cover
Contact Name
YANTI
Contact Email
midarelhakim1983@uin-suska.ac.id
Phone
+6281374281098
Journal Mail Official
midarelhakim1983@uin-suska.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Kutubkhanah Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan
ISSN : 24071633     EISSN : 16938186     DOI : 10.24014/ku.v21i2.
Core Subject : Religion, Social,
Kutubkhanah adalah jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Sultan Syarif Kasim Riau sejak tahun 1998. Terbit dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember. Jurnal Kutubkhanah memuat kajian-kajian sosial keagamaan sebagai hasil atau temua penelitian. Kajian-kajian tersebut meliputi berbagai aspek kehidupan masyarakat, seperti ekonomi, politik, sosial, budaya, gender, psikologi, pendidikan dan dikaji dalam perspektif Agama Islam. Jurnal ini merupakan media komunikasi akademik bagi para peneliti dan pemerhati perkembangan hasil penelitian ilmu sosial dalam perspektif Islam. Dengan kata lain jurnal Kutubkhanah adalah jurnal yang memuat berbagai tulisan ilmiah tentang hasil penelitian atau temuan penelitian di bidang ilmu-ilmu sosial keagamaan.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 18, No 2 (2015): Juli - Desember" : 7 Documents clear
PENGARUH METODE KOOPERATIF, KOMANDO DAN PERCAYA DIRI TERHADAP KETERAMPILAN BERMAIN BOLABASKET SISWA PUTERI KELAS VIII SMP NEGERI 9 PEKANBARU Oki Candra
Kutubkhanah Vol 18, No 2 (2015): Juli - Desember
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.334 KB) | DOI: 10.24014/kutubkhanah.v18i2.1479

Abstract

Berdasarkan pengamatan peneliti di lapangan terlihat bahwa keterampilan bermain bolabasket siswa puteri kelas VIII SMP Negeri 9 Pekanbaru, keterampilan bermain bolabasket masih rendah, dan masih banyak siswa yang belum menguasai teknik dasar bolabasket, selain itu pengajaran belum sistematis dan siswa asal-asalan dalam mengikuti proses belajar mengajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode kooperatif, komando dan percaya diri terhadap keterampilan bermain bolabasket siswa puteri kelas VIII SMP Negeri 9 Pekanbaru.Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasy Eksperiment). Populasi penelitian ini adalah siswa puteri kelas VIII SMP Negeri 9 Pekanbaru yang berjumlah 90 orang. Sedangkan sampel pada penelitian ini berjumlah 48 orang setelah dilakukan pembagian kelompok 27% kategori percaya diri tinggi dan 27% kategori percaya diri rendah. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes keterampilan bermain bolabasket. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis varians dua jalur (ANAVA 2X2).Hasil analisis data menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan keterampilan bermain bolabasket antara kelompok metode pembelajaran kooperatif dengan kelompok metode pembelajaran komando, (2) terdapat interaksi antara metode pembelajaran dan tingkat percaya diri terhadap peningkatan keterampilan bermain bolabasket, (3) pada percaya diri tinggi metode pembelajaran kooperatif lebih efektif daripada metode pembelajaran komando terhadap peningkatan keterampilan bermain bolabasket siswa puteri kelas VIII SMP Negeri 9 Pekanbaru, (4) sedangkan pada percaya diri rendah metode pembelajaran komando lebih efektif daripada metode pembelajaran kooperatif terhadap peningkatan keterampilan bermain bolabasket siswa puteri kelas VIII SMP Negeri 9 Pekanbaru
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA PENDIDIKAN BAHASA ARAB DALAM MEMAHAMI BENTUK-BENTUK KOSAKATA (studi anilisis pembelajaran bahasa arab dari segi morfologi) Pangadilan Rambe
Kutubkhanah Vol 18, No 2 (2015): Juli - Desember
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.208 KB) | DOI: 10.24014/kutubkhanah.v18i2.1475

Abstract

Kosa kata merupukan salah satu unsur terpenting yang harus dikuasai seseorang dalam mempelajari bahasa asing, karena penguasaan terhadap kosa kata memberikan pengaruh yang kuat terhadap penguasaan lainnya seperti kemahiran berbicara, membaca dan menulis. Untuk memahami bentuk-bentuk kosa kata dalam pembelajaran bahasa Arab seseorang harus mempelajari ilmu sharaf. Ilmu ini semakna dengan morfologi yang mempelajari seluk-beluk kata dan pembentukan nya. Yang menarik bagi penulis adalah meski materi ini telah diajarkan dikalangan Mahasiwa Pendidikan bahasa Arab namun masih ada dikalangan mahasiswa yang merasa sulit dalam memahami bahasa Arab, seperti kesulitan mereka dalam berkomunikasi, membaca teks dan menerjemahkan atau memahaminya. Penelitian ini menggunakan analitik deskreptif yaitu dengan menggunakan angket untuk mencari item-item yang dibutuhkan kemudian menganalisis angket tersebut kedalam penskoran yang telah ditetapkan. Dari penelitian ini penulis menemukan bahwa kemampuan mahasiswa dalam memahami bentuk-bentunk kosa kata dikategorikan belum menguasai karena dari 17 item bentuk-bentuk kosa kata yang diteliti hanya ada dua item yang berda pada posisi menguasai yaitu kosa kata dalam bentuk isim tafdhil 65% dan kosa kata dalam bentuk fiil amar 66%. sedangangkan lima belas item lagi dalam kategori tidak menguasai karena berda dibawah 65%
PENYULUHAN SOSIAL BAGI PARA KADER POS PELAYANAN TERPADU UNTUK MENINGKATKAN GIZI BALITA DI KECAMATAN KUOK Mahyarni Mahyarni
Kutubkhanah Vol 18, No 2 (2015): Juli - Desember
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.164 KB) | DOI: 10.24014/kutubkhanah.v18i2.1480

Abstract

Pos Pelayanan Terpadu adalah kegiatan kesehatan dasar yang diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat yang dibantu oleh petugas kesehatan.Posyandu merupakan kegiatan swadaya dari masyarakat di bidang kesehatan dengan penanggung jawab kepala desa.Pelayanan kesehatan terpadu adalah suatu bentuk keterpaduan pelayanan kesehatan yang dilaksanakan di suatu wilayah kerja Puskesmas.Pembangunan kesehatan adalah bagian integral dari program pembangunan secara keseluruhan.Jika dilihat dari kepentingan masyarakat, pembangunan kesehatan masyarakat desa merupakan kegiatan swadaya masyarakat yang bertujuan meningkatkan kesehatan masyarakat melalui perbaikan status kesehatan. Permasalahan yang diajukan dalam pengabdian ini adalah: peran apakah yang dilakukan oleh kader Pos Pelayanan Terpadu dalam pembangunan kesehatan masyarakat pada program Pos Pelayanan Terpadu, apa hambatan-hambatan yang dialami para kader Pos Pelayanan Terpadu dalam melaksanakan kegiatan Pos Pelayanan Terpadu,serta solusi apakah yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan yang dikemukakan. Sasaran strategis dari kegiatan ini adalah Kader, Tim Penggerak PKK Desa/Kelurahan dan petugas kesehatan serta ibu hamil, ibu menyusui, dan pasangan usia subur, dengan metode pelaksanaan Ceramah, kuesioner dan dokumentasi. Kegiatan penyuluhan ini dilakukan di Desa Empat Balai Kecamatan Kuok tepatnya di Nosa Gurun Pulau Balai Desa Empat Balai dengan nama posyandu melati dan diberikan kuesioner sebanyak 43 orang dalam rangka untuk mengetahui peran kader Pos Pelayanan Terpadu menjalankan aktivitas sebagai kader. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa peran posyandu dapat dilihat dari pengetahuan, sikap dan perilaku yang secara keseluruhan menunjukkan hasil yang baik namun demikian masih terdapat beberapa kendala masih kurangnya kesadaran masyarakat terhadap kegiatan posyandu, Kurangnya kader posyandu yang terampil dalam melakukan kegiatan dan kegiatan Posyandu yang terjadi di banyak lokasi diberbagai desa di Kecamatan Kuok masih menunjukkan bahwa pemantauan pertumbuhan terhadap balita belum dilakukan secara maksimal. Dari hasil diatas dapat disarankan antara lainkepada Pemerintah perlu melakukan berbagai kegiatan untuk merangsang, mendorong, dan meningkatkan partisipasi kader posyandu dengan memberikan insentif dan penghargaan sebagai motivasi kader dalam menjalankan berbagai aktivitas. Disamping itu perlu juga dilakukan pelatihan dalam rangka meningkatkan keterampilan kader dalam menjalankan peran dan fungsinya sebagai kader
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI JUMLAH SISA LEBIH PERHITUNGAN ANGGARAN (SiLPA) ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH PADA PEMERINTAH PROVINSI RIAU Ikhwani Ratna
Kutubkhanah Vol 18, No 2 (2015): Juli - Desember
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.333 KB) | DOI: 10.24014/kutubkhanah.v18i2.1476

Abstract

Penelitian ini bertujuan membuktikan (1) Pengaruh Dokumen Perencanaan Terhadap SiLPA (2) Pengaruh Pencatatan Adminsitrasi Terhadap SiLPA (3) Pengaruh Kompetensi Pegawai terhadap SiLPA. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dan untuk menguji hipotesis digunakan analis regresi linear berganda. Penelitian ini dilakukan terhadap 37 SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Dan untuk sampel dari penelitian ini diambil dari seluruh SKPD yang ada di lingkunga Pemerintah Provinsi Riau tersebut. Pengumpulan data untuk variabel X 1, X 2 dan X3 menggunakan kuesioner, sedangkan untuk variabel Y berasal dari data sekunder yang diperoleh dari LAKIP. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pencatatan Adminsitrasi dan Kompetensi Pegawai dapat meningkatkan SiLPA pada Pemerintah Provinsi Riau. Sedangkan Dokumen Perencanaan secara parsial tidak dapat meningkatkan SiLPA Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)
ISLAM SEBAGAI PRINSIP TATA BIROKRASI NEGARA Jhon Afrizal
Kutubkhanah Vol 18, No 2 (2015): Juli - Desember
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.707 KB) | DOI: 10.24014/kutubkhanah.v18i2.1477

Abstract

Birokrasi semenjak era reformasi telah banyak mengalami perubahan dan kemajuan, tetapi seiring berjalannya waktu semangat reformasi sebagaimana yang diharafkan tidak terjadi semestinya. Sudah 16 tahun lebih semangat reformasi ditularkan dalam segala bidang ini, namun tetap saja perilaku para birokrat memperlihatkan watak yang tidak berubah, perilaku korupsi, kolusi dan nefotisme adalah sebagai bentuk penyalahgunaan wewenang kekuasaan. Semakin waktu semakin banyak pelanggaran yang dilakukan oleh aparatur pemerintahan, mulai dari atasan sampai ke level bawahan, dari mega proyek hingga kelas teri.Peta jalan dan berbagai program pencapaian reformasi birokrasi telah disediakan, tetapi masih banyak pemerintah daerah dan instansi/lembaga pemerintah sebagai ujung tombak pelayanan kepada masyarakat belum mampu mewujudkannya dengan baik. Masih terdapat beberapa instansi atau lembaga atau daerah yang belum mencapai kinerja yang telah ditetapkan pemerintah, meskipun indikator-indikator kinerja tersebut telah tersedia.Kalau kita mau jujur melihat dan menilai, sebenarnya faktor utama yang menyebabkan lemah dan kurangnya pelayanan administrasi publik dalam dunia birokrasi adalah tidak adanya aplikasi dan penerapan nilai dari ajaran agama Islam ke dalam dunia kerja (birokrat). Hal ini timbul karena adanya dikotomi antara urusan negara dengan agama tidak boleh dicampurbaurkan atau dikenal dengan istilah negara sekuler. Peran penting ajaran Islam dengan prinsip Tauhidnya akan menjadikan prilaku birokrat ke arah yang lebih baik. Birokrasi dan jabatan adalah sebuah amanah yang akan dipertanggungjawabkan, kekuasaan mutlak hanya milik Alloh semata, prinsip bekerja dengan ikhlas dengan tujuan memudahkan urusan masyarakat, setiap amal sekecil apapun akan diberikan ganjaran oleh Alloh. Itulah diantara prinsip ajaran Islam yang universal yang mencakup seluruh dimensi kehidupan, tidak terkecuali dalam birokrasi pemerintahan. Sampai kapanpun jika ajaran Islam tidak diterapkan dalam dunia pemerintahan, maka sistem birokrasi tidak akan pernah lepas dari penyalahgunaan wewenang kekuasaan
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWI MADRASAH ALIYAH (MA) YAYASAN DINIYAH PUTERI PEKANBARU Eniwati Khaidir
Kutubkhanah Vol 18, No 2 (2015): Juli - Desember
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.292 KB) | DOI: 10.24014/kutubkhanah.v18i2.1478

Abstract

This study aims to investigate the relationship between emotional intelligence and academic achievement of student Madrasah Aliyah (MA) at Diniyah Puteri Foundation Pekanbaru. The total population in this study was 62 students. Because of population is small,the entire population is taken as sample. Data were collected through a questionnaire and documentation, analyzed by descriptive and inferential statistics. The results showed a significant relationship between emotional intelligence and academic achievement of students of Madrasah Aliyah Diniyyah Puteri Pekanbaru. To develop and optimize the emotional intelligence it is recommended to the school, especially the teachers in order to incorporate elements emosioal intelligence in presenting the material as well as emotionally engaging students in the learning process
Penerapan Pembelajaran Kooperatif Model Two Stay Two Stray untuk Meningkatkan Lima Unsur Pembelajaran Kooperatif dan Prestasi Belajar Siswa Kelas X Semester II MAN Salido 2013/2014 Nurhayati Nurhayati
Kutubkhanah Vol 18, No 2 (2015): Juli - Desember
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kutubkhanah.v18i2.22279

Abstract

Penelitian ini adalah penerapan pembelajaran Kooperatif model Two Stay two Stray. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana aktifitas guru dalam penerapan pembelajaran kooperatif model Two Stay Two Stray dalam meningkatkan lima unsur pembelajaran kooperatif dan prestasi belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Class Action Research. Hasil penelitian dari penelitian ini bahwa 1) Pembelajaran melalui metode Two Stay Two Stray dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa 2) Hasil observasi keaktifan siswa pada siklus I sebanyak 70,60% siswa dalam kategori aktif kemudian meningkat pada siklus II menjadi 80,55% siswa aktif. Ketuntasan klasikal hasil belajar pada siklus I mencapai 67.74% dan pada siklus II meningkat menjadi 93.55%.TRANSLATE with x EnglishArabicHebrewPolishBulgarianHindiPortugueseCatalanHmong DawRomanianChinese SimplifiedHungarianRussianChinese TraditionalIndonesianSlovakCzechItalianSlovenianDanishJapaneseSpanishDutchKlingonSwedishEnglishKoreanThaiEstonianLatvianTurkishFinnishLithuanianUkrainianFrenchMalayUrduGermanMalteseVietnameseGreekNorwegianWelshHaitian CreolePersian //  TRANSLATE with COPY THE URL BELOW Back EMBED THE SNIPPET BELOW IN YOUR SITE Enable collaborative features and customize widget: Bing Webmaster PortalBack//

Page 1 of 1 | Total Record : 7