cover
Contact Name
Dita Archinirmala
Contact Email
dorotea.ditaarchinirmala@kalbe.co.id
Phone
+6281806175669
Journal Mail Official
cdkjurnal@gmail.com
Editorial Address
http://www.cdkjournal.com/index.php/CDK/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Cermin Dunia Kedokteran
Published by PT. Kalbe Farma Tbk.
ISSN : 0125913X     EISSN : 25032720     DOI : 10.55175
Core Subject : Health,
Cermin Dunia Kedokteran (e-ISSN: 2503-2720, p-ISSN: 0125-913X), merupakan jurnal kedokteran dengan akses terbuka dan review sejawat yang menerbitkan artikel penelitian maupun tinjauan pustaka dari bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat baik ilmu dasar, klinis serta epidemiologis yang menyangkut pencegahan, pengobatan maupun rehabilitasi. Jurnal ini ditujukan untuk membantu mewadahi publikasi ilmiah, penyegaran, serta membantu meningkatan dan penyebaran pengetahuan terkait dengan perkembangan ilmu kedokteran dan kesehatan masyarakat. Terbit setiap bulan sekali dan disertai dengan artikel yang digunakan untuk CME - Continuing Medical Education yang bekerjasama dengan PB IDI (Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia)
Articles 23 Documents
Search results for , issue "Vol 45, No 2 (2018): Urologi" : 23 Documents clear
Potensi Ekstrak Saw Palmetto sebagai Terapi BPH Kurniawan, Benny Nanda
Cermin Dunia Kedokteran Vol 45, No 2 (2018): Urologi
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v45i2.176

Abstract

Saw palmetto (Serenoa repens) merupakan tumbuhan yang biasa digunakan oleh suku Indian sebagai terapi tradisional dalam mengobati keluhan berkemih. Saw palmetto mengandung lauric acid, myristic acid, oleic acid, dan linoleic acid yang dapat menghambat enzim 5α-reduktase tipe 1, 2, dan berikatan dengan reseptor α-adrenergik sebagai inhibitor non-kompetitif. Kandungan fitosterol pada saw palmetto juga memiliki efek inhibisi pada beberapa growth factor seperti heparin binding epidermal growth factor (HBEGF), vascular endothelial growth factor (VEGF), dan platelet derived growth factor (PDGF). Selain itu, saw palmetto juga memicu efek anti-inflamasi pada prostat dengan cara menghambat ekspresi monocyte chemotactic protein-1 dan limfosit B, yang dapat berperan dalam progresivitas BPH.
Kombinasi Hemodialisis/Hemoperfusi Meningkatkan Status Nutrisi yang Diukur dengan BIA (Bioelectrical Impedance Analysis) pada Pasien Hemodialisis Reguler Pasaribu, Marthin; T Nasution, Alwi; R Lubis, Abdurrahim
Cermin Dunia Kedokteran Vol 45, No 2 (2018): Urologi
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.93 KB) | DOI: 10.55175/cdk.v45i2.166

Abstract

Pasien Penyakit Ginjal Kronik (PGK) yang menjalani hemodialisis reguler sering mengalami gangguan nutrisi akibat berbagai faktor, antara lain tingginya kadar ureum dalam darah (uremic malnutrition). Status nutrisi pasien penyakit ginjal kronis (PGK) dapat diukur dengan Bioelectrical Impedance Analysis (BIA) yang merupakan alat pengukur body composition. Penelitian ini bertujuan untuk menilai manfaat kombinasi HD/HP terhadap bersihan (clearance) toksin uremik berat molekul menengah dan besar dengan melihat efeknya terhadap status nutrisi pasien yang diukur dengan BIA pada pasien-pasien hemodialisis reguler di Medan. Jenis penelitian adalah kohort prospektif dari bulan Desember 2013 hingga Maret 2014 pada 20 pasien hemodialisis reguler dengan membandingkan beberapa parameter BIA sebelum dan sesudah dilakukan kombinasi HD/HP. Didapatkan rerata perubahan setelah HD/HP untuk IMT, RMR, FFM, FFM(%), BCM, Glycogen, Fat, Fat(%), Protein dan Mineral secara berurutan  +0,03 (p=0,92), +28,42kcal (p=0,85), +1,64kg (p=0,74), +2,71 (p=0,02), +0,58kg (p=0,15), +16,6kg (p=0,05), 1,67kg (p=0,04), 2,80 (p=0,024), 0,21kg (p=0,34), dan 0,054kg (p=0,42). Peningkatan komponen IMT, RMR, FFM, FFM(%), BCM dan Glikogen menunjukkan peningkatan status nutrisi.
Ketotifen Mempengaruhi Jumlah Fibroblas dan Kepadatan Sel Kolagen Luka Insisi Tikus Wistar Hadian, Ingga; Alfianto, Untung; Arianto, Ardana Tri
Cermin Dunia Kedokteran Vol 45, No 2 (2018): Urologi
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.642 KB) | DOI: 10.55175/cdk.v45i2.173

Abstract

Hambatan degranulasi sel mast diharapkan mempercepat penyembuhan luka yang ditandai dengan meningkatnya jumlah sel fibroblas dan kepadatan sel kolagen. Ketotifen mampu mengurangi degranulasi sel mast dan mengurangi pelepasan histamin, protease sel mast, myeloperoxidase, leukotriens, PAF dan macam-macam prostaglandin, juga menghambat agregasi polimorfonuklear serta mengurangi respon inflamasi dan mempercepat migrasi fibroblas di fase proliferasi.  Penelitian ini true eksperimental laboratorik dengan desain Randomized Controlled Trial, bertujuan untuk mengetahui perbedaan jumlah sel fibroblas dan kepadatan sel kolagen pada tikus Wistar yang diberi ketotifen oral dosis 0.3 mg/kg dibandingkan plasebo pada penyembuhan luka insisi. Disimpulkan bahwa ketotifen meningkatkan jumlah sel fibroblas dan kepadatan sel kolagen  pada penyembuhan luka insisi tikus Wistar.
Risiko dan Deteksi Dini Kanker Payudara -, Yuliana
Cermin Dunia Kedokteran Vol 45, No 2 (2018): Urologi
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.959 KB) | DOI: 10.55175/cdk.v45i2.177

Abstract

Kanker payudara  merupakan  salah  satu  penyebab  kematian  karena  kanker  yang  utama.  Deteksi  dini  bertujuan  untuk  menemukan  dan mendiagnosis penyakit lebih awal yang penting untuk prognosis, meliputi pemeriksaan mammografi berkala (tiap 1-2 tahun), dan pemeriksaan payudara klinis dan sendiri. Kontroversi dari berbagai kalangan medis muncul terkait usia dimulainya skrining, namun semua sepakat bahwa manfaat skrining berbanding lurus dengan bertambahnya usia, dan keputusan untuk memulai skrining haruslah berdasarkan diskusi manfaat dan potensi bahaya antara pasien dan dokter. Panduan Nasional Penanganan Kanker Payudara versi 1.0 2015 menuliskan pentingnya upaya pencegahan, yang dilakukan dengan CERDIK. CERDIK adalah kependekan dari Cek kesehatan secara teratur, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet sehat dengan kalori seimbang, Istirahat cukup, Kelola stres.
Paralisis Periodik Hipokalemik diduga Familial yang Dipicu Vomitus Winarno, Agus Nur Salim; Tooy, Christofel Korah
Cermin Dunia Kedokteran Vol 45, No 2 (2018): Urologi
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v45i2.174

Abstract

Paralisis periodik hipokalemia (PPH) merupakan sekelompok kelainan otot yang ditandai dengan adanya serangan paralisis flaksid episodik dengan intensitas dan durasi bervariasi. Gejala PPH adalah kelemahan yang mendadak dari anggota badan dengan pemicu seperti stres, kelelahan, dan gangguan emosi. Pengenalan dan penanganan dini PPH sangat penting karena risiko aritmia kardiak dan gagal napas yang fatal. Sebuah kasus pada wanita berusia 23 tahun dengan episode kelima dari kelemahan ekstremitas yang mendadak dan progresif tanpa defisit sensori yang didahului oleh muntah yang sering. Terdapat penurunan kekuatan otot dan refleks tendon pada semua ekstremitas. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan hasil hipokalemia berat dengan fungsi tiroid normal. Tatalaksana dilakukan dengan injeksi antimuntah, preparat oral KCl, dan drip KCl intravena. Setelah 6 hari perawatan terdapat perbaikan secara klinis dan hasil laboratorium.
Kombinasi Metoklopramid Intravena dan Klorpromazin Oral untuk Tatalaksana Persistent Hiccups di Fasilitas Layanan Primer Ginting, Fatwiadi Apulita
Cermin Dunia Kedokteran Vol 45, No 2 (2018): Urologi
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.01 KB) | DOI: 10.55175/cdk.v45i2.172

Abstract

Cegukan (hiccup) atau  singultus  merupakan  fenomena  sehari-hari,  biasanya  ringan,  dan  dapat  sembuh  sendiri,  namun  bila  berlangsung terus-menerus dapat menimbulkan tingkat morbiditas yang bermakna bahkan kematian. Penanganan ditujukan untuk mengatasi gejala dan penyebabnya. Terapi dapat berupa farmakologis ataupun non-farmakologis. Kasus persistent hiccup  pada laki-laki berusia 22 tahun dapat diatasi dengan kombinasi 10 mg metoklopramid IV dan 50 mg klorpromazin oral di fasilitas layanan primer.
Diagnosis dan Tatalaksana Entropion Reiza, Yaumil
Cermin Dunia Kedokteran Vol 45, No 2 (2018): Urologi
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.115 KB) | DOI: 10.55175/cdk.v45i2.178

Abstract

Entropion merupakan inversi margo palpebra, diklasifikasikan menjadi empat tipe, yaitu senilis/involusional, kongenital, akut spastik, dan sikatriks. Kelainan ini mirip dengan kelainan palpebra lainnya seperti retraksi palpebra, distikiasis, trikiasis, dermatokalasis, dan epiblefaron. Entropion dapat menimbulkan komplikasi konjungtivitis, keratitis, dan ulkus kornea. Umumnya entropion memiliki prognosis baik apabila didiagnosis dini dan ditatalaksana dengan tepat. Dalam tinjauan ini, akan dibahas diagnosis dan penatalaksanaan entropion.
Diagnosis dan Tatalaksana Batu Uretra Kusumajaya, Christopher
Cermin Dunia Kedokteran Vol 45, No 2 (2018): Urologi
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v45i2.168

Abstract

Batu Saluran Kemih (BSK) merupakan penyakit tersering di bidang urologi. Di negara berkembang seperti Indonesia angka BSK terus meningkat. Kebanyakan pasien memiliki batu saluran kemih bagian atas, sehingga penanganan batu saluran kemih bagian bawah seperti batu uretra sering terlupakan. Keluhan utama nyeri pada retensi urin akut yang disebabkan oleh batu uretra membutuhkan tindakan segera. Terbatasnya fasilitas endoskopi menambah pentingnya penanganan akut kasus batu uretra di Unit Gawat Darurat.
Dermatitis Dishidrotik Purnamasari, Lina
Cermin Dunia Kedokteran Vol 45, No 2 (2018): Urologi
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (652.658 KB) | DOI: 10.55175/cdk.v45i2.169

Abstract

Salah satu varian dermatitis yang khusus mengenai tangan dan kaki adalah dermatitis dishidrotik, disebut juga pompholyx. Penyebab pasti belum diketahui. Kelainan ini sering kambuh dan dapat berdampak terhadap kualitas hidup penderita.
Peranan SOD pada Tatalaksana Akne Vulgaris Kristiningrum, Esther
Cermin Dunia Kedokteran Vol 45, No 2 (2018): Urologi
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v45i2.175

Abstract

Akne vulgaris merupakan penyakit kulit inflamasi yang disebabkan oleh perubahan pada unit pilosebaseus. Stres oksidatif dapat berperan dalam etiopatogenesis dan/atau progresivitas penyakit ini. Superoxide dismutase (SOD) merupakan pertahanan antioksidan lini pertama dalam tubuh yang juga mempunyai efek antiinflamasi dan antifibrotik. Banyak studi menunjukkan bahwa aktivitas SOD secara bermakna lebih rendah pada pasien akne dibandingkan kontrol. Suplementasi SOD dapat bermanfaat untuk mengobati pasien akne.

Page 1 of 3 | Total Record : 23


Filter by Year

2018 2018


Filter By Issues
All Issue Vol 50 No 11 (2023): Pediatri Vol 50 No 10 (2023): Kedokteran Umum Vol 50 No 9 (2023): Penyakit Dalam Vol 50 No 8 (2023): Dermatiologi Vol 50 No 7 (2023): Kardiovaskular Vol 50 No 6 (2023): Edisi CME Vol 50 No 5 (2023): Kedokteran Umum Vol 50 No 4 (2023): Anak Vol 50 No 3 (2023): Kardiologi Vol 50 No 2 (2023): Penyakit Dalam Vol 50 No 1 (2023): Oftalmologi Vol 49, No 4 (2022): Infeksi - COVID-19 Vol 49 No 12 (2022): Dermatologi Vol. 49 No. 11 (2022): Neurologi Vol 49 No 10 (2022): Oftalmologi Vol. 49 No. 9 (2022): Neurologi Vol. 49 No. 8 (2022): Dermatologi Vol 49, No 7 (2022): Vitamin D Vol 49 No 7 (2022): Nutrisi - Vitamin D Vol 49 No 6 (2022): Nutrisi Vol 49, No 6 (2022): Nutrisi Vol 49, No 5 (2022): Jantung dan Saraf Vol 49 No 5 (2022): Neuro-Kardiovaskular Vol 49 No 4 (2022): Penyakit Dalam Vol 49 No 3 (2022): Neurologi Vol 49, No 3 (2022): Saraf Vol 49, No 2 (2022): Infeksi Vol 49 No 2 (2022): Infeksi Vol 49 (2022): CDK Suplemen-2 Vol 49 (2022): CDK Suplemen-1 Vol 49 No 1 (2022): Bedah Vol 49, No 1 (2022): Bedah Vol 48 No 11 (2021): Penyakit Dalam - COVID-19 Vol 48, No 7 (2021): Infeksi - [Covid - 19] Vol 48 No 1 (2021): Infeksi COVID-19 Vol. 48 No. 10 (2021): Continuing Medical Education - Edisi 4 Vol 48 No 8 (2021): Continuing Medical Education - Edisi 3 Vol 48 No 5 (2021): Continuing Medical Education - Edisi 2 Vol. 48 No. 2 (2021): Continuing Medical Education - Edisi 1 Vol 48, No 12 (2021): General Medicine Vol 48 No 12 (2021): Penyakit Dalam Vol 48, No 11 (2021): Kardio-SerebroVaskular Vol 48, No 10 (2021): CME - Continuing Medical Education Vol 48 No 9 (2021): Neurologi Vol 48, No 9 (2021): Nyeri Neuropatik Vol 48, No 8 (2021): CME - Continuing Medical Education Vol 48 No 7 (2021): Infeksi Vol 48 No 6 (2021): Kardiologi Vol 48, No 6 (2021): Kardiologi Vol 48, No 5 (2021): CME - Continuing Medical Education Vol 48, No 4 (2021): Dermatologi Vol 48 No 4 (2021): Dermatologi Vol. 48 No. 3 (2021): Obstetri - Ginekologi Vol 48, No 3 (2021): Obstetri dan Ginekologi Vol 48, No 2 (2021): Farmakologi - Vitamin D Vol 48, No 1 (2021): Penyakit Dalam Vol 47, No 12 (2020): Dermatologi Vol 47, No 11 (2020): Infeksi Vol 47, No 10 (2020): Optalmologi Vol. 47 No. 10 (2020): Dermatologi Vol 47 No 9 (2020): Infeksi Vol 47, No 9 (2020): Neurologi Vol 47, No 8 (2020): Kardiologi Vol. 47 No. 8 (2020): Oftalmologi Vol. 47 No. 7 (2020): Neurologi Vol 47, No 7 (2020): Bedah Vol 47 No 6 (2020): Kardiologi & Pediatri Vol. 47 No. 5 (2020): Bedah Vol 47, No 5 (2020): CME - Continuing Medical Education Vol 47, No 4 (2020): Arthritis Vol. 47 No. 4 (2020): Interna Vol. 47 No. 3 (2020): Dermatologi Vol 47, No 3 (2020): Dermatologi Vol 47, No 2 (2020): Penyakit Infeksi Vol 47 No 2 (2020): Infeksi Vol 47, No 1 (2020): Bedah Vol 47 No 1 (2020): Bedah Vol 47, No 1 (2020): CME - Continuing Medical Education Vol. 46 No. 7 (2019): Continuing Medical Education - 2 Vol 46 No 12 (2019): Kardiovakular Vol 46, No 12 (2019): Kardiovaskular Vol. 46 No. 11 (2019): Pediatri Vol 46, No 11 (2019): Kesehatan Anak Vol 46, No 10 (2019): Farmasi Vol. 46 No. 10 (2019): Farmakologi - Continuing Professional Development Vol 46 No 9 (2019): Neurologi Vol 46, No 9 (2019): Neuropati Vol 46, No 8 (2019): Kesehatan Anak Vol. 46 No. 8 (2019): Pediatri Vol 46, No 7 (2019): CME - Continuing Medical Education Vol 46, No 6 (2019): Diabetes Mellitus Vol 46 No 6 (2019): Endokrinologi Vol. 46 No. 5 (2019): Pediatri Vol 46, No 5 (2019): Pediatri Vol 46, No 4 (2019): Dermatologi Vol. 46 No. 4 (2019): Dermatologi Vol 46, No 3 (2019): Nutrisi Vol. 46 No. 3 (2019): Nutrisi Vol. 46 No. 2 (2019): Interna Vol 46, No 2 (2019): Penyakit Dalam Vol 46, No 1 (2019): CME - Continuing Medical Education Vol 46, No 1 (2019): Obstetri - Ginekologi Vol 46 No 1 (2019): Obstetri-Ginekologi Vol 45 No 12 (2018): Interna Vol 45, No 12 (2018): Farmakologi Vol. 45 No. 11 (2018): Neurologi Vol 45, No 11 (2018): Neurologi Vol. 45 No. 10 (2018): Muskuloskeletal Vol 45, No 10 (2018): Muskuloskeletal Vol 45, No 9 (2018): Infeksi Vol 45 No 9 (2018): Infeksi Vol. 45 No. 8 (2018): Dermatologi Vol 45, No 8 (2018): Alopesia Vol 45, No 7 (2018): Onkologi Vol 45 No 7 (2018): Onkologi Vol. 45 No. 6 (2018): Interna Vol 45, No 6 (2018): Penyakit Dalam Vol 45, No 5 (2018): Nutrisi Vol. 45 No. 5 (2018): Nutrisi Vol 45, No 4 (2018): Cedera Kepala Vol 45 No 4 (2018): Neurologi Vol 45, No 4 (2018): Cidera Kepala Vol 45, No 3 (2018): Muskuloskeletal Vol. 45 No. 3 (2018): Muskuloskeletal Vol. 45 No. 2 (2018): Urologi Vol 45, No 2 (2018): Urologi Vol 45 No 1 (2018): Dermatologi Vol 45, No 1 (2018): Suplemen Vol 45, No 1 (2018): Dermatologi Vol 44, No 12 (2017): Neurologi Vol 44, No 11 (2017): Kardiovaskuler Vol 44, No 10 (2017): Pediatrik Vol 44, No 9 (2017): Kardiologi Vol 44, No 8 (2017): Obstetri-Ginekologi Vol 44, No 7 (2017): THT Vol 44, No 6 (2017): Dermatologi Vol 44, No 5 (2017): Gastrointestinal Vol 44, No 4 (2017): Optalmologi Vol 44, No 3 (2017): Infeksi Vol 44, No 2 (2017): Neurologi Vol 44, No 1 (2017): Nutrisi Vol 43, No 12 (2016): Kardiovaskular Vol 43, No 11 (2016): Kesehatan Ibu - Anak Vol 43, No 10 (2016): Anti-aging Vol 43, No 9 (2016): Kardiovaskuler Vol 43, No 8 (2016): Infeksi Vol 43, No 7 (2016): Kulit Vol 43, No 6 (2016): Metabolik Vol 43, No 5 (2016): Infeksi Vol 43, No 4 (2016): Adiksi Vol 43, No 3 (2016): Kardiologi Vol 43, No 2 (2016): Diabetes Mellitus Vol 43, No 1 (2016): Neurologi Vol 42, No 12 (2015): Dermatologi Vol 42, No 11 (2015): Kanker Vol 42, No 10 (2015): Neurologi Vol 42, No 9 (2015): Pediatri Vol 42, No 8 (2015): Nutrisi Vol 42, No 7 (2015): Stem Cell Vol 42, No 6 (2015): Malaria Vol 42, No 5 (2015): Kardiologi Vol 42, No 4 (2015): Alergi Vol 42, No 3 (2015): Nyeri Vol 42, No 2 (2015): Bedah Vol 42, No 1 (2015): Neurologi Vol 41, No 12 (2014): Endokrin Vol 41, No 11 (2014): Infeksi Vol 41, No 10 (2014): Hematologi Vol 41, No 9 (2014): Diabetes Mellitus Vol 41, No 8 (2014): Pediatrik Vol 41, No 7 (2014): Kardiologi Vol 41, No 6 (2014): Bedah Vol 41, No 5 (2014): Muskuloskeletal Vol 41, No 4 (2014): Dermatologi Vol 41, No 3 (2014): Farmakologi Vol 41, No 2 (2014): Neurologi Vol 41, No 1 (2014): Neurologi More Issue