cover
Contact Name
Disnawati
Contact Email
disnawati@uho.ac.id
Phone
+6285299381110
Journal Mail Official
mediaakuatika@uho.ac.id
Editorial Address
Principal Contact Disnawati Universitas Halu Oleo HEA Mokodompit Kampus Baru UHO Phone: 085299381110 Email: mediaakuatika@uho.ac.id
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Media Akuatika: Jurnal Ilmiah Jurusan Budidaya Perairan
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 25034324     DOI : http://dx.doi.org/10.33772/jma.v7i1
Core Subject : Agriculture,
Media Akuatika : Jurnal Ilmiah Jurusan Budidaya Perairan fokus dalam lingkup budidaya perairan meliputi perikanan air tawar, air payau dan air laut yang mencakup beberapa kajian, antara lain: 1. Nutrisi dan pakan ikan 2. Manajemen kesehatan ikan 3. Identifikasi parasit dan penyakit ikan 4. Teknologi reproduksi ikan 5. Manajemen pembenihan ikan 6. Manajemen lingkungan budidaya perairan 7. Teknologi dan sistem budidaya perairan 8. Bioteknologi akuakultur
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2024): Januari" : 3 Documents clear
Efisiensi Pakan, Pertumbuhan dan Tingkat Kelangsungan Hidup Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) yang Diberi Pakan Diperkaya Tepung Buah Tomat La Ode Baytul Abidin; Yustika Yustika; La Ode Aslin; La Ode Muhammad Arsal; Asis Bujan
Jurnal Media Akuatika Vol 9, No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi pengkayaan pakan dengan tepung buah tomat terhadap efisiensi pakan dan pertumbuhan udang vaname (Litopenaeus vannamei). Penelitian ini mengaplikasikan perlakuan pengkayaan pakan dengan 10 g, 12,5 g, dan 15 g tepung buah tomat per kilogram pakan. Parameter yang diukur adalah proksimat pakan, pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan spesifik, rasio konversi pakan, efisiensi pakan dan tingkat kelangsungan hidup. Hasil analisis proksimat menunjukkan bahwa pengkayaan pakan dengan tepung tomat mampu meningkatkan kandungan protein pakan. Perlakuan pengkayaan pakan dengan 12,5 g tepung tomat per kilogram pakan memberikan hasil tertinggi dibandingkan perlakuan lainnya pada parameter pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan spesifik, dan efisiensi pakan secara berurutan yaitu 4,63 g, 1,14, 29,08%. Perlakuan pengkayaan pakan dengan 12,5 g tepung tomat menghasilkan rasio konversi pakan terendah dibandingkan perlakuan lainnya yaitu 3,44. Tingkat kelangsungan hidup udang vaname dalam penelitian ini adalah 100% pada seluruh perlakuan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengkayaan pakan dengan tepung tomat khususnya perlakuan 12,5 g tepung tomat per kg pakan dapat meningkatkan efisiensi pakan dan pertumbuhan udang vaname. Kata kunci: pengkayaan, tepung tomat, udang vaname
Suplementasi Tepung Anggur Laut (Caulerpa sp.) Yang Difermentasi Rhyzopus sp. Dalam Pakan Terhadap Pertumbuhan Ikan Gurami (Osphronemus gourami) Gresela Gresela; Agus Kurnia; La Ode Baytul Abidin; Muhaimin Hamzah; Yusnaini Yusnaini; Irwan Junaidi Efendy
Jurnal Media Akuatika Vol 9, No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Anggur laut (Caulerpa sp.) merupakan makroalga yang mengandung protein sebanyak 12-20% serta polyunsaturated fatty acid (PUFA) yang lebih tinggi dibandingkan dengan tumbuhan darat sehingga anggur laut sangat potensial dimanfaatkan sebagai pakan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung anggur laut yang difermentasi menggunakan Rhyzpus sp. dalam pakan terhadap pertumbuhan ikan gurami (Osphronemus gourami). Penelitian ini mengaplikasikan 4 formula suplementasi tepung anggur laut fermentasi (TALF) yang terdiri atas 0% TALF (pakan A); 2% TALF (pakan B); 4% TALF (pakan C); 8% TALF (pakan D); setiap perlakuan terdiri dari 3 ulangan. Hewan uji adalah benih ikan gurami dengan bobot 4,54g ± 0.73g. Ikan gurami dipelihara selama 45 hari, ikan diberi pakan uji sebanyak 2 kali sehari (jam 08.00, dan 17.00 WITA) sebanyak 5% dari bobot biomassa. Hasil analisis ragam (Anova) menunjukkan bahwa variasi perlakuan yang diberikan menghasilkan pengaruh yang berbeda nyata pada parameter pertumbuhan mutlak (PM), konsumsi pakan (KP), rasio konversi pakan (RKP) dan efisiensi pakan (EP), sedangkan pada parameter laju pertumbuhan spesifik (LPS), kelangsungan hidup dan retensi protein (RP) menghasilkan pengaruh yang tidak berbeda nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pakan B menghasilkan pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan spesifik, rasio konversi pakan, efisiensi pakan dan konsumsi pakan, secara berurutan sebesar 4,50 ± 0,34 g, 1,69 ± 0,24 , 2,95 ± 0,18 , 33,93 ± 2,11%,132,49 ± 1,65 g. Kelangsungan hidup ikan gurami pada seluruh jenis perlakuan adalah 100%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberian 2% tepung anggura laut terfermentasi dalam pakan dapat menghasilkan pertumbuhan tertinggi ikan gurami Kata kunci : Suplementasi, Rhizopus sp., Caulerpa sp., pertumbuhan, ikan gurami
Growth Performance of Sargassum cristaefolium in Gerupuk Bay, Central Lombok Nunik Cokrowati; Eka Sunarwidhi; Baiq Raihanun; Ni Kadek Puji Astuti; Muhammad Heri Hariadi; Muhamad Jumat; Dimas Putra Perdana; Bq. Tri Khairina ilhami; Jayusri Jayusri; Dinda Cristasya Waang; Hasriaton Padmi; Nanda Kurniawan
Jurnal Media Akuatika Vol 9, No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sargassum cristaefolium seaweed is a seaweed that has a dominant polysaccharide content including alginate, laminarin, and fucoidan which is usually used in the food, textile, pharmaceutical, agricultural, and cosmetic industries. Many of benefits that S. cristaefolium has, it causes the export volume of seaweed to increase so that indirect production also increases. However, S. cristafolium has not been cultivated on a mass basis in NTB, especially on the island of Lombok. The potential of S. cristaefolium seaweed which is supported by the aquatic environment of Gerupuk Bay which is suitable for cultivation. But at the level of cultivators, what is still a problem is the use of early seaweed seeds. The purpose of this study was to analyze the differences in the growth of S. cristaefolium cultivated with different seed weights. The method used is an experimental method using a Completely Randomized Design (CRD). The treatments in this study consisted of 5 treatments and 4 replications, namely P1 (seedling weight 100 g), P2 (seedling weight 75 g), P3 (seedling weight 50 g), P4 (seedling weight 25 g), P5 (seedling weight 125 g). Data were analyzed using Analysis of variance (ANOVA) and then continued with Duncan's test with a 95% confidence level. The best absolute growth research results were in the P1 treatment (seed weight 100 g) which was 91.25 g. While the best specific growth rate was in treatment P4 (seedling weight 25 g) with a value of 7.84%. This study concludes that different seed weight affects the growth of S. cristaefolium seaweed.

Page 1 of 1 | Total Record : 3