cover
Contact Name
Reni Suryanti
Contact Email
jpppolbangtanbogor@gmail.com
Phone
+628128822179
Journal Mail Official
renisuryanti@pertanian.go.id
Editorial Address
Bogor Agricultural Develpoment Polytechnic Jln. Aria Surialaga No 1, Pasir Kuda Bogor 16119
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Penyuluhan Pertanian
ISSN : 19075893     EISSN : 25990403     DOI : https://doi.org/10.51852/jpp.v16i1.460
This journal contains the results of research related to developing issues in the field of agricultural extension based on the needs of the community or farmer groups. published articles include research articles and literature studies.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2006)" : 14 Documents clear
PERUBAHAN KARAKTERISRIK FISIK PADA DAGING KELINCI KARENA PERBEDAAN UMUR, WAKTU DAN TEMPERATUR PEMASAKAN Rismi Rismi
Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol 1 No 2 (2006)
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.931 KB) | DOI: 10.51852/jpp.v1i2.214

Abstract

The study was conducted to know physical characteristic changes due to differences ofage, cooking time and temperature combination in native rabbit meat. Six male native rabbitswere used 3 rabbit of 2 months and 3 rabbit of 4 months, they were processed into carcasses.All carcasses were split into two sides, and each side was cut into 5 combination oftreatments; fresh 80oC, 30 minutes cooking, 80oC, 60 minutes cooking, 90oC, 30 minutescooking, 90oC, 60 minutes cooking. The physical characteristic changes of meat were focusedon pH, WHC, cooking loss and tenderness. The treatment effects of different ages, cooking timeand temperature combination were analyzed by 2x5 factorial of variance analysis. First factoris hare, consist of 2 level that is 2 months and 4 months. [both/ second] Factor is ripeningtemperature and time, consist of 5 level that is raw, cooked [at] temperature 80oC during 30minute, 80oC during 60 minute, 90oC during 30 minute, and 90oC during 60 minute so thatthere are 10 set of attempt.The result indicated that rabbit age, cooking time, and temperature combination affectedsignificantly on physical property of native rabbit meat. There were interaction between threefactor of treatment on pH, WHC, cooking loss and meat tenderness.Increasing age of rabbit enhanced the pH, WHC of meat significantly, but it decreasedcooking loss and meat tenderness. The increasing time of cooking decreased pH and cookingloss, but enhanced increased WHC and meat tenderness.
PENGARUH TINGKAT UMUR PEMOTONGAN PARUH TERHADAP PERTAMBAHAN BERAT BADAN, KONSUMSI PAKAN, KONVERSI PAKAN DAN UMUR MULAI BERTELUR PADA BURUNG PUYUH R. Eddy Sugiharto; Supriyanto Supangat
Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol 1 No 2 (2006)
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.984 KB) | DOI: 10.51852/jpp.v1i2.215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat umur pemotongan paruhterhadap pertambahan berat badan konsumsi pakan, konversi pakan dan umur mulai bertelur.Hasil penelitian diharapkan dapat digunakan sebagai informasi pada umur berapa pemotonganparuh burung puyuh dilakukan agar didapat pertambahan berat badan, konsumsi pakan,konversi pakan yang optimal dan umur mulai bertelur yang lebih muda.Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat umur pemotongan paruh tidak berpengaruhterhadap pertambahan berat badan (P > 0,05), berpengaruh terhadap konsumsi pakan (P < 0,05)dan sangat berpengaruh (P < 0,01) terhadap konversi pakan. Hasil terbaik pada perlakuan P3dan terhadap umur mulai bertelur dengan urutan terbaik pada perlakuan P4 dan P3.
PENGARUH EGG STIMULAN®TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI TELUR ITIK GEMBALA Kenedy Putra
Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol 1 No 2 (2006)
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (22.488 KB) | DOI: 10.51852/jpp.v1i2.216

Abstract

Egg stimulan® merupakan elektrolit bagi ternak yang berfungsi meningkatkan produksitelur. Kandungan egg stimulan® berupa vitamin dan antibiotik serta beberapa asam aminoseperti asam folat dan asam nikotimat. Selain berfungsi meningkatkan produksi telur, eggstimulan® juga berfungsi menjaga daya tahan tubuh ternak, mempertahankan produksi tetapstabil dan memperbaiki efisiensi pakan serta menekan angka stres ternak. Selama ini eggstimulan® telah memberikan hasil positif pada peningkatan produksi ayam petelur tetapi belumbanyak diketahui pengaruhnya pada itik petelur. Kaji terap ini bertujuan untuk mengetahuisejauh mana pengaruh egg stimulan® terhadap peningkatan produksi telur itik, terutama padaitik gembala.
PENGARUH PEMBERIAN EM JAMU UNTUK ITIK GEMBALA TERHADAP PRODUKSI DAN BOBOT TELUR Wahyudi Purnomo; Juju Julaeha
Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol 1 No 2 (2006)
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.096 KB) | DOI: 10.51852/jpp.v1i2.217

Abstract

Enam puluh ekor itik Karawang berumur 7 bulan dengan rata-rata bobot badan 1,4 kgdipergunakan untuk mengukur pengaruh pemberian EM Jamu terhadap produksi dan bobottelur itik yang digembalakan. Pengkajian dilakukan selama 30 hari di Kecamatan TelagasariKabupaten Karawang, menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan dua perlakuan dan duaulangan. Masing-masing ulangan terdiri atas 15 ekor itik.Dari tiap perlakuan diperoleh produksi telur 157 butir dengan rata-rata 5,23 butir (P0U1),158 butir dengan rata-rata 5,27 butir (P0U2), 209 butir dengan rata-rata 6,97 butir (P1U1) dan223 butir dengan rata-rata 7,43 butir (P1U2). Sedangkan untuk bobot telur diperolah hasil ratarata63,79 gram (P0U1), 63,61 gram (P0U2), 66,34 gram (P1U1) dan 66,97 gram (P1U2).Hasil analisis statistik menggunakan metode pengolahan data One Way Clasificationpada produksi telur menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata pada jumlah telur untukitik yang diberi EM Jamu dengan itik yang tidak diberi EM Jamu. Begitu juga hasil analisisstatistik terhadap bobot telur menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata antara ternakitik yang diberi EM Jamu dengan yang tidak diberi EM Jamu.

Page 2 of 2 | Total Record : 14