cover
Contact Name
Sahrir Sillehu
Contact Email
jurnalghs@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalghs@gmail.com
Editorial Address
Communication and Social Dynamics, Jln. Sudirman, Kebun Cengkeh/Sumatra,Lrg. RT.004 / RW. 018, Kota Ambon, Provinsi Maluku
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Global Health Science (GHS)
ISSN : 25035088     EISSN : 26221055     DOI : https://doi.org/10.33846/ghs
Core Subject : Health,
Global Health Science (GHS) adalah jurnal ilmiah yang memublikasikan artikel-artikel ilmiah dalam bidang kesehatan meliuti: kesehatan masyarakat, kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, keperawatan, kebidanan, teknologi kesehatan, epidemiologi, informatika kesehatan, administrasi dan kebijakan kesehatan, fisioterapi, gizi, laboratorium kesehatan, kesehatan kerja, statistika kesehatan, manajemen kesehatan, promosi kesehatan, dan sebaginya. Jenis-jenis arikel yang bisa diterima untuk diterbitkan antara lain: 1. Hasil penelitian 2. Tinjauan literatur 3. Tinjauan buku 4. Komentar 5. Opini 6. Studi kasus 7. Berita ilmiah 8. Letter to editor 9. Tutorial 10. Lain-lain sesuai pertimbangan editor
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 3 (2022): September 2022" : 9 Documents clear
Studi Determinan Riwayat Penyakit dan Paritas dalam Kematian Maternal Laorina Regel; Suparji Suparji
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 7, No 3 (2022): September 2022
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/ghs7304

Abstract

Dalam upaya mencapai MDGs, Indonesia berkomitmen untuk menurunkan angka kematian ibu (AKI) menjadi 102 per 100.000 kelahiran hidup dan menurunkan angka kematian bayi (AKB) menjadi 23 per 1000 kelahiran hidup pada tahun 2015. Upaya penurunan AKI dan AKB ini sangat penting artinya karena selain menjadi target dari MDGs, juga sekaligus menjadi indikator dari status kesehatan masyarakat, bahkan AKI juga berkedudukan sebagai salah satu indikator penting dari kualitas pelayanan kesehatan secara umum. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan rancangan case-control (kasus-kontrol). Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu dalam masa kehamilan, persalinan, dan nifas di wilayah Kabupaten Ngawi selama tahun 2013 sampai dengan tahun 2015. Populasi ada dua kelompok sampel penelitian yaitu sampel kasus dan sampel control. Besar sampel kasus (n1) adalah seluruh ibu yang meninggal selama kehamilan atau dalam periode 42 hari setelah berakhirnya kehamilan selama tahun 2013 sampai dengan 2015 yaitu 51 orang. Besar sampel kontrol (n2) sama dengan besar sampel kasus yaitu 51 orang. Sampel kasus dipilih menggunakan teknik total sampling, Sedangkan sampel kontrol diambil dengan teknik probability sampling yaitu simple random sampling. Variabel terikat (Y) adalah kejadian kematian ibu, sedangkan variabel bebas (X) terdiri atas riwayat penyakit dan paretas. Data penelitian untuk masing-masing variabel merupakan data sekunder yang diperoleh dari rekam medik kehamilan, persalinan, dan nifas. Analisis data dengan statistic deskriptif dan analitik. Untuk menganalisis besarnya risiko dari masing-masing determinan yang telah terbukti bermakna, digunakan formula Odd Ratio. Hasil penelitian menunjukkan hasil uji pengaruh riwayat penyakit terhadap kejadian kematian ibu didapatkan nilai p= 0,026 (
Pengaruh Umur, Paritas, Pekerjaan, Status Gizi dan Tingkat Pendidikan terhadap Kejadian Anemia Susi Ahmawati; Nuryani Nuryani; Heru Santoso Wahito Nugroho
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 7, No 3 (2022): September 2022
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/ghs7308

Abstract

Anemia penyebab tingginya kasus perdarahan yang berakibat tingginya Angka Kematian Ibu yang merupakan indikator keberhasilan upaya kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor resiko kejadian anemia pada ibu hamil. Jenis penelitian adalah observasional analitik dengan rancangan retrospective berupa case control. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling sejumlah 60 responden. Variabel independen adalah umur ibu hamil, paritas, pekerjaan, status gizi dan tingkat pendidikan ibu. Variabel dependen adalah kejadian anemia pada ibu hamil. Pengumpulan data dilakukan dengan melihat data hasil pemeriksaan ibu hamil yang tercatat pada rekam medik berupa kartu ibu hamil. Analisis data dilakukan dengan uji regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai p untuk masing-masing faktor adalah umur ibu hamil = 0,002, status gizi = 0,004, paritas = 0,330, pekerjaan = 0,308 dan tingkat pendidikan = 0,770. Disimpulkan bahwa faktor risiko dari kejadian anemia kehamilan di Puskesmas Rejomulyo, Kabupaten Magetan adalah umur dan status gizi ibu hamil. Kata kunci: anemia kehamilan; faktor risiko; umur; status gizi
Pijat Oksitosin Berpengaruh Terhadap Kelancaran ASI pada Ibu Nifas di Puskesmas Masohi Kabupaten Maluku Tengah Joula Timisela; Femi S. Tuhumena; Yolanda Maressy
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 7, No 3 (2022): September 2022
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/ghs7305

Abstract

ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi, sehingga kelancaran ASI perlu menjadi pertimbangan penting dalam meningkatkan pemberian ASI ekslusif. Pijat oksitosin merupakan salah satu tindakan untuk melaancarkan ASI pada ibu post partum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap kelancaran ASI di Wilayah Kerja Puskesmas Masohi Kabupaten Maluku Tengah. Penelitian ini menggunakan Pre experiment design dengan rancangan penelitian one group pretest-posttest. Sampel penelitian ini menggunakan consecutive sampling. Jumlah sampel penelitian sebanyak 24 orang. Intrumen penelitian menggunakan lembar observasi untuk menilai kelancaran ASI pada saat pre tes dan post tes. Analisis data bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Penelitian ini menunjukan nilai Post test - Pre tes pada hari I dan hari II masa nifas yaitu nilai Negatif Rank sebesar 0,00, sedangkan Positif Rank sebesar 6,00. Ini berarti terjadi peningkatan pengetahuan responden setelah mendapat pendidikan kesehatan. Selain itu, nilai Z sebesar -3.317 dengan p value 0,001, nilai ini kurang dari α=0,05. Berdasarkan hasil tesebut maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan pijat oksitosin terhadap kelancaran ASI pada ibu nifas. Direkomendasikan bagi puskesmas untuk membuat SOP pijat oksitosin sebagai panduan, dan bagi perawat untuk melakukan pijat oksitosin sebagai salah satu intervensi wajib dalam melaksanakan asuhan keperawatan pada ibu nifas. Kata kunci: pijat oksitosin; kelancaran ASI; post partum
Uji Kandungan Rhodamin B Pada Jajanan Es Yang Dijual di Sekitar Sekolah Dasar Wilayah Desa Passo Octovina Soumokil; Michran Marsaoly
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 7, No 3 (2022): September 2022
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/ghs7301

Abstract

Penggunaan zat pewarna yang tidak diizinkan masih marak dilakukan oleh produsen makanan. Masih banyak produsen makanan menggunakan bahan pewarna tekstil sebagai bahan pewarnanya. Penggunaan Rhodamin B pada makanan dalam waktu yang lama akan dapat mengakibatkan gangguan fungsi hati maupun kanker, dan bila terpapar Rhodamin B dalam jumlah besar maka dalam waktu singkat akan terjadi gejala akut keracunan Rhodamin B. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi adanya bahan tambahan pewarna Rhodamin B di dalam jajanan es yang dijual di sekitar SD wilayah Desa Passo. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif yaitu dengan melakukan observasi pada minuman berwarna yang dicurigai mengandung rhodamin B dan dilanjutkan dengan melakukan analisis sampel dengan metode khromatografi Lapis Tipis di Laboratorium Kimia Dasar Universitas Pattimura. Sampel penelitian berasal dari jajanan es yang dijual di sekitar SD wilayah Desa Passo yang memenuhi kriteria inklusi: jajanan berwarna merah muda sampai keunguan, jajanan berupa es yang diberi pewarna.serta jajanan dibuat sendiri serta tidak memiliki lisensi dari BPOM. Sampel penelitian ini berupa es sirup merah dan ungu, es potong, es lilin ungu dan merah, es kelapa muda serta es pisang ijo. Hasil penelitian ditentukan berdasarkan perbandingan nilai Rf sampel dengan nilai Rf standar baku rhodamin B. Hasil menunjukkan bahwa tidak terdapat kandungan rhodamin B pada semua sampel, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada kandungan rhodamin B pada es sirup merah dan ungu, es potong, es lilin ungu dan merah, es kelapa muda serta es pisang ijo yang berasal dari penjual es di sekitar SD wilayah Desa Passo. Kata kunci: kandungan rhodamin B; jajanan es
Uji Kompetensi dan Mutu Pendidikan Kesehatan (Sebuah Opini) Endah Fitriasari
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 7, No 3 (2022): September 2022
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/ghs7306

Abstract

Ujian kompetensi Nasional kesehatan atau yang biasanya dikenal dengan UKOMNAS merupakan salah satu cara untuk menguji kemampuan peserta didik calon lulusan pada pendidikan kesehatan. Peranan peguruan tinggi dalam mengelola dan menjaga kualitas lulusan dengan meningkatkan pelaksanaan pembahasan soal, tryout membeikan dampak yang signifikan untuk kelulusan mahssiwa kesehatan, ditunjang dengan IT dan pemanfaatan teknologi yang mumpuni sehingga kualitas lulusan terukur, hal ini bedampak pada mutu peguruan tinggi yang mengedepankan kualitas, kualitas mutu sebuah peguruan tinggi dapat dilihat dari lulusan bidang kesehatan, salah satunya adalah penyelenggaraan uji kompetensi secara Nasional. Kata kunci: uji kompetensi; pendidikan kesehatan; mutu
Gambaran Angka Kuman pada Peralatan Makan Pedagang Makanan Kaki Lima Jalan Sam Ratulangi Kecamatan Sirimu Kota Ambon Farha Assagaff
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 7, No 3 (2022): September 2022
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/ghs7302

Abstract

Tempat pengolahan makanan (TPM) memiliki potensi yang cukup besar untuk menimbulkan gangguan kesehatan. Kontaminasi pada makanan yang salah satunya disebabkan dari keberadaan peralatan makan yang tidak bersih. Peralatan makan merupakan salah satu persyaratan hygiene sanitasi rumah makan. Kebersihan dan cara penyimpanan peralatan pengelolah makanan harus memenuhi persyaratan sanitasi. Kondisi penjual makanan sering kali tidak memperhatikan proses pencucian peralatan makan yang hygiene yang akan memberikan peluang besar terjadinya kontaminasi pada makanan dan minuman yang disajikan kepada konsumen yang berkunjung. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi angka kuman pada alat makan piring pedagang makanan kaki lima di Jalan Sam Ratulangi Kecamatan Sirimau Kota Ambon. Penelitian ini bersifat Deskriptif yang dilaksanakan untuk memperoleh gambaran secar objektif terhadap keberadaan angka kuman pada peralatan makan yang digunakan sesuai hasil pemeriksaan laboratorium. Sampel yang diambil sebanyak 13 sampel. Hasil penelitian pada peralatan makan piring terdapat 8 sampel peralatan makan piring yang tidak memenuhi syarat atau jumlah angka kuman lebih dari 0 CFU/cm3, sehingga dapat disimpulkan bahwa sampel peralatan makan piring yang digunakan oleh pedagang makanan kaki lima di Jalan Sam Ratulangi Kecamatan Sirimau Kota Ambon sebagian besar tidak memenuhi syarat. Kata kunci: angka kuman; alat makan; pedagang makanan kaki lima
Efektifitas Pendidikan Kesehatan dengan metode Small Group Discussion untuk meningkatkan keterampilan dan perilaku siswi Titin Wulandari; Nuryani Nuryani; Heru Santoso Wahito Nugroho; Suparji Suparji
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 7, No 3 (2022): September 2022
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/ghs7307

Abstract

Sebagian besar remaja memiliki kompleksitas permasalahan mengenai kesehatan reproduksi salah satunya adalah kanker payudara. 30% penderita kanker payudara masih berusia muda. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan dengan metode Small Group Discussion untuk meningkatkan keterampilan dan perilaku SADARI. Penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimen dengan rancangan one group pretest-posttest. Jumlah populasi 24 siswa diambil secara total sampling. Variabel independen adalah pendidikan kesehatan kesehatan dengan metode Small Group Discussion. Variabel dependen adalah keterampilan dan perilaku SADARI. Analisis data keterampilan dan perilaku menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat kenaikan jumlah siswi yang melakukan keterampilan dan perilaku SADARI dengan nilai rata-rata pretest 44,5 dan posttest menjadi 98,3. Serta pendidikan kesehatan dengan metode Small Group Discussion efektif untuk meningkatkan keterampilan dan perilaku SADARI. Dapat disimpulkan pendidikan kesehatan dengan metode Small Group Discussion efektif untuk meningkatkan keterampilan dan perilaku SADARI. Dengan adanya penelitian ini siswi diharapkan tetap melakukan keterampilan dan perilaku SADARI dalam kehidupan sehari-hari. Kata kunci: small group discussion; keterampilan; perilaku; SADARI
Pendidikan Kesehatan Menggunakan Leaflet dan Phantom untuk Meningkatkan Keterampilan Ibu Merawat Bayi Ismiyanti Achmad
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 7, No 3 (2022): September 2022
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/ghs7303

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan phantom terhadap keterampilan ibu merawat bayi. Metode yang digunakan adalah quasi experiment dengan pendekatan pretest-postest control group design. Penelitian dilakukan di ruang nifas RSUD dr. M. Haulussy dengan sampel ibu primipara yang terdiri dari 30 orang kelompok intervensi dan 30 orang kelompok kontrol ditentukan dengan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui kuesioner dan daftar tilik dan dianalisis menggunakan uji wilcoxon, man whitney dan chi square. Hasil penelitian menunjukan perubahan peningkatan keterampilan ibu setelah pendidikan kesehatan sebanyak 80% ibu pada kelompok intervensi, sedang pada kelompok kontrol sebesar 50%. Pendidikan kesehatan pada periode taking hold dengan menggunakan media/alat bantu leaflet dan phantom terbukti berpengaruh terhadap keterampilan ibu merawat bayi. Kata kunci: pendidikan kesehatan; keterampilan; perawatan bayi
Peningkatan Underweight dan Resiko Gizi Lebih pada Balita di Kabupaten Magetan Wella Nur Hidayah; Nuryani Nuryani; Heru Santoso Wahito Nugroho; N. Surtinah
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 7, No 3 (2022): September 2022
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/ghs7309

Abstract

Masalah kekurangan gizi pada balita di dunia sampai saat ini masih menjadi Trend. Masalah gizi pada balita dapat membawa dampak buruk terhadap pertumbuhan fisik maupun mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran trend prevalensi status gizi pada balita usia 0-59 bulan di Kabupaten Magetan tahun 2019 sampai 2021.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan studi prediksi. Sampel pada penelitian ini adalah total populasi balita usia 0-59 bulan sebanyak 916.246 balita. Variabel dalam penelitian ini adalah status gizi balita. Instrumen menggunakan data sekunder yang diperoleh dari buku laporan status gizi balita di Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan tahun 2019 sampai 2020. Analisis data menggunakan fitur trend line pada chart dalam program Ms. Office. Hasil penelitian menunjukkan ada trend dan prediksi prevalensi akhir tahun 2022 status gizi pada tingkat Kabupaten kategori berat badan sangat kurang, berat badan kurang, dan resiko berat badan lebih yang cenderung akan mengalami kenaikan, sedangkan kategori berat badan normal cenderung akan mengalami penurunan. Kondisi ini perlu diwaspadai dan diperhatikan secara khusus seperti pembinaan gizi masyarakat, melakukan intervensi secara komperehensif dengan kerjasama lintas sektor yang melibatkan seluruh kota/kecamatan melalui posyandu seperti penimbangan dan pencatatan sebagai bentuk kewaspadaan, pemberian makanan tambahan (PMT) pada anak yang mengalami gizi kurang, penyuluhan pada masyarakat untuk melaksanakan program keluarga sadar gizi (KADARZI). Kata kunci: status gizi balita; trend; prediksi

Page 1 of 1 | Total Record : 9