cover
Contact Name
Akmaliyah
Contact Email
az.zahra@uinsgd.ac.id
Phone
+628562297375
Journal Mail Official
az.zahra@uinsgd.ac.id
Editorial Address
Lecture Hall Building Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) UIN Sunan Gunung Djati Bandung Jalan A.H. Nasution No. 105, Cibiru Bandung, Jawa Barat, Indonesia, 40614 Phone: 022- 7802276 e-mail: az.zahra@uinsgd.ac.id
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies
ISSN : 27468585     EISSN : 27468593     DOI : https://doi.org/10.15575/azzahra
Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies is a journal that publishes original studies on gender issues and family studies from a religious and general perspective. Another journal scope is related to the topic of gender and family which includes the various studies on women, men, children, the elderly, and people with disabilities in religious perspectives and various perspectives in the field of science.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2025): December 2025" : 5 Documents clear
Upaya Multisektor Penanggulangan Femisida di Meksiko dan Relevansinya bagi Indonesia Cahyaningsih, Clarisa Shinta
Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies Vol. 6 No. 1 (2025): December 2025
Publisher : UIN Sunan Gunung Dajti Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena femisida atau pembunuhan terhadap perempuan semakin menjadi perhatian global, termasuk di Meksiko, dimana merujuk pada Amnesty International mencatat sedikitnya sepuluh kasus setiap harinya. Tingginya angka femisida di negara tersebut tidak terlepas dari pengaruh budaya patriarki yang masih mengakar kuat dalam struktur sosial dan hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai upaya penanganan femisida di Meksiko serta menelaah relevansinya dalam konteks Indonesia, mengingat kasus kekerasan berbasis gender juga kian mengkhawatirkan di tanah air. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan, mengandalkan data sekunder dari literatur akademik, laporan organisasi internasional, media massa, dan dokumen hukum. Hasil analisis menunjukkan bahwa penanganan femisida di Meksiko melibatkan intervensi berbagai aktor, mulai dari organisasi internasional dan regional, perjuangan aktivis dan seniman melalui berbagai medium termasuk media digital, hingga penguatan aspek hukum dengan pemberian sanksi tegas terhadap pelaku. Upaya tersebut dapat menjadi bahan refleksi dan inspirasi bagi Indonesia dalam membangun kebijakan penanggulangan femisida yang lebih komprehensif dan responsif terhadap korban.
Pendidikan Perempuan dan Otoritas Keagamaan dalam Pemikiran Zainab al-Ghazali dan Khairiyah Hasyim Chusyairi, Kholil; Siti Kasmila
Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies Vol. 6 No. 1 (2025): December 2025
Publisher : UIN Sunan Gunung Dajti Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian mengenai peran perempuan dalam pendidikan Islam sering kali masih diposisikan secara deskriptif dan normatif, tanpa analisis gender yang memadai. Artikel ini bertujuan menganalisis peran dan kontribusi tokoh perempuan dalam pengembangan pendidikan agama Islam melalui perspektif feminisme Islam, dengan menelaah pemikiran dan praktik pendidikan Zainab al-Ghazali dan Khairiyah Hasyim. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur kritis, dianalisis secara komparatif dan interpretatif terhadap karya, biografi, serta praktik sosial-keagamaan kedua tokoh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Zainab al-Ghazali merepresentasikan model pemberdayaan perempuan berbasis aktivisme dan gerakan sosial-keagamaan yang menegaskan peran perempuan sebagai agen perubahan dalam ruang publik Islam, sementara Khairiyah Hasyim mengembangkan model pendidikan perempuan berbasis institusional melalui pesantren dan madrasah sebagai ruang pembentukan intelektual dan moral perempuan Muslim. Temuan ini menegaskan bahwa pendidikan Islam bagi perempuan tidak hanya berfungsi sebagai transmisi pengetahuan keagamaan, tetapi juga sebagai strategi transformasi sosial berbasis kesetaraan gender dalam kerangka nilai-nilai Islam. Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi pada penguatan kajian feminisme Islam dalam pendidikan agama Islam dengan menghadirkan tipologi peran perempuan Muslim dalam konteks sosial dan kultural yang berbeda.
Mapping Muslim Perspectives on Gender Issues in Malang State Universities, Indonesia Anggraeni, Luciana
Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies Vol. 6 No. 1 (2025): December 2025
Publisher : UIN Sunan Gunung Dajti Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/azzahra.v6i1.35418

Abstract

This study investigates the comprehension of gender-related matters among Muslim students in Malang State Universities, namely Brawijaya University, Malang State University, and the Islamic State University of UIN Maulana Malik Ibrahim. The study employs qualitative research methods, such as interviews and focus group discussions, to examine a range of viewpoints, beliefs, and attitudes regarding gender roles, equality, and related subjects. The findings demonstrate a range of understandings that are shaped by religious doctrines, cultural standards, and educational contexts. At Brawijaya University, students support progressive viewpoints that promote gender equality and question traditional male-dominated beliefs, resulting in their active participation in gender activism. Malang State University showcases a combination of conventional and innovative interpretations, with differing levels of endorsement for gender equality. Meanwhile, UIN Maulana Malik Ibrahim's Islamic State University adheres to conservative interpretations that prioritise traditional gender roles, leading to minimal involvement in gender activism. Religious and cultural factors overlap to shape attitudes regarding gender, as local norms and traditions have an impact on ideas of gender roles. Educational settings are of great importance, as Brawijaya University offers a favorable atmosphere for thoughtful examination of gender-related matters, whereas the Islamic State University places emphasis on Islamic morals and principles.
Membongkar Budaya Patriarki: Rekonstruksi Pemahaman Peran Gender Berdasarkan Perspektif Islam dan Psikologi Kartini, Kartini; Qalbyna, Galih Khalisa; Handini, Meyta Nisa; Kamilah, Safina; Anwar, Saepul
Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies Vol. 6 No. 1 (2025): December 2025
Publisher : UIN Sunan Gunung Dajti Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesalahpahaman dalam menginterpretasikan konsep kepemimpinan (qawamah) laki-laki dalam Islam seringkali melanggengkan budaya patriarki yang mengakibatkan ketidakadilan gender. Penelitian ini bertujuan menganalisis pandangan tentang budaya patriarki dari perspektif Islam dan psikologi. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggunaan metode campuran (mixed methods) yang mengkomparasi pandangan tiga kelompok kunci di Jawa Barat: tokoh agama (MUI dan NU), akademisi (dosen psikologi), dan mahasiswa (n=101). Data kuantitatif dari kuesioner mahasiswa dianalisis secara deskriptif, sementara data kualitatif dari wawancara tokoh agama dan akademisi dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan kontradiksi signifikan: meskipun 83,2% mahasiswa merasa patriarki masih mendominasi masyarakat Muslim, temuan kualitatif dari MUI dan NU menegaskan bahwa budaya patriarki yang menindas tidak dibenarkan dalam ajaran Islam dan merupakan hasil dari kekeliruan tafsir. Dosen psikologi menggarisbawahi bahwa pemahaman kaku akan peran gender berdampak langsung pada diferensiasi peran sosial. Implikasi praktis dari temuan ini adalah urgensi re-edukasi di lembaga pendidikan dan keagamaan mengenai interpretasi konsep Islam yang lebih adil dan setara, serta merekomendasikan pengembangan kurikulum pendidikan Islam yang sensitif gender untuk membongkar miskonsepsi patriarki.
Ruang Siber Sebagai Instrumen Penguatan Kemandirian Ekonomi Dan Sosial Perempuan Kepala Keluarga Di Era Society 5.0 Maharany, Sylvia; Hermin Indah Wahyuni; Dyah Woro Untari
Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies Vol. 6 No. 1 (2025): December 2025
Publisher : UIN Sunan Gunung Dajti Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era Society 5.0 menempatkan teknologi sebagai sarana untuk mendorong kemajuan sosial yang berorientasi pada manusia, termasuk dalam upaya pemberdayaan kelompok rentan seperti perempuan kepala keluarga. Dalam konteks ini, ruang siber menjadi medium strategis yang dapat dimanfaatkan untuk memperluas akses informasi, meningkatkan kapasitas, serta memperkuat kemandirian sosial dan ekonomi. Yayasan Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) berperan sebagai wadah kolektif yang berupaya mendorong kemandirian perempuan kepala keluarga melalui berbagai program pemberdayaan berbasis komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan ruang siber oleh Yayasan PEKKA, faktor-faktor yang memengaruhinya, serta tantangan yang dihadapi dalam penguatan kemandirian ekonomi dan sosial perempuan kepala keluarga di era Society 5.0. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menelaah pandangan, praktik pemanfaatan ruang siber, serta dinamika pelaksanaannya di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang siber memiliki potensi besar sebagai sarana transformasi sosial bagi perempuan kepala keluarga. Melalui pemanfaatan ruang digital, Yayasan PEKKA dapat mendorong peningkatan keterampilan, perluasan wawasan, serta penguatan jejaring sosial dan ekonomi. Namun demikian, pemanfaatan ruang siber tersebut belum berjalan secara optimal karena masih terdapat sejumlah kendala, baik dari sisi kapasitas sumber daya maupun akses dan literasi digital. Oleh karena itu, diperlukan penguatan strategi pemanfaatan ruang siber agar perannya dalam mendukung kemandirian sosial dan ekonomi perempuan kepala keluarga dapat berjalan lebih efektif

Page 1 of 1 | Total Record : 5