portunus pelagicus) Rahman Rahman; Agus Kurnia; Oce Astuti
Jurnal Media Akuatika Vol 6, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jma.v6i1.15165

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh substitusi Tepung ikan (TI) dengan Tepung Keong Bakau (TKB)  dalam pakan terhadap pertumbuhankepiting rajungan yang dipelihara di karamba jaring apung (KJA).  Penelitian ini dilaksanakan di Keramba Jaring Apung (KJA) Desa Tapulaga, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe. Sebanyak 24 ekor kepiting rajungan (rata-rata berat awal 30-50 g) disebar ke dalam 12 kotak jaring apung (2 ekor/wadah). Tiga jenis pakan dibuat berdasarkan persentase substitusi TI dengan TKB dalam pakan yang terdiri dari: 100% TI  + 0% TKB (pakan A), 75% TI  + 25% TKB (pakan B), 50% TI+ 50% TKB (pakan C) dan 25% TI+ 75% TKB (pakan D). Parameter yang diamati adalah Pertumbuhan Mutlak (PM), Laju Pertumbuhan Spesifik (LPS) dan Tingkat Kelangsungan Hidup (TKH). Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian pakan uji tidak berpengaruh nyata (P>0.05) terhadap PM, LPS dan TKH rajungan. PM rajungan berkisar antara28,42  ± 13,01 g-40,83 ± 13,02 g. Sedangkan LPS rajungan berkisar antara1,80± 0,03-2,87± 0,16 %/hari. TKHkepiting rajungan pada semua perlakuan adalah 100%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa substitusi tepung ikan dengan tepung keong bakau sampai 75% dapat digunakan dalam pakan untuk meningkatkan pertumbuhan rajungan yang dipelihara dalam karamba jaring apung.Kata Kunci: Kepiting Rajungan, Tepung Keong Bakau, Tepung Ikan, Pertumbuhan.
Penambahaan Tepung Spirulina dalam Pakan Terhadap Performa Warna Ikan Hias Komet (Carassius auratus) Anwar Anwar; Agus Kurnia; Indriyani Nur
Jurnal Media Akuatika Vol 6, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.013 KB) | DOI: 10.33772/jma.v6i1.14864

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penambahan tepung Spirulina dalam pakan terhadap performa warna  ikan hias komet (C. auratus). Empat jenis pakan uji dibuat berdasarkan dosis penambahan tepung Spirulina dalam pakan yakni pakan komersil tanpa penambahan tepung Spirulina (pakan A), penambahan 1% tepung Spirulina dalam pakan (pakan B), penambahan 3% tepung Spirulina dalam pakan (pakan C), dan penambahan 5% tepung Spirulina dalam pakan (pakan D). Penelitian ini dilaksanakan selama 40 hari. Sebanyak 60 ekor ikan komet dengan bobot rata-rata awal8.02±1,02 g yang ditempatkan ke dalam 12 akuarium (5 ekor/akuarium). Tingkat kecerahan warna ikan ditentukan dengan menggunakan metode score sheet dengan melibatkan 10 orang panelis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kecerahan warna orange tertinggi didapatkan pada ikan komet yang diberi pakan D sebesar 3.60, kemudian diikutipakan C, B dan A masing-masing sebesar 3.16, 2.62 dan 1.96. Tingkat kecerahan warna putih tertinggi juga didapatkan pada ikan komet  yang diberi pakan D sebesar 2.94, kemudian diikuti pakan C, B dan A masing-masing sebesar 2.60, 1.92 dan 1.78, pertumbuhan mutlak ikan komet berkisar antara57.85-.32.7 dan kelangsungan hidup ikan komet selama penelitian adalah100%.Penelitian ini menyimpulkan bahwa penambahan 5% tepung Spirulina dalam pakan dapat meningkatkan kecerahan warna ikan hias komet.Kata kunci : ikan komet, kecerahan warna, tepung spirulina, pakan komersial
Perbandingan Laju Pertumbuhan Kappaphycus alvarezii yang Dipelihara pada Media Horinet dan Media Longnet Chayani R, Dita Pramesti; Ruslaini, Ruslaini; Kasim, Ma’ruf
Jurnal Media Akuatika Vol 6, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jma.v6i1.15562

Abstract

Rumput laut Kappaphycus alvarezii merupakan komoditas ekspor yang saat ini banyak dibudidayakan oleh masyarakat pesisir, namun dalam kegiatan budidayanya menghadapi permasalahan dalam hasil pertumbuhan produksi bibit yang diperoleh. Olehnya, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan laju pertumbuhan K. alvarezii yang dipelihara dengan menggunakan media berbeda yaitu horinet dan longnet, di Perairan Pantai Lakeba, Kota Bau-Bau, Sulawesi Tenggara. Metode yang digunakan yaitu metode ikat dengan menggunakan media horinet dan media longnet. Parameter yang diamati adalah pertumbuhan mutlak dan laju pertumbuhan spesifik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju pertumbuhan spesifik tiap minggu mengalami penurunan baik pada media horinet maupun longnet, nilai rata-rata diperoleh tertinggi pada pemeliharaan dalam media horinet 3,77% dan terendah pada longnet sebesar 3,30%. Sedangkan pertumbuhan mutlak dalam setiap minggu rata-rata tertinggi diperoleh untuk media horinet 74,95 g dan terendah pada media longnet diperoleh 58,3 g. Parameter yang berpengaruh secara signifikan terhadap pertunbuhan mutlak dan laju pertumbuhan spesifik rumput laut  K. alvarezii yang dipelihara pada media horinet dan longnet adalah kecepatan arus. Sedangkan parameter yang tidak berpengaruh secara signifikan adalah suhu, salinitas, pH, fosfat, nitrat.Kata Kunci: Kappaphycus alvarezii, Metode Horinet, Metode Longnet, Pertumbuhan, Laju Pertumbuhan Spesifik
Pengaruh Ukuran Inti yang Berbeda Terhadap Ketebalan Lapisan Mutiara Mabe (Pteriapenguin) di Perairan Soropia Desa Leppe Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara Mohamad Asrul Husein; Yusnaini Yusnaini; Abdul Muis Balubi; Agus Kurnia; Indriyani Nur
Jurnal Media Akuatika Vol 6, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jma.v6i1.20299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran inti yang berbeda terhadap ketebalan lapisan mutiara pada kerang yang diimplantasi. Penelitian ini dilaksanakan di Perairan Soropia, Desa Leppe, Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara selama tiga bulan dimulai bulan Februari - Mei 2020. Penelitian ini terdiri atas 3 perlakuan, yaitu Perlakuan A (Inti Mutiara berdiameter 12 mm), Perlakuan B (Inti mutiarab berdiameter 10 mm), Perlakuan C (Inti mutiara berdiameter 8 mm). Masing-masing perlakuan terdiri dari 6 ulangan. Parameter yang diamati meliputi pengukuran ketebalan lapisan mutiara pada dua bagian mutiara, dan pengukuran kualitas air. Hasil penelitian menunjukan bahwa ketebalan lapisan mutiara pada bagian Base dan Top pada perlakuan C, dan B lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan A. Ketebalan lapisan mutiara tertinggi diamati pada perlakuan A sebesar 0,52 mm (Base) dan 0,28 mm (Top). Ukuran inti tidak berbeda nyata terhadap ketebalan lapisan mutiara pada bagian Base dan Top untuk semua perlakuan.Kata kunci : Pteria penguin, ukuran inti, ketebalan lapisan mutiara dan kualitas air.
Pengaruh Pemberian Pakan Buatan Berbasis Tepung Lamun Dan Fermentasi Ampas Kelapa Pada Kombinasi Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Dan Sintasan Teripang Pasir (Holothuria scabra Jaeger) Saputra, Muh. Ari; Nur, Indriyani; Balubi, Abdul Muis
Jurnal Media Akuatika Vol 6, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jma.v6i1.15261

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi beberapa formula pakan berbasis tepung lamun dan fermentasi ampas kelapa terhadap pertumbuhan mutlak dan tingkat kelangsungan hidup teripang pasir. Tiga jenis pakan diujicobakan, yaitu pakan dengan kombinasi beberapa dosis tepung lamun dan fermentasi ampas kelapa, sedangkan pakan kontrol adalah bersumber dari kompos. Pakan kontrol adalah bentik yang dirangsang pertumbuhannya dengan kompos kotoran ayam. Teripang pasir yang digunakan berbobot 7-60 g sebanyak 60 ekor, 5 ekor per wadah pemeliharaan. Benih teripang diberi pakan uji sekali dalam sehari pada sore hari. Percobaan dirancang dengan Rancangan Acak Kelompok terdiri atas empat perlakuan pakan dan tiga ulangan. Percobaan berlangsung selama 45 hari. Variabel yang diamati pada penelitian ini yaitu pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan spesifik, tingkat kelangsungan hidup dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukan pemberian pakan buatan berbasis tepung lamun dan fermentasi ampas kelapa memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan mutlak dan laju pertumbuhan hari ke-45, namun memberikan pengaruh yang tidak berbeda nyata terhadap laju pertumbuhan spesifik pada hari ke-15 dan 30 serta tingkat kelangsungan hidup. Benih teripang pasir yang diberi pakan kontrol menghasilkan pertumbuhan mutlak tertinggi (6,90 g). Laju pertumbuhan spesifik berkisar antara 0,13-0,71%. Sementara tingkat kelangsungan hidup berkisar antara 66,67-93,33%. Kesimpulan yang daat ditarik pada penelitian ini bahwa diduga teripang pasir tidak dapat memanfaatkan pakan buatan dengan baik dibanding dengan pakan kontrol berupa bentik.Kata kunci: pertumbuhan, lamun, fermentasi ampas kelapa, teripang pasir, Holothuria scabra.

Page 1 of 1 | Total Record : 5