cover
Contact Name
Mikson M. D. Nalle
Contact Email
danierni@yahoo.co.id
Phone
+6281353820540
Journal Mail Official
jvip@politanikoe.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Herman Yohanes Kupang. Kotak Pos 1152, Kupang 85011 Telp. 0380-881600 » Tel / fax : 081353820540 / 0380-881601
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP)
ISSN : -     EISSN : 27454363     DOI : -
Core Subject : Agriculture, Social,
JVIP adalah jurnal peer review, jurnal ini menerbitkan artikel berkualitas tinggi dalam ilmu akuatik dan perikanan pada umumnya. Tujuan jurnal ini adalah untuk mempublikasikan dan menyebarluaskan temuan penelitian saat ini atau yang baru, dan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan perikanan dan ilmu perairan dalam beberapa topik, tetapi tidak terbatas pada: Perikanan (Akuakultur, Perikanan Tangkap, Pengolahan Ikan dan Sosial Ekonomi Perikanan) Ekologi Akuatik (Air Tawar, Laut, dan Air Payau) Biologi Akuatik (Ikan, Moluska, Crustacea, Plankton, Terumbu Karang) Ilmu Kelautan
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2021): November 2021" : 5 Documents clear
Model Peramalan Produksi Perikanan Tangkap di Pelabuhan Perikanan Kejawanan Cirebon Jawa Barat Mita Febianah; Shelly Janu Setyaning Tyas; Farkhatus Solikhah; Faraz Herviansyah; Ayang Armelita Rosalia; La Ode Alam Minsaris
JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP) Vol 2, No 1 (2021): November 2021
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.624 KB) | DOI: 10.35726/jvip.v2i1.545

Abstract

Pelabuhan Perikanan Nusantara Kejawanan merupakan salah satu pelabuhan besar yang terdapat di Indonesia yang mempunyai banyak komoditas hasil tangkapan ikan, dari banyaknya komoditas hasil tangkapan ikan di PPN Kejawanan akan lebih baik jika dilakukan peramalan di masa depan untuk memprediksi komoditas ikan jenis apa yang perlu dibatasi dalam penangkapannya. Penelitian bertujuan untuk memilih salah satu model peramalan produksi hasil perikanan tangkap komoditas unggulan yang ada di PPN Kejawanan Cirebon Jawa Barat. Penelitian ini mengambil data langsung dari TPI Higienis PPN Kejawanan Cirebon, data tersebut adalah data produksi ikan hasil tangkapan pada tahun 2016-2020. Penelitian ini menggunakan analisis pada datanya yang pertama dengan menjelaskan tujuan dari peramalan, kedua melakukan proses pembuatan diagram pencar dan yang terakhir itu memilih mana model peramalan yang baik dan tepat. Hasil yang didapat untuk model peramalan cumi-cumi, ikan layang, ikan lemuru, ikan pari dan ikan tenggiri di PPN Kejawanan Cirebon yaitu dengan model regresi polinomial ordo 4 dengan masing-masing nilai y berikut: cumi-cumi dengan nilai y = 86.574x4 - 1007.1x3 + 3997.5x2 - 6259.9x + 5813.5, ikan layang dengan nilai y = 22.313x4 - 255.75x3 + 1027.8x2 - 1717.9x + 1220, ikan lemuru dengan nilai y = -22.251x4 + 315.63x3 - 1543.1x2 + 2978.8x - 1630.5, ikan pari dengan nilai y = 23.885x4 - 265.32x3 + 984.05x2 - 1378.7x + 776.07, dan ikan tenggiri dengan nilai y = -17.244x4 + 222.82x3 - 990.14x2 + 1737.3x - 820.18.Kata kunci : Pelabuhan Kejawanan, peramalan, produksi ikan, regresi linear, regresi polinomial
Pengamatan Ektoparasit Pada Ikan Nila di Balai Pengembangan Teknologi Perikanan Budidaya DIY, Argomulyo, Cangkringan, Sleman Ion Tarsardo Sianturi; Siti Lestari; Mikson M. D. Nalle
JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP) Vol 2, No 1 (2021): November 2021
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.905 KB) | DOI: 10.35726/jvip.v2i1.566

Abstract

Ikan nila (Oreochromis niloticus) sangat diminati oleh konsumen dan permintaan pasar untuk ikan ini sangat tinggi. Ikan nila merupakan salah satu komoditi yang diproduksi oleh Balai Pengembangan Teknologi Perikanan Budidaya (BPTPB). Dalam proses produksi terdapat beberapa kendala salah satunya ialah munculnya serangan penyakit yang disebabkan oleh parasit khususnya jenis ektoparasit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis ektoparasit yang menyerang pada benih ikan nila di BPTPB Cangkringan Sleman. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif dan sampel benih ikan nila yang digunakan berukuran 3-5 cm. Pengamatan ektoparasit menggunakan 2 cara yaitu pertama pengambilan lendir dan insang yang dihaluskan dengan morta alu dan diletakkan pada object glass untuk diamati dibawah mikroskop. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya jenis ektoparasit yang teridentifikasi dan  menyerang benih lele di BPTPB Cangkringan, Sleman ialah Trichodina sp dan Gyrodactylus spKata kunci : Benih Nila, Ektoparasit dan Pengamatan
Kesesuaian Lahan dan Daya Dukung Ekowisata Pantai Oesina Wahyuni Fanggi Tasik; Mikson M. D. Nalle; Alexander Simon Tanody; Sri Imelda Edo
JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP) Vol 2, No 1 (2021): November 2021
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.216 KB) | DOI: 10.35726/jvip.v2i1.568

Abstract

Kawasan ekowisata Oesina telah menjadi salah satu destinasi wisata baru yang cukup diminati oleh warga Kota Kupang dan Kabupaten Kupang. Mengingat bahwa kawasan wisata memiliki luasan yang terbatas sekitar 5,7 hektar  maka dibutuhkan adanya sebuah konsep pengelolaan kawasan ekowisata Oesina yang adaptif untuk keberlangsungan kegiatan ekowisata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesesuaian lahan, daya dukung serta nilai ekonomi dari kawasan ekowisata Pantai Oesina. Metode pengumpulan data untuk parameter kesesuaian lahan dan daya dukung kawasan dilakukan melalui observasi lapang dengan mengamati dan melakukan pengukuran insitu pada parameter lingkungan yang diperlukan dalam penelitian ini. Sedangkan untuk parameter nilai ekonomi wisata dilakukan melalui wawancara langsung kepada wisatawan. Penentuan responden dilakukan dengan metode accidental sampling. Responden yang diambil sebanyak 30 orang. Hasil penelitian berdasarkan perhitungan indeks kesesuaian lahan dietahui bahwa kawasan Pantai Oesina masuk ke dalam kelas S1 dengan nilai IKW sebesar 89,30%. Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada faktor pembatas yang serius untuk dijadikan sebagai kawasan wisata seperti rekreasi, olahraga pantai, berenang dan berjemur. Demikian juga dengan daya dukung kawasan memperlihatkan bahwa Pantai Oesina memiliki Daya Dukung Kawasan sebesar 84 orang/hari, yang berarti bahwa jumlah pengunjung yang diperbolehkan melakukan kegiatan wisata di wilayah pesisir Pantai Oesina setiap harinya adalah 84 orang. Lebih lanjut, perhitungan analisis nilai ekonomi wisata menunjukkan bahwa kawasan wisata Pantai Oesina memiliki nilai ekonomi wisata sebesar Rp 42.930.856/ha/bulan sehingga dapat diinterpretasikan Pantai Oesina memiliki potensi yang cukup besar untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata pantai.Kata kunci : Oesina; ekowisata; kesesuai; daya dukung
Aplikasi Asap Cair Metode Pencelupan Untuk Memperpanjang Masa Simpan Ikan Segar Marthen Yorhanst Saubaki
JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP) Vol 2, No 1 (2021): November 2021
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.867 KB) | DOI: 10.35726/jvip.v2i1.569

Abstract

Penerapan asap cair dalam pengawetan ikan segar dimaksudkan untuk memperpanjang umur simpan ikan segar setelah panen. Dalam penelitian ini target khusus yang ingin dicapai adalah diperolehnya metode aplikasi asap cair yang dapat memperpanjang umur simpan ikan segar. Untuk mencapai tujuan tersebut, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah; perendaman ikan segar dalam larutan asap cair dengan berbagai konsentrasi (5%, 10%, 20% dan 30%).. Sampel ikan segar yang digunakan adalah; 1) Ikan segar utuh, 2) ikan segar utuh tanpa jeroan, 3) filet ikan segar. Parameter yang akan diamati; a) analisis komponen kimia meliputi; kadar protein,, pH, kadar air dan b) uji mikroba dan tekstur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh penerapan ketahanan asap cair simpan ikan segar. perlakuan pencelupan ikan segar pada larutan asap cair dengan konsentrasi yang berbeda (5%, 10%, 20% dan 30%) memberikan hasil yang berbeda dengan perlakuan kontrol. Konsentrasi asap cair 5%, 10%, 20% dan 30 %  secara umum mampu mempertahankan kesegaran ikan selama penyimpanan 7 hari. Konsentrasi asap cair 30% memberikan hasil yang signifikan dibandingkan dengan perlakuan konsentrasi asap cair lainnya. Konsentrasi 30% asap cair mampu mempertahankan kesegaran ikan selama 7 hari.Kata kunci : Asap cair, ikan segar, ketahanan simpan
Efektivitas Penambahan Ekstrak Kulit Buah Naga (Hylocereus polyrhizus) Terhadap Kecerahan Ikan Nemo (Amphiprion percula) Jenebio F. D. Bianco; Agnette Tjendanawangi; Felix Rebhung
JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP) Vol 2, No 1 (2021): November 2021
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jvip.v2i1.769

Abstract

Ikan nemo ataupun ikan badut adalah salah satu jenis ikan hias air laut yang populer karena bentuknya yang ekonomis dan warna yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak kulit buah naga dalam pakan  terhadap kecerahan warna ikan nemo. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan, Perlakuan A (pakan komersial 95% + ekstrak 5%); Perlakuan B (pakan komersial 90% + ekstrak 10%); dan  Perlakuan C  (pakan komersial 85% + ekstrak 15%). Parameter yang diamati dalam penelitian ini yaitu kualitas warna, pertumbuhan mutlak dan kelulushidupan ikan nemo. Kecerahan warna dan pertumbuhan mutlak diukur  setiap 15 hari sekali sedangkan untuk kelangsungan hidup ikan Nemo diamati pada akhir penelitian. Data kualitas warna, pertumbuhan dan kelulushidupan dianalisis menggunakan ANOVA. Hasil penelitian ini mendapatkan kualitas warna tertinggi dihasilkan pada perlakuan D dan terendah pada perlakuan A. Pertumbuhan mutlak tertinggi dihasilkan pada perlakuan B, C dan D sebesar 0,12 gram dan terendah pada perlakuan A sebesar 0,11 gram.Kata kunci: Ikan nemo, Buah naga, Kecerahan warna

Page 1 of 1 | Total Record : 5