cover
Contact Name
Disnawati
Contact Email
disnawati@uho.ac.id
Phone
+6285299381110
Journal Mail Official
mediaakuatika@uho.ac.id
Editorial Address
Principal Contact Disnawati Universitas Halu Oleo HEA Mokodompit Kampus Baru UHO Phone: 085299381110 Email: mediaakuatika@uho.ac.id
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Media Akuatika: Jurnal Ilmiah Jurusan Budidaya Perairan
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 25034324     DOI : http://dx.doi.org/10.33772/jma.v7i1
Core Subject : Agriculture,
Media Akuatika : Jurnal Ilmiah Jurusan Budidaya Perairan fokus dalam lingkup budidaya perairan meliputi perikanan air tawar, air payau dan air laut yang mencakup beberapa kajian, antara lain: 1. Nutrisi dan pakan ikan 2. Manajemen kesehatan ikan 3. Identifikasi parasit dan penyakit ikan 4. Teknologi reproduksi ikan 5. Manajemen pembenihan ikan 6. Manajemen lingkungan budidaya perairan 7. Teknologi dan sistem budidaya perairan 8. Bioteknologi akuakultur
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2023): Januari" : 4 Documents clear
Pengaruh Penambahan Alginat Dalam Pakan Terhadap Performa Pertumbuhan Dan Efisiensi Pemanfaatan Pakan Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei) Luky Mudiarti; Desti Setiyowati; Nurcahyo Kursistiyanto; Noor Alimin
Jurnal Media Akuatika Vol 8, No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jma.v8i1.28413

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplementasi ekstrak alginat terhadap tingkat konsumsi pakan, efisiensipemanfaatan pakan, pertumbuhan mutlak dan laju pertumbuhan spesifik udang vaname. Rancangan digunakan dalampenelitian yaitu rancangan acak lengkap dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diterapkan (A) 0 gAlginat/kg pakan, (B) 1 g Alginat/kg pakan (C) 2 g Alginat/kg pakan. Masing-masing pakan uji ditambahkanmultivitamin 1 g/kg pakan dan progol 2 g/kg pakan. Udang vaname (L. vannamei) digunakan berukuran 10 g ± 0,5 g,padat tebar 15 ekor/150 l dalam wadah kontainer volume 200 l. Kegiatan penelitian dilakukan selama 35 hari. Pakandiberikan sebanyak 5% biomassa udang vaname. Pakan diberikan sebanyak 4 kali. Parameter yang diamati meliputisuhu, pH, DO, salinitas, TKP, SGR dan EPP. Analisis uji statistik menggunakan one way anova dan uji lanjut tukey.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas air masih dalam rentang optimal. Hasil uji statistik yang didapatkan padasaat penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan yang di suplementasi alginat berbeda konsentrasi berpengaruhnyata (P<0,05) terhadap tingkat konsumsi pakan (TKP), laju pertumbuhan spesifik (SGR) dan efisiensi pemanfaatanpakan (EPP). Perlakuan C dengan dosis alginat (2 g/kg pakan) merupakan dosis terbaik untuk TKP, SGR dan EPP udangvaname.Kata Kunci: Pakan; alginate; udang vaname (L. vannamei); pertumbuhan 
Pengaruh Penambahan Tepung Buah Pepaya Terfermentasi dalam Pakan Terhadap Efisiensi Pakan dan Pertumbuhan Ikan Mas (Cyprinus carpio) Handika Sutama; Abdul Rahman; Ruslaini Ruslaini
Jurnal Media Akuatika Vol 8, No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jma.v8i1.29870

Abstract

Pakan merupakan faktor penentu pertumbuhan dan merupakan biaya yang terbesar dalam produksi yaitu sekitar 6070%dari total biaya produksi. Namun kendala yang sering dihadapi dalam pembuatan suatu pakan adalahketersediaan bahan baku pakan yang masih relatif mahal dan kebanyakan masih di impor. Oleh karena itu diperlukanpakan alternatif yang murah, berkualitas dan mudah didapatkan untuk menekan biaya pakan. Kandungan gizi yangterdapat dalam buah papaya yang sudah lewat matang sangat berpotensi untuk dijadikan sebagai pakan alternatif dansumber nabati yang perlu dicoba sebagai campuran pada pakan ikan. Namun pemanfaatan buah papaya sebagai bahanpakan terkendala pada kandungan protein yang rendah. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkankandungan protein pada buah papaya adalah dengan fermentasi menggunakan khamir saccharomyces cerevisiae.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung papaya terfermentasi dalam pakan terhadappertumbuhan, rasio konversi pakan, efesiensi pakan dan kelangsungan hidup ikan mas. Hewan uji yang digunakanadalah ikan mas berukuran 1-3 g dan dipelihara selama 40 hari. Wadah pemeliharaan yang digunakan berukukuran35×35×40 cm. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 3ulangan yakni perlakuan A (Pakan buatan + 0% Tepung Pepaya Fementasi); Perlakuan B (Pakan buatan + 5% TepungPepaya Fermenyasi); Perlakuan C (Pakan buatan + 10% Tepung Pepaya Fermentasi) dan Perlakuan D (Pakan buatan+ 15 Tepung Pepaya Fermentasi). Hasil pemeliharaan menunjukkan bahwa pakan buatan dengan penambahan tepungpapaya fermentasi tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan mutlak, rasio konversi pakan,efesiensi pakan dan kelangsungan hidup pada pemeliharaan ikan mas. Kata Kunci : Ikan mas, Pakan, Pepaya, Fermentasi, Saccharomyces cerevisiae 
Budidaya Rumput Laut Ulva sp. Pada Kepadatan Berbeda Dengan Menggunakan Sistem Aerasi Fajratul Fitri; Nunik Cokrowati; Salnida Yuniarti Lumbessy
Jurnal Media Akuatika Vol 8, No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jma.v8i1.27977

Abstract

Berat bibit awal Ulva sp. merupakan salah satu faktor teknis yang mempengaruhi pertumbuhan, karena berhubungan dengan unsur hara yang diserap. Semakin besar berat bibit maka semakin banyak percabangan sehingga memiliki permukaan yang luas dalam menyerap nutrien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh kepadatan bibit awal yang berbeda terhadap pertumbuhanUlva sp. dengan menggunakan sistem aerasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan perlakuan perbedaan padat tebar bibit yaitu kontrol (A) 1 g/L, (B) 1,5 g/L, (C) 2 g/L dan (D) 2,5 g/L dengan 3 kali pengulangan pada setiap perlakuan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dimana data hasil penelitian dianalisa menggunakan ANOVA dengan uji lanjut DUNCAN. Parameter penelitian yang diukur meliputi bobot mutlak, laju pertumbuhan spesifik, lebar lembaran talus, panjang lembaran talus, kandungan klorofil dan kualitas air. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kontrol (A) 1 g/L memberikan hasil terbaik dengan rata-rata bobot mutlak sebesar 19 g, laju pertumbuhan spesifik 1.67%, lebar lembaran talus 8.33 cm, panjang lembaran talus 7.83 cm, dan kandungan klorofil-a yaitu 22.30 mg/L. Kesimpulan penelitian ini adalah padat tebar bibit yang berbeda dapat mempengaruhi pertumbuhan Ulva sp. pada budidaya skala laboratorium.Kata Kunci: Aerasi, PadatTebar, Pertumbuhan, Ulva sp.
Pengaruh Rotasi Harian Menu Jenis Pakan Terhadap Kinerja Pertumbuhan Dan Kelangsungan Hidup Ikan Lele Sangkuriang Clarias gariepinus, Burchell 1822) Muhammad Husni; Kadir Sabilu; Abdul Rahman
Jurnal Media Akuatika Vol 8, No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jma.v8i1.29985

Abstract

ABSTRAK Perubahan strategi pemberian pakan dengan variasi menu pakan harian yang memanfaatkan jenis pakan yang lebih murah diharapkan dapat menekan biaya pakan pada sistem produksi Clarias gariepinus. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh variasi harian menu jenis pakan menggunakan pellet dan usus ayam terhadap kinerja pertumbuhan Clarias gariepinus. Penelitian terdiri atas 4 perlakuan, yaitu: menggunakan pakan pellet setiap hari (A); penggunaan pakan pelet dan pakan usus ayam secara bergantian setiap hari (B); penggunaan pakan pelet selama 2 hari, dilanjutkan dengan pakan usus ayam selama 1 hari (C), dan pemberian pakan usus ayam setiap hari (D). Ikan lele diberi makan 2 kali sehari, yaitu jam 08.00 pagi dan jam 16.00 Wita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah 45 hari pemeliharaan, kelangsungan hidup ikan lele pada semua perlakuan tidak berbeda nyata. Pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan spesifik dan retensi protein ikan lele yang diberi pakan pelet dan pakan usus ayam secara bergantian setiap hari tidak berbeda nyata dengan perlakuan C (pakan pelet selama 2 hari, dilanjutkan pakan usus ayam selama 1 hari). Respon LPS, PM dan RP ikan lele pada kedua perlakuan tersebut signifikan lebih tinggi dibandingkan dengan ikan lele yang diberi pakan usus ayan setiap hari, tetapi keduanya signifikan lebih rendah dibandingkan LPS, PM dan RP ikan lele yang diberi makan menggunakan pellet setiap hari. Dengan demikian, pemberian pakan menggunakan pakan pelet dan pakan usus ayam yang diberikan secara bergantian setiap hari atau pemberian pakan pelet setiap 2 hari sekali dapat dipertimbangkan untuk diterapkan pada usaha budidaya ikan lele pada ukuran awal bibit 15-45 gr. Kata Kunci: Ikan lele, pakan pellet, pakan usus ayam, pertumbuhan, dan menu pakan harian

Page 1 of 1 | Total Record : 4