cover
Contact Name
Disnawati
Contact Email
disnawati@uho.ac.id
Phone
+6285299381110
Journal Mail Official
mediaakuatika@uho.ac.id
Editorial Address
Principal Contact Disnawati Universitas Halu Oleo HEA Mokodompit Kampus Baru UHO Phone: 085299381110 Email: mediaakuatika@uho.ac.id
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Media Akuatika: Jurnal Ilmiah Jurusan Budidaya Perairan
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 25034324     DOI : http://dx.doi.org/10.33772/jma.v7i1
Core Subject : Agriculture,
Media Akuatika : Jurnal Ilmiah Jurusan Budidaya Perairan fokus dalam lingkup budidaya perairan meliputi perikanan air tawar, air payau dan air laut yang mencakup beberapa kajian, antara lain: 1. Nutrisi dan pakan ikan 2. Manajemen kesehatan ikan 3. Identifikasi parasit dan penyakit ikan 4. Teknologi reproduksi ikan 5. Manajemen pembenihan ikan 6. Manajemen lingkungan budidaya perairan 7. Teknologi dan sistem budidaya perairan 8. Bioteknologi akuakultur
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2022): Januari" : 6 Documents clear
Efek Variasi Tepung Dunaliella salina (Dunal) Teodoresco 1905 dan Tepung Dedak Halus dalam Pakan Buatan Terhadap Pertumbuhan Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Boone 1931 Sumarno, Sumarno; Iba, Wa; Ruslaini, Ruslaini
Jurnal Media Akuatika Vol 7, No 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.386 KB) | DOI: 10.33772/jma.v7i1.22490

Abstract

Tepung mikroalga D. salina yang mengandung nutrisi yang baik untuk pertumbuhan dan tepung dedak halus berpotensi digunakan sebagai bahan tambahan dalam pembuatan pakan udang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek variasitepung D. salina dan tepung dedak halus dalam pakan buatan terhadap pertumbuhan udang vaname (L. vannamei). Hewan uji yang digunakan adalah udang vaname berukuran 2-3 g dan dipelihara selama 30 hari dimana selama pemeliharaan udangvaname diberikan pakan buatan dan pakan komersil dengan protein berkisar antara 24,19-47,06%. Hasil pemeliharaan menunjukan pemberian pakan tepung D. salina dan tepung dedak halus memberikan pengaruh berbeda nyata. Pertumbuhanmutlak terbaik didapatkan pada penggunaan 7% tepung D. salina dan 5% tepung dedak halus dengan nilai pertumbuhan mutlak sebesar 5,58 g. Hasil dari penelitian ini yaitu dapat mengetahui dosis terbaik dengan penggunaan 7% tepung D. salina dan 5% tepung dedak halus dapat meningkatkan pertumbuhan udang vaname dengan menggunakan pakan formulasi dan dapat bermanfaat bagi para pembudidaya udang vaname.Kata Kunci : tepung D. salina, tepung dedak halus, dan pertumbuhan mutlak Udang Vannamei.
Pemanfaatan Limbah Ikan Sidat (Anguilla marmorata) Untuk Meningkatkan Pertumbuhan Ikan Lele (Clarias sp.) Murtini, Sri; Neksidin, Neksidin; Fekri, Latifa; Adimu, Hasan Eldin
Jurnal Media Akuatika Vol 7, No 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jma.v7i1.22561

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji nutrisi yang terdapat pada limbah ikan sidat (Anguilla marmorata) yang dapat dimanfaatkan ikan lele (Clarias sp.) sebagai pakan tambahan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap yang terdiri dari 2 perlakuan dengan masing-masing 3 ulangan. Pemeliharaan dilakukan selama 30 hari. Jumlah ikan yang ditebar adalah 5 ekor/akuarium. Akuarium yang digunakan berukuran 30x40x50cm. Perlakuan A: pemeliharaan ikan lele dengan pakan komersil 3% dari biomassa, perlakuan B: pemeliharaan lele dengan pakan komersil 1% dari biomassa ditambahkan limbah sidat cair 3 liter/3 hari. Hasil pengujian kandungan nutrisi pada limbah sidat cair memiliki nilai protein sebesar 4% dengan kandungan amoniak sebesar 0,037 mg/L. Nilai SR ikan lele pada masing-masing perlakuan adalah 100%. Laju pertumbuhan spesifik pada perlakuan A sebesar 2,31% sedangkan pada perlakuan B sebesar 1,63%.  Biomassa ikan lele pada perlakuan A mengalami peningkatan sebesar 100% sementara perlakuan B biomassa ikan lele meningkat 65%. Namun berdasarkan hasil analisis statistik menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan nyata antar perlakuan (p>0,05) baik itu pada pengujian sintasan, laju pertumbuhan spesifik maupun konversi pakan. Hal ini menunjukkan bahwa pemanfaatan limbah ikan sidat dapat mendukung peningkatan pertumbuhan ikan lele.Kata kunci: ikan lele, limbah pemeliharaan  ikan sidat, pakan. 
Pengaruh Rasio Jantan Dan Betina Terhadap Proses Reproduksi Ikan Koridoras (Corydoras trilineatus) Gultom, Victor David Nico
Jurnal Media Akuatika Vol 7, No 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.239 KB) | DOI: 10.33772/jma.v7i1.21074

Abstract

Ikan koridoras memiliki proses reproduksi yang unik dimana ikan betina dapat memijah dengan banyak ikan jantan sekaligus. Akibatnya, rasio jantan dan betina berpengaruh terhadap produktivitas ikan koridoras. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh rasio jenis kelamin terhadap kemampuan reproduksi koridoras. Penelitian ini terdiri atas 5 perlakuan rasio jantan dan betina, yaitu A (3 jantan : 1 betina), B (2 jantan : 1 betina), C (1 jantan : 1 betina), D (1 jantan : 2 betina), dan E (1 jantan : 3 betina). Variabel yang diamati adalah jumlah telur yang diproduksi dan frekuensi pemijahan untuk setiap perlakuan. Analisa data variabel dilakukan dengan metode deskriptif. Perlakuan E menghasilkan produksi telur yang paling tinggi dibandingkan perlakuan lainnya sementara Perlakuan C menghasilkan frekuensi pemijahan yang paling tinggi. Agar produktivitas reproduksi saat proses pemijahan menjadi optimal, maka rasio jumlah betina harus 3 kali lebih banyak dibandingkan jumlah jantan.Kata kunci : Corydoras trilineatus, koridoras, rasio jantan dan betina, reproduksi
Pertumbuhan Eucheuma denticulatum Berdasarkan Kedalaman Yang Dipelihara Dengan Metode Vertinet Mursalim, Ode; Ruslaini, Ruslaini; Kasim, Ma’ruf
Jurnal Media Akuatika Vol 7, No 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (810.452 KB) | DOI: 10.33772/jma.v7i1.17479

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju pertumbuhan E. denticulatum terhadap kedalaman berbeda yang dibudidayakan dengan metode vertinet dan pengaruh parameter kualitas air terhadap pertumbuhan E. denticulatum yang dipelihara dengan kedalaman yang berbeda. Penelitin ini dilaksanakan pada bulan November-Desember 2019 yang bertempat di perairan Pantai Lakeba Kota Bau-Bau, Sulawesi Tenggara. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) di mana terdiri dari 3 perlakuan dan 27 ulangan individu yakni perlakuan A (kedalaman 30 cm), perlakuan B (kedalaman 40 cm) dan perlakuan C (kedalaman 50 cm) dengan berat awal rumput laut 20 gram.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju pertumbuhan spesifik perlakuan A 3,74% perhari, perlakuan B 3,71% perhari dan perlakuan C 3,94% perhari. Hasil pengukuran parameter kualitas air menunjukkan bahwa kualitas air di lokasi penelitian masih dalam kisaran toleransi untuk pertumbuhan rumput laut E. denticulatum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa E. denticulatum yang dipelihara dengan metode vertinet memiliki laju pertumbuhan spesifik yang baik yaitu lebih dari 3% perhari. Semakin dalam bibit E. denticulatum diletakkan dalam perairan maka pertumbuhan E. denticulatum semakin rendah. Kualitas air dapat mempengaruhi pertumbuhan E. denticulatum terutama pada parameter fosfat, nitrat dan salinitas. Kata Kunci : Kedalaman air laut, Vertinet, pertumbuhan rumput laut Eucheuma denticulatum
Uji Toksisitas dan Daya Tahan Ekstrak Bawang Hutan Eleutherine bulbosa (Mill.) Urb. pada Pakan Munaeni, Waode
Jurnal Media Akuatika Vol 7, No 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jma.v7i1.23603

Abstract

Bawang hutan Eleutherine bulbosa (Mill.) Urb. pada organisme budidaya mampu berperan sebagai antibakteri dan imunostimulan. Namun, pemanfaatan ekstrak pada organisme budidaya perlu pengetahuan keaktifan dari senyawa ekstrak bawang hutan melalui uji toksisitas dan juga perlunya informasi uji daya tahan ekstrak pada pakan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui toksisitas dari ekstrak bawang hutan dan uji daya tahan ekstrak pada pakan. Ekstraksi bawang menggunakan pelarut etanol 96%. Metode untuk uji toksisitas menggunakan Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Konsentrasi ekstrak bawang hutan dibuat berseri yaitu 80 mg/mL, 40 mg/mL, 20 mg/mL, 10 mg/mL, 5 mg/mL, sedangkan kontrol tanpa ekstrak. Pakan yang digunakan untuk uji daya tahan adalah pakan yang telah diberikan ekstrak bawang hutan dosis 80 g/Kg pakan menggunakan meode coating dengan putih telur sebanyak 2% sebagai perekat kemudian direndam selama satu jam dalam wadah akuarium yang berisi air laut dan diaerasi. Selanjutnya dilakukan uji fitokimia pada pakan. Hasil uji BLST menunjukkan ekstrak bawang hutan memiliki LC50 sebesar 774 ppm. Nilai ini termasuk dalam kategori toksik. Hasil uji daya tahan pakan menunjukkan adanya perbedaan perubahan warna antara perlakuan dengan ekstrak dibandingkan dengan kontrol, sedangkan hasil identifikasi fitokimia menunjukkan masih ditemukannya senyawa flavonoid, quinon, steroid, dan triterpenoid, namun tidak ditemukan senyawa tanin. Dengan demikian, diperlukana metode yang tepat dari pemanfaatan ekstrak herbal yang diberikan melalui pakan untuk diaplikasikan oleh pembudidaya secara efektif dan juga efisien.Kata kunci: ekstrak, Eleutherine bulbosa, fitokimia, toksisitas.
Optimalisasi Waktu Pengukusan Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera) Sebagai Pakan Untuk Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Lumbessy, Salnida Yuniarti; Heriansyah, Andy; Lestari, Dewi Putri
Jurnal Media Akuatika Vol 7, No 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jma.v7i1.22485

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama waktu pengukusan tepung daun kelor (M. oleifera) yang optimum sebagai bahan baku pakan untuk pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila (O. niloticus). Penelitian dilaksanakan selama 50 hari menggunakan Rancangan Acak Lengkap, terdiri atas 3 perlakuan dan 5 kali ulangan. Perlakuan yang diujicobakan adalah lama pengukusan pakan yang berbeda, yaitu: P1 (30 menit) (kontrol), P2 (40 menit), P3 (50 menit). Parameter penelitian yang diukur meliputi pertumbuhan berat dan panjang mutlak, laju pertumbuhan berat dan panjang spesifik, rasio konversi pakan, efisiensi pakan, dan kelangsungan hidup.. Data dianalisa menggunakan sidik ragam (Anova) dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasill penelitian menunjukkan bahwa kisaran rata-rata pertumbuhan berat mutlak antara 11,46±0,40 – 13,84±1,02 g, laju pertumbuhan berat spesifik antara 1,96±0,04 - 2,21±0.10 %, pertumbuhan panjang mutlak antara 3,02±0,44 -4,21±0,52 cm, laju pertumbuhan panjang spesifik antara 0,74±0,09 -0,97±0,10 %, nilai efisiensi pakan antara 67,53±1,62 -74,99± 3,81 %, rasio konversi pakan (FCR) antara 1,34±0,07 – 1,48± 0,08, dan nilai survival rate antara 80±7,07 – 88±8,37 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama waktu pengukusan 40 menit memberikan pertumbuhan mutlak dan laju pertumbuhan berat spesifik ikan nila yang terbaik, yaitu berturut-turut 13,83±1,02 g dan 2,21±0.10 %. Kata kunci : Daun kelor;ikan nila ; pakan ;  pengukusan.

Page 1 of 1 | Total Record : 6